
Billa terdiam begitu juga Anisa yang mendengar ucapan ustad Sofyan teman Ustad Malik. Yang begitu saja pergi tanpa menoleh Membuat tamparan bagi Billa dan Anisa.
Sedangkan Disisi lain Yuna menunggu mobil Karya untuk mengantar mereka kekota Saranjana.
" Astaga Yun kita kesana lagi " kata Karya kaget karna harus menemani Yuna ketempat yang sama ketika dulu mereka kesana.
" Iya kang ,maaf aku mau mengantar Alea kesana . Ini janji yang terakhir " kata Yuna.
" Aish..... kau ini senang banget cari masalah Yun Kalo .cari uji nyali yang kira kira dong Yang ngak pake hantu lah " kata Karya mengomel .
" Maaf kang kami ngak bisa naik bis karna ...." kata Alea.
" Apa takut di ganggu hantu lagi " kata Karya.
" Bukan kang tapi anu......"
" Yun ..... ngak usah bilang nanti dia malah takut bisik Helen
Alea yang ikut mendengar hanya menatap Yuna begitu juga Laras. Yang melihat Yuna sedang berpikir . Sedang kan Karya masih diam bersandar di badan mobilnya
" Gimana kang bisa ngak " kata Yuna mengajak nego.
" Ok tapi ajak Rustam ya , kan mungkin kan aku cewek sendiri " kata Karya.
" Cowok kali kang " kata Alea menegur kesalahan Karya
" Iya itu maksudku ..Karna aku seperti cewek karna lemah sebagai cowok. Sedangkan kan Kalian malah brani brani sama hantu ." kata Karya merasa minder.
" Ya ampun kang jauh banget mikirnya kita ngak mikir kaya gitu. lho kang . Kita bersyukur akang sudah mau bantu kita Tapi emang pada kenyataan nya kita harus berurusan dengan hantu " kata Yuna..
" Iya kang maaf sebelum nya buat kang Karya repot " kata Alea. Yang tak sengaja melihat hantu melewati mereka. Dan Yuna tak menoleh sedikit pun . Sedangkan Alea juga Namun ......
" Aaa . . teriak Laras yang lari terbirit birit Bersembunyi masuk kedalam mobil . Karna hantu itu melihat kearahnya
Yang membuat Alea membungkam mulutnya Menahan tawa sambil menatap Yuna yang diam seribu bahasa.
" Hantu kok takut sama hantu . Hadeh ......" bathin Alea tersenyum.
Sedangkan Yuna tak bicara apa pun karna pusing memikirkan semuanya.
" Ya sudah ayo berangkat " kata Yuna bersuara Karna makin ribet aja kalo ada hantu Yang lain tahu Mereka berteman Dan berkumpul lama disitu.
" Ayo naik kita berangkat " kata Yuna tak menunggu lama . Karna semakin cepat ia mengantar Alea semakin baik .
"' Ok ayo Yun kamu depan ya nanti kalo Rustam ada baru pindah kebelakang lagi " kata Karya .
__ADS_1
" Ok " kata Yuna langsung naik kemobil depan sedangkan Alea dan Helen juga Laras dibelakang .
Karya pun lalu menghidupkan mesin mobilnya
" Bismillah mudahan perjalanan kita lancar " kata Karya berdoa
Begitu juga Yuna dan Alea yang berdoa Agar perjalanan mereka aman dan tak ada halangan .Jalan siang itu cukup ramai Dan untungnya lancar sampai mereka menjemput Rustam sambil janjian makan di warung makan.
" Bu ya dua di bungkus ya " kata Yuna memesan makanan untuk Helen juga Laras ..
" Ya mba " kata si penjual warung. masi itu.
Sedang kan Alea dan Yuna juga karya duduk menunggu pesanan makanan sambil duduk santai menunggu .
"Puk.....puk......"
Pundak Yuna dipukul seseorang yang membuat Yuna menoleh
" Astaga .....kenapa turun " kata Yuna kaget .
" Aku ngak mau makan disini , disini yang jual pake pesugihan kata Helen hantu none belanda itu.
" Hah ......" kata Yuna kaget.
" Maksudnya " kata Yuna heran .
" Inalilahi " kata Yuna bergidik sambil bangun dari tempat duduknya
" Kang yuk pindah " kata Yuna Yang lalu membatalkan pesanan nya yang belum di buatkan sang pemilik warung.
" Bu maaf masih lama ya , maaf kita ngak jadi pesan Karna teman saya sakit perut Jadi buru buru maaf ya bu " kata Yuna Yang tak enak hati. Dari pada makan makanan bekas Jin jorok .
" Ya mbak ngak pa pa kata ibu pemilik warung itu dengan logat jawa nya
Dan Alea yang mengerti mengajak Karya berdiri.
Lalu mereka pun kembali masuk mobil dan Karya bingung atas apa yang dilakukan Yuna.
" Ada apa sih Yun " kata Karya.
" Itu tadi jualannya pake penglaris kang . .Kamu mau kang makan bekas liur jin jorok " kata Yuna.
" Astagfirullah Yun gimana kamu tahu " kata Karya menatap Yuna
" Aku lihat sendiri setiap selesai masak tuh jin menjilati dulu makanan nya sebelum di kasih ke pembeli " kata Yuna bergidik hingga bulu kudunya merinding.
__ADS_1
"' Ih serem amat " kata Karya.
Sedangkan Alea hanya diam tak bersuara. Karna dia sendiri merasa jijik ketika tadi melihatnya . Karna Helen langsung menunjuknya. Mungkin kalo tidak karna Helen memberitahu mereka juga ngak akan melihat jin itu karna disitu memang antri dan ramai. penjual ayam gorengnya.
" Dah Itu warung soto banjar aja " kata Yuna yang melihat rumah makan sepi Namun bersih. Ketimbang yang rame
Tapi pake penglaris
Lalu ketiganya pun turun ..Dan masuk warung nasi dengan menu soto dan ikan bakar . Dan tak lupa Yuna memesan juga untuk Helen dan Laras . Dengan dibungkus menu ikan bakar patin. Lalu menaruhnya di mobil .
" Sotonya enak nih mau dibungkus ngak buat dijalan " kata Yuna
" Boleh takut nanti kita kemalaman " kata Alea .
" Iya nanti tinggal kita beli teh hangat nya aja kan bisa dipanasin diatas mesin mobil tuh " kata karya
" Terserah pesan sana Al " kata Yuna Yang menikmati makanannya dengan lahap
Sedangkan karya duduk menelpon Rustam yang tak kunjung datang.
" Dia lagi dimana? " tanya Yuna
" Nunggu di persimpangan banjar baru " kata Karya .
" Ya sudah kang yuk berangkat Alea sudah selesai tuh " kata Yuna. . Yang melihat Alea sudah menuju kearah mereka berdua..
Dimobil Helen dan Laras kekenyangan duduk bersandar di belakang mobil sambil memeluk tas ransel Yuna
Yuna dan Alea hanya saling pandang tak ingin mengusik keduanya ..Agar perjalanan lancar Dan kedua hantu itu tak rewel dan tak berisik.
*******
Dikota saranjana lagi hujan deras dan suara petir yang menyambar nyambar langit membuat Aldi gelisah ..Karna ia teringat Alea waktu masih tinggal di hutan
" Ya Allah lindungilah istri hamba ..Dia gadis yang baik. " kata yang gelisah tak bisa tidur padahal sudah larut malam
" Apa Yuna juga selamat , mudahan Allah melindungi kalian " kata Aldi lagi yang memang hanya hantu biasa tak punya kekuatan .Apapun untuk melawan roh jahat. Setan atau siluman Yang menganggu nya .
Lalu Aldi memejamkan matanya .Sambil berzikir . Agar hatinya tenang memikirkan rasa was was Yang menghantui dirinya beberapa hari ini. Yang melihat istrinya di culik di depan matanya Tampa bisa berbuat apa pun .Hingga Yuna menghilang begitu saja tampa pesan ..
Kret..........pintu kamar terdengar berbunyi
Membuat Aldi membuka matanya....
" Siapa "' kata Aldi yang lalu membuka matanya. Lalu bangun dan beranjak dari temat tidur.
__ADS_1
Kret..........