Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 235


__ADS_3

Selesai tarawih Yuna mendengar cerita Malik .Sedangkan Aziz sudah terlelap di pelukan Yuna


" Jadi mereka itu sedang berusaha menjatuhkan .umi " kata Malik kaget


" Ya bi karna mereka tak mau kalah bersaing kan itu sudah biasa dalam dunia politik dan bisnis bi Orang yang berkuasa pasti tak mau kalah Dan mereka akan berusaha untuk menunjukan kekuatan . mereka Dengan uang harta juga kekuasaan


" kata Yuna


" Astagfirullah itu tidak benar dinda ..Apa mereka tidak takut dengan Allah " kata Malik


" Mana dinda tahu mereka tak akan ingat Allah bi Karna orang yang gila hormat uang harta pastilah lupa akan hal itu bi " kata Yuna


" Ya dinda benar kadang kita tak tahu hati manusia sedalam dalam nya laut bisa di ukur Tapi hati manusia hanya Allah yang mampu menilai Kita tak bisa melihat niat seseorang kecuali lewat firasat " kata Malik .


" Ya bi alhamdulilah Allah masih sayang pada kita Dan slalu menjaga kita dari orang orang yang jahat " kata Yuna .Yang hampir saja celaka kalo Qoyum tak menolongnya Tadi karna Allah jua yang slalu jadi pelindung nya


" Ya dinda Ayo tidur lusa sudah lebaran kita akan mengantar Aziz pada uminya " kata Malik yang tak mau Aziz lupa pada orang tua kandung nya.


Yuna pun tersenyum lalu memindahkan . Aziz ke sisi kirinya Agar ia bisa memeluk suaminya Karna Yuna terbiasa tidur dalam


pelukan Malik .


Sedangkan di rumah Fatma Samsul mengingat ucapan Faridah .Tapi ia tak mau bercerita karna takut Fatma curiga


" Aneh juga si Faridah kok dia jadi begitu ya padahal disini banyak ustad Kenapa masih berharap pada ustad Malik kan Yang lain kan masih banyak " guman Samsul .


" Abang lagi apa " kata Fatma melihat suaminya itu menyusun kayu bakar dan arang didapur .


" Ini de tadi abang bantu mang Dullah trus sebagian sisanya abang bawa pulang karna di suruh bawa pulang lumayan buat masak ketupat kan " kata Samsul


" Emang mang Dullah jualan arang lagi " kata Fatma meletakan sayur dari pasar


" Iya de, itu belanja banyak banget de buat apa saja " kata Samsul .


" Ini sebagian buat de Yuna , nanti Fat bungkus emping manis ..sebagian lagi buat ibu dikampung dan ade ade " kata Fatma .


" Bukan nya kita lebaran ngak .pulang Fat " kata Samsul.

__ADS_1


" Iya tapi Fatma titipkan udin kan dia mau mampir sini besok " kata Fatma mengingat keponakan suaminya .itu bekerja di mall Dan akan mampir sebentar sebelum pulang


" Masyaallah kok abang lupa ya de .Oh iya titip sekalian .buat emak .ya de nih .tadi ada dapat rezeki gaji .kerja seminggu terserah de Fatma ngasih ibu berapa dan emak berapa " kata Samsul yang teringat nenek nya .


" Ya bang biar Fat kasih amplop dulu " kata Fatma yang juga sayang pada mertua dan nenek suaminya itu Karna mereka baik pada Fatma dan Farid.


Lalu Samsul pun membantu sang istri dan tak sengaja Faridah lewat didepan rumah .mereka Dan tersenyum manis padanya


" Astagfirullah ...." kata Samsul yang lekas masuk dengan pura pura membawa


belanjaan sang istri.


" Ya Allah jangan biarkan hamba terbuai rayuan ular " kata Samsul menuju dapur


" Bang ......abang kenapa tadi bilang ular " kata Fatma yang tak sengaja mendengar


" Ah bukan apa apa de , ini ular kadut abang berkedut " kata Samsul asal lalu bergegas kedapur .


" Abang ingat puasa " teriak Fatma


' Iya de nanti malam masih kuat ini ngak batal " jawab Samsul .


" Cih siapa juga yang suka orang mau di manfaatkan doang " batin ..Faridah


" Ustazah Faridah ngapain di sini ." kata seorang ibu tetangga Fatma .


" Oh ngak bu cuma lewat tadi nyari tukang jual bubur belum lewat " kata Faridah


" Oh .... mungkin sebentar lagi Kan biasa nya juga lewat depan rumah ustazah Dan juga umah " kata ibu itu.


" Oh ya bu apa benar umah mau ke kairo sama abah Rahman juga keluargga kak Fatma " kata Faridah


" Iya benar ustazah, tiket nya saja sudah di beli mungkin habis lebaran mau empat bulanan Yuna kata umah .Yuna hamil . anaknya laki laki " kata ibu itu.


" Oh begitu ya , senang dong si Yuna ya bu dapat suami ustad terus ngak kerja makan tidur ngurusin anak doang di sana " kata Faridah .


" Iya lah kan Malik gajinya besar mana ustad pintar lagi jelas si yuna beruntung padahal saya sih tadinya mengira ustazah yang jadi istrinya " kata ibu itu tersenyum .

__ADS_1


" Belum jodoh ma, ayo masak ngak baik ghibah di bulan puasa " kata suami .ibu itu menegur sang istri


" Oh iya bu pa , maaf permisi " kata Faridah tersenyum. Padahal ia ingin tahu banyak tapi seperti nya tetangga .Fatma itu lebih paham aturan Yang membuat Faridah bergegas pulang


" Bapa kenapa sih kok begitu sama ustazah Faridah " kata ibu itu


" Kenapa apanya bapa hanya mengingat ibu jangan bergosip .ini bulan puasa " kata sang suami tegas. Karna tak ingin Istrinya itu terpengaruh hal yang buruk


Mengingat Faridah menghina ustad lain karna tak mau di lamar Dan berharap pada ustad Malik


************


Di istana jin raja jin menghela nafas kasar ketika sang Ayahanda meminta raja jin untuk menikah lagi Agar bisa .punya keturunan lain padahal ia sudah .punya 3 istri yang duanya selir .Tapi tak mempunyai anak Dan mereka di istana yang lain .


" Ayahanda.... maaf untuk itu Azil belum siap . Karna ratu masih bersedih ..kita sudah punya anak sepasang ayah Dan itu


tak mungkin Azil lakukan lagi mengingat Aziz lah yang akan meneruskan semua ini ." kata raja jin sedih


" Tapi kapan dia kembali , Apa dia sudah sembuh atau kau buang di laut mayat . cucu ku itu . " kata raja tua itu marah


" Apa ayahanda tak percaya sama ustad. Dia sudah berjanji mengantar Aziz pulang bila Aziz sembuh .Dan .ayahanda jangan menambah masalah kasihan ratu yang juga sedih


" Cepat nikah kan Azza biar dia .punya Anak dan aku bisa melihat .cicit .ku " kata pria tua itu


" Allahuakbar ....jangan begitu Ayahanda Azza masih sekolah . Dia juga akan menikah Apabila sudah sampai jodohnya " kata raja jin .


Ketika raja jin bicara patih pun datang menghampiri mengabarkan mereka Bahwa Aziz akan pulang besok diantar oleh orang tua angkatnya .yang disampaikan .


Arjun pada sang teman


" Bagus lah persiapan kan semua " kata raja jin


" Apa benar itu patih " kata raja jin .tua


" Ya yang mulya mereka akan kesini mengantar Aziz pulang ." kata patih


" Alhamdulilah persiapkan semuanya kita sambut mereka " kata raja jin tua itu senang .Karna itu yang ia tunggu. Karna ia tak bisa menyebrang ke dunia nyata lagi sekarang. Mengingat kesaktiannya sudah berkurang karna diberikan pada anak dan cucunya

__ADS_1


Sedangkan raja jin hanya mengeleng ketika ayahanda itu senang Padahal tadi sudah marah marah saja ..


.


__ADS_2