
Mobil pun melaju dengan cepat Dan ketika di perempatan jalan keduanya disalip Dan Arjun langsung menghubungi ustad Ali Agar mereka tahu dimana posisi mereka.
" Hei.....turun " kata empat pria yang mengetuk pintu mobil .
" Astagfirullah .... ada apa ini " kata Arjun turun dari mobil.
" Diam serahkan ponsel kalian dan tuh dompet " kata salah seorang pria . Yang membuat Arjun melirik Arjan yang baru turun dari mobil .
" Hei...... nona jongkok disini " kata seorang pria bertato menarik tangan Arjan kasar .
" Auw ...sakit jangan kasar tuan " kata Arjan
" Jangan mengeluh aku bisa meniduri mu bila brani berteriak " kata pria itu menodongkan pisau pada Arjan
" Waduh pisang sama pisang dong " guman Arjun
" Heh...... tuan sopan lah pada wanita " kata Arjun sambil berjongkok
" Periksa mobil mereka " kata salah seorang pria .
" Aman ayo kita bawa mereka menghadap bos " kata Yang pria lain .Yang membuat Arjan melirik Arjun .Arjun yang sudah siap pun langsung menyerang mereka .
Dan keempat pria itu kaget ketika Arjun dan Arjan memberi perlawanan dengan cepat Dan menghajar mereka sampai mobil ustad Ali dan Musa datang lalu menghampiri mereka Dan Arjan juga Arjun langsung berubah kembali .Membuat keempat pria itu kaget setengah mati .
" Siapa kalian ....?" kata salah satu pria itu Yang kaget sekaligus ketakutan
" Kami kerabat orang yang kalian tabrak dan juga kerabat ustazah Aliya yang kalian incar " kata Musa mengikat tangan empat pria itu di bantu orang mereka
" Sialan apa mau kalian kami hanya orang bayaran " kata pemimpin mereka
" Kami hanya ingin bicara , ayo masuk " kata Musa .
" Arjun Arjan trimakasih mereka akan kami bawa dulu " kata ustad Ali
" Ya tuan kami akan pulang " kata Arjun Yang sedikit tenang karna bisa membantu ustad Ali dan Musa Karna mereka juga sempat mencelakai nona mereka Yang tak bersalah membuat Arjun dan Arjan ikut emosi .
" Ayo pulang , kita cari yang lain bila mereka masih ada yang mengikuti kita " kata Arjan
" Ya .... ayo " kata Arjun yang lalu masuk mobil dan keduanya pun kembali pulang .
__ADS_1
***********
Dua minggu berlalu dengan cepat Yuna merasakan tubuhnya terasa ringan selesai ibadah entah mengapa ia tak sedikit pun merasa lelah Padahal panas sangat menyengat Yang membuat orang lain kepanasan Tapi tidak bagi Yuna. Padahal ia dalam kondisi hamil .
" Ya Allah trimakasih sudah membuat ku bisa meyelesaikan ibadah ini dengan lancar "kata Yuna yang meminum air zam zam Ketika mereka akan pulang kehotel .
" Umi ....." kata seorang gadis kecil tersenyum pada Yuna
" Hai ....sayang kau ikut beribadah juga semoga allah merahmati mu " kata Yuna mengusap kepala anak kecil itu yang tersenyum padanya .
" Aamiin .... begitu juga umi " kata anak wanita kecil itu lalu menghilang " yang membuat Yuna kaget .
" Allahuakbar " kata Yuna yang lalu duduk menunggu umah dan Fatma yang juga sedang minum Karna hari ini mereka sudah mencium batu hajar aswad tampa antri dan berdesak desakan .
" Dinda kenapa ?" kata Malik menghampiri Yuna yang duduk di lantai sambil bersandar di pilar .
" Abi dinda baik baik saja hanya ingin duduk " kata Yuna tersenyum ..
" Apa dinda sudah minum " kata Malik
" Sudah bi , kita mau balik kehotel " kata Yuna
" Abi umi " kata Aziz berjalan cepat kearah Yuna dan Malik
" Hai.....sayang apa masih kuat jalan " kata Yuna .
" Kuat dong umi , bahkan Aziz juga kuat mengendong umi ke hotel umi mau digendong Aziz " tawar Aziz
" Eh....umi biar sama abi , Aziz sama kak Farhan aja ya " kata Malik
" Ih..... abi cemburu ya , ya sudah Aziz duluan ya " kata Aziz yang menghilang begitu saja
" Astaga anak itu " kata Malik yang membuat seorang pria menatap Yuna dan Malik heran karna ia bisa melihat Aziz bukan manusia Tapi Malik dan Yuna bisa bicara pada anak itu.
" Ada apa syekh " kata seorang pria
" Tidak ada apa apa " kata pria itu lalu kembali melangkah menuju kabah .
Sorenya Yuna dan rombongan pun bersiap untuk pulang .Namun Yuna meminta Malik untuk menemani nya berjalan jalan disekitar hotel Untuk mencari oleh oleh buat para tetangga mereka. Setelah itu mereka kembali pulang ke hotel
__ADS_1
" Sudah dinda besok lagi kita belanja nya ya sayang Sekarang kita istirahat dulu Besok kan bisa sekalian kita berangkat pulang " kata Malik yang lega Yuna baik baik saja selama beribadah.
" Ya bi " kata Yuna yang tidur dalam pelukan Malik .Sedangkan Malik hanya menelan salivanya menahan diri sambil memeluk Yuna dalam dekapan nya .
********
Dirumah besar Arjun dan Arjan sedang membersihkan rumah karna besok tuan mereka akan kembali pulang Karna sudah seminggu ini mereka sibuk mengawasi orang orang yang mengincar tuan dan nona mereka .Namun mereka sepertinya berhenti tampa alasan
Prank......
Pyar . ....
" Sialan bagaimana Aliya bisa hidup .Dan dia tahu kamilah yang membuat dia celaka " kata Clea dengan tubuh gemetaran sampai gelas yang dipegangnya retak dan pecah berhamburan di lantai
" Kita pasti dalam pengawasan mereka kak, karna keluarga Ikram pasti tak akan tinggal diam saja " kata Cea menatap saudarinya itu
" Ya bahkan wanita itu bisa berangkat umroh tampa rintangan " kata Clea yang mendapat kabar dari para anak buahnya memang Aliya masih hidup Dan sekarang masih umroh bersama Keluarganya Yang membuat Clea tak habis pikir bagaimana Aliya bisa selamat dan lolos dari maut .
" Kita harus hati hati kak sepertinya dia bukan orang biasa " kata Cea
" Ya .... " kata Clea dengan bibir gemetar . Karna dua saudarinya sudah tewas Dan mereka tak bisa lari lagi Dan kini mereka juga tidak aman Karna keluargga Ikram sudah tahu merekalah yang memulai perang lebih dulu .Namun mereka kaget Karna tak pernah bisa membuat Aliya tewas atau pun celaka sedikit pun
" Ada apa kak apa kau ketakutan " kata Cea menatap Clea dengan tubuh gemetar Yang duduk di kursi
"' Tidak aku hanya kaget kalo dia bisa selamat Dan hidup tenang tampa merasa takut juga tak membalas kita " kata Clea
Cea pun terdiam karna kemaren Ikram dan keluargganya mengancam meraka Akan membuka dan menyerang balik bila mereka tak berhenti menganggu . Dan Ikram juga bilang mereka dekat dengan keluarga Ustad Malik dan Aliya . Dan mengatakan ustad Malik tahu kalo mereka lah yang mencelakai Aliya istri nya Tampa ingin membalas sedikit pun Tapi tetap eksis dalam karier nya Yang membuat Cea dan Clea tak bisa berkutik sedikit pun Dan Ikram juga mengatakan kalo umi Syifa sedah tahu Dan hanya diam melihat sepak terjang mereka selama ini
" Apa Aliya benar sudah tahu atau dia pura pura tidak tahu Karna tak berani pada kita " kata Clea menatap Cea
" Kita tidak akan tahu sebelum kita bertemu dengan nya langsung kak " kata Cea bersikap tenang
" Kita akan bertemu dengan nya lusa ketika forum desainer dibuka Dan umi Syifa pasti akan menyerang kita " kata Clea yang bergidik ngeri dengan Aliya Karna tak sedikit pun ia bisa menyentuh wanita itu sejak dari awal mereka mengerjai nya.
" Siapa dia sebenar nya " kata Clea
" Entahlah dia seperti bukan manusia " kata Cea yang lalu menyuruh pelayannya membersihkan pecahan kaca dilantai karna ulah Clea Yang meremas gelas .
Hingga pecah dan tangan nya juga ikut berdarah Saking takut nya mendengar Aliya selamat dari kobaran api besar itu
__ADS_1