Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 175


__ADS_3

Mereka pun lalu makan bersama . Namun Ali bertanya tanya dengan kemunculan Aziz Bocah kecil itu membuatnya heran dan penasaran .Karna setahunya Malik dan Yuna tak mempunyai kerabat di kota mesir


" Mal siapa anak kecil itu ?" kata Ali ketika mereka selesai sarapan


" Oh dia anak tetangga yang betah tinggal disini Li, buat latihan buat Yuna juga .Apa Billa sudah hamil " kata Malik .


" Entah lah Mal , ana belum tahu pasti Anta sangat beruntung sudah punya calon . Apa lagi sepertinya Yuna sangat keibuan Dan penyayang dengan anak kecil " kata Ali Yang tak bisa berharap banyak pada Billa


" Ya Li, dia sangat sayang dengan Aziz sampai ana tak tega mengantarnya pulang Padahal orang tuanya pasti sangat merindukannya " kata Malik


" Ya ...anggap saja orang tuanya menitip kan pada kalian .Dan biar Yuna juga tak kesepian apabila anta tinggal mengajar " kata Ali tersenyum


" Ya ....Li ayo kita kelantai atas bukan nya anta ingin melihat nya " kata Ali


" Ya Mal anta beruntung punya rumah sebesar ini . Pantas kalo banyak wanita yang ingin jadi istri anta termasuk......" kata Ali menggantung.


" Heh..... ana tak berharap itu Li, Yuna adalah wanita impian ku sejak kecil .Semua ini ana dapat karna Yuna .Dan ana belum sanggup kehilangan nya Apalagi berpisah darinya Li, bagi ana tak ada wanita lain di hati ana selain Yuna " kata Malik jujur


" Bukan nya anta dijodohkan " kata Ali heran .


" Ya memang itu benar , Tapi sejak kecil Ana menyukainya .Itulah sebabnya kenapa ana tak menolak perjodohan itu. Karna ana juga menyukainya " kata Malik


" Benar kata orang cinta pertama tak pernah terlupakan " kata Ali terkekeh


" Ya begitulah Li, mungkin dia lah cinta pertama ana Yang slalu dijaga Allah sampai Ana bisa menikahi nya " kata Malik


" Masyaallah rupanya Anta benar benar teguh Mal, ana kagum lihat prinsip hidup anta bro Andai ana bisa begitu " kata Ali


" Insyaallah anta bisa Li , asal tegas dan teguh insyaallah kau dan Billa bisa hidup bahagia " kata Malik yang juga berharap Rumah tangga teman nya itu baik baik saja . Tampa melihat kesalahan Billa

__ADS_1


" Doakan ya Mal Billa dapat hidayah dan semoga Yuna juga bisa memaafkan nya " kata Ali


" Ana yakin istri ana bisa memaklumi sikap Billa . Karna dia sudah tahu kalo Billa mencintai ana " kata Malik .


" Hah .... sejak kapan Mal , kenapa Yuna tak cemburu " kata Ali kaget


" Sudah sejak lama Yuna tahu ,.dan ana sudah menyakinkan Yuna masalah itu. Itulah sebab nya istri ana bersikap biasa


Dan tak pernah mempermasalahkan tentang sikap Billa padanya. Karna Yuna yakin hati ana hanya untuk nya Dan dia satu satunya bidadari surga ana Li " kata Malik tersenyum .


" Masyaallah barakallah semoga kalian hidup bahagia " kata Ali yang kini tahu kalo Malik tak pernah ingin berpoligami seperti yang sempat Billa katakan padanya


" Ayo..... tuh lihat kamarnya .ini dan itu ditempati Arjan dan Arjun sedangkan Mikha dan Anis dekat kamar dapur biar tak menganggu aktivitas .Kau bisa tinggal disini sementara menenangkan hati Sampai Billa tenang dan menyadari kesalahan nya Karna tak mungkin abi dan uminya diam saja Karna kau sudah bicara pada mereka " kata Malik


" Ya Mal , ana berharap Billa bisa berubah Dan Billa bisa menerima pernikahan kami dengan hati iklas " kata Ali Karna slama ini Billa masih mengharapkan Malik Itu yang membuat batu sandungan dalam rumah tangga mereka berdua .Yang membuat Ali putus asa Tapi setelah bicara terbuka dengan Malik . Ali yakin Billa tak akan bisa kemana mana Apalagi Malik tak mencintai Billa seperti yang ia yakini selama ini


" Kau bisa istirahat disini , masalah makan jangan dipikirkan " kata Malik


" Seperti mereka baik baik saja kapan kapan kita kesana Li, kan kakak ana ada disana Jadi kita bisa numpang menginap disana " kata Malik


" Iya kau benar aku rindu dengan mereka teman teman seperjuangan .Apa mereka sudah menikah " kata Ali


" Entah lah mungkin mereka masih betah membujang " kata Malik bercanda sambil tertawa .


" Hahaha..... kau ini Mal .Anta enak sudah menikah dan bahagia. .Bahkan hidup layak Tapi apa kau yakin nanti kalo Yuna sudah melahir kan ngak gigit jari " goda Ali


" Hahaha .... ya Ana puasa lah , masih kuat Li cuma 1 bulan " kata Malik terkekeh


" Ya ...ya .... ana paham ngak kaya ana yang rajin puasa terpaksa " kata Ali terkekeh .

__ADS_1


" Jangan kendor Li, itu hanya ujian , kita hanya menyakinkan diri . Allah tak akan menguji umatnya melampaui batas kemampuan seseorang ..Ana yakin kau bisa Li..Pada akhir nya pasti kau bisa bahagia " kata Malik memberi semangat pada Ali dengan menepuk bahunya .


" Insyaallah Mal " kata Ali tersenyum


" Ayo kita lihat yang disana Li" kata Malik


" Ya Mal, kau hebat Mal sudah punya


rumah besar seperti ini Bahkan aku yakin ini kalo dijual sangat mahal Apalagi di wilayah elit " kata Ali


" Anta bisa saja Li, ini rezeki lantaran Yuna karna dia , Kami diberi hadiah rumah ini " kata Malik


" Ya memang aku sempat mendengar desas desus itu Dan tak percaya kalo Istri anta bisa melihat jin . Dan Billa juga bilang itu mustahil Tapi mengingat dia punya hati yang tulus Pasti lah dia punya kelebihan Apalagi suami nya ustad yang cerdas kan " kata Ali


" Kau terlalu memuji kawan , ini hanya titipan .Dan ini juga ujian harta Agar kami slalu bersyukur " kata Malik karna semua yang ia dapat andil dari sang istri nya


" Ya mudahan jadi harta yang berkah " kata Ali


" Aamin " jawab Malik lalu kedua nya duduk di balkon sambil melihat lihat pemandangan kota Dan rumah warga sekitarnya.. Sambil ngobrol tentang masa masa sulit kuliah dulu Saat mereka pertama kali menginjakkan kaki di Kairo.


Sedangkan Billa menangis karna tak ada satu teman Ali pun yang tahu kemana Ali pergi. Bahkan Ali tak membawa pakaian sama sekali.


" Ya Allah kemana dia pergi Bahkan Murad tak tahu dan tak bisa menghubungi ponselnya Begitu juga Billa. Karna Ali memang sengaja mematikan ponselnya.


" Apa kak Ali punya teman lain selain Murad kak " kata Bilqis


" Ya Malik teman kuliahnya tapi kak Billa ngak yakin dia kesana. Apalagi Ali mu tahu kakak mencintai Malik " kata Billa terisak.


" Sudah ....kita tanyakan dulu kak Malik siapa tahu dia tahu. Atau kita kerumah ya saja Apa kak Billa tahu " kata Bilqis.

__ADS_1


" Kakak.....tahu de, Tapi kakak belum bisa bertemu Yuna. Kakak malu " kata Billa menyesali segala kesalahannya yang membuat Ali menceraikan nya .Walau secara hukum belum Tapi secara niat ia sudah bercerai secara lisan karna Ali sudah menjatuhkan talak satu padanya .


__ADS_2