Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 205


__ADS_3

Sejenak Alea terdiam menarik nafas dalam Karna ia harus menjelaskan kepada dua teman hantu nya itu dengan sejelas jelas nya


" Malam Lailatul Qadar itu adalah malam seribu bulan len ras, pahala nya sama dengan 83 tahun empat bulan Dan lailatul qadar itu datang nya dini hari ketika semua orang tidur terlelap..Nah...di malam itu semua doa , ibadah kita dan infaq kita di kabulkan Allah jadi mintalah Dan saat waktu itu Maka per banyaklah mengaji dan beramal termasuk memberi infaq terbaik


" Dan biasa nya ada di hari sepuluh terakhir malam ramadhan yaitu 21, 23, 25 ,27 dan 29 Nah Yuna bilang ia slalu berburu malam Lailatul qadar pada malam malam ganjil itu Kalo infaq nya biasa di 20 hari biasanya hanya 100 ribu di malam itu Yuna bisa infaq satu juta di kelima malam ganjil Dia bilang berinfaq di malam ganjil pas waktu yang tepat mencari keberkahan Allah . Dan Yuna juga bilang kalo di kelima waktu itu ia meng infaq uang terbaik nya. Dan di waktu itulah ia memperbanyak doa hajat dan sedekah nya . Dia bilang " Al aku ngak punya uang hari ini tadi malam mengejar lailatul qadar nanti kalo sejuta di kali saja 83 tahun 4 bulan uang nya pasti akan segunung dong Itulah sebab nya semua hajat nya dikabulkan Allah .Kan malam itu malam ketetapan takdir manusia yang Allah berikan pada kita seperti bonus dan thr seperti didunia Tapi Allah memberinya 1000 kali lipat dari manusia " jelas Alea .


" O...... gitu pantas saja Yuna rezeki nya ngak putus putus aku mau dong mengejar Lailatul qadar " kata Laras


" Iya aku juga mau malam itu aku akan serius berdoa dan berinfaq yang terbaik deh Berarti kamu sudah menyiapkan nya Al " kata Helen


" Iya dong ..... " kata Alea memamerkan amplop besar 5 bungkus yang dipegang .


" Lailah ailalah muhamadarasullulah Mudahan saja rumusnya Yuna jadi berkah kita ya Dan aku juga ingin berdoa pada malam itu anak anak kita jadi anak sholeh dan berilmu dan beruntung hidupnya " kata Helen bersemangat


" Aamiin ya rabb. Ayo len kita pulang siap siap mengejar lailatul Qadar " kata Laras beranjak dari duduk


" Hadeh...... masih belum oey lima hari lagi masih sempat kita siapkan " kata Helen tertawa


" Hahaha ...... lah kan Laras takut ngak kebagian len maka nya buru buru " kata Alea tertawa


" Ya jelas dong kan kita mengejar target


mumpung ingat jadi pas 10 malam terakhir sudah siap " kata Laras


" Pantas saja Yuna hidup nya slalu beruntung ya rupanya dia sudah memperhitungkan segalanya " kata Helen


" Ya begitu dia pintar mencari celah ibadah nya biar bisa maximal. orang lain akan melihatnya wanita biasa Tapi bagi ku dia teman yang luar biasa. Dan banyak keajaiban dalam hidup nya Yang membuat aku kagum padanya " kata Alea .


" Ya aku juga, dia bukan cuma baik tapi juga berilmu .." kata Helen


" Ya makanya Yuna tak pernah jauh dari


rezeki karna rezeki nya sudah di cicil sama Allah ." kata Laras menimpali.


Lalu mereka pun ngobrol banyak tentang Yuna. Yang membuat mereka asyik sampai ketiduran siang di sofa .


Sedangkan dinegara lain Yuna sedang menemani 3 pelayan itu membeli .ponsel dan pakaian sesuai janji Yuna ketika ia menang.


" Nona ini yang buat Arjan juga ya " kata Arjun memamerkan pakaian yang ia pilih

__ADS_1


" Ya pilihkan yang terbaik " kata Yuna yang ingin menyenangkan para pelayan nya Agar mereka betah dan senang bekerja .


Ketiga nya sibuk memilih baju baju ketika seorang anak kecil mendekati Yuna dan duduk di sebelah Yuna.


" Hai...... kok sendiri mana umi anta " kata Yuna pada bocah itu tersenyum


" ini......." kata bocah itu menujuk Yuna sambil tersenyum


" Allahuakbar Aziz " kata Yuna kaget


" Hehehe .....Aziz sama kak Azza umi tuh lagi beli beli nanti Aziz ikut pulang umi ya ." kata Aziz berbisik sambil tersenyum


Yang membuat Yuna tersenyum lalu memeluk dan ngobrol sambil duduk di kursi tunggu bersama Aziz yang minta di pangku Yuna .


Setelah ketiga nya selesai, Anis pun mencari Nona nya ..


" Mikha nona mana " kata Anis panik .


" Kami disini " kata Yuna yang memangku Aziz ketiduran karna puasa


" Hadeh......dia lagi " kata Mikha .


Arjun yang melihatnya pun lalu mengamati sekeliling mall..


" Astagfirullah aladzim " kata Mikha kaget tuan putrinya itu memakai hot pant dan baju seksi ketat Hingga memamerkan kemolekan tubuhnya .


" Inalilahi sejak kapan tuh tuan putri jadi begitu " kata Anis mengelengkan kepalanya


" Entahlah " kata Mikha


" Biar ana hampiri " kata Arjun .


" Eh jangan ana saja , nanti mata mu jelalatan mau lihat body mulus " kata Anis yang membuat Yuna terkekeh .


" Cie ..... ada yang cemburu oey .......panas panas nih hari ya nona " kata Mikha


" Iya , kaya gurun sahara " kata Yuna tertawa melihat putri Azza


Yuna bisa menduga putri jin itu keluar dengan alasan membawa sang adik jalan jalan Karna ingin shoping dan ingin tampil modis Tapi sangat disayang kan kaya jaman wanita mesir kono Yang slalu ingin berlomba terlihat cantik tapi tak sesuai Agama

__ADS_1


" Jun jangan ditegur biar kan saja ,kau bisa menyindirnya sedikit ..Ana takut dia akan marah padamu ." kata Yuna


" Iya nona " kata Arjun


" Iya jun sana , bilang Aziz pulang ikut kita , kita sudah lelah nih mau pulang istirahat capek juga belanja " kata Anis yang sudah mengantuk Karna biasa nya mereka tidur siang sebelum memasak untuk berbuka


" Ya jun Ana juga capek ngantuk " kata Yuna menguap .


" Iya nona " kata Arjun Yang bergegas menghampiri Azza yang sibuk belanja


untuk persiapan lebaran di istana.


" Mhem....... mhem......" kata Arjun berdehem Yang membuat Azza menoleh


" Paman ...." kata Arjun


" Apa nona sendiri " kata Arjun menyindir Karna Azza asyik sendiri Dari sebab itulah Aziz slalu hilang dari pantauan nya karna ia lalai menjaga putra mahkota


" Astaga di.....mana....." kata Azza tergagap


" Tuan putri sudah terbiasa ya mengacuhkan pangeran mana berpakaian begini .Hamba bisa bayangan kan kalo Yang mulya marah "kata Arjun menyindir


" Maaf paman Azza tak sengaja " kata Azza menunduk . Karna tak sengaja meninggalkan adiknya itu .


" Sana cari ,atau paman laporkan ke tuan raja " ancam Arjun


" Jangan paman , iya Azza cari " kata sang putri yang mencari Aziz.


" Biar dia mencarinya sampai lemas kebiasaan lalai " omel Arjun lalu pergi


Sedangkan Yuna Mikha dan Anis sudah di mobil Dan tadi Anis mengedong tubuh Aziz karna tak mungkin ia menyuruh nona nya. Sedangan Mikha menata semua barang mereka di bagasi mobil Barang belanjaan mereka berempat. Pemberian Yuna yang membaginya rata Agar mereka tak saling iri..


" Sudah kita tinggal menunggu Arjun " kata Mikha menghidupkan mobil Karna ia duduk didepan mengantikan Yuna yang memangku Aziz


" Nona Aziz berat biar saya pangku " kata Anis .


" Tidak apa apa nis , biar kakinya naik dipangkuan mu " kata Yuna memberi . batal di kepala Aziz .


Dan tak lama Arjun datang sedangkan Azza masih bingung mencari sang adik

__ADS_1


Sengaja Arjun memberi pelajaran pada Azza Karna bukan sekali Azza lalai menjaga sang adik sampai banyak dayang dan pengawal disalahkan ..Karna Azza sering membawa adik nya pergi dengan Alasan bermain Tapi dia acuh pada tuan pangeran nya karna asyik sendiri .


Aziz tertidur pulas di pangkuan Yuna Yang membuat Yuna mengelus rambut bocah 3 tahun itu yang sudah bisa merubah dirinya itu. Karna kini Aziz semakin pintar.


__ADS_2