Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 313


__ADS_3

Setelah semua pulang Aldi pun menutup pintu kamar rawat Alea Dan mencium bayi nya dan istrinya


" Tidur bi sudah malam besok Yuna akan kesini lagi " kata Alea


" Ya sayang " kata Aldi mencium kening


Alea lagi Lalu berdoa untuk istri dan anak anaknya


Sedangkan pagi nya di rumah Amar ustad Sofyan menanyakan mahar Amar karna minggu depan mereka akan menikah Dan Nurul akan di boyong kerumah


" Bah Amar biar nginap di rumah abah Rahman saja kan disini biar Nurul dikamar Amar dandan nya .Besok biar Amar bersihkan " kata Amar


" Kau sudah yakin nak " kata ustad Sofyan


" Ya bah " kata Amar mantap


" Ya sudah bilang sendiri sana nginap dirumah abah kaya nya tuh rumah sudah jadi pas kalian menikah " kata ustad Sofyan


" Iya bah, bisa pas banget Malik cari berkah pas besok banyak tamu " kata Amar Karna Malik membuat rumah sangat besar pas ia menikah


Dan Amar pun lalu pergi kerumah abah untuk izin menginap semalam ketika waktu akad


Seminggu berlalu..........


Yuna baru saya menaruh bayi Azzam ketika Aziz datang mengangetkan nya .


" Umi....." kata Aziz berteriak


" Ya Allah Aziz ngak boleh gitu nanti ade bangun " kata Yuna


" Hehehe ..... maaf umi " kata Aziz yang muncul bersama Alif


" Sudah Yun ngak usah digendong juga dia kebiasaan tuh Azzam ." kata Alea yang baru selesai mandi karna setiap berangkat Yuna diantar kerumah Alea oleh Mikha untuk membantu Alea . Biar ngak repot .Karna masa pemulihan


" Ya tadi kan cuma rewel dikit " kata Yuna


" Kalian jadi pulang nanti sore ke rumah umah yun " tanya Alea


" Iya jadi lho di tungguin Mikha ya biar Anis aku bawa buat bantu umah disana " kata Yuna


" Ya Yun, terimakasih lho sudah perhatian


sama gue Sudah seminggu ini repot bolak balik " kata Alea


" Ngak apa apa Al , kan pas aku belum melahirkan nanti kita bisa sama sama repot " kata Yuna terkekeh .


" Ya apa lagi Helen tuh " kata Alea


" Ya nanti kita gantian aja saling bantu " kata Yuna yang sore ini pulang kerumah umah untuk menghadiri pernikahan Amar


" Ya beb, mudahan besok kita semua slalu sehat " kata Alea .


" Ya Aamiin " kata Yuna


Dan sore nya Malik dan Yuna pun pergi Aziz mereka titip kan pada Arjun .dan Arjan yang bermain bersama Alif Karna tak mungkin membawa Aziz yang akan membuat banyak pertanyaan .


Sedangkan di rumah umah Ali dan Billa datang bersama Billa yang memang pulang kampung karna cuti Dan membuat mereka menginap di rumah abah Rahman . Amar yang kedatangan sahabat sesama ustad itu senang Ali bisa hadir di pernikahan nya

__ADS_1


" Jadi ini rumah Malik " kata Ali tak percaya


" Iya lah dia kan punya banyak duit jelas dua langkah lebih maju dari kita " kata Amar


" Ya mar dia belum pernah kalah pasti kita slalu dibelakang nya .Oh ya bini lho masih muda " kata Ali berbisik Karna Amar sudah menikah siang tadi


" Ya begitu lah tapi lokal li , ngak kaya lho " kata Amar pelan


" Hahaha ...... sama saja malah legit yang lokal bro tuh si Malik aja milih yang lokal kan ketimbang hibrida " kata Ali terkekeh


" Iya juga ya Ayam kampung asli bro " kata Amar terkekeh


" Cantik ngak bro " kata Ali


" Lumayan sih buat hiburan mata kan masih imut " kata Amar


" Aish senang kali kalian ini cari daun muda Malik juga , tuh anak mana belum nongol lagi " kata Ali


" Masih ngajar kali biasa nya sudah nongol " kata Amar yang sudah tahu Malik mengajar di saranjana


" Huh ......dia memang rajin ngak ada stopnya nyari duit " kata Ali yang tahu Malik cukup disiplin .


Dan tak lama Malik datang Yang membuat Malik kaget melihat Ali ada dirumahnya .


" Assalamualaikum bro " kata Malik


" Walaikum salam " jawab Amar dan Ali


" Li, kok bisa disini Billa juga ikut " kata Malik


" Trus Yuna mana Mal " kata Amar


" Lagi dirumah kak Fat " kata Malik Yang masuk ikut duduk di sofa Dan rumah abah terlihat luas karna sengaja di buat bila banyak para tamu yang datang


" Sudah sah mar " kata Malik


" Sudah tadi siang kenapa ngak kesini tega lho " kata Amar


" Maaf sibuk dan lagi teman Yuna si Alea baru melahirkan jadi ngak bisa buru buru " kata Malik


" Hah....... melahirkan Trus anak nya gimana ?" kata Amar yang tahu Alea menikah dengan hantu


" Ya biasa tampan seperti bapa nya lah .emang kenapa ?" kata Malik


" Syukurlah ..aku ngak bisa bayangkan


saja bila anaknya beda " kata Amar


" Ih kau ini jangan berpikir negatif " kata Malik


" Ya ....ya kata Amar Dan mereka pun ngobrol bersama di ruang tamu


Sedangkan Yuna di rumah Farma sedang baru selesai mandi dan Anis membantu nona nya itu berpakaian karna mereka akan ikut mengantar Fatma ke rumah ustad Sofyan sebentar mengantar kue yang di sumbang kan Yuna Yang akan di bawa Samsul dan Fatma


" Assalamualaikum " kata Samsul


" Walaikum salam, masyaallah Yuna Fat Samsul ayo masuk aduh kok repot repot ini " kata uwa istri ustad Sofyan mempersilahkan mereka masuk karna ada acara syukuran nanti malam karna resepsinya minggu depan .

__ADS_1


" Ini dari Yuna wa " kata Fatma pada uwa istri ustad Sofyan


" Trimakasih nak Amar lagi dirumah abah pengantinnya lagi di kamar sebentar ya " kata uwa yang lalu menyuruh orang menyiapkan hidangan untuk Yuna Anis dan Fatma juga Samsul .


" Ustazah silahkan " kata para ibu ibu yang mengenal Yuna .


" Trimakasih mak " kata Yuna tersenyum


" Silahkan nak di minum . Nurul nya mana ya tadi umi suruh menemani tamu kok ngak ada " kata uwa Yang datang dari dapur


" Nurul yang berdiri dekat pintu pun keluar dan menyalami Yuna dan Fatma juga Anis Lalu duduk tersenyum pada tamu nya yang tak ia kenal itu


" Slamat ya de semoga samawa " kata Yuna sopan


" Ya kak " kata Nurul pelan .


" Yuna Fat uwa tinggal sebentar ya " kata uwa karna ada orang mengantar beras


Yang dibantu Samsul untuk mengangkat nya ke dapur "


" De Nurul main kerumah kalo pas senggang kalo punya waktu sama Amar " kata Yuna basa basi


" Ustad kak, ngak sopan memanggil seorang ustad hanya namanya saja " kata Nurul


Deg....


" Oh iya ustad Amar " kata Yuna mengulang perkataannya


Fatma yang mendengar Nurul berkata begitu pun menatap Nurul .


" Maaf de Nurul kami ini masih kerabat wajar bila memanggil de Amar cukup namanya kecuali orang luar " kata Fatma


" Masa sih kerabat dari mana ?" orang yang lamaran dan nikahan disini saya sudah pada kenal Dan saya juga tahu kerabat suami saya " kata Nurul


" Maaf kami ngak bisa datang karna tadi sibuk " kata Yuna


" Masa atau hanya mau ngaku ngaku kerabat ustad " kata Nurul terlihat tidak senang


" Astagfirullah " kata Yuna


" De sudah yuk pulang ngak penting ngomong sama orang sombong " kata Fatma yang lalu berdiri


" Iya nona kita niat baik malah omongan tak menyenangkan begitu " kata Anis menatap tajam Nurul


Yuna pun berdiri di bantu Anis dengan pelan . Yang lalu keluar ngak berpamitan


" Eh ngak sopan ngak pamit bertamu kok ngak punya adab ya " kata Nurul .


" Hei.... kau hati hati kalo bicara " kata Anis emosi membuat orang melihat kearah Anis


" Sudah yuk pulang " kata Yuna


" Ada apa ustazah kok tamunya pulang " kata seorang ibu ibu


" Tuh mak ada tamu ngak sopan masa manggil ustad ngak sopan " kata Nurul


Yang membuat orang menatap Nurul dengan penuh tanda tanya .

__ADS_1


__ADS_2