Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 56


__ADS_3

Malik melihat ke kiri dan ke kanan juga melihat semua sudut ruangan ..Sambil tangan nya masih memeluk istrinya .


" Ngak ada siapa pun " kata Malik mengeleng Sambil menatap lekat wajah Yuna


" Tapi aku tadi melihat kakek tua berjubah putih memetik tasbih duduk disofa itu " kata Yuna .Menujuk sofa Dan sudah tak ada siapapun disana ..


Yuna terdiam lalu ia menatap wajah Malik dan baru sadar .


" Mal...... kata nya langsung melepas kan pelukan Malik .Namun tangan Malik masih mengengam tangan Yuna. Yang tak sengaja dilihat Billa yang keluar bersama umah .


" Yuna sudah pulang nak " kata umah


" Iya umah " kata Yuna yang ingin melepaskan genggaman tangan Malik Namun tampa sengaja Malik menarik nya Dan kembali jatuh dalam pelukan Malik.


" Mal..... apaan sih tuh....dilihat umah " kata Yuna Dengan wajah merona merah


" Hahaha....... kamu yang duluan kan tadi siapa suruh takut " kata Malik tergelak lalu mengurai pelukannya. Dan Yuna cepat cepat berdiri tegak.


" Tahu ah , umah Yuna ganti baju dulu " kata Yuna .berlalu pergi


Sedang kan Malik terkekeh melihat punggung Yuna menghilang di balik tembok menuju kamarnya .


" Ada apa " kata Umah heran begitu juga Billa yang melihat Malik tersenyum sangat bahagia.


" Bukan apa apa umah Tadi dia hanya takut " kata Malik


" Ya sudah Malik siap siap dulu ya umah Bill kau sekalian pulang kan ." kata Malik Yang melangkah kekamar atas


" Ya Mal " kata Billa yang membuang nafas kasar kecewa karma pria Yang ia cintai itu Tak dapat digapai .


Sedang kan Malik langsung masuk ke dalam kamarnya Dan berganti baju . Sambil berkaca untuk merapikan rambutnya.


"'Apa kakek menakutinya " kata Malik . Melirik pria tua yang memetik tasbih diatas tempat tidurnya.


" Kakek hanya menjawab salam.nya . Dia sudah tahu kehadiran ku dari sejak pertama datang " jawab kakek berjubah itu.


" Masya allah bagaimana mungkin " kata Malik menatap pria berjanggut itu.


" Apa kau tidak tahu atau kau pura pura tak tahu tanyakan pada abah mu " kata pria berjanggut itu.


" Astagfirullah....... bagaimana bisa " kata Malik yang lalu menarik nafas dalam..Lalu setelah rapi iya pun turun dan menuju kamar abah.


Tok.....tok.....tok .....


" Masuk " kata abah yang baru selesai sholat dhuha.


Malik pun masuk lalu melangkah menuju sisi tempat tidur Dan lalu duduk disana.

__ADS_1


" Ada apa nak ?" Tanya abah.


" Apa abah tau kalo Yuna bisa melihat kakek " kata Malik menatap wajah sang abah mencari jawaban


" Bukan itu saja mata bathin istrimu itu terbuka . Dan dia baru pulang dari kota Saranjana.


" Allahu akbar bagaimana bisa abah. "' kata Malik kaget Yang tak percaya karna tak tahu banyak tentang istrinya


" Dia berteman dengan hantu dan jin dari kota itu " kata abah Yang ikut duduk dan mengusap punggung Malik


" inalilahi " kata Malik Meraup kasar wajahnya Yang sangat mustahil bagi orang biasa untuk bisa masuk kekota Saranjana Dan lagi kota itu kota para Jin muslim .


" Lalu bagaimana dia bisa melakukan itu tampa bantuan siapa pun " kata Malik penuh selidik.


" Allahu hu alam abah tidak tahu..Yang abah tahu mereka baik baik saja Ketika ia menjemput teman nya itu pulang " kata abah


"' Teman yang mana ?" kata Malik menatap abah lekat.


" Yang menginap tempo hari disini Yang bersama mu dari banjarmasin " kata abah .


" Ya Allah kenapa mereka bisa ......."


" Salah satunya menikah dengan penduduk saranjana cucu ku. " kata kakek tua berjanggut yang muncul didepan Malik


" Huh......... apa Yuna tahu itu kek. " kata Malik


" Aku tak slalu bisa mengawasinya bah kek Apalagi Aku harus mengajar pulang pergi jakarta Kairo " kata Malik


" Kau suaminya. kau lebih tahu menjaganya istrimu Walau kau jauh itu sangat penting . karna istrimu itu istimewa " kata kakek berjubah itu.


" Baiklah aku akan berusaha menjaganya " kata Malik Yang lalu menghela nafas lega .


" Ya sudah bah .abah siap siap kita jalan jalan Karna minggu depan Malik akan pulang ke Dubai.. Malik mau menemui Yuna dulu " kata Malik Yang lalu keluar dari kamar abah . Lalu turun kebawah menuju kamar Yuna.


" Mal " kata Billa.


" Ada apa Bill apa sudah siap tunggulah di ruang tamu Aku mau menemui Yuna dulu " kata Malik. Lalu melanjutkan langkah nya


" Mal ......" kata Billa


" Bill .....tolong jangan memaksa kan diri Kau tahu tak akan baik jadi nya " kata Malik yang melangkah menuju kamar Yuna dan mengetuk pintu.


Tok....tok....tok.....


" Masuk...... " kata Yuna yang sedang memakai bedak nya. Dan menyisir rambutnya .


" Mhem.......

__ADS_1


" Malik...... astagfirullah a....aku kira umah " kata Yuna kaget


" Kenapa apa suami mu tak boleh masuk kamar istrinya " kata Malik


" Aish kau ini tunggulah di.luar sebentar lagi juga selesai " kata Yuna Yang tak.mengubris perkataan Malik ..Yang di anggapnya hanya bercanda .


" Apa aku harus meniduri mu dulu baru kau yakin aku suamimu " kata Malik


" Sudah ah Mal jangan lebay ayo turun " kata Yuna


" Tunggu ada yang ingin kutanyakan apa kau mau jujur " kata Yuna .


" Apa ....." kata Yuna


" Kalo aku benar suami mu .Dan memintamu berhenti bekerja Dan ikut dengan ku Apa yang ingin kau lakukan. " kata Malik menatap lekat Yuna.


" Sudah ah jangan bercanda , bukan nya Billa calon mu . Kenapa masih mengharap kan ku .Aku sudah bilang kan aku belum siap Dan aku iklas kamu menikah dengan nya. "" kata Yuna


"Bila aku menikah dengan Billa Apa Kau mau dipoligami ?" tanya Malik menatap Yuna.


" Jangan harap siapa juga Yang mau dipoligami. Itulah sebabnya aku ngak mau menikah dengan ustad. sebab kalian akan menguat kan dan memakai dalil **laki laki boleh menikah lebih dari satu . Dan istri yang ridho dapat ganjaran surga ** Iya kan " kata Yuna dengan wajah masam..


" Hahaha .....Apa itu sebab nya kau tak mau dengan ku " kata Malik .Menatap Yuna dalam sambil tergelak


" Itu salah satunya " jawab Yuna cemberut.


" Baiklah..... kalo aku berjanji tidak akan berbagi hati berarti kau mau kan " kata Malik tersenyum .


" Tahu ah ayo berangkat " kata Yuna yang menghindari pertanyaan Malik. Dengan bergegas keluar kamar


" Kau ini " kata Malik tersenyum . Sambil menuju ruang tamu Di sana sudah ada Abah umah dan Billa menunggu. keduanya.


Umah dan abah tersenyum melihat keduanya bisa akur . Walau Yuna masih belum sadar. Tapi seiring nya waktu umah percaya menantunya itu pasti bisa menerima putranya


Billa yang melihat Malik tersenyum Memalingkan wajahnya ketempat lain


Ada rasa sakit Yang ia rasa kan Ketika orang yang di harap kan Tak memilihnya. padahal Malik tahu ilmu dan kemampuan nya juga kwalitas dirinya.


" Ayo kita berangkat " kata Malik Yang lalu keluar menuju garasi mobil dan menghidupkan mesin mobil . Sedang Yuna menggeser pagar garasi agar mobil bisa keluar. Namun tiba tiba....


Prank.....


" Astagfirullah aladzim " kata Yuna kaget melihat sosok anak kecil melintas didepannya


" Ada apa " kata Malik


" Bu.... bukan apa apa ...."jawab Yuna yang berlindung di balik punggung Malik

__ADS_1


__ADS_2