
Yuna pun terbatuk batuk sedang Meri cepat cepat mengambil kan minum
" Nih Yun minum dulu " kata Meri.
" Kau yak apa apa nak " kata umah
" Oh...... hanya kaget saja umah , karna Malik ngak cerita menikah..Berarti kita menganggu dong tinggal disini " kata Yuna tak enak hati.
" Ya ampun nak , ngak papa kok kan Malik istrinya jauh " kata umah seraya menatap putranya. Sedangkan abah hanya diam sambil memakan martabak yang dibawa Yuna
" Enak ya bah " kata Malik yang juga mencomot martabak. dipiring.
" Enak apa lagi cuma dimakan berdua " sindir abah.
"' Ya abah orang belum sadar gimana ?" kata Malik
" Ih abah dan anak sama ya . asyik berdua aja sini bagi umah juga mau " kata umah sedangkan Meri dan Yuna saling pandang.
*****
Dirumah Alea Alea baru saja keluar dari kamar nya ingin menuju dapur ketika sekilas ia melihat sosok astral anak kecil sedang menjilati tulang di pojok dapur dan menghilang.
"' Astagfirullah aladzim " kata Alea yang merasa terganggu dengan penglihatan nya Yang bisa melihat mahluk astral . Karna kini ia termasuk mahluk gaib karna menikah dengan mahluk dunia lain.
" Alea belum tidur nak " kata ibu yang mengangetkan Alea.
" Oh ibu ...Alea haus bu. ini Alea isi lagi tekonya . " kata Alea yang mengisi teko nya dari air di ceret.
" Apa disana kau hidup berkecukupan nak , karna ibu lihat kulitmu bersih dan Alea tambah cantik " kata ibu.
Deg.
" Iya bu "' kata Alea dalam hati..Mana mungkin iya menceritakan kehidupannya yang di luar batas akal manusia.
" Iya bu disana Alea tinggal dikota besar dan makanannya terjamin " kata Alea.
"' Syukur lah nak " kata ibu tersenyum .
Lalu keduanya pun masuk kembali kedalam kamar.. Untuk beristirahat karna malam sudah larut.
Alea membaringkan tubuhnya di ranjang namun........" Ya allah Ya rabb " kata Alea kaget Melihat sebuah tangan terlihat menggapai ujung ranjang . Tapi karna mengingat ucapan Yuna .Alea langsung membaca ayat kursi Sehingga hanya asap putih saja yang mengepul di dalam kamar..
" Alhamdulilah " kata Alea yang sempat ketakutan. Karna ia benar benar ngeri setiap melihat mahluk mengerikan disekitarnya.
Lalu Alea pun berdoa dan memejamkan matanya . Dan tidur terlelap dengan tenang .
__ADS_1
********
Di sisi lain hujan mengguyur kota saranjana ..Aldi melajukan mobil nya kekantor .Setelah tadi sempat sarapan pagi dengan telur dadar.
"' Aku harus sabar tinggal 2 hari lagi aku akan menyusul mu lea " kata Aldi. Yang fokus menyetir mobil nya . Bersama mobil yang lain yang melewati jalan tol yang cukup lengang karena masih pagi .
" Brak..... Aldi pun menutup pintu mobil nya lalu bergegas naik lift menuju lantai atas keruangan kantornya.
"Hai di tumben datang lebih awal " kata Ameera
"' Eh meera lagi banyak pekerjaan jadi harus masuk pagi " kata Aldi ..
" Duluan ya " kata Aldi yang bergegas menuju ruangannya .
" Alhamdulilah " kata Aldi yang duduk dikursinya sambil menatap luar jendela dan melihat gedung gedung lain di sebelah gedung perkantoran tempatnya bekerja.
Aldi merasa bersyukur bisa hidup dikota Saranjana yang cukup tenang juga moderen layak nya kota kota di dunia Namun disini lebih megah dan juga tertata rapi Bahkan makanannya super jumbo dan besar . Yang berbeda dengan kehidupan dunia. Lagi pula disini dia tak punya musuh dan juga tak melihat hantu hantu mengerikan seperti di dalam hutan atau pun dunia . Yang membuatnya hidup tenang tampa berpikir yang lain . Hanya saja ia masih menginginkan istrinya kembali Agar bisa menemani nya di sepanjang hidup nya . Selama tinggal di kota gaib saranjana
" Woi......pagi pagi sudah melamun aja kerja bro " kata Burhan. Menepuk bahu Aldi yang melamun.
" Kapan datang ?" kata Aldi.
" Yah ngak sadar dia . Makanya jangan melamun pamali .Tuh bini aman ngak bakal kenapa napa " kata Burhan.
" Hadeh ya punya bini senangnya bisa kikuk kikuk giliran ditinggal bingung di di sabar ini ujian lho Alea pasti juga kangen ngak mungkin ngak karna kalian sehati di
kerjakan tuh kerjaan biar kelar dan cepat berangkat " kata Burhan.
" Iya han tahu , oh ya tadi aku ketemu Ameera dia berangkat pagi rajin banget han " kata Aldi
" Cih .... ngak usah di urusin pikir kan saja Alea " kata Burhan .
" Lah kenapa Ameera cantik kok " kata Aldi menatap sahabatnya itu.
" Dah ngak usah dibahas aku nggak suka dia di " kata Burhan
" Lah kenapa ? lagian kalian sama sama kaum jin " kata Aldi
" Bukan apa apa aku hanya tak suka wanita agresif dan manja. Dia tak ada kurang nya sempurna .Cuma aku takut kalo punya istri agresif bisa bikin stress. Apalagi manja .bukan tak mampu tapi aku belum sanggup " kata Burhan yang mencari istri yang kalem dan sederhana.
" Ya maaf bro ,aku pikir pikir kau terlalu memilih. " kata Aldi.
" Woi wajar bro pria milih milih cari yang baik. Di dunia saja biar suami nya jelek yang penting ada duit dan banyak harta Tampan urusan belakangan .Dan wanita berhak menolak pria karna dia memilih yang nyaman dan juga penyayang " jawab Burhan ..
":Wah berarti aku beruntung punya istri kaya Alea ya Dia sempurna ngak banyak tingkah Dan juga baik apalagi lemah lembut dan cantik " kata Aldi tersenyum.
__ADS_1
" Iya beruntung kok bisa hantu yang jelek seperti mu dapat istri cantik . Jujur aku iri ..Entah apa amal kebaikan mu pas mati dapat istri kaya gitu " kata Burhan
Yang lalu pergi dari ruangan Aldi yang membuat Aldi melongo mendengar perkataan sahabat nya.
" Astaga dasar jin syaraf ngomong ngak di filter " kata Aldi yang lalu sibuk dengan pekerjaannya.
Sedangkan dikota Yuna baru saja habis mandi dan terlihat cantik karna ingin berangkat kerja. Sekalian mengantar Meri pulang ke kost an .
" Yuna sudah siap " kata Meri yang kepalanya nongol dibalik pintu .
" Ya Mer sebentar " kata Yuna. Yang lalu mengambil tas selempang .Dan beranjak menuju pintu
" Yuk berangkat " kata Yuna . Yang lalu menutup pintu dan menguncinya. Lalu berpamitan kepada abah dan umah.
" Kami berangkat ya bah umah takut macet " kata Yuna menyalami keduanya
" Kalian bareng aku saja " kata Malik yang keluar dari kamarnya .
" Tapi Mal kami pulang ke kost dulu ., Kamu duluan aja " kata Yuna
" Ngak ada penolakan kau senang sekali membatah ku " kata Malik Yang membuat Yuna menatap sekilas Malik.
" Huh.......... ayo Meri " kata Yuna tak mau ribut apalagi didepan umah dan abah yang sudah dianggapnya pengganti orang tuannya
" Malik berangkat bah umah " kata Malik pamit mencium takzim tangan kedua orang tuanya seperti apa yang dilakukan Yuna tadi .
" Kau harus sabar nak" kata umah Yang tahu putra itu sudah lama menyukai Yuna.
" Ya umah " kata Malik yang lalu menuju halaman dan masuk kedalam mobil .
" Yuna didepan !!" perintah Malik
" Disini saja Mal " kata Yuna menolak
" Kalo begitu aku tak mau jadi sopir " kata Malik cemberut.
" Astaga kau cerewet sekali " kata Yuna mengalah Lalu pindah duduk didepan. disebelah Malik. Dan mobil pun melaju mengantar Meri lebih dulu ke kost Lalu mengantar Yuna kekantor nya.
" Trimakasih " kata Yuna hendak turun Namun pintu mobil terkunci
" Mal kok pintu nya terkunci " kata Yuna melirik Malik
" Ngak pamit dulu sama suami " kata Malik
" Hah.......suami.......apaan " kata Yuna kaget dan bingung
__ADS_1