Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 26.


__ADS_3

Bulan safar itu bulan panas dan banyak bala yang diturunkan" kata Yuna


" Maksudnya ?" kata Meri bingung.


" Bulan itu banyak orang yang mengeluarkan jin peliharaanya Bagi yang punya ada juga orang yang memelihara siluman. .Nah mereka semua melepaskan nya. Begitu juga


Orang yang memelihara racun ilmu santet dan sebagainya. jadi hati hati. Sekali Kau pernah kena dan tak hati hati Pasti akan kena lagi jadi hati hatilah. Karna kau dikirim orang makanya jangan suka keluyuran kalo senja datang Apalagi saat langit merah itu biasanya banyak bala bencana yang terjadi. Dan Itu menurut petuah orang tua dulu. " kata Yuna menjelaskan.


" O ...begitu...... apa iya Apa mereka punya makhluk jahat dan bisa membuat orang gila dan mati " kata Meri penasaran.


" Ya bisa tergantung niat mereka. " kata Yuna...


" Hi.....ih seram ya pantas aja semua orang menganggap ku gila dan bilang aku ngak waras. Karna aku nggak tahu. dan ngak sadar melakukan hal hal aneh " kata Meri.


" Oleh sebab itu bentengi dirimu dengan doa setiap pergi kemana pun " kata Yuna.


" Ya sudah sekarang kita tidur besok aku mau ketemu temanku yang punya mobil " kata Yuna .


" Ya yuk tidur " kata Meri yang berdoa lalu tidur begitu Yuna yang komat kamit membaca doa tidur dan ayat kursi Lalu merebahkan diri di ranjang.


*********


Sedangkan di rumah Aldi keduanya baru saja habis memadu cinta. karna kelelahan Alea langsung terlelap. Sedang Aldi menatap Alea tak berkedip. Menatap istrinya itu sambil mengusap pelan pucuk kepala Alea.


Terlihat jelas wajah putih bersih polos tampa polesan . Yang membuat Aldi jatuh cinta pada istrinya itu.


"' Takdir membawa kita bertemu sayang..Maafkan aku bila dulu aku memaksamu dan menakuti.mu" kata Aldi yang mencium lembut kening istrinya itu..


" Aku jatuh cinta padamu, dan sangat mencintaimu " kata Aldi. Yang lalu merengkuh tubuh Alea Lalu ikut memejamkan mata. untuk tidur....


Subuh Alea sudah bangun ketika suara di masjid terdengar orang sedang mengaji. Dan Alea bergegas av mandi membersihkan diri...Lalu ia pun membangunkan Aldi untuk mandi dan juga sholat.


Setelah selesai mandi Aldi terlihat rapi dan hantu tampan itu memakai baju koko putih .Yang membuat Alea kagum melihat suaminya itu.


" Ada apa ? kenapa melihat abi begitu " kara Aldi heran.


" Nggak pa pa bi cuma pangling " kata Alea yang hendak kedapur.


" Ya sudah abi ke masjid dulu ya " kata Aldi pamit. Dan berlalu.

__ADS_1


" Iya bi " kata yang menatap kepergian suaminya dan menepuk pipi nya sendiri.


" Kok ada ya hantu tampan , baik dan juga rajin ibadah " kata Alea yang tak percaya Lalu berjalan kedapur untuk membuat sarapan.


*******


Pagi ini Yuna dan Meri pamitan pergi ke banjar baru. Menemui temannya. untuk menyewa mobil karna ia tak mau naik angkutan umum . Karna pastinya akan sulit dijangkau. Kecuali ada motor.


Kedua nya naik angkot menuju banjar baru dari terminal km 6 menuju rumah Sukarya teman Yuna SMP . Karna perjalanan bisa sampai 7 jam kekota baru bila tak ada halangan. Maka Yuna berharap bisa menyewa mobil sang teman yang berprofesi jadi petani itu.


" Kang jangan mahal mahal ya , masa sesama teman kok mahal " kata Yuna ketika sudah sampai di rumah sukarya temannya yang biasa ia panggil kang karya . Pria peranakan banten itu cukup baik dan royal. karna mereka cukup lama berteman


"' Iya ini cuma sama kamu yun, kalo sama orang ngak bakal aku kasih harga persahabatan " kata karya


" Dih kalo harga persahabatan ngak usah bayar kang gratis " kata Meri


" Hehehe........jangan untuk perawatan dan bensin dong " kata karya nyengir.


" Ya.......ya .... terserah yang penting nyampe kang . " kata Yuna.


" Aku boleh ngajak Rustam kan Masa aku sendiri cowoknya ngak enak di keroyok dua gadis kota " kata Karya.


" Ok .......demi cintaku sama eneng akang rela deh ngantar sampai kemanapun " kata Karya.


" Gombal" kata Yuna terkekeh.


" Hadeh......tapi boleh juga buat hiburan Yun" kata Meri.


" Hiburan apaan kang karya itu sudah punya bini noh....... bininya " kata Yuna yang tersenyum melihat seorang wanita mengendong anak kecil dua tahun ..


" Waduh .......


" Apa ngak cemburu Yun kalo lho pinjam lakinya. " kata Meri


" Ngapain cemburu orang ngak ngapa ngapain kok " kata Yuna


" Ngapain ngapain kok tapi nanti ngak sini " kata Karya memainkan kedua alisnya setengah berbisik


" Jangan lebay kang nanti bini ngambek ngak ngasih jatah baru tahu rasa lho " kata Yuna

__ADS_1


"' Iya kang ngak bisa main tuh uget uget pasti pusing sendiri " kata Meri tergelak


" Hadeh kalian ini tahu aja emang sudah nyoba tahu rasanya " tanya karya .


" Ngak.........kata Yuna dan Meri bersamaan membuat karya tertawa ngakak.


" Hadeh.......masih .asli dong Ngak pengen nyoba surga dunia " kata Karya


" Belum kang masih umur 23 Nanti aja pusing kawin muda .Ngurusin laki mending puas puasin dulu ngejomlo ngak ada yang nyuruh nyuruh dan ngatur ngatur " kata Meri


" Yah keburu tua ngak asyik " kata karya


" Hidup masing masing kang ngapain dipikir kan kita ngak nyusahin orang lain .kita juga bisa nyari duit ngak minta minta sama suami " kata Meri.


" Ya....ya.... atur manis lah " kata Karya akhirnya karna memang dia ngak kuliah cuma sampai SMA. tak seperti Yuna..


Tak lama setelah nego mereka pun berangkat . Dan tak lupa yuna dan Meri pamit pada istri karya...Begitu juga sukarya yang membawa mobil lebih dulu menghubungi Rustam teman Yuna juga untuk menemani mereka kekota baru.


Mobil melaju dengan cepat dan menjelang magrib mereka berempat mampir disebuah masjid dan sholat . Juga sekalian makan karna ada warung kecil dekat Masjid.


" Wah.... yummy enak juga ya masakan banjar bumbu nya meresap " kata Meri yang menikmati makan bebek bakar.


" Ya jelas disini alami rempah rempah berlimpah neng " kata Rustam . Yang makan dengan lahap bersama karya.


"' Enak Yun " kata karya melirik Yuna .Oh ya kita sebenarnya mau kemana sih Yun "kata


Karya penasaran . Karna Yuna hanya memberitahukan nya hanya kekota baru.


" Nanti kamu juga tahu " kata Yuna santai.


"'Kita mau ke kota Saranjana " kata Meri keceplosan


" Hah........uhuk uhuk....Rustam pun batuk keselak karna kaget Dan menatap karya.


Sedang kan karya melongo tak percaya Apa yang barusan ia dengar .


" Apa benar Yun, ngak salah Yun tuh kamu mau kesana ngapain" kata karya yang tak percaya. Seraya menatap Yuna yang melahap makanannya dengan santai.


" Mau menjemput teman " kata Yuna

__ADS_1


" Teman........" kata Rustam dan Karya kaget bersamaan Yang tak bisa membayang kan teman yang seperti apa ???


__ADS_2