Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 135


__ADS_3

Malik pun memeluk istrinya .Dan mencium kening Yuna


"' Jangan takut ada abi disini ya " kata Malik yang tahu akhir akhir ini istrinya itu Merasa takut bila ada sesuatu yang mendatanginya.


Lalu keduanya pun makan malam bersama Setelah itu Malik menyiapkan semua keperluan untuk mengajar Sedangkan Yuna


membersihkan meja dan bekas makan mereka .


Yuna lalu masuk kamar setelah semuanya rapi. Dan sekilas ia melihat suami itu sedang merapikan semua buku bukunya untuk di bawa besok.


Sedang kan di hutan gelap sekelebat bayangan berhenti ketika melihat seorang gadis tergeletak di pinggir mobil. Dibawah guyuran hujan lebat


" Ih kasihan sekali dia aku tolong ngak ya Tapi dia manusia " kata Pria itu .


Cukup lama ia melihat wanita itu basah di guyur hujan . Karna tak tega ia pun membawanya pergi Lalu menghilang di kegelapan malam menuju rumahnya .


" Bug ...... huh..... taruh disini dulu saja" kata pria itu keluar dari sebuah kamar


" Abdullah apa yang kau lakukan apa kau membawa manusia " kata sang umi .Ketika melewati kamar Abdullah


" Iya umi aku menolongnya tadi dia basah kehujanan. Entah dia masih hidup atau sudah mati Aku tidak tahu " kata Abdullah pria yang bekerja sebagai penggawa istana itu


" Astagfirullah , dullah kalo sudah mati jangan dibawa kesini para tetangga akan mengira kita membunuhnya Ya ampun ini anak sudah berumur 198 tahu saja masih bodoh " kata uminya mengomel .


Lalu mendekati wanita yang terbaring itu dan mengecek denyut nadinya . Dan berusaha menganti pakaian nya yang basah kuyup Setelah menutup pintu kamar.


" Dia cantik juga dan sepertinya masih hidup, bisa di jadikan menantu " kata umi tersenyum. Yang lalu mengompres wanita itu dengan air hangat.


Sedangkan Abdullah duduk di sofa sambil membuka bungkusan kantong hitam yang ia bawa dari kota baru Karna tadi dia memang dari sana membeli buku buku agama. Dan tak sengaja melewati mobil yang oleng dan melihat gadis itu .


Ceklek......


" Dia masih hidup nak, sepertinya dia pingsan dan kehujanan saja " kata umi


" Ya umi mungkin saja mobilnya tadi mengalami kecelakaan di pinggir hutan ." Abdullah yang duduk santai .

__ADS_1


" Apa abi mu belum pulang dari masjid nak " kata umi


" Seperti nya belum umi " kata Abdullah Yang memang tinggal bersama umi dan abi nya. Dan dia hanya anak tunggal .


*********


Pagi di kairo Malik pun berangkat mengajar dengan naik motor nya . Yuna mengantar nya sampai depan pintu rumah mereka. Lalu masuk dan membersihkan rumah nya Dan keluar untuk membuang sampah. di bawah dekat parkiran


Billa yang off mengajar hari tak sengaja melihat Yuna menghampirinya.


" Assalamualaikum Yuna rupanya sekarang kau sudah berhijab Apa sudah bosan dan puas memamer kan aurat " sindir Billa


" Walaikum salam astagfirullah aladzim ,Apa seorang ustazah pantas menghakimi orang lain . Saya memang baru hijrah Bill , tapi niat saya tulus karna Allah Bukan untuk pamer .Apa ada masalah dengan mu " jawab Yuna menatap Billa


" Tidak terserah kau saja. kau beruntung orang seperti ustad mau menerima mu . Padahal kau tak pantas sama sekali dengan nya Bahkan basic mu bukan ilmu agama . Hanya ilmu dunia " kata Billa lalu melangkah pergi


" Hei..... ilmu dunia dan akherat wajib kedua nya untuk dipelajari. Dan kau tak berhak menilai orang . Hanya allah yang pantas menilai seseorang." kata Yuna berteriak lantang yang membuat Billa menghentikan langkah nya .


"Terserah aku yakin suatu hari nanti Kau akan sadar Ustad tak mencintai dia hanya kasihan pada mu .Dia hanya menolong mu karna kau anak yatim piatu " kata Billa lalu pergi


" Astagfirullah , ada ya orang berilmu pemikirannya sempit Dan hati nya iri dengki juga hasad " kata Yuna mengeleng kan kepalanya lalu kembali pulang Dan masuk ke dalam rumah lalu menutup pintu


" Wanita aneh .... padahal punya suami kok masih menginginkan suami orang " bathin Yuna sambil menaruh panci diatas kompor


Yuna pun lalu sibuk sendiri membuat masakan untuk makan siang Karna setelah selesai ia ingin belajar bahasa arab. Lewat buku yang ia beli dulu dari martapura dan ia bawa nya untuk belajar otodidak


Sedangkan Alea baru saja selesai mengaji setelah selesai ia pun mengintip dari jendela Sedang kan di luar masih hujan lebat Dan juga mulai malam Tapi Aldi masih belum pulang karna ia lembur di kantor.


Wus.....wus..... suara angin berhembus kencang


" Kenapa hujan nya belum berhenti dan abi juga belum pulang " kata Alea yang kesepian lalu duduk membaca buku agama.


Sedangkan disebuah rumah wanita yang ditolong Abdullah baru saja sadar Dan lalu melihat sekeliling nya .


" Astaga aku dimana " kata wanita itu yang tak lain Ani karna melihat . kamar yang luas dan besar juga ia sudah memakai pakaian yang bagus dan juga cantik bak seorang putri

__ADS_1


" Apa aku mimpi atau ini negri dongeng " kata Ani bingung lalu duduk dan beranjak dari tempat tidurnya Dan melihat sekeliling kamar yang terlihat mewah dengan elegan


" Ya ampun aku dimana ?" kata Ani lalu membuka pintu dan ...ups..... ya allah rumahnya indah sekali " kata Ani yang terpana melihat ke tengah ruangan dengan pernak pernik mahal bak rumah para sultan di jakarta. Tapi ini lebih bagus lagi .


Lalu Ani pun berkeliling rumah itu yang terlihat sangat megah dan melihat pilar pilar tinggi


" Kau sudah bangun " kata Abdullah menatap Ani yang sedang melihat lihat rumah.


" Aku......" kata Ani kaget melihat pria tampan bak pangeran arab


" Apa kau bicara dengan ku " kata Ani tak percaya Karna terpesona pada pria yang berdiri depan nya


" Masyaallah gantengnya dan juga gagah seperti para pangeran arab " bathin Ani .


" Iya siapa lagi aku bicara dengan mu. Aku yang membawa mu kesini " kata Abdullah


" Oh ya trimakasih kau sudah menolongku Tapi apa disini ada makanan " kata Ani tampa basa basi


" Ya ayo ikut dengan ku " kata Abdullah yang membawanya keruang makan Dan menyuruh Ani duduk dan makan


" Ya Allah ini sangat lezat dan mewah juga buah nya besar besar " kata Ani senang lalu duduk di kursi makan


" Makan lah kau bebas memilih semua nya" kata Abdullah memandang Ani yang sangat senang dan tersenyum bahagia


" Ya tuan trimakasih " kata Ani Yang lalu mengambil piring dan mengisi makanan Lalu memakan nya dengan lahap .Tak lagi memperdulikan Abdullah yang berdiri di depan nya Karna ia sangat lapar. Hingga ia menghabis kan dua piring makanan


" Ya ampun enak sekali buah buahnya juga masih segar. Aku seperti berada di istana negri dongeng saja " kata Ani sambil menguyah makanan nya


Sedangkan Abdullah berpangku tangan mengawasinya sambil mengelengkan kepalanya


" Wanita manusia yang aneh " bathin Abdullah.


" Hei.... tuan apa kau tak ingin makan " kata Ani yang baru sadar Lalu menoleh pada Abdullah yang masih berdiri tak jauh darinya .


Abdullah pun mendekat dan menarik kursi lalu duduk di depan Ani Yang masih menikmati makanan nya .

__ADS_1


" Ini enak tuan, sungguh ini luar biasa ini pertama kalinya Aku melihat makanan dan rumah mewah bagus dan semegah ini Mungkin rumah presiden saja tak seperti ini ." kata Ani memuji seraya menatap Abdullah Sambil tersenyum semanis mungkin


"Oh ya bagus lah habiskan " kata Abdullah membuang nafas kasar nya Memperhatikan setiap gerak gerik wanita di depan nya itu.


__ADS_2