
Mereka pun berangkat ke Mall menuju Mall yang didatangi Yuna Dan sesampai disana mereka pun melihat lihat para pemburu diskon
" Waduh bro, bisa kalap nih bini gue lihat tuh orang mengejar diskon Tapi thr gue belum dapat " kata Ali
" Hahaha...... itu mah urusan lho Li " bisik Malik tertawa Sedangkan Yusuf hanya tersenyum
Arjan yang mengikuti dari belakang hanya memperhatikan interaksi tuan nya itu dengan 3 teman nya. Billa yang tadi nya hanya niat melihat lihat pun akhirnya ikut membeli baju baru Karna melihat diskon. Yang mau tak mau Ali pun mengeluarkan seluruh isi dompetnya
Disisi lain Yuna Lutfia dan Mikha juga Anis sedang duduk duduk melihat Aziz bermain trampolin dan mobil mobil .Terlihat
Aziz sangat senang sampai lupa waktu karna asyik bermain.
" Nona apa kita akan terbuka disini " kata Mikha
" Ya Insyaallah sebentar lagi nunggu tuan kalian " kata Yuna
" Hah.... apa tuan mau kesini " kata Anis
" Ya mereka dalam perjalanan " kata Yuna Yang sudah memboking tempat makan bersama umi Syifa Yang tak jauh dari mall persis didepan mall
Lutfia yang duduk disebelah Yuna tersenyum gemas melihat Aziz .Karna hari ini Yuna sudah membelikan nya baju baru 3 gamis pilihan nya sendiri . Begitu juga Mikha dan Anis Saat Yuna membeli daster rumahan Arjan pun dapat tambahan dua kaos rumahan begitu juga Aziz yang dibelikan Yuna Karna sedari awal Yuna memang berniat membelikan pakaian ganti untuk Aziz Dan Aziz dapat lima pasang . 2 pasang koko dan 3 pasang baju santai .
" Aziz sudah nak, ayo ganti baju dulu .Tuh keringat banyak sampai basah semua nih ganti ya kita kan mau buka bersama " kata Yuna
" Buka bersama umi " tanya Aziz
" Ya ... ayo sini ganti pakaian nya nanti mandi nya dirumah saja " kata Yuna
" Ya umi " kata Aziz yang mendekati Yuna Dan Yuna melepas pakaian Aziz dan melap keringat nya lalu menggantinya dengan baju koko baru bersama celananya
" Wah .... tuan sangat tampan " kata Mikha melihat Aziz sudah rapi .Ketika Yuna menyisir rambutnya agar tak berantakan . Yang membuat Arjan kagum pada nona nya itu. Karna Yuna begitu telaten mengurus Aziz padahal bukan anak kandung nya .
" Pantas saja pangeran ngak mau pulang Orang nona begitu sayang dan perhatian begitu " batin Arjun .
Begitu juga Lutfia yang terpana melihat perhatian Yuna pada Aziz.
" Sudah rapi dan tampan ayo sekarang kita ke restoran" kata Yuna .
" Trimakasih umi " kata Aziz yang lalu mencium pipi Yuna .
" Uluh ....uluh umi disayang ya rupanya " kata Yuna tersenyum . Yang membuat orang disekitarnya ikut gemas dengan tingkah bocah tampan imut itu. Siapa pun
tak akan percaya kalo bocah mungil itu adalah anak jin Hanya Aziz menyamarkan penampakan nya seperti manusia biasa.
Yuna pun lalu mengandeng Aziz di ikuti Anis dan Mikha juga Lutfia Dan Arjan ada di belakang mereka .
" Umi....... itu abi " kata Aziz yang melihat Malik dari jauh .
__ADS_1
" Hah..... abi ....." kata Yuna
" Iya tuh !!" kata Aziz senang
" Oh iya ...." kata Yuna melihat suami nya bersama Yusuf dan Ali juga Billa
" Abi ...........bi.....bi...." Teriak Aziz Yang membuat semua orang kaget mendengar teriak Aziz yang membuat keriuhan mall berhenti mendengar gema nyaring bocah mungil itu. Yang lalu berlari ke arah Malik .
" Allahuakbar " kata Arjan memegang dadanya karna kaget .
" Astagfirullah ......" kata Yuna . Yang berhenti melangkah karna teriakan Aziz sangat nyaring padahal Aziz berteriak biasa saja.
" Masyaallah.... anak .jin " kata Yusuf ikutan kaget .
" Abi ......" kata Aziz Yang mengulurkan dua tangan nya.
" Hai..... sayang " kata Malik langsung memeluk dan menggendongnya
" Ya Allah Mal, tuh anak teriakan nya bikin orang seisi mall kaget " kata Ali Yang tak percaya dengan teriakan bocah mungil itu begitu juga Billa.
Semua orang memperhatikan Malik dan Aziz Tapi Malik hanya diam begitu juga Aziz yang memeluk leher Malik ia terlihat manja pada abi nya Tak memperdulikan apa yang barusan terjadi. Yang menjadi perhatian orang banyak di sekeliling nya Karna teriakan nya begitu kuat dan menggema.
" Ya Allah untung teriakan biasa kalo marah biasa hancur nih mall ' kata Arjun yang juga kaget mendengar pangeran jin itu berteriak..
Orang pun berbisik bisik melihat kedua nya sambil berkata " anak jin kali ya sampai teriakan nya nyaring begitu " kata seorang pria.
" Emang iya anak jin "kata Arjan dalam hati
"Abi......kok sudah ada disini Tadi dinda pikir masih dalam perjalanan Ya sudah Ayo kita ke restoran yang itu ..Kita buka bersama disana " kata Yuna
" Oh ya ayo , kebetulan tadi Billa dan Ali mampir kerumah jadi abi ajak sekalian " kata Malik .
" Ya ngak apa apa " kata Yuna
" Senang bertemu lagi Yun " kata Billa menyalami Yuna . karna hanya dia yang memanggil nama kecil Yuna setelah Malik. Yang lain memanggil Yuna. dengan panggilan ustazah Aliya .
" Ya...Bill apa khabar ?" kata Yuna
" Alhamdulilah baik " kata Billa tersenyum
" Ya sudah ayo bi , Kita kerestoran itu kita sudah ditunggu " kata Yuna yang membalas pesan seseorang .
" Ya ayo kita bukber " kata Anis sambil mengandeng tangan Mikha menyebrang jalan menuju restoran mewah di depan mall..
" Ayo...... ayo...... " kata Arjan Yang berjalan lebih dulu untuk memberi kode pada mobil yang lalu lalang .
Sedangkan Malik yang mengendong Aziz sambil memegang tangan Yuna . Dan ketika mereka memasuki restoran mereka sudah di sambut ramah oleh para pelayan restoran..
__ADS_1
" Apa ini nona Aliya dan suami " tanya seorang pelayan ramah .
" Iya ukhti dimana tempatnya " kata Yuna .
Silahkan langsung saja sudah ditunggu di ujung belok kanan ruang no 9 nona " kata pelayan restoran .
" Trimakasih ukhti " kata Yuna
" Sama sama nona " kata pelayan itu dan yang lain pun tersenyum ramah pada para tamu nya.
" Apa dinda sudah memesan tempat nya " kata Malik kaget .
" Tidak abi tadi dinda menerima tawaran bukber bersama umi Syifa " kata Yuna .
" Hah......" kata Malik kaget
" Kenapa abi kaget ' kata Yuna heran
Malik hanya diam Karna dia tahu siapa umi Syifa .Dan ketika pintu terbuka
" Assalamualaikum umi , abi ......" kata Yuna .
" Walaikum salam " jawab umi dan pria tua yang duduk tenang lesehan yang membuat Yusuf Ali dan Billa ikut kaget.
" Sehat Prof ........." kata Malik menyalami takzim tangan dosennya itu.
" Kau ini......kenapa menikah diam diam " kata prof Syafiq guru besar mereka yang sudah pensiun Tapi masih aktif jadi ulama dan penasehat di kampus
" Maaf prof .... jauh jadi tak bisa mengirim undangan " kata Malik memberi alasan .
" Ya ya .....ayo silakan duduk " kata prof Syafiq yang membuat Billa Ali dan Yusuf menunduk hormat sambil menyalami sepasang suami istri itu .Begitu juga yang lainnya Dan Aziz pun ikut turun untuk bersalaman .
" Senang bisa bertemu prof lagi " kata Yusuf basi basi pada dosen itu yang terkenal disiplin dan galak .Dan masa itu Malik lah murid terbaik nya .
" Oh.....ada anak tampan, siapa namanya " kata prof Syafiq menatap bocah mungil itu dengan terpana .Karna dapat merasakan sisi lain Aziz .
" Aziz ustad " kata Aziz sopan .
" Wow..... nama yang bagus mana orang tua Aziz ngak ikut " kata umi Syifa
" Ini.... umi dan abi " kata Aziz yang lalu duduk dipangkuan Malik dan memegang tangan Yuna .
" Oh.......jadi..... ini putra ustad Malik dan nak Aliya ya " kata umi Syifa tersenyum namun bingung Karna Yuna sempat memberitahu kalo Yuna hamil anak yang pertama.
" Iya umi tepat nya anak angkat " jelas Malik agar umi Syifa tak salah paham .
" O...... begitu..... ya ....iya umi mengerti " kata umi Syifa .
__ADS_1
Sedangkan prof Syafiq hanya tersenyum Karna dia tahu siapa Aziz yang sebenarnya .