
Di sisi lain Yuna terbangun .Dan melihat sekeliling nya Lalu matanya mencari Anis dan Mikha .
Ting ....
" Nona sudah bangun ya , apa butuh sesuatu " kata Anis yang muncul tiba tiba karna nona nya itu bangun .
" Apa aku tertidur lama nis di mana tuan .?" Kata Yuna
" Tuan lagi diruang tamu bersama para mahasiswanya nona " kata Mikha yang baru masuk
" Ya sudah ,apa kalian tidak istirahat " tanya Yuna
" Sudah nona, Apa nona ingin makan ?" tanya Anis
" Aku masih berpuasa nis , Aku mau sholat dulu " Kata Yuna yang lalu duduk di sisi ranjang
" Tapi tuan bilang kalo nona mau berbuka kami harus menyiapkannya . Kan wanita hamil ngak apa apa tak berpuasa " kata Mikha tersenyum .
" Ya aku tahu, tapi aku masih kuat berpuasa .Tadi hanya lelah " kata Yuna Yang merasa sayang memecahkan puasa nya .Apa lagi bulan ramadhan hanya sebulan dalam setahun Dan ia tak ingin punya hutang berpuasa
" Oh ya apa kalian sudah memasak untuk buka " kata Yuna seraya melihat jam menunjukan jam 04 05
" Ki sudah mempersiapkan nya nona " kata Mikha
" Ya sudah persiapkan dulu nanti kita masak sama sama " kata Yuna
" Ya nona kami kedapur dulu " kata Anis
" Ya " kata Yuna karna tahu mereka juga mempersiapkan buka untuk para tamu .
Yuna pun lalu masuk kamar mandi untuk berwudhu dan sholat .Lalu setelah selesai sholat Yuna pun merapikan sajadah nya Dan kebelakang menuju dapur .
Diatas meja semua sudah di siapkan Mikha dan Anis Yang sudah terbiasa memasak karna Yuna sudah memberi resep dan bumbu asal negaranya
" Kalian memasak apa ?" kata Yuna tersenyum
__ADS_1
" Hari ini sop buntut resep nona .Dan rendang daging nona ada ca juga dan sop buah juga tuh oseng oseng sayur gorengan kesukaan nona dan tuan " kata Anis menyiapkan bakwan jagung
Yuna tersenyum karna dua pelayan itu sudah hafal dengan apa yang biasa ia masak dan ia tak perlu mengajarkan nya lagi Karna Yuna memang tak terbiasa masakan asing Jadi ia memilih memasak makanan sendiri masakan indonesia .
" Bagus lah , oh ya Apa stock makanan kita habis kalo masih ada besok pagi kita kepasaran habis subuhan " kata Yuna Karna di pasar masih lengkap bila di pagi hari .
" Ya nona masih cukup untuk sahur ,karna tuan juga memesan nasi kota buat para tamu dan siswa " kata Mikha
" Iya ...tapi masih enak makan dirumah lebih bebas Mik " kata Yuna
" Iya nona nasi kotak kan terbatas tak bisa nambah " kata Anis Yang rada berisi setelah jadi pelayan Yuna.
" Hehehe... kalian bisa saja " kata Yuna terkekeh .
Ketiga nya pun memasak bersama . Sedangkan Malik sedang dan Ali baru saja istirahat setelah tadi ikut pengajian Dan mereka berniat pulang kerumah Malik
" Rumahnya seperti sudah aman Mal , Uang nya lumayan banyak.Apa itu tidak haram Mal dipake " Kata Ali.
" Tergantung niat nya li, yang kudengar di kepolisian juga bakal mereka sunat dan disimpan para petinggi Maka nya tuan Ali Tak mau melaporkannya atas persetujuan pa Karim . Karna dia sudah membeli rumah itu otomatis Apa yang didalam hak miliknya .Dan Ustad Ali ingin mengunakan uang itu untuk kemaslahatan .umat Agar bermanfaat bagi masyarakat umum dan orang banyak Karna keluargga nya tidak tahu itu uang tuan Ahmet pastinya hanya tuan Ahmet yang tahu Dan tuan Ali memberikan nya pada semua korban dan tumbal tuan Ahmet dan juga membayar pengobatan dengan uang itu Sisanya untuk jalan umum Dan panti panti asuhan yang kekurangan Dan besok kita bisa akan ikut membantu mereka Untuk mahasiswa akan di bantu biaya buku dan keperluan kuliah Agar semuanya bersih Dan ustad Ali juga mengatas namakan tuan Ahmet agar jiwanya tenang Untuk melepas kutukan nya dari iblis " kata Malik .
" Hi......kok bisa ya mereka bersekutu dengan iblis gitu Apa untungnya " kata Ali
" Untungnya hanya untuk kesenangan dunia Li, mereka akan menebusnya di neraka. Itulah sebabnya ustad membantu meringankan nya dengan uangnya agar ia bisa bebas dari jeratan para iblis " kata Malik
" Hi...... kita hidup hanya sebentar Tapi mereka berbuat melebihi batas " kata Ali
" Ya sedangkan para jin lebih panjang umur nya Mereka masih mau bertobat Dan menjadi muslim Tapi manusia banyak yang melenceng karna mengejar kesenangan dunia " kata Malik
" Ya kau benar Mal , kadang manusia slalu saja memperturutkan hawa nafsu demi kesenangan sesaat . padahal di akherat kelak hidup kita lebih kekal " kata Ali Yang mengingat Billa yang belum bisa menerima dirinya. Tapi kini Ali sadar Dan mampu melihat kebenaran nya Bahwa Malik orang yang baik . Dan pantas saja bila Malik menikah dengan Aliya .Yang menurut Billa kalo Aliya bukan wanita yang baik dan juga tak berilmu Yang tak pantas bersanding dengan Malik Tapi nyatanya tak sesuai dengan pendapat Billa Allah maha tahu . Itulah sebabnya ia memilih Aliya sebagai pasangan Malik bukan Billa Dan hati Malik tak buta melihat kebenaran Bahwa hati yang bersih tak dilihat dari segi pendidikan Melainkan dengan hati dan keyakinan .
" Ya sudah li , ayo pulang kita siap siap bersih bersih dan berbuka pasti istri ana sudah menyiapkan semuanya " kata Malik
sambil berjalan .
" Ya bro aku jadi ingat dulu waktu melajang kalo berbuka ketika kita tak punya uang kita nongkrong di masjid sampai sahur " kata Ali
__ADS_1
" Hahaha ....itu masa yang kelam li , ngak usah diingat sekarang sudah lewat " kata Malik terkekeh
" Iya tapi ana bisa belajar banyak dari kepahitan hidup " kata Ali sambil berjalan disebelah Malik
" Insyaallah kau akan bahagia Li , ana berdoa untuk mu bersabarlah " kata Malik
" Ya insyaallah " kata Ali .
*********
Sedangkan Billa sedang siap siap pulang kerumah orang tuanya untuk .ikut berbuka Karna di rumah ia kesepian berbuka dan sahur seorang diri
" Bill mau kemana ?" kata Hafsah menegur
Billa
" Mau kerumah umi " kata Billa tersenyum
" Tadi kami ke rumah ustazah Aliya Disana ada suami mu Dia di tinggal disana ikut perkumpulan " kata Hafsah .
Deg......
" Apa benar " kata Billa kaget
" Iya , kenapa anta ngak kesana saja ikut menemani suami mu " saran Hafsah
" Oh iya .... tapi " kata Billa bingung
" Ana tahu anta masih menyukai Malik dan cemburu pada ustazah Aliya Tapi perlu kau ustazah Aliya dan ustad Malik itu saling mencintai .Dan perlu kau tahu suami mu itu juga pria yang baik Bill , Jangan angkuh jadi wanita . Karna ketika ada wanita lain yang datang Kau pasti akan menyesal Karna mengabaikan yang ada Dan mengharap kan yang tak pasti . Bersyukurlah karna Allah sudah membagi rezekinya sesuai takarannya " kata Hafsah.
Jleb
Billa yang diam tak bisa berkata kata apa apa lagi Karna jelas perkataan Hafsah menampar dirinya. Yang slama ini tak pernah menyukai Yuna
" Ya sudah aku duluan ya mau menyiapkan makanan berbuka Assalamualaikum " kata Hafsah yang berlalu
__ADS_1
" Walaikum salam " jawab Billa Yang terpaku Bahwa suami nya memang benar berada di rumah Malik dan pastinya Ali sudah menceritakan tentang niat jahat nya pada Malik
" Ya allah ini kah hukuman mu untuk ku ." batin Billa yang melangkah kembali pulang keapartemen nya. Untuk menenangkan hatinya.