Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 306


__ADS_3

Mikha dan Anis hanya tersenyum Karna Ani tak tahu Aziz seorang jin Apalagi ia begitu dekat dengan Yuna dan Malik


" Ya Allah kok bisa ya ada ada saja " kata Ani yang merasa aneh Yuna slalu bisa bertemu mahluk gaib


" Ya mungkin itu takdir ku ni, jadi ya mau ngak mau di terima saja Karna memang tuhan punya rencana sendiri " kata Yuna


Yang lebih banyak punya teman alam gaib ketimbang manusia biasa


Namun Yuna tak mempermasalahkan nya


karna toh selama teman nya baik baik saja Yuna enjoy saja Walau pun disebut aneh


Dari pada berteman manusia yang iri dan dengki Lebih baik berteman dengan jin atau hantu .Apa lagi orang jaman sekarang banyak manusia melebihi setan


Banyak yang hati nya kotor


" Eh ayo dimakan tuh kue nanti malam nongkrong yuk di taman kota " kata Laras


" Boleh tapi apa boleh sama para suami " kata Alea


" Ya kita rayu lah " kata Helen


" Ya lihat nanti " kata Yuna


*********"


Hari berjalan cepat pagi ini Yuna dan teman temannya kepasar untuk belanja Karna Malik libur ia pun mengizinkan Yuna memakai mobil bersama Mikha dan Anis Dan mereka janjian ketemu di rumah Alea .


Setelah kumpul mereka sama sama berangkat dan memarkir mobil di batas yang aman Agar tak terlihat manusia awam .


" Wah ....pasar nya rame nona " kata Anis Yang melihat banyak ikan sungai yang masih segar juga ikan laut .


" Ya ayo kita beli pake boks biar masih segar dibawa pulang " kata Alea yang milih udang besar Dan begitu juga Yuna


" Al kaya nya enak deh di bikin sop " kata Yuna melihat udang dan ikan peda besar


" Ya kaya kita di jakarta " kata Alea


" Eh.... aku lupa Al ,Meri titip salam buat lho sekarang dia sudah menikah sama arsitek itu " kata Yuna .


" Hah.....jadi juga Alhamdulilah trus dia ikut suaminya " kata Alea .


" Kaya sih gitu Jadi ibu dan adiknya yang menempati rumah gue " kata Yuna


" Tapi amanah kan " kata Alea


" Ya begitulah , tapi Meri juga pulang kesana seminggu sekali " kata Yuna


" Ya syukurlah " kata Alea

__ADS_1


Lalu mereka pun memilih ikan yang segar dan Yuna ingin membawanya pulang matang untuk umah dan abah juga kakaknya Karna Fatma bilang akhir bulan Faridah pulang kerumah


Cukup lama mereka di pasar Sampai menjadi perhatian orang orang Karna mereka memborong banyak ikan dan belanjaan Lebih lebih Helen yang banyak memborong buah padahal dalam kota juga banyak Dan lebih besar


" Wah gila lho len memborong banyak " kata Laras


" Ya ....buat stock " kata Helen Yang membuat Alea dan Yuna saling pandang dan Ani juga Laras belanja secukupnya saja


Sedangkan di rumah abah dan umah Fatma baru saja datang dari pasar bersama Faridah karna umah membuat soto untuk makan para tukang Di bantu Sanah .


"' Lah bibi kok ada disini " kata Fatma kaget Karna setahunya sudah pulang


" Sanah baru dari rumah Amar Fat menanyakan tentang tawaran Abah ulam .


" Trus Amar mau ngak " kata Fatma


" Besok mau kesana Mau lihat anak nya dulu biar tahu orang nya " kata Sanah yang tak enak sama Fatma . Abah dan umah meminta Sanah untuk tidak membahas Masalah poligami pada Fatma


" Syukurlah mudahan bisa berjodoh " kata Fatma menaruh belanjaan nya


" Rid ... sini ayo masuk baru pulang ya " kata umah melihat Faridah .


" Ya umah " kata Faridah yang ikut duduk dekat sang ibu.


" Banyak umah sotonya " kata Fatma


" Iya tadi kan pas pada minta oh ya sore ngak usah masak Abah bilang tukang pulang jam 2 karna ada kumpulan di masjid habis ashar " kata umah


"' Itu si ipul kan kecelakaan sekarang di rumah sakit .Tapi ngak bisa bayar .Trus uwa Dulah jatuh pingsan karna bayaran nya besar 15 juta ." kata umah


" Inalilahi kok bisa si umah kan kemaren tuh anak cuma lecet lecet masa bisa semahal itu " kata Fatma


" Kaki nya patah dan tadi malam di operasi dan selesai operasi disuruh bayar segitu padahal sudah pake jamsostek tapi pihak rumah sakit menolak . Makanya di suruh kumpulan sama pa RT biar warga bisa bantu ." kata umah


" Kasihan kalo Yuna sudah pulang sih bisa bantu " kata Fatma


" Malik kali Fat , masak Yuna punya uang " kata Sanah menyindir


" Nah ...... " kata umah menegur


" Lho emang kenyataan kan umah kalo Yuna istrinya Malik .Mana punya uang " kata Sanah


" Bibi Sanah salah besar kalo bilang Yuna nganggur Karna walau pun dirumah


Yuna juga kerja " kata Fatma


" Lah paling juga duit suami nya kan " kata Sanah ngotot


" Nah Fatma itu benar ,Yuna itu juga kerja walau di rumah dia seorang desainer

__ADS_1


Walau pun Malik kerja Yuna ngak minta uang sama Malik .Kecuali Malik yang ngasih. Dan Malik tahu kewajiban nya


Jadi bukan cuma Malik yang punya uang Yuna juga " kata umah


" Umah belain si Fat nih " kata Sanah terlihat kesal


" Bukan belain tapi memang kenyataan nya. Biar Sanah tahu dan ngak ngomong sembarangan " kata umah mengingatkan


Jleb


Sanah pun langsung terdiam .Karna sudah diingat abah tempo hari .Yang umah takutkan kalau Fatma tersinggung


" Iya maaf umah Fat , bibi kan ngak tahu kalo Yuna juga kerja padahal lagi hamil Bibi kira cuma makan tidur doang " kata Sanah


" Ya seharusnya bibi tanya dulu kalo ngomong jangan seenaknya .Biar ngak jadi Fitnah apalagi masalah poligami ." sindir Fatma .


" Lah kan ngak jadi masalah kalo Malik nya mau " kata Sanah


" Nah ......sudah ngak usah dibahas Ayo bantu masak ..Kalo ngak mau bantu masuk kamar saja " kata umah kesal


" Ih... kok umah gitu sih baper banget orang cuma ngobrol " kata Sanah


" Umah tak mau ribut nah, apalagi kamu tamu masa buat masalah dirumah sini " kata umah


" Ih kak kenapa sih umah takut banget punya masalah . orang semua orang itu punya masalah umah Lagian nih ya Malik itu anak umah Dan ngak perlu rikuh sama besan Orang ustad memang kalo sudah mapan memang ngak masalah punya istri banyak " kata Sanah


" Sanah........" kata abah keras yang membuat Sanah kaget bersamaan dengan Malik yang berdiri di samping abah


"Deg......


" Paman .... bibi mana ?" kata Faridah senang


" Hai rid sini kok pada kumpul di dapur sini .Umah ....." kata Yuna ingin menghampiri umah


" Ngak usah kesini nak ,biar umah kesitu " kata umah


Sedangkan Sanah terdiam ditatap abah Malik yang sempat mendengar hanya diam


" Dinda kita nginap di rumah kak Fat aja Ya " kata Malik


" Lah kenapa bi ? " kata Yuna bingung


" Kamarnya lagi di bongkar nak, dan lagi pula banyak debu nya " kata umah .


" Fat...... ngak pa pa kan " kata umah memberi kode .


" Ya dengan senang hati de, kan kamarnya sudah kak Fat bersihkan tadi " kata Fatma yang tahu adiknya itu akan pulang hari ini .


" Ya sudah ayo ..." kata Yuna

__ADS_1


" Ayo dinda sekalian ini dibawa ke rumah kak Fat " kata Malik yang mengandeng Yuna .Yang membawa kardus besar . Dan Fatma juga membawa kotak yang dibawa Yuna .


" Ya sudah kita pamit ya umah abah " kata Faridah menyalami semua orang yang lebih tua termasuk Sanah .


__ADS_2