Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 247


__ADS_3

Disisi Lain Yuna bersiap siap untuk berangkat makan malam di luar karna tadi siang berjanji Yuna berjanji untuk mengajak para keponakan nya belanja ke mall untuk membeli boneka dan mainan mumpung mereka dapat rezeki Dan bisa berbagi untuk orang terdekat mereka .


" Mhem..... mhem..... jangan cantik cantik nanti abi cemburu " kata Malik mencium pipi Yuna


" Abi ......bikin kaget dinda " kata Yuna


" Sudah cantik sayang , ngak perlu lama lama " kata Malik


" Ya kan dinda hanya ingin tampil rapi biar ngak buat malu abi " Kata Yuna


" Hahaha...... bukan buat malu malah bisa bikin abi cemburu karna akan banyak yang akan melirik istri cantik abi ini Dan abi ngak bisa terima itu " kata Malik memeluk Yuna .


" Ih .....abi apaan mana ada orang yang mau sama wanita hamil " kata Yuna terkekeh


" Eh ....siapa bilang kan dinda terlihat seksi biar hamil begini " kata Malik memeluk Yuna .


" Hahaha ...... tawa Yuna pun menggema isi kamar Yang membuat Malik tersenyum bahagia sambil memeluk istri kesayangan itu Yang banyak memberikan kebahagian dalam kehidupan nya .


" Sudah tertawa nya ayo kita keluar pasti anak anak ngak sabar menunggu bibi nya ini " kata Malik mencium kening Yuna


" Hehehe ya bi " kata Yuna mengecup bibir Malik yang membuat Malik gelagapan kaget karna Yuna mendadak menciumnya


" Aish kau ini dinda bikin Abi bernafsu saja . Apa kau mengoda abi " kata Malik


" Hehehe..... ngak " kata Yuna yang bergegas pergi sambil tertawa menuju pintu .


" Awas ya .... sudah berani sekarang " kata Malik tersenyum melihat istrinya itu kabur sambil tertawa menuju ruang tengah .


" Hahaha ...... " gelak Yuna tertawa


" Aish..... ada apa nih kok kelihatan nya senang banget " kata umi Farhan


" Yuna mengerjai ku kak, jadi dia senang banget bisa mengerjai suaminya ini " kata Malik yang langsung memeluk Yuna


" Hehehe cuma bercanda kak ' kata Yuna tertawa


" Nih ketangkap kan " kata Malik memeluk istrinya erat.

__ADS_1


' Abi sama umi main kejar kejaran ya " kata Aziz ikut tertawa dan senang umi nya itu mengerjai abi nya


" Iya sayang , mau juga sini " kata Malik


" Nda .... nda " kata Aziz yang sembunyi di balik Farhan


" Aih..... paman ayo keburu malam Farah lapar nih " kata Farah


" Oh ....iya ayo kita berangkat Ayo kak Arham sama Arjan ya dan Kita sama Arjun " kata Malik


" Terserah ya penting nyampe dan makan gratis " kata Arham terkekeh


" Sama bi ayo berangkat " kata umi Farhan ikut tertawa .


Lalu semua nya keluar dari rumah begitu juga Mikha dan Anis Yang paling belakangan mengunci pintu Lalu masuk mobil bersama tuan dan nona nya . Sedangkan Arham di mobil satu nya bersama istri dan anak anaknya juga Aziz Sedangkan Yusuf ikut Malik dan Yuna .


Tak lama mereka pun sampai di sebuah restoran mewah yang sudah di pesan Malik Yang membuat sang kakak senang


Dan sebelum makan mereka vidio call dengan umah dan abah yang juga sedang di Mall makan malam dan belanja Yang di ajak traktir Meri memakai uang Yuna


" Woi ....ustazah ..... mana ustad Ya Allah


" Sama ikut gih, gue bayaran tiket nya ." kata Yuna


" Allahuakbar benaran beb .....besok beliin gue tiket biar ikut Tapi ngak bisa cas cis cus bahasa mesir lho sudah fasih .ya " kata Meri terkekeh


" Sedikit beb tapi ya .... begitu lah . Tapi kok sekarang makin cantik aja nih hayo perawatan ya Atau punya gebetan baru " kata Yuna tersenyum


" Hahaha......insyaallah kalo jadi mau di lamar beb sama Juan duda yang Arsitek itu lho Yang pernah ketemu kita dulu di cafe . Dia sering main ke cafe gue " kata Meri bercerita


" Alhamdulilah ..... akhirnya dapat jodoh juga Mer .... ikut senang gue ..Ya sudah .lho pake deh tuh uang beli Tiket PP biar lho ngak bingung lama disini nanti gue ganti ." Yuna


" Alhamdulilah beb ok gue beli tapi bisa nya 3 hari ya karna Kasihan cafe lama ditinggal . Untung ada Mara sama emak disini Mereka sekarang ikut tinggal sama gue beb " kata Meri .


" Ya syukurlah kalo adik dan emak lho bisa ikut bantu .Lho bisa tenang sekarang Mer mereka ngak kesusahan disana " kata Yuna


" Iya Yun, Ya sudah habis tuh pulsa nanti sampai ketemu besok ya bye .... umah abah kak Fat tuh Yuna dan ustad pamit " kata Meri

__ADS_1


" Ya nak dah.......sampai ketemu " kata umah .


" Ya umah assalamualaikum " kata Yuna melambaikan tangan nya juga Malik dan Sang kakak ipar


Lalu mereka pun kembali makan dengan santai Sambil melihat gemerlap nya lampu hias Setelah itu pergi ke Mall untuk bermain Dan membeli mainan dan boneka untuk Farah dan Farhan juga Aziz


Umi Farhan sempat melongo ketika adik ipar nya itu membiarkan anak anak nya membeli banyak mainan dan boneka juga baju baru Yang membuat sang suami menyenggol sang istri


" Ngak salah tuh adik ipar beliin ..Bisa bangkrut kosong dompet abi kalo .minta di ganti " kata Arham


" Ih ..... abi mana pernah Yuna minta ganti sih , Malah kita yang rikuh dia duitnya banyak Ngak habis habis " kata sang istri


" Wah.....tapi apa Malik nggak merasa minder tuh mi, bini nya banyak duit " kata abi Farhan pusing melihat dua anak nya belanja


" Ih..... mana ada dia mah santai bi , tuh lihat Malah beli baju koko " kata umi Farhan yang ikut memilih baju tidur


Mikha dan Anis juga ikut memilih barang tak jauh dari Yuna. mereka memberi tas biar bisa bergaya seperti sang nona . Yang memakai tas selempang. baru Yang membuat banyak mata melihat tas Yuna Yang unik hadiah dari ratu jin kota saranjana itu.


" Masya Allah itu bukan kan ustad Malik ya bi, lihat tuh lagi belanja sama ustazah Aliya juga " kata Hasnah


" Iya mi , ayo kita sapa " kata sang suami mendekati Malik dan menepuk bahu Malik .


" Hei....mil masyaallah belanja juga sama siapa ".kata Malik


" Tuh ....." kata Samil menunjuk Hasnah


" Assalamualaikum ustad , Aliya apa kabar " kata Hasnah


" Alhamdulilah sehat Has sini lagi milih milih " kata Yuna tersenyum pada tetangganya dulu .


" Iya ngejar diskon pas habis lebaran Masya allah sekarang tambah cantik dan gaul aja ustazah " kata Hasnah yang melirik tas Yuna yang cantik .


" Heh ... bisa saja ayo pilih nanti ana traktir " bisik Yuna


" Alhamdulilah benaran nih " kata Hasnah


" Iya dong mumpung lagi ada rezeki " kata Yuna tersenyum

__ADS_1


" Alhamdulilah rezeki nih " kata Hasnah .


Yang lalu memilih baju untuk nya dan suaminya Karna mumpung di tawari gratis Karna Hasnah tahu Aliya memang baik dan tulus .Dan itu rezeki baginya Kenapa harus menolak pikir Hasnah senang Karna niat silahturahmi Malah dapat rezeki nomplok Yang membuat Yuna tersenyum .Karna Yuna ingin berbagi karna Menganggap sedekah dari rezekinya yang ia dapat hari ini..


__ADS_2