Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 207


__ADS_3

Yuna pun menemani Aziz tidur , Karna setiap terbangun Aziz memanggil umi


" Ya Allah kasihan " kata Yuna Yang lalu memeluk Aziz .


Malik memperhatikan interaksi Yuna Dan membiarkan istrinya itu tidur lagi menemani Aziz setelah sholat..Dan Malik duduk berzikir di atas sajadah nya .


Mikha dan Anis juga Lutfia sedang sibuk di dapur sedang menyiapkan bahan sayur dan lauk untuk dimasak..


" Apa nona kalian masih tidur " kata Lutfia


" Mungkin..... beliau kelelahan " kata Anis


Yang memotong motong daging untuk membuat gulai .Karna tadi Yuna sudah memberi menu untuk dimasak sore.


" Tumben .....tapi memang seharusnya begitu orang sudah ada pelayan kan " kata Lutfia tersenyum .


" Maaf nona , nona kami tak pernah mengangap kami pelayan. Kalo orang baru aja di tolong Dan dianggap saudara bisa numpang .Apalagi kami .yang sudah lama pastinya beliau menganggap kami berdua adiknya nona " sindir Mikha


Deg.......


Lutfia pun terdiam Lalu membantu memotong motong buah..Karna apa yang dikatakan Mikha benar adanya. Mereka memang menumpang. Dan makan tidur gratis tanpa mengeluarkan uang .Namun Lutfia tak tersingung karna tadi ia tak sengaja bicara seperti itu.


Sedangkan Malik keluar kamar mencari Arjun . Untuk memberitahu raja jin bahwa Aziz ada disini Dan lagi sakit .


*************


Diistana jin Azza dimarahi sang raja karna lalai mengawasi sang adik hingga hilang lagi tak tahu pergi kemana


" Apa tak bisa kau tak mengajak nya . Kalo kau ingin pergi berkata jujur .Jangan memakai adik mu yang masih kecil untuk jadi alasan " kata raja marah


" Iya nak ,Apa lagi adikmu itu beberapa hari ini ngak enak badan Dan ia rewel karna gigi nya mau tumbuh lagi " kata Ratu pada sang putri


" Maaf kan Azza umi.." kata Azza lirih


" Maaf maaf hanya itu yang bisa kau lakukan .Tampa memikirkan adik mu , Kalo terjadi apa apa . kau akan abi hukum cambuk " kata raja jin ketus


Membuat sang ratu bergidik ngeri . Apalagi sang putri yang tahu abi nya itu tak pernah main main dengan ucapan nya . karna sang Ayah memperlakukan sama semua hukuman tampa status


" Ampun abi maafkan Azza , Azza salah Azza siap dihukum " isak Azza takut . Karna ia memang bersalah lalai menjaga sang adik Dan ini bukan pertama kalinya.

__ADS_1


" Bagus kau di larang keluar sampai lebaran Dan tak ada tawaran Kalo kau berani membatah Abi sendiri yang akan mencambuk mu . " kata raja jin.


Tak lama seorang pengawal datang menemui sang raja .Karna Arjun ingin melapor dan memberi kabar.


" Suruh dia masuk , oh ya lihat bahan yang akan dikirim " kata raja .


" Umi bawa Azza masuk . Kalo umi ketahuan membantunya keluar abi juga akan menghukum umi " kata raja jin dengan wajah sendu.


" Baik tuan ku " kata umi pamit Lalu mohon diri mengantar Azza masuk ke kamar nya .


Tak lama Arjun muncul seorang diri Dan lalu bersimpuh pada sang raja .


" Assalamualaikum tuanku Salam sejahtera .Semoga tuanku sehat Dan salam dari tuan Malik..


" Apa kacanya kurang " kata raja jin .


" Bukan tuanku saya menyampaikan tuan pangeran ada dirumah tuan Malik Dan pangeran sedang demam sekarang " kata Arjun


" Astagfirullah ....., jadi Aziz disana " kata raja jin kaget Sekaligus bersyukur putranya dalam keadaan baik baik saja


" Iya tuan sekarang sedang tidur bersama nona Aliya " kata Arjun melapor..


" Baik tuan ku , kami segera memanggilnya " Kata Salman . Yang pergi cepat cepat memanggil tabib


Tak lama dia pun kembali , Arjun raja jin. Juga Salman dan tabib bergegas pergi Dan langsung menuju rumah Malik .


Malik yang memang sudah menunggu menjelaskan semua nya bagaimana Yuna bertemu Aziz Dan saat Aziz rewel karna demam . Raja jin pun lalu masuk kekamar Malik ditemani tabib dan Malik .Dan terlihat Yuna sedang memeluk Aziz layaknya seorang ibu padahal terlihat jelas perut Yuna mulai membuncit.


" Ya allah mereka tidur Apa kita menganggu " kata raja jin Yang tak tega melihat nya .


Lalu Malik membangunkan Yuna pelan Agar Aziz tak ikut terbangun . Namun Aziz yang berada di pelukan Yuna longgar langsung bicara


" Umi ....jangan pergi " kata Aziz . Yang membuat Yuna mengurung kan niat nya untuk bangun .


" Biarkan saja nona , anta berbaring saja biar tabib memeriksanya pelan pelan Dan hati hati ." kata raja jin


" Panas nya sudah turun tuanku , mungkin gusi nya bengkak Tapi seperti nya nona sudah mengompresnya " kata tabib berbisik


" Syukur lah " kata raja jin .

__ADS_1


" Apa Aziz demam juga diistana " tanya Malik menatap raja jin


" Iya ustad karna giginya tumbuh lagi " kata raja jin


" Hah ..... seperti bayi saja " kata Yuna kaget .


" Memang seperti itu nona tuan Aziz memang masih bayi sampai ia berumur 10 tahun .Namun tuan Aziz cukup lincah untuk ukuran bayi Dan beliau juga cerdas " kata tabib menjelaskan


" Masyaallah, kalo begitu beri obatnya saja tabib biar saja mengurusnya " kata Yuna yang tak tega meninggalkan Aziz


" Ya tabib berikan obatnya .Kami minta Maaf membuat nona Aliya dan ustad repot Bahkan sudah berkali kali " kata raja jin lirih


" Tak apa apa tuan raja kami bisa memakluminya , Toh pangeran Aziz masih bayi Dan itu sudah kami menjadi kewajiban kami menjaganya Karna tuan Aziz sudah seperti anak kami sendiri " kata Malik pelan . Agar suaranya tak berisik.


" Trimakasih ustad ayo kita bicara di luar saja " kata raja jin Yang tak mau menganggu istirahat Yuna dan putranya Lalu melangkah keluar


" Ya tuan raja " kata Malik . Yang lalu mengajak raja jin ke ruang tamu Dan memperkenalkan nya pada Yusuf yang sedang asyik mengajar Arjan tentang aplikasi ponselnya .


" Tuan silahkan duduk " kata Arjan yang kaget kalo sang raja berada disini tampa sepengetahuannya bersama tabib Arjun dan Salman..


Mereka pun lalu duduk Dan ngobrol . Menanyakan tetang kaca yang pecah kemaren Dan dari mana asalnya Yang akhirnya dijelaskan Malik secara detail Dan sekarang belum ada serangan lagi setelah kejadian semalam


" Ya mereka memang berniat mencelakai nona Agar tak bisa menang .Tapi tuhan maha besar dan maha tahu "kata raja


jin Yang marah karna tak senang para manusia zalim pada saudara nya sendiri


" Ya padaku padahal mereka umat muslim Namun masih syirik masih percaya sihir dan leluhurnya " kata Salman


Disisi lain lain Alea dan Helen berada dirumah Laras mereka membantu kegiatan membuat takjil untuk tetangga Laras karna ada acara ulang tahun ..Yang membuat Laras harus aktif karna ia tak punya saudara begitu juga jafar. Hanya Helen dan Alea berserta suaminya keluargga Laras. Yang membuatnya juga baik pada para tetangga Dan saling tolong menolong. Yang membuat Tetangga nya senang di bantu oleh trio sekawan itu..


" Wah jadi cepat selesai ya nak " kata wanita paru baya itu Yang asli kaum saranjana.


" Ya umi kan kita sudah biasa , biar berkah nih takjil nya " kata Alea


" Aamiin trimakasih nak , jadi ringan rasanya Tadi saya pikir belum selesai " kata Wanita itu Yang memang jalan nya terseok seok sakit pernah jatuh dari mobil ketika ia pergi hujan hujan. Dan buru buru


Sama sama umi " kata Helen ramah setelah itu mereka pun pulang kerumah Laras untuk istirahat sebelum pulang


Kerumah masing masing..Karna sore ini mereka akan tarawih bersama

__ADS_1


__ADS_2