Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 384


__ADS_3

Pagi nya Azzam pun melihat burung yang mereka tolong tadi malam .Terlihat burung itu sudah mulai membaik Dan menatap Azzam Dan Azzam pun membelainya.


" Abi lihat dia sudah baikkan " kata Azzam yang hari ini ingin ke rumah Ulya bersama sang umi


" Syukur lah Azzam bisa merawatnya bila abi kerja Ayo sarapan " kata Aldi yang kedapur untuk sarapan Dan Azzam pun lalu mengikuti Aldi .


Setelah Aldi berangkat kerja Alea pun bersiap siap kerumah Yuna karna nanti malam Yuna pulang ke Kairo .


"Umi burung nya bagaimana Apa kita tinggal sendiri tapi kasihan umi " kata Azzam


" Sana di bawa dalam keranjang Dia biar ikut tapi nanti dibawa pulang lagi " kata Alea Yang juga tak tega Takut burung itu mati Dan akhirnya mereka pun membawa burung sakit itu ke rumah Yuna .


Yuna yang asyik bercengkrama bersama Ulya dan Alim tersenyum melihat Alea datang bersama Azzam


" Hai bawa apa itu " kata Ulya melihat apa yang dibawa Azzam


" Burung de kasihan coba lihat " kata Azzam mendekati Ulya dan Alim


Ulya pun mengamati burung itu yang diam meringkuk menahan rasa sakit nya


Dan Ulya pun menatap burung itu yang terlihat sedih


" Kau kenapa ?" tanya Ulya dalam bathin hingga membuat burung itu menatap Ulya diam .Sedang kan Alea dan Yuna ngobrol santai sambil menuju kamar Yuna


" Apa kau bisa mendengarkan " kata si burung itu


" Insyaallah bisa " kata Ulya tersenyum


" Banyak siluman di luar sana , ketika aku pulang mereka ingin masuk kesini Mereka menangkap ku Dan mematahkan sayap ku Karena aku tak mau jadi mata mata mereka .Mereka menyuruh ku untuk mencari seorang anak kecil " kata burung itu


" Untuk apa " kata Ulya


" Entah lah aku tidak tahu tapi aku melihat mereka memasang ilmu hitam di sekeliling kota Agar para hewan seperti kami mati " kata burung itu bercerita .


" Oh begitu " kata Ulya mengangguk Dan tak lama Alif dan Azizah pun datang .

__ADS_1


" Assalamualaikum " kata Alif mengangetkan Azzam Alim dan Ulya


" Walaikum salam Kakak sini " kata Ulya yang kemudian di dekati Alif dan Azizah Lalu bercerita pada Alif tentang burung yang di tolong Azzam Yang membuat Alif kaget .


" Apa de Ulya bisa mengobati nya " kata Alif


" Bisa kak " kata Ulya yang lalu memegang burung itu dan mengeluarkan energinya Yang membuat burung itu kaget Dan merasakan hawa panas pada sayapnya Lalu mengepakkan sayap nya Dan langsung terbang mengitari ruangan


" Aku sembuh trimakasih terimakasih nona cantik " kata Burung itu menatap Ulya menukik terbang


" Ya tapi kau harus ikut kami . Azzam dan ade Alim ayo ikut main keistana ya bersama Azizah .Kak Alif dan de Ulya mau menemui paman Ghani mumpung de Ulya belum berangkat nanti malam " kata Alif Yang lalu menyuruh burung itu mengikutinya .Dan mereka berlima pun menuju istana dengan ber jalan cepat .


Sesampainya di istana Alif bersama Ulya mencari Ghani dengan diikuti burung merpati itu. Sedangkan Azzam dan Alim bermain bersama Azizah dan kerabat istana .Yang tak diketahui Alea dan Yuna yang asyik ngobrol berdua dikamar .


" Paman Ghani ........" teriak Alif ketika melihat Tuan Ghani


" Pangeran ada apa ?" kata Ghani melihat Ulya dan Alif


" Ada sesuatu yang harus kami cerita kan " Kata Alif Yang lalu memanggil burung merpati yang mengikuti mereka tadi Dan Ulya pun menceritakan apa adanya Apa yang dikatakan sang burung Dan Ghani pun lalu membawa kedua nya menghadap raja Dan minta Izin pada raja untuk keluar istana Dan raja pun mengizinkan nya .


" Jangan takut duduk lah di bahunya Alif ayo kita buang semua ilmu hitam itu Agar tak ada siluman dan setan mau pun iblis mendekat kota kita " kata Ghani Yang lalu memanggil karpet terbang Dan mereka berempat naik karpet itu bersama Jin san . Dan Ghani menyuruh Abdullah untuk mengawasi pengawal jaga untuk tidak lengah


" Lihat mereka datang Ayo sembunyi " kata Para siluman Ketika melihat Ghani datang .Yang meminta Ulya untuk mematahkan dan menghancurkan gumpalan dan pagar hitam sampai pintu gerbang mereka


" Pyar ...... Duar......... Duar ........." suara ledekan terdengar nyaring sampai ke dalam kota Yang membuat Ghani menarik nafas Dalam


"'Aaaa........ teriak para siluman dan setan Yang kabur dari kena getaran ilmu hitam mereka yang berbalik


Wus..........Wus . ...... hawa ilmu hitam pun lenyap begitu saja Yang membuat Jin San kagum pada Ulya ketika mereka membersihkan perbatasan Banyak setan Yang mati terbakar Karna ilmu nya berbalik pada mereka sendiri Dan Ghani cukup lega Ulya bisa membantu mereka Yang membuat Ghani tahu Kalo para siluman dan setan membuat rencana yang tak mereka duga selama ini


" Tuan putri hebat " kata jin San pada Ulya yang mengira Ulya putri raja Karna Alif memanggilnya ade .


" Mhem...... dehem Ulya menatap Alif


Sedangkan Ghani dan Alif hanya tersenyum sambil mengusap kepala Ulya

__ADS_1


Karna hari ini mereka bisa membuang hawa jahat untuk keamanan para jin di saranjana


" Terimakasih de " kata Alif yang lalu memeluk Ulya dan memangku Ulya dipangkuan nya


" Sama sama kak " kata Ulya yang juga senang bisa membuat para burung merpati bebas terbang mengitari mereka


" Mereka bilang terimakasih paman " kata Ulya berteriak


" Ya trimakasih juga buat Ulya " kata Ghani tersenyum Lalu mereka pun kembali menuju pintu gerbang istana .


" Alif bermain lah bawa Ulya pulang karna nanti malam mereka akan pulang " kata Ghani


" Ya paman nanti malam Alif ikut ya paman .Alif mau bertemu Aziz " kata Alif yang rindu pada sahabat nya itu


" Ya sekarang pulang lah " kata Ghani


" Paman jin , kami pamit " kata Ulya Yang tidak takut lagi pada jin dan yang mengendong nya tadi


" Ya tuan putri pangeran senang bertemu kalian " kata Jin meraba dagu Ulya Yang membuat Ulya tersenyum .


Lalu Alif pun membawa Ulya kembali keistana Sedang Jin san dan Abdullah membicarakan tentang pintu gerbang Yang sudah aman Tapi tetap harus di jaga Karna pasti para siluman dan jin kafir juga setan pasti akan datang lagi mengusik mereka .


" Apa semua nya sudah beres tuan " kata Abdullah


Ya semua aman ana rasa mereka akan kapok " kata Ghani tersenyum


" Ya tuan untuk beberapa hari saya bisa tidur " kata Jin san .


" Ya tidurlah " kata Ghani tersenyum karna kini ia juga tenang . Yang Ghani tak menduga kalo hawa yang ia rasakan itu ilmu hitam di luar istana Yang akhirnya Ghani sadari hawa hitam berada di luar sana yang tak terlihat Dan untung nya Alif memberitahunya .


" Pantas saja ia bisa memutus kan mata rantai ilmu hitam para siluman dan Setan .Yang membuat nona Yuna menyembunyikan bayinya . Yang di takutkan para iblis siluman dan Setan


Karna ia bisa menghancurkan dan juga membinasakan semua kekuatan mereka Yang membuat para setan dan iblis mati menjadi abu " batin Ghani yang kini melihat langsung kekuatan Ulya


Yang di cerita kan Aziz . kalo Ulya bukan bayi biasa Tapi dia terpilih menjadi bayi

__ADS_1


sakti Yang ditakuti para mahluk astral .


__ADS_2