Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 126


__ADS_3

Malamnya Malik mengajak keluargganya ke mall terdekat karna besok sang kakak akan pulang Jadi masih sempat untuk berkeliling melihat lihat kota malam jakarta


" Bi .... senang ya bi de Malik sekarang punya rumah disini Jadi kita pas pulang ngak nginap di penginapan lagi .." kata umi Farhan .


" Iya ,...Malik bayaran mahal maka setahun kerja sudah beli rumah . Ngak rugi Yuna menikah dengan nya Dia sudah banyak menabung sebelum lulus dan bekerja " kata abi Farhan


" Iya kan dia irit ngak kaya abi " kata umi Farhan yang menyindir suaminya itu


" Kau ini , kau sendiri boros mana bisa mengatur keuangan " kata Suaminya Yang membuat umi Farhan tertawa kecil


Sedangkan Yuna dan Malik membelanjakan


dua keponakan nya itu bersama abah dan umah yang melihat lihat pakaian..


Dan Yuna pun ikut memilih mencari baju tidur yang enak dipakai Karna ia tahu di Kairo hawanya panas. Dan Yuna juga membantu memilih untuk Farah ketika seseorang memegang pundaknya


"' Yuna kamu Yuna kan " kata Meri ketika melihat Yuna sekarang memakai hijab


" Mer....... apa kabar " kata Yuna kaget


" Kamu ini tega ya datang ngak ngasih kabar kalo tahu kamu pulang bakal aku samperin mana ustad " kata Meri yang sudah tahu Yuna menikah dengan ustad Malik .


" Tuh ....disana lihat sepatu " kata Yuna.


" Lupa ya sama teman punya suami ustad sampe ngak ngabarin gue .Teman teman kost juga sempat nanyain lho beb " kata Meri


" Maaf....... besok aku mampir bila ngak repot sekalian lihat rumah.." kata Yuna .


" Ya aku tunggu kebetulan aku lagi off Dan Dita ikut tinggal bersama ku .Sudah seminggu ini karna orang tua nya sakit di lampung .Jadi kita naik motor lho tiap hari " kata Meri yang kini punya Cafe


" Syukur lah trus emak adik lho jadi mau tinggal disini juga " tanya Yuna


" Jadi tapi habis lulus nunggu 4 bulan lagi beb , Makasih ya sudah pinjami gue rumah bakal gue rawat toh rumah " kata Meri


" Ya pake aja dulu , Aku juga bakal lama Kok Mer di kairo " kata Yuna Yang memang berharap rumah nya itu Bisa bermanfaat bagi orang lain Sekalian dirawat dari pada kosong melompong


" Makasih banget ya Yun mudahan jadi pahala buat lho , kalian tinggal di rumah ustad Malik kan besok gue kirimi nasi uduk ya dari warung ku " kata Meri


" Ya Mer ngak menolak " kata Yuna tersenyum Yang lalu mengenalkan Meri pada kakak iparnya Sedang kan umah dan abah sudah kenal dengan Meri


" Ya sudah aku pulang dulu beb, tuh mba Lina sudah selesai belanjanya " kata Meri Yang memang belanja untuk mengisi barang Cafe


" Ya hati hati " kata Yuna tersenyum .


" Umah abah ustad kak pamit ya " kata Meri yang kini mulai membuka lahan bisnis nya Dari uang Yuna dan pinjaman sahabatnya itu. Karna ia lelah menjadi artis sriping .

__ADS_1


Setelah selesai belanja Malik membayar semua nya Lalu mereka mencari tempat makan di restoran cepat saji Malik pun mengandeng tangan Yuna berjalan santai


Karna tahu istrinya itu berjalan pelan .


" Dinda kita makan dimana ?" kata Malik melihat stand stand makanan penuh ..


" Itu saja de, kaya nya enak mana rame " kata umi Farhan melihat para pembeli


penuh


" Ayo kesana -" kata Malik mengajak menuju stand yang banyak pengunjung nya Namun Yuna menahan tangan Malik


" Ada apa " kata Malik menatap Yuna yang mengeleng kan kepala.


" Mau dimana ?" kata Malik


" Tuh......" kata Yuna menunjuk restoran jepang cepat saji


" Farah sama Farhan suka chicken katsu ngak ya " kata Malik bertanya


" Suka paman ayo ke restoran jepang " kata Farah senang


Lalu mereka pun akhirnya menuju restoran jepang Dan memesan menu sesuai selera masing masing . Begitu juga Yuna yang ingin memakan salad


Yang makan dengan lahap ketika pesanan nya datang


" De cukup ngak tuh duit buat bayar makan kita " bisik umi Farhan pada Malik Yang tadi sudah menghabiskan uang banyak untuk belanja mereka


" Santai saja kak bos nya santai tuh "- kata Malik menujuk istrinya .


" Aih...... kau minjam Yuna lagi " kata sang kakak


" Iya lah dia kan bank berjalan " kata Malik berbisik ..


" Enak banget kamu de , terus uang mu di kemana kan Mal ." kata umi Farhan


" Habis kak kan buat acara kemaren Nanti kalo sudah ngajar lagi Malik ganti " kata Malik


" Trus istri mu banyak duit dari mana kok ngak habis habis " kata umi Farhan .


" Dia nanam emas beranak kak " kata Malik tersenyum .Yang membuat sang kakak mencubit pinggang nya


" Auw ......" kata Malik yang membuat Yuna menoleh


" Kenapa bi ?" kata Yuna heran

__ADS_1


" Suami mu tuh Yun bilang katanya kamu nanam emas beranak " kata umi Farhan


" Astagfirulah aladzim emang ada emas bisa beranak Mal " kata abi Farhan kaget.


" Itu bang cuma ngerjain umi Farhan ." kata Malik terkekeh


" Yah....... dasar ade durhaka ngerjain kakak sendiri " omel umi Farhan yang membuat semua nya tertawa


" Hahaha ..... tapi benaran paman ada emas bisa beranak , kan adanya pohon emas kaya di cerita aladin " kata Farhan


" Nah itu ceritanya yang benar coba jelasin ke umi han, tadi kan Paman salah ngomong " kata Malik terkekeh .


Membuat semuanya ikut terkekeh termasuk Yuna yang senyum senyum mendengar lawakan suaminya itu . Yang membuat Farah terpingkal pingkal senang Karna sang umi nya jadi bahan lawakan sang paman .


" Berarti umi kalo pengen banyak duit harus piara jin kaya aladin ya umi " kata Farah tertawa


" Iya bibi Yuna juga piara jin makanya banyak duitnya " kata Malik


" Hah .... jin nya mana bi ikut ngak " kata Farah .


" Ikut lah nih ganteng kan jin nya " kata Yuna merangkul bahu Malik .


" Hahaha ......pantas jin nya paman Malik benar tuh paman kan bagian cari duit " kata Farhan tertawa


Sedangkan abah dan umah hanya tersenyum mendengar candaan para anak dan menantu nya itu Yang membuat para pengunjung lain ikut tersenyum mendengar obrolan konyol mereka .


Setelah selesai makan dan kenyang Mereka pun pulang kerumah karna sudah mulai larut . Sesampai nya dirumah Yuna pun langsung naik ke kamar atas sedangkan Malik menyusul setelah nya .


Yuna langsung mencuci kaki dan tangan nya lalu naik keatas tempat tidur . Sebelum tidur ia pun berdoa .


" Dinda sudah cuci tangan " kata Malik melihat Yuna sudah berbaring ..


" Sudah bi " kata Yuna


Lalu Malik pun melepas baju kotor nya Dan menaruhnya dalam keranjang pakaian kotor Lalu ikut berbaring di sebelah sang istri nya yang mulai mengantuk ..


" Sudah berdoa sayang " kata Malik


" Mhem ......" jawab Yuna yang mengantuk membuat Malik membaca doa dan meniup kan nya ke kepala Yuna


" Semoga Allah menjagamu " kata Malik Yang juga berdoa dan memejam kan matanya .


Pagi nya bi irah gaduh dan berteriak ketika melihat bangkai tikus di teras berserakan yang membuat nya muntah muntah.


Yang membuat umah dan umi Farhan ikut kaget .Melihat halaman teras begitu kotor

__ADS_1


" Astagfirullah siapa yang tega melakukan nya " kata umah yang menutup mulutnya. Malik abah dan Arham juga kaget ketika mereka pulang dari masjid melihat banyak bangkai tikus diteras


" Inalilahi.... tega banget nih orang semoga saja semua berbalik padanya " kata Malik yang ketika berangkat subuhan tadi tak ada apapun ..


__ADS_2