
Sedangkan di tempat lain Cleo di bebaskan bersyarat Yang membuat keluargga korban tak terima Cleo bebas Hingga mereka mengajukan penahanan kembali
" Uang kalian masih kurang untuk membuat adik ku di tahan Lagi pula orang yang sudah mati tak akan hidup lagi " kata pria itu ketika menjemput sang adik
" Kurang ajar ... kau akan merasakan azab bersama keluargga mu nanti Karna menganggap nyawa orang terlalu murah Dan aku yakin tuhan akan membayar nya untuk anak ku " kata pria didepannya .
" Kak tenang lah kita harus berpikir dengan kepala dingin " kata Ikram pada sang kakak
Disisi lain Cleo senang karna sekarang ia bisa bebas . Dan Clea duduk manis melihat adik nya itu .
" Bagaimana rasanya bebas enak kan Apa kau tak bisa hati hati menjalankan tugas mu sampai masuk penjara hah....." kata sang kakak.
" Ck..... kakak hanya bisa memerintah saja coba saja sendiri Pasti juga tahu rasanya Apa kau tak tahu aku sudah berusaha hati hati tapi tetap apes " kata Cleo duduk santai sambil mengambil sloki anggur Dan meneguk nya. Dan tak lama Cleo terdiam
" Cih ......alasan " kata Clea ya lalu menatap Cleo yang terkulai lemas dan mulut nya berbusa
" Cleo ..... bangun .ada apa dengan mu Cia Cea ..... dimana kalian ? lihat Cleo ...." kata nya berteriak yang membuat dua wanita tergopoh gopoh lari ruang tengah
" Cleo...... cleo...... Cia cepat panggil dokter !! Ada apa dengan nya hah ..... kenapa dia bisa jadi begini " kata Cia yang menggoyangkan tubuh adiknya itu dan Cleo tetap juga tak bangun
**********
Sedangkan Yuna dan Malik baru saja sampai di rumah Dan lalu melihat para keponakan nya itu membongkar barang
belanjaan mereka masing masing di ruang tengah .
" Astaga .... kalian ini paman dan bibi kalian bisa bangkrut karna belanja yang tak berfaedah " kata sang abi
" Abi ..... apaan ini kan kalo bosan bisa dikasihkan ke teman Dan orang yang butuh bi lagian paman dan bibi santai kok abi yang keberatan " protes Farah
" Hahaha..... sudah sana bawa masuk kamar Dan pilih barang kalian masing masing Dan disimpan juga rawat baik baik " kata Malik pada dua keponakannya itu sedangkan Aziz terlihat santai karna tak membeli banyak mainan
" Ya paman " kata keduanya
" Kalian terlalu memanjakan mereka Mal ,Yun nanti pusing abi nya " kata sang umi tertawa
__ADS_1
" Biarin kak biar semangat kerja " kata Malik terkekeh
" Astaga lho Mal niat banget menyiksa ana buat makan aja ngirit karna gaji pas pasan Kalo lho mah enak sudah lancar " kata abi Farhan .
" Ya Mal kakak heran kok bisa sih kalian punya rumah segede gini cepat banget dalam hitungan bulan Mana sama sopir dan pelayan lagi Di tambah dua mobil Lho ngak ngepet kan Mal atau ikut ritual pesugihan " kata umi Farhan serius
" Nauzubillahi min zalik kak, amit amit cabang bayi masa kita dibilang pesugihan
sama ngepet dinda ...." kata Malik menatap Yuna tersenyum
" Hahaha.......semua orang yang mendengar pun tertawa begitu juga Yusuf dan Lutfia Yusuf yang sudah tahu kalo Malik memang dapat hadiah rumah dan mobil Hanya santai dan tersenyum mendengar perkataan kakak temannya itu
" Lho kok pada ketawa sih lucu ya " kata umi Farhan bingung .
" Kakak sih aneh mana ada kita pake begituan kak, ingat Allah kan rezeki ngak harus uang . Ini rumah hadiah kak tuh yang punya rumah " kata Malik menunjuk Yuna yang duduk santai
" Dia yang banyak duitnya ..Malik sih ikut aja. imbas dari Yuna sering sedekah sama menolong orang " jelas Malik.
" Masya Allah kok bisa " kata umi Farhan heran karna dia tidak tahu dari mana saja sumber uang adik iparnya
" Masya Allah trimakasih de, sudah belikan tuh semua belanjaan keponakan mu Kakak belum bisa balas Semoga Allah yang membalas " kata umi Farhan pada Yuna
" Aamin ... sama sama kak Kita juga pas dapat rezeki Jadi Apa salah nya Yuna berbagi .." Kata Yuna santai Yang tak pernah menghitung pengeluaran nya .
Sedangkan Mikha dan Anis langsung masuk ke kamar membongkar belanjaan
mereka Begitu juga Arjan dan Arjun .
Setelah selesai ngobrol Yuna dan Malik pun kekamar begitu juga Yusuf dan Lutfia yang di belikan baju oleh Yuna Sedangkan umi dan abi Farhan masih diruang tengah menemani 3 bocah itu
Sambil melihat pakaian yang mereka beli
" Umi emang de Yuna kerja apa ?" kata Sang suami
" Kata nya sih desainer bi , makanya duitnya banyak bayaran nya mahal Tapi untuk yang lain umi kurang tahu " kata Sang istri .
__ADS_1
" Kok bisa sih Yuna kan akuntan dulunya " kata abi Farhan lagi .
" Iya tapi Yuna ngak ada mati nya dia punya seribu cara buat mencari uang bi Orang kata umi de Yuna punya tabungan banyak kan dulu di bekerja dengan gaji besar " kata sang istri .
" Wah ...itu mah Malik yang beruntung dapatin Yuna apalagi Yuna pintar " kata Arham sambil mencoba baju koko baru
" Iya bi maka nya umi bersyukur punya menantu sederhana Tapi pintar menyimpan uang ..Yuna juga pintar berbisnis bi Umi bilang ia tanam usaha sama teman dan bagi hasil Makanya ia bisa punya banyak uang Karna ia pintar mengatur nya " kata umi Farhan yang tahu Yuna juga punya rumah di jakarta tak kalah dengan Malik
Sedangkan di rumah sakit Cleo tak bisa diselamatkan karna ini meminum anggur yang membuat dirinya tak sadarkan diri .
" Hatinya kaget dan memicu jantung nya berhenti .Dia tak bisa di selamat kan ." kata dokter serius
" Ya tuhan lalu bagaimana Apa tak ada jalan lain Apa dia benar benar sekarat " kata Cia .
" Ya dia sudah meninggal " kata dokter
" Ngak itu ngak mungkin , dia masih hidup , dokter pasti salah diagnosa kan Ngak mungkin Cleo mati begitu saja tampa alasan " kata Clea tak terima
" Tapi ini nyata nona kami tak bercanda " kata dokter lagi
" Tidak ayo kita bawa dia ke dukun pasti hanya pingsan " kata Cia yang tak terima Cleo meninggal Karna slama ini .Cleo slalu meminum anggur akibat ia terlalu banyak minum minuman keras tampa jeda
tampa meminum air putih..
" Silakan kalo kalian ingin membawanya Dan saya tak mau ikut campur lagi " kata dokter yang memeriksa kondisi Cleo ditempat tidurnya
" Cia antar dokter pulang dan ini bayaran Anda " kata Clea memberikan segepok uang pada sang dokter Yang membuat dokter itu kecewa .
" Baiklah kalo begitu saya permisi nona nona " kata dokter itu pamit karna ngak mungkin ia bertahan di rumah itu. Setelah mendapatkan uang
Cia pun mengantar dokter itu keteras rumah dan tersenyum pada dokter tampan itu . Masuk lah !! " kata Cia tersenyum
" Trimakasih nona, biar saya naik taxi saja Karna tadi saya datang juga dengan taxi " kata dokter itu ramah .
" Hei .... biar aku mengantar mu ,Aku tahu kau kecewa tahu asal kau tahu. Aku percaya pada mu dok , kalo Cleo sudah meninggal " kata Cia tersenyum penuh arti lalu mendorong dokter itu masuk mobil Dan begitu juga Cia . Cia bukan nya mengantar dokter itu pulang .Tapi ia membawa dokter itu kerumahnya
__ADS_1
" Kita sedang dimana ? ini bukan arah rumah sakit nona " kata sang dokter kaget Karna terlihat mereka berada dihalaman rumah .yang terlihat sepi