Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 153


__ADS_3

Malam itu keduanya tidur nyenyak di rumah baru mereka... Yuna bangun dini hari untuk sholat Dan berdoa bersyukur atas apa yang ia dapatkan dalam hidup nya Karna tampa campur Allah Yuna yakin tak bisa hidup enak dan nyaman .Seperti sekarang ini


Setelah selesai berdoa dan sholat Yuna kembali tidur di sebelah suaminya .Dan subuh nya Yuna membangun kan Malik untuk sholat berjamaah Karna belum tahu di mana masjid terdekat .


" Abi Yuna masak dulu ya " kata Yuna ketika Malik ingin membaca Alquran.


" Ya sayang ingat jangan banyak banyak " kata Malik .


" Ya bi " kata Yuna


Dan Yuna menuju dapur . Terlihat dapurnya sangat besar dan juga bagus dan di kulkas masih lengkap sayuran dan juga daging tempo hari yang Yuna beli .


" Nona apa yang perlu kami bantu " kata pelayan Jin Yuna yang menghampirinya


" Bantu potong potong ini saja ya biar nanti saya yang masak " kata Yuna


" Kenapa tidak kami saja nona kan lebih cepat " kata salah satu pelayan jin itu


" Aku tidak mau nanti aku jadi pemalas kecuali aku capek Dan ini sekalian untuk gerak dan olah raga pagi " kata Yuna .


" Yah nona kan capek " kata Yang jin satu nya Yang sudah selesai memotong daging .


" Nama kalian siapa ?" kata Yuna melirik kedua nya


" Oh saya Mikha nona " kata Mikha


" Saya Anis nona " kata Anis yang duduk menunggu Yuna mengolah bumbu . Karna Yuna ingin memasak dengan cara alami dan tradisional .Karna akan terasa lebih nikmat .


Sedangkan Mikha dan Anis duduk tenang melihat Yuna sibuk sendiri.


" Dinda apa besok dinda mau syukuran rumah baru kita atau lusa biar makanan nya bisa kita pesan sekarang Yang untuk dimasak nanti abi bisa minta tolong umi .


Sadiyah " kata Malik yang datang kedapur


" Boleh abi , ajak ustazah Hasnah juga ya Biar Yuna bisa ngobrol dan Hafsah " kata Yuna yang nyaman dengan kedua tetangga nya itu ketimbang Billa.


" Ya Dinda biar abi telpon abah dulu ya Tadi pas ngaji abah telpon " kata Malik Yang memang tak tahu ponselnya bergetar


Lalu kembali kekamar .


" Ya bi " kata Yuna


Dan Yuna melanjutkan memasaknya Dan ketika menata makanan yang sudah matang Yuna di bantu dua pelayan nya Dan mereka dengan sigap membuat dapur langsung kinclong .


" Heh .... kok sudah rapi semua " kata Yuna kaget melihat panci dan wadah bekasnya memasak sudah rapi semuanya.


" Sudah nona , semua nya beres " kata Mikha .Yang membuat Yuna hanya mengeleng Lalu tersenyum dan kembali kekamar mengecek suaminya itu


" Abi ngak ngajar hari ini ?" tanya Yuna

__ADS_1


" Ngajar sayang , tapi jam 8 nih umah mau bicara sama dinda " kata Malik yang sedari tadi menelpon orang tuanya.


" Assalamualaikum umah sehat kan , umah kesini nanti ya ajak kak Fat juga masalah biaya nanti Yuna transfer " kata Yuna


" Iya nak sabar ya nanti pas Kesana bisa 4 bulan yuna ya nak umah bisa bikin pengajian buat cucu umah dan abah " kata Umah


" Ya umah " kata Yuna yang baru ingat iya hamil . Dan biasanya ada pengajian waktu usia 4 bulan dan 7 bulan .


" Iya nak biar umah siapkan dari sini semuanya. oh nya Yuna mau pesan titip apa ? buat disana Biar umah paket .Apa sudah mengidam " kata Umah bertanya.


" Yuna belum mengidam umah paling makan biasa " kata Malik menyahuti obrolan sang istri .


" Iya umah mungkin belum karna masih 8 Minggu jadi Abi belum di repotin " Kata Yuna terkekeh .


" Di buat repot juga ngak sayang " kata Malik mengusap kepala Yuna


*********


Sedangkan di rumah Alea tiga pria sedang kaget mendengar tiga wanita didepan nya itu hamil bersamaan .


" Kalian ngak bercanda kan " kata Aldi dengan mimik serius karna Alea hamil 3 bulan tampa sepengetahuan nya


" Iya bang kita ngak bercanda dokternya sendiri yang bilang begitu kita hamidun.


" Hadeh ..... yang hamil aja ngak sadar hamil bagaimana kita percaya " kata Jafar .


" Ya..... kok gitu sih bang " kata Helen.


" Iya harus begitu besok lusa kita berangkat umroh bareng sekalian cek up


kesehatan Dan abang tahu Helen hamidun benaran ngak " kata Burhan menjelaskan


" Trus kita juga bi " kata Alea


" Iya lah abi pengen tahu , kan perut Al ngak gendut banget . kalo ngak hamil benaran gimana ? abi akan me masti kan dulu baru percaya. Biar abi ngak khawatir lagi " kata Aldi


" Iya benar juga tuh kata si Aldi " kata Jafar .


" Yah terserah deh bi, kan Laras ngak bohong Kalo ngak hamil masa dokternya bohong kan dia juga malu bilang begitu Apa lagi dokternya nya sudah aki aki " kata Laras.


" Mana ada orang dokter nya cakep gitu Di bilang aki aki " kata Helen protes


" Wah ..... rupanya kalian kompak mau lihat dokter ganteng tadi ya " kata Burhan


" Ngak bang, kita meriksa si Laras tadi katanya ngak enak badan " kata Helen


" Ih ..... cemburu ni ye, Han dokternya benaran ganteng kok " kata Alea


" Cih..... aku sudah tahu , dokternya ganteng dan cantik cantik " kata Burhan yang lalu bergegas masuk kamar mandi .

__ADS_1


" Heh..... mau kemana tuh si jin arab "kata Jafar melihat Burhan pergi.


" Mandi bi , biar ngak bau kecut tuh ketek abi ' kata Laras manyun


" Hahaha....... biar kecut malam juga nyosor kan maka nya tuh hamidun " kata Jafar terkekeh


" Lah ..... tuh percaya , kenapa kudu periksa lagi sih bi " kata Laras protes


" Biar afdol ras , mereka kan penasaran kok hamil bareng ayo mandi tuh didepan kosong biar ngak bau kecut " kata Alea terkekeh


" Asem lho Al laki gue yang bau bukan aku " kata Laras .Yang tahu bulu ketek sang suami belum di cukur .


" Hadeh .... pake ribut , sana gih duluan aku mau pinjam baju dulu " kata Helen .


Yang mengikuti Alea


" Aku juga " kata Laras.


" Ih ..... kok pinjam ngak modal " sindir Alea terkekeh.


" Yah..... dari pada pulang kan menunggu lama " kata Helen Yang lalu mencari baju yang enak dipakai . Sedangkan Laras masih memilih milih . di lemari tamu Alea yang memang menyiapkan pakaian untuk Yuna menginap.


Ketiga nya pun bersiap begitu juga para suami . Lalu mereka kembali kerumah sakit tadi siang .Untuk cek kandungan di dokter spesialis kandungan .


" Ya istri kalian memang hamil benar hamil bersamaan " kata dokter Khan dokter peranakan jin india itu.


" Hah...... jadi benaran hamil dok " kata Aldi


" Iya .... kenapa kalian tidak percaya " Kata dokter itu heran


" Alhamdulilah itu yang memang kami tunggu dok " kata Aldi .Yang memang sudah lama menunggu Alea hamil buah cinta mereka


" Iya dok kami senang trimakasih ya dok " kata Burhan yang lalu berpamitan Begitu juga dengan Jafar.


Lalu mereka pun pulang kerumah masing masing .Yang membuat Aldi tersenyum sepanjang jalan.


" Abi kenapa sih senyum senyum di sepanjang jalan Nanti dikira hantu gila lho bi " kata Alea cemberut


" Hahaha .... kau ini, abi senang karna Al hamil Dan kita lusa umroh .Abi akan memohon pada Allah agar bayi kita sehat Dan bayi nya lahir laki laki " kata Aldi


" Emang bayi nya memang laki laki bi " kata Alea menegaskan .


" Masa sih ,alhamdulilah berarti doa abi dikabulkan " kata Aldi.


Alea pun hanya tersenyum .Sedangkan Aldi mencium pipi Alea .Dan sesampai nya dirumah .Aldi langsung mengendong Alea kekamarnya karena saking bahagia nya ..


" Abi awas ... " kata Alea takut ketika Aldi membawanya berputar putar.


" Hahaha ..... maaf abi hanya senang " kata Aldi yang lalu memeluk istrinya itu dengan rasa bahagia. Karna ia bisa membuat Alea hamil juga. Karna sudah lama Aldi ingin punya anak Apalagi dari istrinya sendiri

__ADS_1


__ADS_2