Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 191


__ADS_3

Setelah bertemu Malik Kedua nya pun langsung kerumah sakit .Setelah Malik berpamitan dengan Yuna .Mereka pun langsung mencari ruang Yang ditempat Yusuf setibanya disana


" Astagfirullah suf, ada apa dengan mu " kata Malik ketika bertemu Yusuf .


"' Entah lah Mal dada ku sering sakit , tadi kami mengalami kecelakaan saat sampai kesini " kata Yusuf .


" Ukhti itu istrimu ?" kata Ali


" Ya dia istri ana Li , kami menikah seminggu yang lalu .Sebelum pulang kesini Niat ku ingin mampir bertemu habib usman dan juga kalian " kata Yusuf. terbata bata


" Ya allah , ya sudah anta istirahat dulu Sepertinya tuh dada serius sakit . banyak banyak istighfar takut maut datang bisa jadi janda tuh bini . Baru seminggu juga Bisa ketiban warisan ana " kata Ali bercanda


Bruk......


" Auw sialan lho, gue sakit beneran malah buat candaan " protes Yusuf kesal pada Ali Yang membuat Malik tersenyum .Sedang kan istri Yusuf hanya diam karna belum mengerti bahasa indonesia.


" Iya tahu , sabar napa tuh lihat bini lho sampai melongo Sakit aja masih nafsu banget nendang gue . puasa oey tuh perkutut juga hahaha " ledek Ali


" Ya allah tega lho Li " kata Yusuf menatap tajam Ali


" Lho juga sama Li, jangan ngeledek Yusuf aja perkutut lho karatan kalo lama marahan sama Billa " sindir Malik


" Hahaha...... kualat lho Li, makanya puasanya dobel menikung teman sih " kata Yusuf tertawa mendengarnya


" Ngak, mana ada " kata Ali cemberut


" Lah Billa kan bini lho " kata Yusuf


" Iya tapi gue ngak menikung emang jodoh gue kali " kata Ali tak terima lalu menyenggol lengan Malik


" Ya dia tak menikung siapa pun suf , lagian ana juga sudah punya bini " kata Malik menjelaskan


" Kamu serius Mal , kok kita ngak tahu " kata Yusuf.


" Ck ...lho aja pulang kesini bawa bini pake bilang ngak tahu sama....." kata Ali berdecak kesal .


" Sudah Li, dia lagi sekarat jangan di musuhi kasihan. Takut bini nya jadi janda Kan bisa lho tampung nanti lumayan cantik " kata Malik menyindir


" Aish...... kalian ya sama saja , Teman sakit lagi sekarat bukanya menghibur tapi malah menyiksa " kata Yusuf protes . Yang membuat Ali dan Malik tergelak bersama Karna memang sengaja mengerjai Yusuf.


" Allah... allah marah juga dia Mal , Ya sudah cerita lah ke kita ada masalah apa sebenarnya " kata Ali


" Malas .... ngak jadi " kata Yusuf memalingkan wajah nya kesamping


" Heh..... ngambek dia Mal " kata Ali


" Ho oh , baperan " kata Malik terkekeh


Yang membuat Yusuf diam sesaat Lalu mereka pun ngobrol serius setelah nya Lutfia hanya diam mendengar kan tiga pria itu bercerita .Karna tak mengerti bahasa mereka Yang ia tahu mereka sahabat dekat

__ADS_1


suaminya.


Sedangkan Billa duduk termenung seorang diri sehabis tarawih . Ia berniat minta maaf pada Yuna dan Malik juga pada suaminya. Karna kalo ia terus diam saja masalahnya akan makin berlarut larut Dan tak akan selesai selesai


"' Aku harus minta maaf sama abi juga Yuna " kata Billa lirih .Yang malu karna kini Malik dan suaminya Tahu sifat buruk nya terutama Malik pria yang Billa kagumi


" Tapi aku malu " kata Billa lagi sambil terisak . Karna ada ketakutan dalam dirinya


************


Pagi nya di kota saranjana Alea masih tiduran bersama Aldi karna pagi ini Aldi suami nya sedang libur .


" Sini abi peluk , kemaren kemana saja bersama duo hantu " kata Aldi


" Hehehe.......jalan jalan bi , nyari takjil dan lihat lihat sambil keliling kota " kata Alea memeluk suaminya


" Hati hati dijalan ya ,abi tak melarang mu jalan jalan .Tapi ingat ada bayi disini " kata Aldi mengusap perut Alea


" Ya bi " kata Alea yang memeluk Aldi sambil tersenyum .Dan mengusap usap punggung Alea Mungkin kalau tak sedang berpuasa ia sudah tergoda ulah Alea yang memeluk nya erat karna ingin bermanja manja


" Apa dia rewel " kata Aldi mengusap perut Alea


" Tidak bi malah Alea belum ngidam " kata Alea


" Syukurlah dia tak mau merepotkan uminya .Oh ya bukan nya Yuna juga hamil " kata Aldi


" Iya bi tapi Yuna baru Tiga bulan jalan ke empat bulan " kata Alea


" Entahlah bi, mungkin iya " kata Alea yang menyusupkan kepalanya didada Aldi.


" Alhamdulilah " kata Aldi tersenyum Lalu mereka pun saling berpelukan erat


Sedangkan pagi ini Malik tak ada jadwal mengajar . Lalu Ia pun memeluk Yuna yang masih terlelap sehabis subuhan tadi .


" Sehat slalu ya sayang " kata Malik mengusap pelan kepala istri tercinta nya itu .Karna Malik sadar tampa Yuna ia tak akan bisa seperti sekarang ini .Andil istrinya sangat berpengaruh besar dalam hidupnya


" Aku mencintai mu dinda .Sampai kapan pun sampai maut memisahkan kita " kata Malik mencium kening Yuna. Lalu menatap wajah istrinya itu sampai kembali terlelap


Tak lama terdengar suara pintu diketuk Yuna yang terjaga pun bangun


" Sepertinya ada yang mengetuk pintu " kata Yuna Yang pelan pelan memindahkan tangan Malik Dan beranjak dari ranjang menuju pintu.


Ceklek......


" Nona ada tamu mencari nona " kata Mikha


" Hah .... siapa " kata Yuna kaget karna ada tamu pagi pagi mencarinya.


" Suruh masuk dulu Mik saya ganti pakaian dulu " kata Yuna

__ADS_1


" Baik nona " kata Mikha meninggal kan kamar Yuna.


Sedangkan seorang tamu wanita duduk setelah Mikha menyuruh nya masuk dan duduk di ruang tamu


Ali yang turun dari lantai atas kaget melihat Billa sudah bertamu sepagi ini


" Billa " kata Ali yang membuat Billa menoleh


" Abi " kata Billa yang langsung berdiri dan menghampiri Ali dan bersujud di kaki Ali . Yang membuat Mikha melongo melihatnya


" Abi .... maafkan Billa, maaf kan Billa bi . pulang lah maaf kan Billa Billa janji tak akan melakukannya lagi . Dan sudah membatalkannya bi.Billa sayang abi ." isak Billa menangis memeluk kaki Ali


Yang membuat Ali tak tega pada Billa Lalu mengangkat Billa Dan memeluk istrinya erat. Karna semarah marah dirinya Billa tetap wanita yang ia cintai


" Abi sudah memaafkan nya sebelum Billa minta maaf , abi juga sayang Billa " kata Ali memeluk Billa .Sambil meneteskan air mata Dan ia cepat cepat menghapus nya Ketika melihat Yuna tersenyum berdiri mematung melihat mereka berpelukan .


" Ukhti ..... maaf kami tidak tahu ukhti disitu " kata Ali kaget


" Tak apa apa saya bisa memaklumi nya " kata Yuna


" Yuna ..... " kata Billa lalu mendekati Billa dan berbalik memeluk Yuna. Dan juga bersujud di kaki Yuna


" Maafkan aku Yun,.....bila aku ..... " kata Billa yang hendak bicara


" Billa ....Yuna sudah memaafkan mu " kata Malik yang tiba tiba muncul karna tak ingin Yuna tahu niat jahat Billa. Dan ia tetap menghargai Billa . Karna Malik tahu Billa sebenarnya baik .


" Yuna tak marah dia sudah memaafkan kan mu ya kan dinda " kata Malik


" Trimakasih Yun,..... trimakasih " kata isak Billa.


" Iya bangun lah " kata Yuna yang mengangkat tubuh Billa dan membalas pelukan Billa


" Aku tak marah , aku sudah memaafkan mu sebelum kau minta maaf Ayo kita duduk " kata Yuna Yang membawa Billa duduk disofa . Yang membuat Malik dan Ali saling pandang .


Ali dan Malik pun ikut duduk dihadapan kedua wanita itu. Dan Yuna tersenyum .


Karna melihat mata bengkak dan sembab Billa Pastinya Bila juga menangis sebelum kesini


" Pasti kau sangat merindukan suamimu ya , sampai mata mu bengkak .Menginap lah disini...kak Ali memang menginap disini sudah beberapa hari Dia membantu para warga mengurus masjid .Karna nya ia cuti untuk khusus membantu kami " kata Yuna .


" Ya ...... aku tahu " kata Billa menghapus air matanya .


" Maaf Yun bila sepagi ini ana sudah bertamu " kata Billa


" Ngak apa apa .Kalian bisa ngobrol dulu masalah nya pagi ini kami mau kepasar. " kata Yuna yang tadi sempat ketiduran padahal ia berniat kepasar dengan dua pelayan nya itu


" Apa boleh aku ikut Abi boleh Billa ikut Karna dirumah bahan makanan juga habis " kata Billa menatap Ali


" Ya " kata Ali tersenyum senang karna ia lega istrinya itu mau berubah

__ADS_1


Begitu juga dengan Malik menarik nafas dalam karna lega. Kini teman nya itu sudah akur dengan sang istri Dan Billa juga sudah menyadari kesalahan nya. Kadang karna marah orang bisa lepas kendali. Dan Malik bisa memaklumi itu.


__ADS_2