
Yuna terdiam sesaat Lalu melanjutkan pekerjaannya Sedang kan Malik mengikuti kemana Yuna membagikan nasi kotak
" Nak yang di sini belum " kata seorang bapa
" Ya pa sebentar " kata Yuna Yang lalu memberikan beberapa nasi kotak pada pelayat lain dan bapa yang memanggil
" Masyaallah apa ini nyata , Kenapa dia ada disini " kata Malik terkejut melihat istrinya itu . Apalagi Yuna memakai hijab dan Malik pangling karna tadi tak mengenalinya .
Malik pun melihat Yuna menjauh setelah membagikan makanan.
" Subhanallah dia baik baik saja.. Nanti aku akan menelpon abi " kata Malik yang kembali membaca al mulk dan surat yasin
Sedang kan Yuna memegang dadanya karna kaget .Yang tak menyangka Malik ada di barisan para ulama dan ustad tamu jauh..
" Pasti abi datang untuk melayat juga " kata Yuna senang bisa melihat suaminya itu hadir
" Yuna sudah selesai nak " kata Umah mendekati Yuna yang ikut duduk dibarisan belakang bersama umah
" Iya umah tadi Yuna bertemu abi disana di tempat para tamu tamu ulama dan ustad juga ha bait " kata Yuna
" Masya allah jadi Malik ikut hadir juga " kata umah kaget
" Ya umah " kata Yuna
" Ya syukurlah dia pasti akan menemuimu nak ,Walau cuma sebentar " kata umah tersenyum Sambil mengusap punggung Yuna . Karna Yuna menantu perempuannya. Sedang kakak Malik ikut suami nya di Yaman dan setahun sekali baru pulang.
" Ya umah " kata Yuna yang lalu kembali
membaca alquran untuk hadiah. Yuna dengan khusuk membaca Alquran ketika orang heboh . Menunjuk matahari yang punya garis hitam menuju arah mereka
Karna malaikat pun ikut turun berduka atas meninggalnya ulama besar sekumpul itu .
Tempat bulan agustus dan Yuna sangat bersyukur bisa ikut melayat bersama ribuan manusia .
" Masya allah " kata Yuna Tampa sengaja melihat barisan Jin ikut datang melayat Yang membuat nya terpukau. Karna mereka hampir ratusan. yang terbang dan berjejer rapi mengitari para pelayat
Menginjak sore Yuna sholat berjamaah bersama pelayat lain . Dan setelah itu akan dilanjutkan dengan makan bersama Sambil menunggu waktu isya.
" Umah sudah dapat makan " kata Yuna membagikan makanan membantu para ibu ibu donatur .Yang membagikan nasi bungkus
" Belum nanti saja " kata umah.
" Umah jangan begitu ini makan dulu " kata Yuna memberikan nasi bungkus Pada umah karna hanya tertinggal satu .Dan ia takut mertuanya itu nanti tak kebagian.
" Lalu bagaimana dengan mu nak " kata umah menatap Yuna.
" Yuna masih kenyang umah saja ya " kata Yuna memberikan air meneral pada umah Karna Yuna masih membantu membagikan air mineral juga
__ADS_1
" Ya trimakasih nak " kata umah tersenyum karna sulit mencari warung makan karna penuh para penuh para pelayat .
Yuna pun selesai membagikan minum ketika Alea memanggilnya bersama Helen
" Yuna " kata Alea memanggil dari sisi samping
" Alea , Helen kalian ikut juga " kata Yuna kaget Melihat kedua temannya itu. Datang bersama rombongan kaum saranjana
" Apa kau sudah makan kami sedang membantu membagikan makanan untuk kaum Jin " kata Alea .
" Belum nanti saja , aku juga membantu para ibu ibu disana " kata Yuna
" Mana Adi dan Burhan " kata Yuna
" Mereka sedang ke martapura membeli nasi bungkus untuk para ha bait . Nanti bantu kami membagikannya ya " kata Alea
" Ya Al siap ayo duduk di sana " kata Yuna pada Alea dan Helen . Walau cuma Helen yang tak nampak Namun karna Alea berwujud jadi Yuna bisa ngobrol .
Mereka pun ngobrol bersama sambil menunggu waktu isya Karna Yuna memang membawa rukuh di tas selempang nya.
******"
Disisi lain Malik baru saja berwudhu setelah batal untuk bersiap untuk sholat isya berjamaah
" Mal habis sholat makan ya " kata Sidiq pada Malik teman Malik dari madinah
" Ya sudah dapat nasi kan " kata Malik
Selesai sholat dan makan Malik pun mengirim pesan pada abah Menanyakan
Yuna . Dan abah mengirim pesan untuk menghubungi umah nya karna Yuna bersama umah nya .
Lalu Malik pun izin pada ketua kepala rombongan Untuk pamit sebentar untuk menemui umah nya
" Mal kemana " kata Rasyid teman nya Yang sama sama dari kairo.
" Mau menemui umah ku sebentar . Menanyakan kabar nya teman " kata Malik.
" Kalo ada warung terdekat beli cemilan ya untuk teman berzikir " kata Rasyid.
" Ya teman " Kata Malik Yang lalu melewati banyak orang Mencari arah di mana umah nya berada.. Karna ingin menemui istri nya
Sedangkan Yuna menerima makanan dari Alea yang tersisa dua. untuknya makan .
Karna ia memang belum makan Setelah membantu mereka membagikan makanan
" Kami kesana dulu ya Yun nanti kita ketemu lagi " kata Alea dan Helen pamit
__ADS_1
" Ya Al aku di rumah cat biru itu ya " kata Yuna
" Ya " kata Alea Yang lalu pergi meninggal kan Yuna sedangkan Yuna pun
kembali kerumah biru untuk makan disana.
" Alhamdulillah " kata Yuna yang duduk di karpet. Lalu membuka nasi bungkus Yang diberikan Alea. Yang lengkap dengan redang daging dan telur balado .
" Bismillah " kata Yuna menyuap nasi usai berdoa . Yang membuatnya terkejut ketika Malik datang dan duduk di depannya.
" Abi...... umah " kata Yuna kaget.
" Makan lah " kata Malik tersenyum. senang Melihat istrinya itu Lalu mengusap kepala Yuna dan membacakan doa Dan mencium pucuk kepala Yuna.
Yuna yang didoakan suaminya pun tersenyum Karna suaminya itu memperlakukan nya dengan sangat manis Bahkan di depan sang mertua.
" Abi sudah makan " kata Yuna pelan
" Sudah sayang " kata Malik yang duduk depan istrinya
" Umah ini masih ada satu kalo mau makan lagi " kata Yuna. menawarkan Nasi bungkus .
" Tadi kan sudah sini buat abah saja ya nak , tuh abah kesini " kata umah Yang lalu melambaikan tangan nya Pada abah yang lalu ikut bergabung
Malik pun memeluk sang abah dan mereka pun ngobrol bersama sebentar sebelum kembali kemasjid..
Yuna melahap makanan nya dengan lahap Apa lagi hatinya senang bisa bertemu sang suami yang merangkul nya dengan kasih sayang sambil mengusap punggungnya.
" Apa abi pulang besok pagi " kata Yuna sambil bersandar dibahu Malik .
" Iya sayang sabar ya abi akan pulang sepuluh hari lagi. Jangan kemana mana dirumah saja ya sepulang dari sini " kata Malik yang masih khawatir dengan istrinya itu Sambil berzikir dan berdoa Dan lalu mengusap kepala Yuna sambil mencium nya . Karna Malik tak ingin istrinya itu kenapa napa lagi
" Adinda cantik memakai hijab " kata Malik Yang merangkul bahu Yuna
" Trimakasih " kata Yuna tersenyum Yang tak pernah menyangka Kalo ustad muda itu nekat menikahi nya Tampa sepengetahuan nya..
Bahkan Yuna tak percaya Malik tak mundur menikahi ya ketika ia menolak lamaran pria alim itu. Karna Yuna takut tak bisa mengimbanginya. Namun Malik tak berubah pikiran .
" Apa kalian pulang besok nak " kata abah
bertanya
" Iya abah , besok pagi titip Yuna lagi ya abah umah " kata Malik menatap kedua orang tuanya
" Iya nak " kata Abah dan umah hanya tersenyum.
Sedang kan Yuna hanya diam ketika suaminya itu Merangkulnya mesra bahunya Tak perduli orang di sekitar Memperhatikan kemesraan mereka.
__ADS_1
.
.