
Amar pun lalu melihat lihat dapur Dan tak ada apa pun disana .
" Ngak ada apa apa, mungkin karna ade takut Makanya seperti melihat bayangan aneh " kata Amar
" Ih..... abang kok ngak percaya sih emang tadi Nurul melihatnya bang pas Nurul mau kedapur " kata Nurul terlihat dengan mimik serius
" Ya sudah ayo abang tunggu kalo ade mau masak " kata Amar yang melihat pergerakan bayangan di balik jendela
Dan Amar pun hendak melihatnya Namun bayangan itu sudah pergi dari sana
" Pantas " kata Amar
" Apa bang , abang jangan pergi tunggu di situ aja " kata Nurul
" Ya abang tunggu disini " kata Amar duduk di meja makan Sambil mengingat bayangan sosok jin yang dilihatnya
" Apa Arjun dan Arjan mengenalnya Tak mungkin mereka tidak tahu " kata Amar sambil memperhatikan Nurul memasak
Cukup lama Amar menunggu Nurul memasak sampai Arjun dan Arjan datang
Dan Amar pun menanyakan tentang jin itu pada keduanya dengan berbisik pelan
" Oh mereka biasa kesini ustad dan juga makan disini , mungkin mereka sengaja mengerjai nona karna biasa sama Mikha dan Anis mereka di beri makan Karna mereka ikut menjaga rumah ini Apabila kami pergi " kata Arjun ..
" Oh begitu " kata Amar yang mengerti
Karna memang ada penunggu yang slalu menunggu rumah Malik Dan Malik juga sudah tahu itu .
Di dalam hutan suara gemuruh angin berhembus
Krak .....krak....suara .dahan patah bekas injakan kaki Dan kedua orang itu saling pandang melihat hutan itu terlihat rimbun
" Ayo keluar " kata Rustam bergidik ngeri karna mereka terlalu jauh masuk hutan mencari cacing
" Ayo takut kesiangan " kata Karya Yang Lalu kembali mengikuti jalan yang tadi sudah mereka tandai sebelum masuk ke dalam hutan .
Lalu kedua nya pun menuju ketempat semula dimana perahu motor mereka dipake untuk pergi memancing .
" Kaya nya kita masuk wilayah kota baru Jauh banget ya sampai tiga jam lebih " kata Rustam yang memang mereka hobby mancing dari mereka berangkat dari habis subuhan .Karna dari pada menganggur di hari minggu mereka pun mengisi waktunya dengan pergi memancing untuk menyalurkan hobby
" Ya kok kamu ingat tam " kata Karya
" Ingat lah kan waktu itu kita naik mobil " kata Rustam yang lalu menghidupkan perahu motor mereka
menuju dermaga dekat laut
" Wah ..... pas banget tam kita mancing disini saja ya tuh lautnya dekat pasti ikan nya banyak " kata Karya
__ADS_1
" Ok ..... yuk mumpung masih belum panas " kata Rustam Yang lalu membawa kail ke dermaga Dan lalu melemparnya kail ke laut
Disisi lain siang ini Alea dan Helen juga Laras sedang ke pasar untuk belanja di luar kota gaib Dan mereka melewati pintu belakang dengan mengendarai mobil terbang mereka Dan tak sengaja mereka mendarat tak jauh dari dermaga Dan mereka pun meninggalkan mobil di tempat Itu.
" Tam lihat tuh para wanita kemana ? kok mobilnya di tinggal ya " kata Karya
" Mungkin mau lihat pantai " kata Rustam yang melihat ketiga wanita itu hilang begitu saja .
Karya yang melihat mobil mahal itu terkesan Lalu naik keatas untuk melihat mobil mahal dan bagus itu
" Gila tam lihat mobilnya bagus banget pasti sangat mahal " kata Karya
" Iya mungkin mereka sedang mencari sesuatu Dan keduanya pun lalu melihat lihat mobil itu dan masuk ke mobil dan duduk manis . Sampai lupa kalo niat mereka memancing padahal kailnya sudah ditarik tarik.
" Woi ...... apa yang kalian lakukan di mobil ku " kata Helen yang datang membawa barang belanjaan
" Hah .... maaf kami hanya mencoba , tadi kami melihatnya saja mobilnya bagus mba " kata karya
" Iya kami hanya melihat nya saja kok " kata Rustam yang melihat wanita bule itu sedang hamil " kata Rustam
" Alasan pasti mau mengambilnya kan ." kata Helen
" Eh .. ngak mba kami cuma melihat kok Eh itu perut kenapa mba " kata Rustam mengoda Helen
" Eh .... berani ya sudah jelek hitam emang kenapa dengan perut ku " kata Helen galak
" Enak saja , ini lagi hamil tahu ada anak nya .Apa kalian mau . gue buat hamil juga " kata Helen kesal
" Hahaha ..... mana bisa kami kan laki laki mba bisa nya menghamili " kata Rustam tertawa
Helen yang jengkel pun melotot karna ulah kedua pria itupun
Eh......mba jangan melotot takut ...... masa mba nya gitu nanti bayi nya ikut melotot lho mba " kata Karya
" Kalian ......... ting ......."
Helen pun menjentikkan jarinya yamg membuat Karya dan Rustam kaget Ketika melihat kebawah
Aaa ............ " teriak kedua berpelukan karna celana dua pria itu hilang entah kemana Dan tinggal ****** nya saja tertinggal hingga kedua nya memegang pusaka nya masing masing Karna takut hilang juga
" Ampun mba celana kami kemana ya " kata Karya
" Tuh di laut " kata Helen yang membuat kedua melongo karna celana mereka benar disana dan lalu tengelam
" Yah .......mba kok jahat sih masa tega lihat kami begini ." kata Rustam yang masih memegang barang nya
" Hahaha ...... biarin biar kalian kapok " kata Helen melihat kedua Pria itu masih memegang barang nya seakan persiapan tendagan pinalti
__ADS_1
" Yah mba bule tolong kami , masa kami pulang tampa celana kan ngak lucu beginian " kata Karya
" Ya nih kan kita ngak jahat " kata Rustam Lalu karna kesal ia .pun mendekati Helen .
" Heh.....kamu mau apa dekat dekat Mau aku hilang kan tuh perkutut " kata Helen
" What ........ " kata Rustam kaget Semakin kencang memegang miliknya Lalu mundur mendekati Karya lagi
" Kar gimana nih apes kita .Masa pulang cuma pake cawat " kata Rustam
Dan Laras dan Alea yang datang pun kaget melihat kedua pria yang sedang berdiri tampa celana itu
" Aaa........" kata Laras menutup matanya lalu mengintip sedikit
" Astagfirullah ..... kalian " kata Alea kaget Melihat Karya dan Rustam .
" Alea kan " kata Karya yang .juga kaget
" Iya .....Kenapa kalian seperti orang gila sih " kata Alea
" Kami ngak gila Al kami di kerjaan tuh si wanita bule gila Masa gara gara lihat mobil nya celana kami di buang ke laut
" kata Karya
" Len apa benar itu " kata Alea
" Habis nya mereke meledek ku " kata Helen manyun
" Tuh salah kalian sih pake menggoda si .
hantu bule Makanya dikerjai " kata Alea
Yang tergelak melihat Rustam dan Karya menutup barang pusaka masing masing tampa bergerak
" Hantu bule......" kata keduanya kaget
" Hahaha...... iya kenapa memang makanya jangan usil " kata Alea tertawa
" Yah .....tapi Al kami malu kalo pulang ngak pake celana please tolong " kata Karya yang membuat Alea melirik Helen
" Len....... ambil celana nya gih kasihan tuh burung kedinginan " kata Laras yang masih mengintip
" Buka aja ras pake di tutup segala Tapi ngintip juga " kata Alea
" Hi...... cuma geli Al, len ambil kan celana nya gih geli gue .Kan belanjaan kita kan belum habis masih tertinggal di sana " kata Laras
" Ok ...... " kata Helen Yang lalu mengembalikan lagi celana kedua pria itu Yang membuat Karya dan Rustam lega.
__ADS_1
Karna Alea menceritakan pada Helen Kalo Karya dan Rustam juga teman Yuna waktu sekolah yang membuat Helen pun lalu berdamai dengan Karya Dan Rustam .Begitu juga kedua pria itu