
Sorenya setelah merapikan semua kado Yuna kembali kerumah umah disana juga semua sudah ditata rapi di ruang tengah
" Sudah Yun bongkar bongkar nya " kata Umi Farhan .
" Masih separo kak, capek besok lagi " kata Yuna.
" Trus tuh mau diapain banyak banget tuh kado " kata kakak ipar Yuna .
" Kalo umi Farhan mau ambil aja kak Yuna bingung mau taruh dimana " kata Yuna yang membagi sebagian kadonya juga untuk bude Malik .
" Tuh kan bude, cuma buat dibagi bagi " kata Malik Yang tahu istrinya itu tak mau kamarnya terlalu penuh. Dengan barang barang. karna terlalu banyak
" Jangan semua nak nanti di bawa ke jakarta buat disana sebagian " kata umah Yang sering bolak balik jakarta untuk mengunjungi kerabat
" Hah ....emang ada rumah di jakarta mah " tanya umi Farhan .
" Adalah rumah Malik dan Yuna kalian juga bisa menginap disana .kok ada bi war Yang jaga rumah " kata umah .
" Waduh ...wah Malik sudah punya banyak investasi ya de " kata abi Farhan .
" Trus Yuna juga punya rumah di jakarta " tanya umi Farhan pada adik iparnya itu karna tahu Yuna lama disana dan bekerja
" Tapi ngak di komplek kak di perumahan pinggiran Tapi sekarang ditempati teman Yuna sekalian biar rumahnya dirawat " kata Yuna yang membuat para keluargga Malik ikut kaget kalo kedua nya punya rumah masing masing .
"Tapi rumah Yuna lebih besar kak tanahnya hampir 700 meter itu kalo di jual 5 tahun lagi bisa milyaran " kata Malik
" Kan buat investasi Mal " kata abah ..
" Iya bah " kata Malik yang tahu investasi sang istri lebih banyak
" Investasi akhirat juga sudah Mal " sindir Pade Malik
" Sudah bang mereka sudah investasi dunia akherat tinggal panen nya aja " kata abah yang tahu anak mantunya itu sering bersedekah tampa menghitung nilainya
" Alhamdulilah tinggal haji dan umroh tuh " kata Bude .
"Insyallah bude bulan depan mau umroh sekeluarga . Haji nya tahun depan " kata Yuna
" Hah.........sekeluarga gi.mana Yun Kakak
masuk ngak " kata umi Farhan
" Kalo mau ikut tinggal daftar saja kak ,ada abah 4 bersaudara umah 5 bersaudara kak fatma sama mertuanya sama umi Farhan juga kan sekeluarga ya sekitar 30 orang " kata Yuna
" Hah .....kata semua orang kaget saling tatap lalu melihat Yuna dan Malik
" Ya bayar siapa ?" kata umah
__ADS_1
" Nih ... " kata Malik menujuk sang istri dan menatap wajah Yuna .
" Hah ...kok Yuna sih Mal kak Kamu suami nya masa istri suruh bayarin " protes sang kakak.
" Lah dia yang ngajak dia yang bayar kan duitnya banyak dia kan punya harta karun " kata Malik keceplosan
" Mal...." kata abah Yang mengeleng kan kepalanya Karna tahu menantu nya itu menyimpan kepingan emas dilemari dan Malik menceritakan itu pada sang abah ..
" Harta karun ....harta karun apa ?" kata pakde Malik kaget.
" Bercanda pakde tapi umrohnya ngak " ralat Malik Yang membuat nya merangkul sang istri .
" Maaf ya dinda " kata Malik tersenyum
Yuna hanya diam Sedangkan umah menatap abah .Yang memang tak tahu apa pun Tapi ia tahu menantunya itu punya banyak uang Yang pasti nya di rahasia kan oleh suami dan anak nya . Karna umah sempat juga mendengar sang menantu menyumbang kan uangnya masjid
" Ya alhamdulilah kan malah itu rezeki kita bersama Nanti Yuna juga dapat balasan dari Allah " kata Bude
" Aamin " kata Yuna Karna ia ingin umroh dan berhaji mumpung badan nya masih sehat dan berkelimpahan rezeki .
" Ya Insyaallah kalo begitu ayo kemasjid dulu bantu bantu disana sekalian sholat dan pembubaran panitia " kata abah
" Ya bah ayo dinda amplop nya sudah siap " Kata Malik menatap sang istri .
" Lah kok pake amplop Mal " kata sang kakak.
" Ya kak , biar mereka rajin.oh ya kue yang dibagi yang mana kan sekitar 30 orang " kata abah .
" Ayo abang bantu Mal " kata abi Farhan
" Ya bang Kuenya di kamar umah ayo kita bawa " kata umah
" Kalo kurang yang dikamar Yuna juga ada kak " kata Yuna yang lalu memberikan Amplop putih yamg sudah diisi sesuai nama nya . Dan juga para ustad ..
"Trimakasih dinda " kata Malik tersenyum Lalu membawa beberapa kotak kue untuk tambahan panitia. Malik bersyukur ia tak kekurangan dalam acara pernikahan nya Karna sang istri juga ikut turun tangan menyokong dana .Agar semua nya berjalan lancar . Dan itu sudah diketahui sang abah juga umah nya .
*******
Sedang di rumah Burhan Helen sedang makan kue dengan lahap yang dibawakan Yuna kemaren
" Kok habis mana buat abi " kata Burhan Yang baru pulang
" Maaf abi aku hilap " kata Helen
" Cih .... kau ini besok minta Yuna lagi sana " kata Burhan
" Emang disini ngak ada yang jual abi " kata Helen
__ADS_1
" Ngak ada itu buatan manusia buatan jin beda campuran " kata Burhan karna emak emak jin mana tahu kue brownies Cuma makanan turun temurun
" Ya sudah nanti aku bilang Alea biar pesan banyak " kata Helen Yang membuat Burhan tersenyum .
********"
Sore nya Helen pun jalan jalan kerumah Alea . Kota saranjana tak ada mati nya slalu ramai bak kota hidup seperti kota Martapura ketika bulan rajab syaban dan ramadhan
" Hah ....... gila lho berdua masa datang datang kesana pesan .Gini aja aku hubungi
Yuna dulu trus kalo barangnya sudah ada baru kita ambil sorenya ya . Biar ngak lama nunggu .Lagian kan Yuna juga pasti lagi sibuk gini hari Masih banyak tamu Dan keluargga yang berkumpul kaya kamaren itu " kata Alea .
" Bisa ngak sih kita pake telpon aja Kaya kita " kata Laras
" Hahaha ......iya ya benar juga biar bisa kirim pesan di dunia nyata " kata Alea
" Ya mudahan saja bisa biar gampang kita bisa beli beli dan tinggal bayar " kata Helen senang .Karna dunia makin canggih dan berkembang
Kalo itu sangat jelas kota Saranjana juga ikut berkembang karna mereka pun tak mau kalah dengan manusia di luar sana Karna kekayaan alam dikota Saranjana juga sama dengan dunia nyata. Bahkan mereka bisa menambang emas dan berlian . Dan membagi hasil nya dengan rakyat penduduk di kota saranjana sendiri .
Di sisi lain Yuna baru merapikan hadiah teman teman nya ..Bahkan baju baju yang dibelikan para sahabatnya sangat cantik dan indah . Bahkan Alea memberinya perhiasan juga Azizah. Sedang kan Malik masih di masjid bersama pakde dan abah juga suami kakak ipar nya .
" De ....lagi apa ? kata umi Farhan yang mengintip dari pintu .Karna anak anaknya sedang bermain di masjid . Karna masih banyak makanan disana .
" Lagi beresin kado kak kenapa ?" kata Yuna melihat kepala kakak ipar itu menyembul di pintu.
" Apa kamu ngak pernah ketemu Anisa sama siapa tuh yang ngajar di brunai lupa namanya " kata Umi Farhan
" Ngak kak kenapa memang nya " kata Yuna
"Masa tadi umah nya bilang begini sama umah . Umah haji anak saya jadi istri Malik yang kedua juga mau bilang begitu " Kata umi Farhan .
" Astagfirullah...... trus umah bilang apa?" kata Yuna santai .
" Umah cuma bilang kalo masalah itu bukan urusan saya umah maaf begitu kata umah, lagian kenapa ngak nyari laki disana ya de " kata umi Farhan
" Entah kak Yuna ngak tahu masalah itu biar kan saja " kata Yuna.
" Tapi emang kamu ngak takut de Suami mu di goda pas Malik mau nikah lagi gimana ?"kata umi Farhan mengoda Yuna ingin tahu reaksi yuna seperti apa
" Ya sana aku juga bisa cari suami lagi " kata Yuna santai
" Siapa yang mau cari suami lagi ?" Kata
Malik yang berdiri dipintu
" Ups ...... bukan kakak pastinya Mal " kata umi Farhan tersenyum ..
__ADS_1
" Dasar kompor bledug dibilangin ngak usah cerita melah melebar. Sana kakak keluar bikin rusuh " omel Malik yang mengusir kakaknya . Yang tak mau istrinya itu kepikiran karna Yuna juga pernah di ganggu Billa