
Malik pun menatap Yuna dan mengurai pelukannya
" Setan abi bagaimana ?" kata Malik heran
" Itu tadi dinda lagi nyari baju terus abi datang dan tersenyum .Lalu dinda tanya hanya diam terus dinda baca doa hilang jadi asap . Dia itu penunggu pohon kapuk di dekat sungai itu lho bi " kata Yuna
Yang membuat umah umi dan lain nya melongo mendengarkan penjelasan Yuna
" Astagfirullah aladzim dinda tidak mengarang cerita kan " kata Malik kaget Karna istrinya itu terlihat serius
" Enggak lah mana mungkin dinda teriak sama suami sendiri kan malu " kata Yuna mengerucutkan bibir nya .
" Allahuakbar ... " kata Malik duduk disisi ranjang
" Lalu dia pergi begitu saja Apa dia macam macam sama dinda " kata Malik bertanya penuh selidik
" Pergilah kan Yuna teriak , dia kabur dan pulang.. Sana abi susul aja kesana hi..... seram ..." kata Yuna bergidik membuat umah dan umi yang mendengar semua terdiam tampa bicara.
" Awas tuh setan kalo macam macam pake berubah jadi abi lagi " dumel Malik
" Ih ....abi apaan sih kok ngomel sama dinda ngomelnya sama setan gih sana " kata Yuna terkekeh yang membuat Malik
cemberut Lalu memeluk Yuna dan mengecup bibir Yuna .
" Abi.... malu ih tuh di lihat umah sama para umi " kata Yuna mendorong suaminya
" Allahuakbar aish......abi kira sudah gak ada orang " kata Malik Yang membuat umah dan umi dan yang lain bubar
" Mal....tutup pintunya " teriak umah .Yang membuat semua orang tergelak gemas melihat tingkah Malik seperti anak kecil
" Hahaha.. ...lucu juga ya ustad Malik kalo lagi kesal " kata umi Dillah
" Ya seperti anak kecil " kata Aliyah
" Aish kalian ini sama saja , kalo ngambek sama suami juga begitu kan Tapi apa benar tuh setan memang ada " kata umi yang lain
" Ih .....serem masa bisa jadi Malik sih umah .Kalo dia datang jadi bang Samsul gimana " kata Fatma
" Nah lho " kata umi Yang ikutan takut lalu menatap umah
" Kenapa melihat umah " kata umah
" Kalo datang jadi abah gimana ?" kata umi dengan mimik serius
" Aaaa... ..... " teriak umah karna melihat abah berdiri depan pintu
" Astagfirulah ......ada apa sih " kata abah kaget .
" Hi.......abah bukan " kata umah yang membuat semua orang tertawa geli Melihat umah menunjuk dada abah
__ADS_1
" Hahaha....... umah itu abah lihat kakinya menginjak lantai " kata Fatma Yang membuat Abah bingung .
" Hahaha .......... semua orang pun tergelak bersamaan dengan Malik yang datang
mendekati abah
" Abah kan " kata Malik
" Iya abah kenapa ?" kata abah bingung
" Nanti kita bicaranya didepan aja bah yuk ... " kata Malik mengandeng abah Yang membuat umah mengeleng karna terpengaruh cerita Yuna
" Ya Allah mudahan ngak ada apa apa jauh kan kami dari bala dan bencana " kata umah membuang sedikit nasi lauk dan sayur lewat jendela dapur Agar para dedemit tak menganggu
" Aamin ...." kata semua orang didapur
" Mungkin dia salah masuk kamar umah " kata umi
" Umah rasa tidak umi , mungkin hantu itu juga ingin bertamu dan mendekati menantu ana " kata umah .
" Emang bisa umah " kata Aliyah
" Ya kata nya orang hamil itu bau nya wangi Karna bayinya akan lahir dan sudah berbentuk manusia .Makanya ia ingin melihat Yuna dan mendekatinya " kata umah .
" Mitos atau Fakta umah " kata umi Dillah .
" Mitos kalo orang jaman dulu karna orang hamil ngak boleh mandi magrib dan duduk sembarangan apalagi sudan 7 bulan banyak zikir tasbih dan tinggal dirumah rajin sholat dan berlama lama sujud biar persalinan lancar " kata umah
" Waduh........capek deh perasaan umi Dillah ngak gitu deh " kata umi Dillah terkekeh
" Ya kan memang begitu mau percaya apa tidak terserah Asal kita ingat Allah ngak jadi masalah " kata umi
Sedangkan abah dan Malik duduk di ruang tengah Mendengarkan cerita Malik Kalo tadi Yuna di temui setan penunggu pohon kapuk
" Pohon itu memang sudah lama disana Memang ada penunggu nya Tapi dia tak menganggu nak Tapi kalo dia kesini Datang masuk kamar dan menyerupaimu
Itu bukan hal biasa . Bagaimana Yuna bisa tahu dia penunggu pohon kapuk " kata Abah
" Yuna bertanya padanya bah " kata Malik
" Berarti cahaya itu sudah muncul " kata abah
" Cahaya apa maksud abah " kata Malik kaget karna ia tak menceritakan apa pun pada abah tentang Yuna
" Menantu ku itu punya anak lain selain anak manusia . Berbentuk cahaya dan abah pernah melihatnya dalam mimpi " kata abah pelan
" Masya allah jadi abah sudah tahu " kata Malik menatap abah lekat
" Apa Malik sudah tahu " kata abah kaget Karna abah juga belum bercerita
__ADS_1
" Sudah bah karna Yuna sudah cerita dan Malik juga sudah bertemu dengan putri Malik " kata Malik
" Allahuakbar " kata abah tak percaya
menatap Malik
" Mungkin dia yang akan mengawal saudaranya " kata abah
" Ya bah dia akan mengawasi adik nya " kata Malik yang tahu putrinya akan lahir lebih dulu karna bayangan nya sudah tampak nyata
" Ya mudahan saja semua berjalan lancar ya sudah ayo kita bersih bersih ini sudah hampir zuhur istrimu belum mandi " kata abah Yang akan memandikan Yuna bersama tetua sepuh untuk membersihkan
segala sesuatu yang menempel atau mendekati Yuna Agar bayi sehat dan lahir selamat tampa cela
" Ya bah " kata Malik yang lalu menyapu rumah dan mengeluarkan sofa ke teras Agar rumah bisa digelar karpet Dan terlihat luas karna akan banyak tamu.
Seorang nenek sepuh menaburkan bunga dan rempah pada ember besar mandi Yuna untuk membuang sial atau mahluk halus yang menempel Juga membacakan
surat jin dan surat Maryam untuk Yuna
Setelah selesai sholat Zuhur Yuna dimandikan sambil memegang buah kelapa . Umah abah dan para sesepuh ikut menguyur Yuna yang mandi dengan sarung sang suami Sambil didoakan
Satu jam selesai Yuna sempat kedinginan
Bau harum bunga melati terasa di hidung Yang diperebutkan para keponakan dan anak anak yang ikut melihat ritual mandi mandi 7 bulanan Yuna
" Sudah umah dingin " kata Yuna .
" Mal ayo gendong kekamar mandi " kata umah
" Ya umah " kata Malik yang mengendong Yuna untuk mandi lalu membersihkan diri Setelah itu Malik menggendong nya kekamar Dan berpakaian serta dirias
Sedangkan di luar para tamu dibagikan snack sebelum duduk . Lalu mereka menunggu Yuna keluar Dan Malik juga berganti pakaian bersiap siap untuk mengaji
Banyak para tamu dan ustad yang datang mendoakan Yuna .Setelah siap mereka pun lalu bersiap membaca surat yasin surat yusuf surat Maryam dan Al mulk juga al waqiah dibacakan bersama sama
Yuna yang duduk disebelah Malik di balut jaket tebal oleh umah yang mendampingi menantunya . Sampai bacaan selesai sholawat dan zikir pun dimulai . Hampir satu jam lebih pengajian itu berjalan Setelah selesai mereka pun makan bersama yang di sediakan di meja dan yang membantu menyiapkan semuanya
Dan membagikan berkat dan kue dan roti Yang disusun jadi satu dalam satu kantong kresek
" MasyaAllah ustad ini berkat ngalahin yang hajatan " kata Akhtar
" Ya jelas bang Malik banyak pulus Abang saja kalah " kata Amar yang tidak kaget Dengan berkat yang dibawakan tuan rumah Yang membuat para ibu ibu senang sekali gus dapat dobel karna suami nya Yang ikut mengaji juga pasti dapat .
" MasyaAllah man, besok cucu antum punya rezeki berlimpah " bisik ustad Sofyan pada abah
" Aamiin " kata abah tersenyum Karna abah hanya terima beres Dan tidak tahu
berkat yang disediakan lebih dari satu
__ADS_1
Yang membuat tamu tersenyum sumringah
Karna mendapatkan oleh oleh pulang untuk anak istri dirumah