Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 118


__ADS_3

Ustad Malik pun berdiri Lalu menyalami pria tua itu


" Assalamualaikum ustad " kata Malik


" Walaikumsalam" jawab pria tua itu.Yang membuat Aldi dan Burhan juga menyalami


Tapi mereka hanya diam. Tak bertanya


" Bagaimana bisa ada disini " kata pria tua itu.


" Saya sedang berkunjung ustad " kata Malik yang mengenal beliau mengajar di madinah.


" Masyaallah baik lah bersenang senang lah " kata pria tua itu Lalu pergi meninggal kan Malik yang terpaku menatapnya .


" Siapa ustad ?" kata Aldi menatap Malik


" Dia seorang ulama dan mengajar di madinah . Beliau orang berilmu .mungkin kesini untuk mengajar " kata Malik


" Ya mungkin saja , karna memang banyak para ulama dan haba it yang diundang raja Jin untuk mengajar para anak anak dan kerabat nya " kata Burhan .


" Masyaallah .pasti nya bayaran nya cukup fantastis " kata Malik.


" Ya ustad kadang 5-7 kantong emas " kata Burhan Yang sering melihat sang abi mengantar para tamu pulang ke negara nya


" Masyaallah cukup lumayan pantasan para ulama punya banyak rezeki " kata Malik yang baru menjadi pengajar pemula..


Setelah hari semakin malam mereka pun pulang. dan istirahat ..Dan .setelah subuh Yuna dan Malik pulang ..Tak lupa mereka mengucapkan banyak trimakasih pada keempat sahabatnya itu.


" Kalo kalian butuh kami , hubungi kami ya Yun " kata Alea


" Ya Al insya allah " kata Yuna yang merasa berat berpisah dengan para sahabatnya..


*********


Sampai di dekat rumah Yuna dan Malik langsung pulang Dan sarapan pagi .Yang membuat umi Farhan bingung pada kedua nya .


" Kalian kemana sih kok baru pulang " kata umi Farhan heran


" Iya katanya cuma ngantar kue malah menghilang " kata abi Farhan membuat kedua nya saling pandang .


" Cuma tempat teman , terus nginap dan paginya pulang nih baju kita aja ngak gantikan " kata Yuna karna memang mereka tak membawa pakaian


Sedang kan abah dan umah hanya santai mendengar cerita keduanya. Karna sudah tahu menantu dan anak nya itu pergi kemana


" Jadi kan kita pulang besok bi " kata Yuna


" Ya kopernya kita bereskan dulu kan abah sama umah juga ikut ngantar sampai Jakarta " kata Malik .


" Iya lah kan kita juga mau bareng " kata umi Farhan .

__ADS_1


" Hah ..... bukan nya kakak mau lama disini cuma abang kan yang pulang " kata Malik .


" Tadi nya sih begitu tapi karna umah dan abah kejakarta takziah Kakak ikut pulang aja de Mumpung kalian juga pulang. kesana Karna sepi disini " kata umi Farhan


" Hadeh .......sepi kan malah bisa dekat sama Allah kan Ketimbang rame " kata Malik


" Ih kamu Mal protes aja, oh ya Yun kue nya bisa kan dimajukan jadwalnya.


" Bisa kak , kak tinggal ditukar sana pesanan orang lain . Ya sudah Yuna nata koper dulu ya bi , nanti juga mau ngambil koper di rumah kak Fatma " kata Yuna


" Ya dinda " kata Malik yang lalu duduk santai sambil membaca koran. Sedangkan Yuna masuk kekamar


" Mal , boleh pinjam uang ngak " kata sang kakak yang lalu duduk disebelah sang adik .


" Buat apa ?" kata Malik


Sejenak umi Farhan terdiam menatap sang suami juga umah dan abahnya . Yang lalu dianggukan sang abah


" Begini de mertua kakak mendadak sakit tadi malam Kita sih mau pulang minggu depan Tapi karna abi Farhan mengirim uang kesana Jadi ongkosnya buat pulang kurang de .Kita pinjam ya tak banyak kok Nanti kalo sudah ada rezeki kita ganti " kata umi Farhan menatap Malik .


" Ya nanti Malik tanya Yuna dulu. ya kak, uang Malik juga menipis . Tapi Malik yakin Yuna punya simpanan . Nanti biar Malik bicara kan sama dinda " kata Malik


" Ya de terimakasih " kata sang kakak tersenyum .Padahal ia tak enak hati karna Yuna sudah memberinya perhiasan dan membiayai pengeluaran selama mereka berada disini Tapi mau apa lagi karna darurat Terpaksa mereka serba mengirit pengeluaran Ditambah mertuanya sakit mendadak


Sedangkan Alea dan Aldi hari ini berada dirumah karna Aldi bisa libur sehari


" Ya tapi milik kaum Jin bukan milik manusia ..Abi juga sudah menabung untuk kita jalan jalan di sana nanti kita bisa berkeliling kota mekah dan madinah dan memberi apa yang kau suka " kata Aldi


Yang senang bisa pergi umroh bersama sang istri yang mengingat kan nya pada kedua orang tuanya.


" Ya bi " kata Alea yang juga senang karna kini mereka hidup bahagia bersama suaminya..


Lalu kedua nya pun duduk bersantai ditaman belakang sambil menikmati teh panas dan memakan kue yang dibawa Yuna Yang Alea simpan di lemari pendingin .


" Bi ... apa abi tak ingin pulang menengok orang tua abi " kata Alea


" Mereka sudah tidak ada , Entah pergi kemana Aku pernah mencari mereka bersama Burhan tapi nihil . Tak mungkin aku mencari mereka berlama lama. Doa abi semoga mereka sehat saja dan berkecukupan " kata Aldi Yang tak tahu ibu dan ayahnya itu pindah tugas kemana Dan dia masih punya satu adik laki laki . Yang kini ia lupa wajahnya karna dulu ia lama menjadi hantu di hutan Jadi tak pernah berkunjung menengok orang tuanya


*******


Dikamar Yuna merapikan semua pakaian nya dan juga milik suaminya. Lalu perhiasan nya ia pisah di dalam satu tempat Karna bisa di masukan dalam tas ransel. Yang biasa ia bawa


" Mhem....... dinda masih sibuk " kata Malik


" Sudah mau selesai bi, nanti sore tinggal ngambil koper yang di rumah kak Fatma..


Oh ya bi ....abi sudah pesan tiket " tanya Yuna .


" Itu masalah uang abi menipis karna belum gajian , abi pinjam uang dinda dulu ya sekalian beli tiket buat umi dan abah juga umi Farhan sekeluarga " kata Malik

__ADS_1


" Ya besok Yuna transfer ke rekening abi " kata Yuna sambil memasukan beberapa jilbab


Malik terdiam istrinya itu terlihat santai padahal biaya untuk tiket cukup besar Namun Yuna santai tampa beban dan hanya berkata ya saja.


" Kenapa bi " kata Yuna melihat suaminya itu terdiam ..


"Ah bukan apa apa " kata Malik mengaruk tengkuknya yang tak gatal Karna tak mungkin ia meminta menjual emas milik istrinya . Karna itu bukan hak miliknya


" Trus yang pesan tiketnya siapa dan kapan " kata Malik


" Kan berangkat masih besok sore kan bi, Yuna tinggal pesan dan boking .Oh ya abi mampir dulu kerumah mama bi dan paman


Karna Yuna besok pagi mau kemakan ibu sama bapa juga sebentar " kata Yuna .


" Ya dinda " kata Malik yang lupa belum sempat silahturahmi pada budenya Yuna .


Tapi besok masih sempat karna Malik juga mau mampir kerumah Amar .


*******


Pagi nya setelah sarapan Yuna dan Fatma ke makam orang tuannya .Karna Yuna ingin pergi jauh .Disana Yuna menyiram air putih Dan membawa bunga juga membaca Yasin dan Al Mulk .Setelah selesai Yuna langsung ketoko emas menjual kepingan emas dan belian nya sebanyak 3 butir Dan memasukan uang nya ke rekeningnya dan juga rek sang suami Karna lupa ia pun lalu mengirim pesan pada Malik sambil menunggu balasan . Dan menghitung uang hasil penjualan emas dan berlian nya


Karna belum ada yang menawar tinggi harga berlian nya


" Tit....tit.....tit


****" Abi kirim no rekening abi biar dinda kirim uangnya " *****


****" Ya dinda " ****


****" no xxxx........*****


Yuna duduk dengan tenang menunggu orang membayarkan uangnya .


" Ini berlian dapat dari mana ?" kata si pemilik toko


" Warisan koh dari kota saranjana " kata Yuna


" Oh gitu.....ya ya ..... kalo ada lagi kami beli ya ini harga 300 juta " kata kokoh pemilik toko


" Ngak bisa naik koh itu berlian bagus kualitas kerajaan jaman dulu " jelas Yuna


Si pemilik toko pun yang mengerti hanya minta menambah sedikit . Sedangkan Yuna hanya diam karna berlian dipajang di etalase toko


" Ya sudah koh ngak pa pa " kata Yuna Yang minta uang nya ditransfer ke rekening nya Dan tak lama' menunggu uang pun masuk sekitar 1, 5 milyar ..


" Sudah masuk koh terimakasih " kata Yuna lalu pergi namun belum 7 langkah menuju pintu keluar ada seorang pembeli menawar berlian seharga 500 juta. Yang membuat Yuna hanya mengeleng


" Ya .... nasip dasar si kokoh giliran beli nawar .jual malah mahal " kata Yuna Untung tadi ia ngak bawa banyak dan niatnya memang menjual ke jakarta biar dapat harga tinggi

__ADS_1


__ADS_2