Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 240


__ADS_3

Dua pria itu turun dari mobil Ketika umi Aisyah keluar .


" Eh ...ada tamu apa kalian mencari abi " kata umi Aisyah .


" Ya umi ustad Ali ada " kata pria itu


" Oh ada silahkan masuk duduklah dulu biar umi panggilkan abi ya " kata umi Aisyah Yang bergegas masuk dan keluar bersama ustad Ali


" Assalamualaikum ..... Musa dan ikram silahkan duduk ..Ada apa ini tumben sekali mampir kesini " kata ustad Ali yang masih punya hubungan kerabat pada kedua pria itu


" Kami hanya mampir bang oh ya Apa benar disini ada seorang ustad bernama Malik " kata Ikram penuh selidik


" Ya dia ustad muda disini , ada apa ? apa ada masalah " kata ustad Ali


" Apa benar dia punya seorang istri seorang desainer yang bekerja dengan PT As Syifa produc " kata Ikram .


" Hah.....desainer ......abi apa ustazah Aliya desainer " kata Umi Aisyah kaget


" Entah lah abang tidak tahu .itu mungkin juga Atau mungkin ustad Malik yang lain " kata ustad Ali Karna setahunya ustazah Aliya tak berkerja Dan ustad Malik juga tak menyingung apa pun soal itu .


" Tapi .....dia memang ustad Malik yang kita cari kak " kata Musa pada Ikram


" Tunggu maksud kalian apa " kata Ustad Ali bingung .


" Begini bang apa istri ustad Malik meninggal karna kecelakaan yang terjadi Seminggu yang lalu di jalan xxx " kata Musa yang membuat ustad Ali kaget


" Iya betul dia ustad Malik yang kalian .


maksud Tapi istrinya tidak meninggal


Ustazah Aliya baik baik saja " kata ustad Ali menatap dua kerabat jauh nya itu


" Hah....... tidak meninggal masih hidup jadi ..." kata keduanya kaget dan tak percaya Dan ..ikram langsung mengingat wanita yang sempat ia lihat Tadi sedang berdiri dimasjid Yang persis wanita di majalah itu.


" Tunggu " kata Musa Yang lalu keluar menuju mobil mengambil majalah Dan langsung menunjukkan nya pada ustad Ali


" Ini bang lihat maksudku ini istri ustad Malik " kata Musa memperlihatkan foto Yuna di cat walk


" Masya Allah umi lihat ini ustazah Aliya kan " kata Ustad Ali .


" Iya .... hah.... jadi ...dia desainer yang bekerja sama umi Syifa " kata umi Aisyah yang memang juga ikut andil . mengambil barang di pabrik itu .untuk toko dan butiknya

__ADS_1


" Ya, jadi nama nya Aliya " kata Ikram


" Ya ustazah Aliya bagaimana kalian tahu .dia desainer sedangkan disini tak ada yang tahu " kata umi Aisyah kaget


Musa pun lalu menatap Ikram Dan menceritakan tentang kejadian keponakan nya yang meninggal Empat hari lalu tepat


Yang di tabrak keluargga bangsawan keturunan Firaun itu .


" Inalilahi , Jadi mereka ingin mencelakai . ustazah Aliya " kata Ustad Ali kaget karna ustad Ali sangat tahu siapa orang


orang orang nona Cleo .


" Astagfirullah ..... kenapa mereka berniat jahat dengan ustad Malik " kata ustad Ali Yang mengerti kenapa Ustad Malik .tak pernah bercerita tentang kehidupan pribadinya .


" Iya ... mereka orang baik mereka juga yang sudah membantu hilang nya kutukan sihir di komplek ini " kata umi Aisyah tak habis pikir .


" Entah lah karna menurut info yang kami dengan Umi Syifa memilih nya jadi salah satu brand ambasador perusahaan nya Dan itu tak bisa diganggu gugat oleh mereka .Dan mereka berusaha untuk melenyapkan Aliya dari kontrak itu Agar mereka bisa menang.


" Inalilahi ..... " kata ustad Ali dan umi kompak Yang tahu banyak seperti apa sepak terjang keluargga itu.


" Begini saja kalian fokuskan saja pada masalah tangung jawab mereka Untuk ustad Malik biar aku tangani nanti " kata ustad Ali


" Iya karna aneh rasanya melibatkan mereka pada masalah ini Salah salah bisa melebar " kata umi Aisyah yang tahu


Ikram dan Musa pun terdiam . Karna benar saja Akan melebar jadi nya bila mereka mengaitkannya


Sedangkan Yuna baru saja pulang dan masuk kamar setelah mengantar takjil ke masjid .....


" Siapa itu " kata Yuna yang merasa ada sepasang mata mengintipnya ketika ia menyisir rambut nya


Ting.......


" Astagfirullah Al adzim siapa kau " kata Yuna kaget melihat bocah kecil menutup wajah nya


" Umi ......" kata nya membuka hijab


" Ya Allah " kata Yuna kaget setengah mati karna Aziz menyamar jadi gadis kecil yang sangat cantik


" Kenapa Aziz mengagetkan umi ." kata Yuna mendekati Aziz


" Biar umi kaget " kata Aziz

__ADS_1


" Allahuakbar umi kaget benaran sayang besok ngak gitu ya " kata Yuna


" Ya umi " kata Aziz yang lalu mencium pipi Yuna Lalu Yuna mengandeng nya untuk duduk disofa Dan menanyakan kabar ratu dan raja jin


Aziz pun lalu bercerita Tentang .apa yang mereka alami sepeninggalan .Yuna dan Malik Yang membuat Istana mereka pindah ke pesisir pantai dekat hutan di sebelah utara mesir .


" Ya bagus lah Aziz bisa sering main kesini . Besok ada Farhan dan Farah dan Aziz bisa main kesini tapi setelah pulang sekolah dan mengaji ya " kata Yuna


" Siapa mereka ?" kata Aziz


" Mereka keponakan abi dan umi dari Yaman .


" Aziz pernah ke Yaman umi Apa mereka sekolah di pondok " kata Aziz


" Ya sepertinya begitu mereka memang bersekolah di pondok " kata Yuna sambil melihat pintu . Karna dari tadi Mikha dan Anis mengintip mereka ngobrol .


" Masuk lah jangan mengintip " kata Yuna


Kret....... maaf nona kami menganggu sudah hampir buka " kata Anis


" Ya ..... Aziz ayo kita ke dapur siap siap berbuka " kata Yuna


" Iya umi Abi mana ?" kata Aziz


" Sebentar lagi nyampe abi menjemput Farhan dan Farah . Dan nanti Aziz boleh main sepuasnya ya " kata Yuna


" Ya umi ...." kata Aziz tersenyum Karna kini ia punya teman baru.


Lalu mereka pun menuju ruang makan . Sedangkan Malik dan Arjan masih di jalan


" Sudah hampir buka tuan Apa kita berhenti dulu sholat magrib lalu setelah itu pulang " kata Arjan .


" Kita mampir masjid dulu saja lalu kita sholat kakak bawa minum kan " kata Malik menatap kakak nya .Dan .Arjan pun membelokan mobil nya menuju masjid


" Ya de , ayo umi anak anak kita sholat dulu " kata Arham pada anak anaknya Dan ketika mereka turun para anak masjid membagikan takjil untuk mereka berbuka Lalu mereka pun berwudhu dan sholat berjamaah bersama


Setelah itu mereka meneruskan perjalanan kembali .Menuju rumah yang tinggal beberapa menit lagi


Disisi lain seorang pria kesal .karna tadi ia lengah mengawasi mobil Malik


" Sialan mereka lolos lagi " guman pria itu kesal karna mereka pikir mobil hitam itu akan lama di masjid teryata ketika mereka makan mobil itu sudah tak ada

__ADS_1


" Rupanya tuhan melindungi kalian " batin sang teman Karna Malik lolos lagi kali ini .


" Semoga yang jahat yang celaka " kata pria itu berdoa dalam hati . Karna sejatinya ia terpaksa melakukannya karna terancam . Bagaimana tidak ia harus pandai menyimpan rasa marah nya karna di bawah tekanan Kalo ia ingin istri dan anak nya selamat Dan ia juga harus bertahan untuk istri dan anak kakaknya yang tewas dalam kecelakaan itu . Yang jasadnya di kubur tampa nama Yang membuatnya sangat sedih terpaksa .mau bekerja di tempat majikan yang jahat


__ADS_2