Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Ban 299


__ADS_3

Sedangkan di sebuah pinggiran kota Cea dan Clea duduk bicara masalah. sihir Untuk bisa membuat Aliya mati dengan mudah .tampa orang tahu


" Apa kita perlu ke amerika " kata Cea


" Entah apa mereka bisa menolong kita sedangkan kita harus membuatnya mati sewajarnya saja. " kata Clea


" Entah lah di salem massachusetts Amerika banyak penyihir hebat Tapi resikonya cukup berat karna dari ilmu hitamnya mematikan .Sedang kan di itali juga ada di Faraldo Tapi disana ada dua kubu penyihir putih dan penyihir hitam Yang membuat mereka bersembunyi " kata Clea


" Atau kita ke indonesia saja di sana banyak ilmu santet hitam di daerah Banyu wangi " kata Cea Yang tahu dari teman nya yang dulu asal indonesia saat kuliah


" Itu jauh " kata Clea yang tak mungkin bisa pergi Karna mereka masih dalam pengawasan sang kakak.


" Lalu kita harus berbuat apa . Kita tak bisa berbuat apa pun " kata Cea bingung


"Ya duduk manis saja toh kita dalam pengawasan Itu lebih baik " kata Clea Yang bingung tak bisa melakukan .apapun


Mereka hanya menunggu para orang orang sang kakak..


Lalu keduanya pun terdiam berpikir ulang Karna satu kakak Dan adik mereka mati


Karna karma keduanya .


***********


Di rumah Malik terlihat sepi Karna Arjun dan Arjun tidur siang sedang dua jin lain


Menunggu di teras sambil lesehan Dan untungnya Arjun memberikan karpet bulu untuk mereka tiduran diteras Sambil santai Yang membuat Arjun sedikit tenang bisa tiduran


.


" Bro rasanya sepi ya, enak ikut tinggal di sana kan Kita bisa tenang " kata Arjun


Yang memang dikirim uang bulanan untuk makan Tapi tetap berbeda rasanya karna pas biasa kumpul dengan tuan dan nonanya .


" Jan Aziz benar , ana rindu juga sama tuan dan nona " kata Arjun


" Ya baru terasa setelah mereka pergi jauh Karena Aziz memang dekat dengan Yuna dan Malik Apalagi tuan dan nona nya itu royal


" Ya kesempatan kita menunggu Aziz Liburan saja pastinya Dan kita akan kesana bersama sama " kata Arjan


" Ya " kata Arjun lemas Karna mereka biasa punya sesuatu untuk di makan Yang disiapkan Mikha dan Anis


" kita beli saja bro " kata Ajun


" Terserah deh , Yuk kita cari " kata Arjun yang beranjak dari sofa

__ADS_1


*************,


Di rumah Alea tiga teman teman .Yuna bingung sedang rebahan di karpet Dan mereka bertiga hanya tiduran dan bermalas malasan Karna pagi ini mereka tak punya kegiatan apa pun


" Kita ngapain ya " kata Alea


" Ngak usah ngapa ngapain " kata Laras


" Ya kita spesial tidur saja hari .ini " kata Helen Yang mengantuk berat karna tadi malam tadi ia harus melayani Burhan sampai subuh Yang membuat nya mengantuk


" Ya sudah kita tiduran saja nanti siang nya kita main kerumah Yuna " kata Alea


" Ya kita makan siang disana saja " kata Laras Yang juga mengantuk


Ketika nya pun tak lama terlelap ..Alea yang masih melek akhir nya juga ikut mengantuk Karna Helen dan Laras tidur duluan .Yang membuatnya juga ikut tiduran


Sedangkan Yuna sedang asyik mendesain gambar nya karna lusa ia sudah bisa mengirim nya ke kairo Karna hanya tinggal memberi warna saja di gambarnya dengan sentuhan unik .


Setelah semua selesai Yuna pun menyimpan nya Dan lalu ketiduran sambil duduk .Yang membuat Malik yang pulang untuk mengambil buku yang tertinggal.. kaget lalu langsung mengangkat istrinya itu keatas ranjang


" Abi ...." kata Yuna kaget .


" Maaf Menganggu tidur dinda , Abi ngak tega melihat dinda tidur sambil duduk " kata Malik.


" Ya " kata Yuna memeluk leher Malik dan mengecup bibir Malik Dan Malik pun membalas nya Karna tergoda .


" Ugh......tapi abi harus pergi kan " kata Yuna


" Tak masalah cuma sebentar Tadi abi Izin sebentar Tapi karna mau jam makan siang abi " kata Malik yang lalu ******* bibir Yuna . Mereka pun larut dalam percintaan Yang membuat Yuna kembali tertidur sedangkan Malik bergegas mandi Dan membersihkan diri Lalu Malik makan siang seorang diri Yang membuat Anis dan Mikha bingung kenapa tuan nya itu makan buru buru.


Tapi kedua nya tak berani bertanyac Dan setelah selesai makan Malik pun pergi kembali mengajar


Sedangkan Alea Helen dan Laras Baru saja bangun dan mereka menuju rumah Yuna untuk ikut makan


" Assalamualaikum " kata ketiganya langsung masuk kedapur Yang membuat


Anis dan Laras kaget


" Walaikum salam " jawab keduanya


" Nona kalian kemana ?" kata Alea


" Di kamar nona " kata Mikha


" Heh apa dia belum bangun " kata Helen kaget Lalu bergegas kekamar Yuna dan membuka pintu kamar Dan lalu masuk begitu saja Yuna yang kaget Melihat ketiga teman nya itu ..

__ADS_1


" Aish kalian ini ya , sana keluar " kata Yuna menutupi tubuhnya yang masih polos


" O.....o .....wah pasti kesiangan nih " sindir Laras


" Hehehe .... kamu ketahuan Yun habis begituan ya " kata Helen


" Hehehe...... keciduk ya beb , sana gih mandi " kata Alea


" Ih kalian ini sono ke luar dulu " kata Yuna malu Pasti nanti ia akan di bully habis habisan .Karma habis bercinta


" Ye .... kenapa malu biasa aja beb kita kan teman , lagian suami sendiri ini kan lho ngak minjam suami kita kan " goda Helen tersenyum


" Ih ..... Helen apaan sih ngaco deh " kata Alea


" Iya nih, ayo keluar dulu kita nyari makanan di dapur " kata Laras


" Ok guys , Dah Yun mandi dulu sana kita kedapur duluan ya " kata Helen


" Ya .....sana duluan " kata Yuna


" Hehehe .... tahu aja Yun , yuk kita kedapur mencari sesuatu " kata Helen . Yang lalu melangkah diikuti Alea dan Laras yang lalu menuju ruang makan dan membuka tudung saji Makanan pun sudah siap tertata dan cukup banyak


" Wah sudah siap ayo makan ." kata Alea


Yang langsung duduk. Begitu juga dengan Laras dan Alea yang lapar langsung ikut duduk dan mengambil piring


Sedangkan di rumah Faridah Hari ini Faridah terlihat sedang berbenah karna nanti malam ia akan ikut suaminya pulang kerumah sebrang


" Far gimana sudah kan " goda raudah pada sepupunya itu membuat Faridah tersipu malu Karna Raudah mengoda nya


" Kan baru dah, besok kalo sudah ngak sakit pasti nagih enak " kata bibi Faridah


" Tahu ah kan " kata Faridah


" Itu nama nya indehoy Far sakit awalnya tapi setelahnya nagih sampe buncit tuh perut " kata Raudah


" Aish..... ngak usah dibahas juga ah kak malu " kata Faridah dengan wajah merah Apa lagi sewaktu suaminya menghampiri Faridah yang sedang melap piring


" De ...... nanti kekamar sebentar ya " kata sang suami yang mengiyakan


Mhem......mhem ....masih siang Far " ledek Faridah makin malu


" Tahu ah,.. ... " kata Faridah bergegas pergi karna telinga nya panas di goda keluargga nya sendiri


*" Hahaha ..... malu dia , Tapi besok juga bakal heboh sendiri " kata Raudah

__ADS_1


" Hush ..... dah senang banget godain orang " kata umah tersenyum


" Skali skali umah biar tahu rasa nya " kata Raudah tertawa senang


__ADS_2