Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 151


__ADS_3

Malik dan Yuna pun lalu beranjak mendekat wanita yang memeluk Aziz Yang menangis memeluk putra kecil nya


Lalu menatap Malik dan Yuna.


" Trimakasih sudah merawat nya dengan baik, tapi bagaimana kalian bisa melihat nya " kata wanita berparas cantik itu.


" Kami bisa melihat dinding terpisah " kata Malik Yang bisa melihat alam gaib


" Umi mereka orang baik , mereka sayang sama Aziz " kata Aziz


" Trimakasih ustad sudah menolong putra kami dan mengabarinya ." kata seorang pria yang terlihat gagah di sebelah umi Aziz dan mengusap kepalanya .


" Abi ..... " kata Aziz


" Ya nak " kata Pria itu tersenyum lalu mengendong Aziz Dan memeluk nya.


" Kami akan pulang dulu Mungkin kami akan datang lagi lain waktu " .kata pria yang di panggil abi itu berpamitan


" Iya terimakasih ustad ustazah sudah merawat putra kami dengan baik " kata umi Aziz berpamitan Lalu setelah itu mereka pun hilang .Entah pergi kemana..


" Alhamdulilah aku lega bi , akhir nya Aziz bertemu orang tuanya juga " kata Yuna Yang sudah tenang lalu mengusap perutnya .


" Ya abi juga lega akhirnya Aziz bisa pulang bertemu abi dan uminya " kata Malik


Lalu keduanya pun tersenyum dan Yuna kembali berbaring. Sedangkan Malik membetulkan selimut nya .


" Tidur lah , abi ada tugas " kata Malik mencium kening Yuna


" Ya bi " kata Yuna.


Disisi lain Ani termenung dikamar nya setelah pulang dari cafe bersama Erna


" Aku harus bagaimana , menikah dengan Abdullah atau tidak ya ?" Kata Ani bingung


" Kalo aku tinggal disini .Aku akan tetap bekerja di kantor Dan seperti karyawan lain Macet naik kereta api semua serba mahal Dan tetap tinggal dikamar ini " kata Ani sambil mondar mandir berpikir .


" Kalo aku disana aku punya suami dan tinggal bersama mertua Tapi punya rumah besar dan bisa pergi ke pengajian Dan tak perlu repot berangkat kerja " kata Ani membandingkannya ...


Orang lain saja banyak yang menikah dengan setan , siluman untuk mengejar pesugihan bahkan rela berkorban demi harta . Tapi aku masih beruntung .Begitu juga Alea punya suami tampan baik dan sayang pada istrinya Dan mereka semua muslim " kata Ani yang masih berpikir. Karna Alea juga memintanya untuk memikirkan baik baik Agar tak menyesal dikemudian hari.


" Yah aku sholat istikharah dulu , selama ini aku jarang sholat .Hanya demi mengejar dunia " kata Ani yang lalu merebahkan tubuh nya diatas tempat tidurnya


Sedangkan Alea dan Helen pagi ini pergi kerumah Laras mereka janjian untuk belanja kekota baru . Dan Helen sudah datang dari pagi kerumahnya Setelah tadi Aldi berangkat kerja ...


" Assalamualaikum." kata keduanya dipintu gerbang


" Walaikum salam " kata Laras yang merasa kan ngak enak badan Lalu keluar untuk .


membuka pintu.


.


" Hai..... kok lemas " kata Alea


" Maaf aku ngak bisa ikut karna kepalaku sedikit pusing " kata Laras.

__ADS_1


" Hah ....sudah berobat belum apa kamu sakit " kata Alea memegang kening Laras


" Belum ..... Al aku malas " kata Laras.


" Ayo kami antar kedokter biar diperiksa dokter " kata Helen.


" Tapi ..aku takut " kata Laras


" Hei ngak usah takut ras , orang cuma diperiksa sebentar habis itu Kita pulang karna kita mau belanja " kata Helen


" Ya baiklah " kata Laras yang lalu masuk kedalam rumah .Sedang Alea dan .Helen menunggu di teras sambil ngobrol


Setelah Laras keluar mereka pun menuju rumah sakit di pusat kota


" Masyaallah rumah sakitnya besar tingkat 5 ya " kata Alea yang baru pertama kali masuk rumah sakit di kota saranjana. Karna lebih besar dari rumah sakit ulin banjarmasin yang juga bertingkat .


" Wow..... bisa ya rumah sakit nya besar sekali " kata Helen Dan mereka bertiga langsung menuju bagian adminitrasi .


Perawat nya semua cantik dan seksi begitu juga dokternya .


" Masyaallah ini tempat peragaan busana atau catwalk sih lihat para jin wanita nya memakai baju perawat seksi " kata Helen


Tapi tak semua ada juga yang berhijab dan memakai baju yang sopan Karna dokter jin nya pada tampan tampan Dan itu membuat ketiga nya melongo ketika para dokter pria lewat


" Allah allah.... betah gue nih disini sebulan juga dirawat gue mau " kata Alea


" Woi..... asal lho Al ingat Aldi lagi kerja Jangan macam macam " bisik Helen


" Hahaha..... ngak macam macam Len cuma kaget saja Kita kan semacam ya Al kagum itu wajar kan menikmati mahluk ciptaan Allah " kata Laras tertawa lalu Mereka bertanya pada suster jaga Untuk bertemu dokter umum .


" Oh pasien baru ya , silakan keruang yang disana nona nona " kata suster itu ramah


" Sama sama " kata para suster jaga itu tersenyum


" Ya ampun cantik nya " kata Helen


" Ih ....ayo cepat nanti kelamaan masa sama sama perempuan terpesona "kata Laras.


" Hahaha..... mungkin Helen dulu pengen jadi perawat ras ,maka nya dia membayang kan dirinya sedang di padang Burhan " kata


Alea terkekeh


" Ih ...kamu . kok bisa baca pikiran aku Al " kata Helen kaget.


" Ya bisa lah orang kamu bertingkah gitu " kata Laras tertawa. Lalu mereka bertiga pun masuk ruangan dokter umum


Tok.....tok.....tok....


" Masuk " kata seseorang dari dalam


Ceklek .....


" Siang dok kami mau periksa apa boleh ?" kata Helen tersenyum pada dokter Jin itu.


Lalu ketiga nya masuk .Karna periksa tampa no dan antri sama sekali

__ADS_1


" Silakan siapa dulu yang mau diperiksa " kata dokter itu memindai Helen dari atas hingga kaki.


" Saya dok " kata Helen langsung duduk di depan dokter tampan itu


" Eh ...aku yang sakit kok kamu yang di periksa sih Len " kata Laras protes . Membuat dokter itu kaget lalu menatap Laras


" Shut .... biarin nanti gantian " kata Alea Yang tak mau ada keributan.


" Ih .... dasar ..." kata Laras cemberut .


" Lalu dokter itu pun memeriksa Helen dan juga memeriksa hb dan tekanan darahnya Helen sambil mengangguk


" Kehamilan nya bagus , tak ada masalah apa ada keluhan lain " kata dokter tampan itu menatap Helen


" Hah .... saya hamil dok " kata Helen kaget .


" Iya ini yang keempat minggu ,ini saya tuliskan resep vitamin..Tapi kalo mau mastikan lagi bisa dokter kandungan di sebelah " kata dokter itu lalu memberikan resep nya pada Helen


Helen menatap Laras dan Alea Setelah itu Helen bangkit gantian Laras yang diperiksa


" Wah.... ini baru hamil 2 minggu apa suka pusing " kata dokter itu.


" Hah..... saya hamidun juga dok " kata


Laras tak percaya kalo dia hamil


" Iya ......kenapa memang nya " kata dokter


" Alhamdulilah mudahan anak saya mirip dokter , tapi apa bisa saya hamil dok saya kan bukan manusia " kata Laras


" Bisa saja kan kau punya suami , ada masalah..Manusia jin hantu , dan hewan kalo mereka berhubungan intim bisa hamil Ikan saja ada musim kawin nya " kata dokter itu santai


" Hah..... saya bukan ikan dok , saya ....."


" Ras gantian nih Alea biar diperiksa juga." kata Helen


" Eh aku belum selesai " kata Laras .


" Sudah nona cantik ini resepnya di tebus di apotik ya " kata dokter itu tersenyum


" Ya ampun dok meleleh hatiku jangan tersenyum " kata Laras membuat Alea dan Helen memutar matanya


Dokter itu hanya mengelengkan kepala Lalu mempersilahkan Alea duduk. Dan memeriksa urat nadinya.


" Kehamilan yang bagus , rupanya kalian ini janjian ya hamil nya " kata dokter tampan itu menatap Alea


" Hah......kok hamil juga dok , dokter salah diagnosa kali " kata Alea .


" Tidak nona hamil 3 bulan dan bayi nya sehat sepertinya laki laki " kata dokter itu lalu menulis resep juga untuk Alea .


" Hah..... jangan bercanda dok , dokter ngak bohong kan " kata Helen .


" Tidak kenapa harus bohong, kalian ini aneh ya Masih kecil tapi cerewet ya " kata dokter itu merapikan bukunya .


" Hah.... kami gadis dewasa dok , emang dokter umur berapa kok masih ganteng " kata Laras berdiri di sebelah Alea

__ADS_1


" Saya berumur 4350 tahun dan istri saya ada 3 anak saya ada 4 orang " kata dokter itu tersenyum


" Hah.......kata ketiga nya kaget Yang membuat Laras hampir pingsan Namun ditahan Helen.


__ADS_2