Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 270


__ADS_3

Yuna pun lalu terbangun Ketika beberapa kali Malik membangunkannya Yang lalu menghapus keringat di kening Yuna yang basah karna mimpi buruk


" Abi....." kata Yuna memeluk Malik


" Dinda mimpi apa sampai mengigau " kata Malik mengecup kening Yuna


"Entah lah bi, apa abi percaya kalo bayi kita kembar " kata Yuna menatap wajah Malik yang sangat dekat .Dan hidung mereka pun saling bersentuhan.


" Ya sayang abi percaya karna dinda percaya. Karna tak ada yang mustahil di dunia ini Kalo itu sudah seizin dari Allah " kata Malik mengecup bibir Yuna .


" Ya bi dinda percaya kembaran ade perempuan Tapi dari berasal dari kaum jin "kata Yuna


Deg.....


Malik cukup kaget kalo ia mempunyai anak dari kaum jin .Mungkin inikah hadiah dari Allah untuknya karna selama ini mereka merawat anak jin seperti Aziz Yang membawa mereka pada suatu fakta aneh di luar dari nalar Padahal mereka hanya manusia biasa


" Masyaallah ..... kalo itu memang benar pasti Allah punya rencana dibalik semua pemberian nya .Entah itu harta uang dan rumah .Karna semuanya sebagian adalah pemberian dari para Jin " kata Malik Yang tak bisa disangkal Malik Karna mereka slalu berurusan dengan kaum jin dan hantu


" Iya bi " mungkin itu juga alasan nya " kata Yuna


" Ya sudah kita syukuri saja " kata Malik mengusap perut Yuna Lalu mencium nya


" Ya bi " kata Yuna yang lalu mengusap kepala Malik yang mencium perut Yuna yang tertutup piyamanya .


Lalu Malik tersenyum pada Yuna dan mengecup bibir istrinya itu Cukup lama mereka pun berciuman Dan bertukar saliva


Yang membuat Malik tak bisa menahan diri untuk mendapatkan yang lebih itu


Yuna pun hanya bisa membalas nya . Cukup lama mereka saling berbagi Sampai keringat di tubuh Malik sangat banyak Dan Yuna hanya bisa tersenyum


karna tubuh mereka basah


" Abi mencinta dinda , apa pun yang terjadi Abi tetap


mencintai dinda sampai maut memisah kan kita " kata Malik Yang masih memeluk Yuna dibawah selimut


" Dinda juga " kata Yuna merebahkan kepalanya didada kokoh Malik yang masih berkeringat.. Dan Yuna memeluk tubuh suaminya itu


Malik yang memeluk tubuh Yuna mengusap pelan punggung istrinya itu .


Sambil mengingat kelakuan Maryam Yang membuatnya mengeleng ..Karna ia takut


Maryam bertingkah di depan Yuna Yang bisa membuat Yuna cemburu. Dan salah


paham karna Maryam sangat agresif


" Ada apa bi " kata Yuna mendongak pada Malik yang terdiam

__ADS_1


" Tidak abi hanya ingin menikmati pelukan dinda " kata Malik berbohong. Karna tak mungkin iya membahas tentang perempuan lain saat sedang berdua bersama Yuna


" Tidur lah bila masih mengantuk " kata


Malik mencium kening Yuna yang memang berada disampingnya lalu mengangkat tubuh Yuna keatas tubuhnya


" Abi " kata Yuna kaget .


" Kenapa sudah tahu juga kan rasanya , tak perlu malu sama abi " kata Malik yang kembali mengusap pinggang Yuna dan kembali menyatukan tubuh mereka berdua . Yuna hanya bisa melenguh menikmati perlakuan suaminya itu..


Cukup lama Malik dan Yuna bergumul ria sampai puas lalu Malik mengendong Yuna kekamar mandi .Dengan tubuh polosnya.


Dan lalu memandikan sang istri dengan rasa cinta dengan sangat hati hati


" Kok lama " kata Arjun


" Apa nya yang lama " kata Arjan yang tahu Arjun ingin menemui tuannya itu Tapi tuannya itu sedang bermain cinta dengan nona nya.


" Aish .. sabar makanya cepat nikahi tuh si Anis biar ngak bingung antum kalo tuan lagi mantap mantap sama nona Kau bisa melampiaskan nya juga " kata Arjan


" Kau ini nikah itu perlu modal jan bukuan cuma main nikah doang " kata Arjun . Yang tak mau gegabah karna ia belum siap menikah Apalagi Anis belum memberi nya sinyal


" Yah ..... lama dong antum duluan biar kami menyusul " kata Arjan


" Antum aja yang duluan jan , masa kepengen nyuruh orang duluan . ya situ duluan biar aman " kata Arjun


" Ya sudah nanti nanti aja Biar bareng bareng bila perlu ngak saling ngiri " kata Arjan Yang terkejut melihat dua mata muncul didepannya .


" Kenapa berdiri disini sambil berbisik ." kata Aziz


" Eh....itu tuan mau melapor Tapi tuan ustad sedang istirahat Jadi kami harus sabar menunggu nya selesai " kata Arjun


" Bagus lah " kata Aziz lalu menghilang


Ting........


" Astaga dia ...." kata Arjan kaget


" Biarkan saja " kata Arjun


" Abi... umi " kata Aziz yang muncul tiba tiba .Dan untungnya Yuna dan Malik sudah selesai berpakaian .


" Aziz baru datang nak , Ada apa sayang Bagaimana kabar umi Aziz " kata Yuna


Yang baru sedang mengikat tali hijabnya


" Umi sakit parah umi, tapi belum ada obatnya .Dan kami sudah mengunakan anggrek bulan Tapi juga belum sembuh

__ADS_1


Karna tabib bilang racunnya sudah masuk dalam perut dan termakan Ada Yang mencoba meracuni umi entah apa tujuan nya " kata Aziz yang tidak tahu apapun


" Astagfirullah jahat sekali mereka " kata Yuna yang tak tega mendengarnya


" Apa sudah mencoba mendatangi seorang syekh ahli obat " kata Malik


" Belum abi " kata Aziz


" Nanti abi coba tanyakan pada seorang syekh. Abi dulu pernah bertemu dengan nya Beliau sering mengobati orang yang sakit parah Mungkin sekarang beliau ada di rumahnya Nanti kita coba kesana selepas magrib " kata Malik Yang teringat pada seorang syekh Yang suka menolong orang Walau pun dia buta tak melihat. Tapi dia bisa menyembuhkan orang


" Ya abi " kata Aziz berubah menjadi anak kecil Karna tadi ia berubah menjadi pria dewasa Namun Yuna dan Malik sangat tahu penampakan Aziz .


" Ya sudah dinda abi mengajar Aziz mengaji dulu ya " kata Malik yang akhir akhir ini Aziz sering belajar pada abi nya .


" Ya bi " kata Yuna tersenyum lalu beranjak dari depan kaca lalu keluar dari kamar menuju dapur .


" Nis Mikha lagi membuat apa " kata Yuna pada dua pelayan itu yang membantu Fatma dan umi Farhan .


" Hai de, kita lagi buat bika kentang nih buat duduk santai di ruang tengah " kata umi Farhan


" Alhamdulilah Yuna mau ding kak , yang masih hangat ya " kata Yuna yang sudah menelan saliva nya ingin memakan nya


" itu yang di meja de tuh dibawah tudung saji sudah ada 4 buah " kata Fatma


" Heh..... kalian bikin banyak nih " kata Yuna mengambil piring kecil Dan lalu menarik kursi untuk makan bika kentang kesukaan nya. Yang lumer di mulut Apa lagi memakai telur bebek dan santan kental .


" Wah nona enak ngak " kata Anis yang dari tadi belum brani mencoba


" Coba lah " kata Yuna Yang makan bika Dan menggesernya pada Mikha dan Anis Sambil mengingat perkataan Aziz tentang uminya Yang membuat Yuna teringat mimpi nya Seminggu yang lalu.


Ya tentang orang yang ingin memasukan kan racun agar bayi nya tidak lahir kedunia


Yang membuat Yuna .......


" Astagfirullah .....apa mereka mengira akulah umi Aziz yang sedang hamil hingga umi ratu diracuni " kata Yuna Yang mampu menelaah arti mimpinya . Yang sebenar para kaum jin kafir Mengincar dirinya Karna tak mau bayi jin nya lahir ke dunia .Karna bayi kembar nya yang salah satunya adalah bayi jin wanita Yang dilihatnya dalam mimpi Yang memang punya kekuatan dahsyat Yang sedang dicari cari oleh banyak kaum jin kafir


"' Nona ini sangat enak " kata Anis membuyarkan lamunan Yuna


" Jelas dong kan resep keluargga " kata Fatma tersenyum


" Ya Fat benaran enak " kata umi Farhan ikut mencicipinya .


" Ya memang enak oh ya kak nanti malam kita akan belanja untuk oleh oleh pulang " kata Yuna kembali memakan kuenya Yang dipanggang pada kap kap alumunium


kecil yang cukup banyak


" Ya siap de" kata umi Farhan dan Fatma

__ADS_1


Bersamaan yang duduk makan kue buatan mereka sendiri


.


__ADS_2