Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 376


__ADS_3

Teman teman jin siluman itu pun tak terima dengan kekalahan si patih Mereka diam diam bersiap menyerang Aziz Dan ketika Aziz hendak turun 5 orang jin kafir menggabungkan kekuatan nya untuk menyerang Aziz . Ghani dan Alif yang melihat itu pun berteriak


" Aziz...... awas " kata Ghani dan Alif bersamaan Yang sudah berubah jadi bocah kecil berteriak lantang .


Namun Aziz yang sudah tahu hanya diam dan tenang Karna ada cahaya putih menahan nya Dan lalu menyerang balik serangan itu dan pyar..........


Brak ... brak ....... sebuah cahaya melingkar menghempas kan 5 pria itu sampai area taman hancur lebur menjadi abu akibat benturan kuat itu Membuat semua orang tercengang Bahkan penguasa lautan itu ternganga melihat separo tembok taman nya hancur tak berbentuk lagi


" Tuan ku ..... " kata para panglima dan penggawa berteriak


" Berhenti " kata raja mengangkatnya tangan nya Untuk membiarkan Apa yang terjadi Dan itu sudah menjadi resikonya Karna mengadakan pertandingan dalam .


Istana


" Siapa anak itu " kata beberapa orang berbisik karna ilmu kelima jin sakti kafir itu Tak bisa menyentuh Aziz ..Dan Aziz di sambut Ghani dan Alif yang langsung memeluk nya erat


" Tuan tidak apa apa " bisik Ghani yang tadi sempat khawatir


" Tidak apa apa paman Ade Ulya mengawasi ku " kata Aziz berbisik


" Alhamdulilah " kata Alif lega memeluk sahabat nya itu senang. Bukan karna hadiahnya Tapi mereka mampu mengukur


Kemampuan mereka untuk menyebarkan kebaikan Agar bisa menaklukan jin jin kafir yang menentang agama mereka


" Syukur lah ayo kita istirahat " kata Ghani menyuruh para penggawa untuk kembali ke tempat peristirahatan .


Patih dan kelima teman nya itu pun di bawa keruang pengobatan Sedangkan


raja memanggil patihnya untuk melihat apa yang sudah terjadi .


" Anak itu tak bermain curang tuan ku Dia memang menghemat tenaga nya sejak awal Tapi aneh seperti nya anak itu di jaga cahaya yang belum pernah kita lihat sebelum nya tuan ku " kata patih itu berpikir sejenak .


" Dari mana anak itu berasal pasti nya dia bukan anak yang bisa diremehkan

__ADS_1


" Kedua anak itu murid tuan Ghani tuan ku panglima yang terkenal sakti itu tuan ku Dan dari sejak kecil beliau sudah melalang buana kemana kemana Dan dia berasal dari saranjana yang terkenal dengan agama muslimnya .Dan begitu juga negara mereka


" Huh...... pantas saja anak itu bisa mengalah kan patih " Kata penguasa itu . Dulu ia pun pernah kalah dua kali menghadapi Ghani yang hampir mati Karna serangan mematikan Ghani


" Baiklah patih suruh semua pengawal dan penggawa kita untuk kembali membangun taman .Kirim para jin yang terluka pulang setelah mereka di obat jangan sampai mereka mati disini Pasti akan terjadi kekacauan Bila mereka tak terima dengan kekalahan mereka


" Ya yang mulia " kata patih


" Baiklah berikan hadiahnya Dan kirim Mereka keluar Aku tak mau ada keributan sore ini " kata raja


" Baik tuan ku akan kami laksanakan " kata patih Lalu memberikan hormat untuk kembali ke tempatnya Kembali memantau para tamu yang masih berkumpul di aula.


*********,


Sedangkan Ulya kembali bermain bersama Alim dan Azzam Setelah tadi ia mengawasi Aziz Dan Malik pun mengawasi ketiga bocah kecil itu bermain Sambil melihat banyak burung merpati yang mendekati mereka .


" Bi anak anak pada di atas Ya " kata Yuna berteriak dari bawah


" Ya dinda naik lah mereka sedang melihat burung .


Yuna yang naik keatas pun disambut Malik dengan senyuman.


" Hai sayang tuh lihat mereka aman disini " kata Malik yang melihat Anak anak mereka sedang melihat burung merpati di atap atap rumah tetangga


" Masyaallah asyik banget ya , oh ya bi habis ini anak anak bawa turun dulu Biar menyusu dan makan dulu " kata Yuna melihat ketiga bocah itu mengoceh


" Ya dinda apa semua sudah siap " kata Malik


" Sudah siap bi tinggal bentar lagi nata nata setelah itu sholat dan istirahat makan


" Syukur lah , kalo begitu kita tinggal siap siap setelah makan .Ayo kita bawa mereka turun sekarang " kata Malik


" Ya bi ayo anak anak kita turun besok lagi lihatnya ya " kata Yuna memanggil Ulya dan Alim juga Azzam untuk turun

__ADS_1


" Ya umi Ayo turun " kata Ulya yang sudah lapar dan ingin makan


Malik pun lalu mengendong dua putranya kiri kanan Dan Yuna mengandeng Azzam pelan pelan untuk turun ke bawah Lalu mengantar Azzam ke Alea Sedangkan Ulya dan Alim di bawa kekamar untuk menyusu


" Al gue menyusui anak anak dulu ya " kata Yuna


" Ya Yun " kata Alea


" Ya tuh Azzam ***** juga sana biar kompak .


" Belum lapar " sahut Azzam duduk dekat Alea


" Iya ini tante Helen belum lapar nanti kalo pengen pasti bilang ya de " kata Alea yang mengiris roti .


" Ya ya " kata Helen


Sedang kan Laras dan Ani hanya . tersenyum melihat Azzam yang duduk anteng di sebelah sang .umi .


Menjelang Ashar semua sudah siap Dan Yuna pun menyuruh putri dan putranya untuk tenang nanti bila di putar oleh bapa bapa saat sholawat Dan saat pembacaan kalam ilahi .


Sedangkan di tempat lain Aziz dan Alif bersama rombongan sedang dalam perjalanan pulang kembali ke kota saranjana .


" Hati hati lah, mereka sedang mengawasi kita " kata Ghani yang sudah keluar dari pusat pusaran


" Ya tuan " kata Abdullah yang juga Ikut mengawal keberangkatan Aziz dan Alif


" Mereka pun kembali keatas laut dengan selamat Lalu semuanya naik ke karpet terbang .


" Ayo cepat gelombang mau pasang " kata Ghani yang menarik tangan penggawanya Dan setelah semua naik mereka pun lalu bergegas pergi dari tempat itu .Bersamaan gelombang besar bergulung bergulung membuat istana dibawah laut itu berguncang hebat


Wus .. .....wus.........Dua karpet terbang itu lalu menghilang melesat cepat dari laut berpusar mengerikan itu . Ghani yang duduk tenang pun lega mereka bisa keluar lebih dulu .Karna di istana sedang berguncang hebat di dalam nya


" Tuan hadiah Alif dan Aziz sudah kami amankan " kata seorang penggawa Ghani

__ADS_1


" Ya kita tinggal melihat apa isinya " kata Ghani tadi sempat banyak jin Kafir banyak yang protes Tadi setelah pembagian hadiah Ghani langsung berpamitan dengan raja Dan bergegas pulang karna tak mau ada keributan Dan Ghani tak mau indentitas Aziz dan Alif terbongkar Walau disana ada patih dari kerajaan jin mesir Mereka pura pura tak mengenal Aziz demi keamanan pangeran mereka .


Di rumah umah Acara makan makan pun sudah di mulai setelah pengajian. Dan Alim dan Ulya sedang di putar juga diayun lalu di ayunan mereka dibacakan sholawat sampai .mereka ketiduran


__ADS_2