Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 177


__ADS_3

Sedangkan dirumah Yuna bingung karna Anis dan Mikha menghilang begitu saja tampa berpamitan


" Kemana mereka ya " kata Yuna bingung


" Umi cari siapa?" kata Aziz


" Cari bibi Mikha dan Anis " kata Yuna


" Mereka paling pacaran umi tadi Aziz lihat mereka bersama paman Arjan dan Arjun " kata Aziz .


" Astagfirullah aladzim " kata Yuna mengusap dada nya yang membuat Aziz terkekeh


" Ih .... Aziz ngerjain umi ya ?" tanya Yuna


" Tidak umi demi Allah tadi mereka bisik bisik disini lalu mereka pergi " kata Aziz.


" Kemana?" kata Yuna


" Mana Aziz tahu " kata Aziz mengangkat kedua bahunya dan tersenyum . Yang membuat Yuna terkekeh gemas dengan ulah Aziz


Sedangkan dikota gaib Alea sedang membuat takjil untuk di sumbangkan ke masjid bersama Laras dan Helen .


" Ras apa para hantu diluar sana juga puasa ya, kasihan mereka berkeliaran di jalan jalan " kata Helen


" Hush ... ngak usah dipikir len , kita punya rezeki masing masing . Jadi fokus aja pada takjil nya " kata Laras


" Heh..... kalian ini bisa saja , kan hantu muslim juga puasa Mungkin mereka juga menunggu takjil kita " kata Alea terkekeh


" Heh.... kau ya Al enak hidup tampa beban karna sudah tak ada siapa pun yang dipikirkan kalo aku masih punya saudara entah gimana hidup mereka


" kata Laras


" Iya ras sama , tapi aku tak tahu keluargga ku dimana sekarang " kata Helen


Yang masih punya kerabat Tapi ia juga tidak tahu mereka masih hidup atau mati


" Sudah kita doakan saja biar mereka hidup bahagia kalo kita cari ngak ketemu juga percuma " kata Alea


" Iya Al , tapi ngomong ngomong kalo kita cari di jakarta bisa ngak ya " kata Laras


" Entah lah , aku nggak .ikut ya ras Aku trauma dulu aja ditolong Yuna..Sekarang Yuna jauh ngak mungkin bisa bantu kita " kata Alea


" Ya juga ya karna hanya Yuna yang bisa bantu kita .Sayang nya dia tinggal jauh sekarang " kata Helen

__ADS_1


" Ya kita harus sabar .... sabar .... banyak istighfar di bulan puasa biar bisa punya ilmu kaya Yuna yang bisa membuat hantu dan setan takut " kata Alea


" Aamiin ....." kata Laras dan Helen mengamini perkataan Alea


" Tapi Yuna puasa juga kan kaya kita Al " kata Alea .


" Iyalah Yuna itu rajin berpuasa Len ras, hari biasa aja rajin puasa senin kemis dan juga rajin tahajud makanya dapat suami ustad Malik yang tampan baik hati dan tidak sombong " kata Alea .


" Hehehe.......kaya iklan lewat Al " kata Laras terkekeh


" Iya lah biar kalian semangat bikin takjil nya Kan dapat pahala . Oh ya kemaren waktu kita di mesir Aku lihat ada orang jahat Yang ingin jahat sama ustad Malik sama Yuna tapi dimana ya. Karna waktu itu kita lagi di museum " kata Alea


" Astagfirullah .... jangan jangan ... Yuna dalam bahaya " kata Laras


" Iya aku lupa cerita Yuna , tapi bisa telepati ngak ya " kata Alea .


" Coba aja sekarang biar Yuna tahu " kata Helen Yang menatap Alea lekat.


" Nggak bisa Len ,pasti saat gini .Yuna sedang memasak untuk berbuka " kata Laras


" Kita berdoa saja mudahan Yuna baik baik saja " kata Helen .


" Iya .... semoga Allah melindunginya. " kata Alea .


Sedangkan di sebuah rumah seorang pria mencoba membuat api dalam tungku untuk mengirim santet....Dengan ditaburi kemenyan bunga dan patung Yuna Yang membuat pria itu tersenyum .


" Aku yakin gadis itu bisa mati jadi tumbal Untuk menyelamat saudara saudaraku ." kata pria itu yang tak lain adik Azat .yang selamat karna pergi untuk ahli sihir


" Saudara saudara mu semua sudah tewas nak , bila kau mengusik wanita itu..Apa kau sudah siap menanggung nya Karna dia bukan wanita biasa " kata kakek tua itu menatap wajah pria muda itu.


" Hah..... kak Azat juga kek " Kata pria itu .tak percaya .


" Ya ......" kata kakek tua itu Yang melihat Bayangan Yuna di dalam kuali .


" Apa aku akan mati melawan nya ." kata pria itu menatap sang penyihir


" Ya kau akan mati mengenaskan seperti saudara saudara mu Karna hanya kau yang tersisa pikir kan baik baik nak sebelum bertindak " kata kakek tua itu ..Yang membuat pria itu bergidik ngeri melihat bangkai saudara saudaranya di bayangan air wadah kuali Yang dilihat nya.


" Hi.....bagaimana bisa begitu kek " kata pria itu..


" Mereka sudah tahu kalian akan menyerang lagi .Dan semuanya berbalik Tapi apa kau sudah siap bila Aku mengirimkan nya sekarang " kata kakek tua itu menyuruh mempertimbangkan nya .


Pria itu terdiam karna hanya tinggal dia yang masih hidup harta harta para kakak nya akan jadi miliknya Tapi apabila ia menyerang wanita itu pasti ia akan mati Dan itu pasti karna ia melihat sendiri bagaimana Ahmet meninggal juga Azat Dan sekarang hanya tinggal dirinya.

__ADS_1


" Ya tuhan ....aku ingin bertobat Kakek apa aku akan hidup tenang bila aku tak menyerang nya " kata pria itu


" Kau akan hidup tenang tampa gangguan Tapi bersihkan hati mu dari perbuatan jahat mu Mulai lah hidup baru Seperti layak nya manusia biasa " kata Kakek tua itu.


" Iya kakek saya mau " kata pria itu terisak karna takut .


" Baguslah sekarang pulanglah Kau tak perlu merasa bersalah pada saudara saudaramu Karna kau berhak bertahan hidup dan membuka lembaran baru " kata kakek tua itu


" Hiks .... hiks .... trimakasih kakek saya permisi ini buat kakek " kata pria itu menyodorkan segepok uang lalu pergi begitu saja karna takut ia akan mati


***********


Sedangkan Billa duduk termenung dengan mata sembab Karna Ali belum juga pulang Dan memberikan kabar padanya.


"Kau di mana bi , maafkan ana bi " isak Billa meratapi nasibnya Entah apa yang harus ia katakan pada setiap orang Bila mereka tahu ia diceraikan Ali.


Sedangkan di rumah Yuna terdengar suara gemuruh.....


Wus.....wus .... wus ......


" Assalamualaikum " kata seseorang memberi salam didepan rumah .Yuna


" Walaikum salam ." kata Yuna Yang sedang duduk diruang tengah dengan banyak mainan yang berserakan .


" Abi.....teriak Aziz tersenyum pada sang abi nya . Yang datang bersama para pengikut nya .


" Maaf kan kami nona Apabila sudah menganggu nona " kata raja jin pada Yuna .


"Tidak tuan, silahkan masuk dan duduk dulu tuan , biar saya panggil kan suami saya Beliau sedang ada di rumah tetangga " kata Yuna yang lalu mengambil ponselnya Dan menelpon Malik suami nya


" Trimakasih nona " kata raja jin Yang lalu duduk bersama para patih dan pengawalnya yang hampir 10 orang lebih.


Wus ....wus.....wus .....


" Kita disini saja tuan raja sedang bicara pada nona Aliya " kata pengawal jin itu Pada puluhan temannya . Karna mereka datang setelah dikabari Arjan Yang memperlihat kan markas tuan Ahmet yang ada didalam .rumahnya .


" Apa kita harus bergerak sekarang . " kata salah satu prajurit jin


" Ya Kita hanya menunggu perintah raja Biar para ahli sihir ini musnah " kata pengawal jin itu Yang semua berdiri tenang Dan membuat barisan rapi di halaman .teras rumah Yuna .


" Gr.......gr....... cepat pergi mereka membawa para jin " kata setan Yang melihat banyak para jin berkumpul Dan para setan Yang mengawasi rumah tuan Ahmet pun pergi melihat rombongan. Jin yang sedang berkumpul .


" Gr ...... gr .....Ada apa mereka datang kerumah itu. " kata setan yang lain .

__ADS_1


" Tidak tahu, ayo kita pergi dulu sebelum .kita terlihat " kata setan .yang lain .Lalu mereka pergi bersama menjauhi rumah tuan Ahmet. karna mereka takut dengan jin Muslim.


__ADS_2