
Yuna dan Malik pun kembali menyusuri lorong dan Yuna meraba setiap dinding Dan ketika terbuka terlihat kosong dan bau bangkai ..
" Sudah ada 6 pintu yang terbuka Apa masih ada ustazah " kata ustad Ali
" Tinggal dua ustad tapi......" kata Yuna ragu
" Apa dinda " kata Malik
" Yang satu untuk ruang simpanan para setan Yang satu lagi brankas uang dan harta dari pencucian uang " kata Yuna Yang membuat Semua orang yang mendengar saling pandang dan terkejut Bagaimana Yuna bisa tahu
" Mana dulu yang kita buka " tanya Yuna menatap Malik .Malik pun menatap ustad Ali dan para ustad juga warga .
" Brankas nya dulu saja ustazah setelah itu ruang para setan bagaimana bapa bapa kita harus siaga " kata ustad Ali
" Ya ustad " kata semua orang yang ikut bersiap siap
Lalu Yuna pun berjalan menuju ruang brankas dan benar saja Ketika ruangan rahasia itu terbuka .Uang kertas mesir bertumpuk tinggi seta emas tergeletak sangat banyak membuat semua orang kaget tak percaya.
" Masyaallah ...." kata Malik
" Allahuakbar " kata yang lain
" Wah pantas dia berbuat semena mena Dan rumah nya besar uang nya sangat banyak ustad " kata Warga yang melihat tumpukan uang yang tinggi dan juga emas nya Yang tergeletak begitu saja .
" Sudah masalah ini kita bicarakan nanti Sekarang kita lihat simpanan ruangan setan peliharaannya tuan Ahmet " kata ustad Ali tegang Begitu juga yang lain .
" Mal " kata Ali menatap Malik .
" Dinda ayo " kata Malik mengengam tangan Yuna .
Yuna pun melangkah pada sebuah dinding Dan Malik pun menemani nya disebelah Yuna . Yuna pun berdoa lalu menatap Malik
" Apa Kalian siap " kata Malik menatap para ustad .
" Kami siap ustad " kata semua orang
Yang sedang tegang menunggu Yuna membuka ruangan itu .
Yuna pun maju dan meraba dinding dan
" Auzubillahiminassyitonirajim " kata Yuna Dan brak...... sret.........
" Aaa........ wus......wus .......wus...."
Ribuan kelelawar dan cahaya merah langsung menyerang para ustad Yuna pun mundur ditarik Malik kesamping Dan .Malik memukul semua Mahluk itu.
" Awas dinda ...." teriak Malik pada Yuna
Yuna pun mundur ketika sesosok mahluk mengerikan menyerang nya Tapi sebuah cahaya langsung menahan serangan itu .
__ADS_1
Dan terjadi perkelahian Yuna dikelilingi cahaya putih Yang tak bisa di tembus pimpinan para setan itu .
Ciat...... ciat ....wus wus.......
" Ustad Malik ,ustazah " kata ustad Ali Yang melihat cahaya merah berkelahi dengan cahaya putih yang mengelilingi . Yuna Yang membuat semua orang kaget menatap Yuna .Yuna yang bergerak cepat berusaha menghindari serangan pimpinan setan itu
Lalu Yuna melayang diatas angin dan .....
" Allahuakbar ......bismillah....." kata Yuna membaca ayat kursi dan
" Aaa......aaaa........gr.....gr.....
Raungan keras pun berbunyi nyaring dan Yuna cepat berlari ke arah Malik
" Abi..... " kata Yuna yang langsung memeluk suami nya Dan Malik memeluk nya erat dan Bismillah ......" kata Malik menyerang cahaya merah itu
" Pyar . ...... cahaya merah itu pun langsung berubah menjadi abu yang berterbangan . Dan Malik pun lega dan memeluk istrinya sangat erat dalam pelukannya .
" Alhamdulilah..... " kata mereka lega dan ...
" Ustad ada orang ...... " kata salah satu siswa melihat ada 3 wanita yang terlihat lemah dengan luka parah Karna menjadi makanan setan .
" Astagfirullah manusia biadab mereka tega sekali menjadikan manusia hidup jadi makanan setan " kata seorang ustad .
" Iya .... ayo tolong mereka " kata warga
Sedangkan Malik masih memeluk Yuna Yang terlihat lemas karna tenaganya terkuras
" Ustad Ali ana tinggal dulu ya
Ana mau mengantar istri Ana pulang dulu " kata Malik yang mengendong Yuna yang mendadak lemas
" Iya ustad apa perlu kami bantu " kata tetangga Malik
" Tidak pa, trimakasih ana masih kuat " kata Malik Yang mengedong tubuh Yuna
" Beri jalan ,beri jalan " kata Arjun yang menemani tuannya itu .
Malik pun membawa Yuna pulang dengan berjalan cepat Karna takut terjadi sesuatu Dengan Yuna yang mendadak lemah.
" Dinda , dinda apa dinda ngak pa pa " kata Malik Yang lalu membaringkan Yuna
" Nis , Mik ambilkan air putih buat nona kalian " kata Malik yang membuka niqab dan hijabnya .
" Dinda ngak pa pa bi , Dinda hanya ngak tahan cium bau busuk di ruangan itu bikin mau muntah dan pusing " kata Yuna lirih
" Alhamdulilah sudah selesai terimakasih dinda sudah membantu para ustad " kata Malik mengusap wajah Yuna lalu mencium kening nya .
" Ya bi , Yuna mau istirahat abi pergilah " kata Yuna
__ADS_1
" Ya sayang tunggu Anis dan Mikha ya . Dinda berbuka saja kalo tidak kuat " kata Malik mengelus pipi Yuna.
" Yuna masih kuat bi , dinda hanya butuh istirahat dan tidur untuk memulihkan tenaga dinda " kata Yuna .
" Ya sekarang pejam kan mata dinda ya abi tunggu sampai tidur " kata Malik mengusap dahi Yuna pelan .Sampai Anis dan Mikha datang Malik pun menaruh telunjuknya di mulut Membuat Anis dan Mikha mengerti. Lalu duduk disofa. Setelah Yuna tertidur Malik pun beranjak dari sisi ranjang .
" Jaga nona kalian Ana mau kembali kerumah tuan Ahmet ." kata Malik
" Ya tuan " kata Anis dan Mikha kompak
" Oh ya ingat jangan ada yang menganggu nya ingat itu !!! " kata Malik .
" Ya tuan " kata Anis dan Mikha kompak .
Lalu Malik pun pergi kembali Melihat apa yang terjadi Dan Ada 6 perempuan yang selamat Dan mereka langsung dibawa kerumah sakit Dan dua orang meninggal .
" Ustad Malik ... bagaimana dengan ustazah " kata ustad Ali
" Dia baik baik saja ustad, Bagaimana dengan mereka yang terluka Dan lalu bagaimana dengan brankasnya " kata Malik
" Uang nya kita pakai untuk mengobati 6 orang itu ustad Rupanya mereka tumbal tuan Ahmet . Mereka gadis gadis yang mereka perkosa lalu dijadi kan tumbal " bisik ustad Ali pelan .
" Lalu, yang lain nya kita serah kan kemana " kata Malik .
" Sepertinya keluargganya tak ada yang tahu uang itu milik tuan Ahmet ustad .Kalo kita serah kan ke polisi takut mereka tidak amanah Bagaimana kalo itu untuk membantu 6 gadis korban tumbal itu dan keluarga nya juga untuk memperbaiki bangunan rumah ini Dan untuk sumbangan panti sosial dan orang miskin Juga untuk kemaslahatan umat " kata ustad Ali
" Tapi kita tidak tahu asal usul uang itu ustad , Ana yakin uang itu jelas uang haram " kata Malik .
" Ya kita hitung totalnya bersama warga Lalu kita musyawarahkan dan 10 persennya untuk membersih uang itu Lalu kita guna kan untuk memperbaiki jalan umum dan fasilitas umum komplek ini Dan juga membantu korban korban yang meninggal . bagaimana ?" kata ustad Ali
" Baiklah kita bicarakan nanti malam saja ustad dengan warga kita juga dengan para ustad Dan kalo sepakat Semoga uang nya bermanfaat..' kata Malik .
" Ya ustad kita akan musyawarah kan dulu Karna seperti uangnya tak sedikit Dan itu bisa membuat pondok santri penghafal quran . juga pembangunan masjid " kata Ustad Ali Yang melihat uang nya lebih dari trilyunan.
" Ya terserah ustad saja " kata Malik
" Ya kira putus kan nanti saja ustad ayo masuk " kata ustad Ali
Setelah semua bersih pun para warga dan ustad muda pun istirahat. Karna nanti sehabis ashar akan ada pengajian lagi
Sedangkan dirumah Yuna Hafsah dan Hasnah bertamu ingin bertemu Yuna
Namun karna Anis dan Mikha sudah diberi tahu Mereka tak brani membangunkan Yuna Karna pesan tuan mereka Yuna tak boleh diganggu .
" Hah.....terus kami bagaimana ?" kata Hasnah .
" Hasnah , Hafsah kenapa kalian disini " kata Ali kaget .
" Ustad Ali " kata mereka berdua yang juga ikut kaget.
__ADS_1