Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 78


__ADS_3

Yuna terus terbang menghindar dari kejaran makhluk astral.


" Astagfirullah apa sih mau mereka " kata Yuna yang lalu terbang menjauh menuju suatu tempat yang menurutnya aman.


" Kejar dia cepat . Dan lihat raga nya sudah mereka bawa pergi " kata Mahluk besar itu menatap anak buahnya


" Mereka membawanya kemasjid tuan ku Dan kami tak bisa menembus nya " kata Mahluk berbulu . tertunduk


" Sialan anak itu Dia slalu bisa lolos Awas saja bila tertangkap Dia akan jadi budak ku "' kata makhluk besar itu yang tak lain setan yang sangat jahat Yang ingin


menangkap Yuna


Sedangkan dimasjid semua orang berdatangan Ingin tahu apa yang terjadi


" Astagfirullah ..... nak Fat , Apa Yuna sempat sadar " kata ustad Sofyan


" Iya abah , tadi pagi dia makan Lalu membantu Fatma membuat bubur biar syukuran maksud Fatma . Tapi kenapa begini lagi abah " kata Fatma lirih.


" Sabar Fat ini ujian " kata ustad Rahman.


" Ada apa dengannya abah " kata Amar yang ikut penasaran .


" Sepertinya ada setan jahat yang sengaja ingin mengambil raganya Dan mencoba membunuh rohnya lebih dulu .Sekarang kita bawa Yuna pulang " kata Ustad Sofyan yang mengikat tubuh yuna .


" Ayo mumpung belum senja agar dia anan Amar bantu baca sholawat untuk kita mengiringinya " kata ustad Rahman Yang membaca sholawat sepanjang menuju Rumah Fatma


Namun tiba tiba bayangan hitam menubruk ustad Sofya yang berjalan depan


" Bruk ........ Astagfirulah ustad Rahman jangan dilepas " kata ustad Sofyan ketika tubuh nya diserang mahluk kasad mata .


" Allahuakbar " kata ustad Sofyan yang cepat berdiri dan menghalangi tubuh Yuna lalu membaca ayat kursi dan sholawat.


" Ayo cepat sambil jalan " kata Ustad Rahman yang mengedong menantunya.


Yang bergegas berlari ketika masuk ke dalam rumah.


" Fatma cepat tutup pintu dan jendelanya nya " kata ustad Rahman Yang menaruh Yuna diatas ranjangnya.


" Alhamdulilah. . Fat jangan pernah membuka jendela atau pintu tanpa ditutup ya nak " kata ustad Rahman .


"' Ya bah " kata Fatma.


" Amar bantu baca kan Alquran agar pintu kamarnya tak bisa di tembus " kata Ustad Sofyan menandai pintu dan jendela Yuna.


Lama ustad Amar pun membaca surat surat pendek lalu meniupkannya pada pintu. Lalu setelah itu Fatma keluar dari kamar Ustad Rahman ustad Sofyan Amar juga beberapa orang yang lain duduk diruang tengah


"' Ustad lalu kita harus apa lagi " kata seorang pria bertanya.


"' Masalah ini sebenarnya jarang terjadi Karna menyangkut alam gaib . Tapi karna Yuna mempunyai teman hantu atau bisa berkomunikasi dengan mahluk gaib itu Menjadi menarik perhatian para setan dan roh jahat. Yang ingin mengusiknya " kata abah Sofyan

__ADS_1


" Inalilahi jadi Yuna bisa berkomunikasi dengan mahluk gaib ustad bukanya mata batinnya bisa ditutup " kata seorang bapa tua.


" Ini kasus yang berbeda pa imron ..Ada sesuatu yang membuat mereka ingin sekali mengunakan raga Yuna. Dan itu hal aneh seperti ada sesuatu yang Yuna tahu tentang dunia gaib Tapi kita tidak mengetahuinya " kata ustad Sofyan.


" Apa itu abah " kata Amar putra bungsu ustad Sofyan.


" Entah lah abah tidak tahu Allahu alam seperti nya Kita harus bersabar dan bertanya pada Yuna langsung .." kata ustad Sofyan.


" Apa ada hubungan nya dengan kota saranjana abah " kata ustad Rahman.


" Maksud nya ....Yuna juga pernah kesana man " kata ustad Sofyan menatap Ustad Rahman.


" Iya abah beberapa kali " kata ustad Rahman


" Masya allah jadi Yuna pernah kesana abah " kata Amar kaget...Yang membuat bapa bapa yang lain juga kaget.


" Ya .... " kata ustad Rahman mengangguk .


Karna dia sendiri kaget ketika pertama kalinya Yuna menanyakan kota itu. Dan ingin pergi kesana yang ia kira hanya kata kata dan teryata Menantunya itu bisa masuk dengan mudah.


" Allahuakbar urusan ini biar jadi urusan Malik . Kapan Malik akan kembali man " kata Ustad sofyan pada ustad Rahman.


" Mungkin akhir bulan atau bulan depan abah. Karna dia sedang sibuk " kata ustad Rahman


"' Tapi apa tak masalah Yuna seperti itu abah " kata tetangga Fatma


" Sebenarnya tak masalah bagi yuna selama ia tahu apa yang ia lakukan. Tapi berbahaya kalo raganya terisi mahluk jahat dan dia tak bisa kembali " kata Abah Sofyan.


" Itu pasti nak "kata ustad Rahman. Yang tahu putranya itu mencintai Yuna sejak lama Namun mendiamkan nya.


,*********


Sedangkan dikota baru Helen Alea sudah selesai belanja .


" Bang boleh kita jalan jalan ngak " kata Helen.


" Boleh kenapa tidak, Aldi ayo kita keliling kota. Temani kami " kata Burhan.


" Ok ayo kita pulang dulu mengantar barang lalu jalan jalan " kata Aldi yang memasukan barang barang nya ke dalam mobil . Dan menyuruh Alea masuk


Namun belum lagi Aldi masuk Alea langsung .


Bug.......Akh.......


" Alea ....." kata Aldi kaget. Melihat Alea terpental satu meter kebelakang.


" Yuna " kata Alea kaget.


" Alea....maaf aku tak sengaja " kata Yuna.

__ADS_1


" Kau......" kata Alea yang tak bisa menyentuh Yuna.


" Yuna...... apa kau nyata " kata Alea yang Tak bisa memegang Yuna .


Burhan dan Helen juga kaget begitu juga Aldi. Yang tak percaya itu Yuna .Karna Yuna berhijab sekarang.


" Ayo pulang aku ikut " kata Yuna. yang langsung masuk mobil Aldi


Yang membuat Aldi bergegas masuk mobil .begitu juga Alea


" 'Ayo han pulang " kata Aldi lalu melesat pergi dengan mobil mewahnya .


Yuna sedikit tenang setelah tadi terbang kesana kemari tampa tujuan..Sampai akhirnya ia berniat ke kota saranjana dan


melihat Alea dan Aldi pulang belanja dari kota baru. Lalu ia pun berlari cepat menyusulnya .


Hanya sepuluh menit mereka sampai di halaman rumah lalu membawa semua barang dan bahan makanan Yang dibeli


" Wah aku bisa ikut makan nih " kata Yuna Yang membantu mengangkat Belanjaannya Alea yang melihat Yuna seperti hantu cuma bisa melongo.


" Astaga sayang kenapa kau melongo . begitu Nanti kemasukan lalat " kata Aldi .


" Apa Yuna masih hidup atau ......" kata Alea tak meneruskan ucapannya.


" Sudah ngak usah di pikirkan Ayo masuk habis ini kita jalan jalan " kata Aldi Yang tadi susah berjanji pada Burhan untuk mengajak Helen berkeliling Kota saranjana


Yuna lalu ikut Alea dan Aldi kekota mengeliling kota indah saranjana Dan menuju alun alun kota belanja dan juga melihat istana bangsawan jin.


"' Yun, kamu ngak pa pa kan " kata Alea melihat Yuna melamun Duduk ditaman alun alun Ketika Alea dan Helen membeli cemilan .


" Ngak pa pa Al " kata Yuna tersenyum. Karna ingat suaminya. Dan ikut senang melihat teman temannya sudah bahagia .


" Ya Allah dia sedang apa disana atau dia jalan jalan bersama Billa " guman Yuna membuang nafas kasar


" Hei.....kenapa pergi ngak pamit " kata seseorang menegur Yuna


" Ya Allah kak Abdullah maaf " kata Yuna kaget melihat punggawa Kerajaan itu berpakaian biasa di luar istana


" Apa kau tersesat lagi " kata Abdullah.


" Tidak tapi......... " kata Yuna


" Siapa ?" kata Alea menatap Yuna


" Dia .........."


" Aku teman nya Yuna , apa kau teman nya juga " kata Abdullah menatap Alea yang berwujud manusia.


" Iya....." kata Alea menatap pria itu. Lalu menatap Yuna seakan minta jawaban .

__ADS_1


" Yuna ..... ayo kita kesana " kata Helen yang membuat Abdullah kaget melihat hantu bule itu.


" Astaga manusia hantu Jin dan roh " kata Abdullah menatap Yuna dan kawan kawannya yang asyik bercengkrama . Sambil menjauh dari tempat itu.


__ADS_2