Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 267


__ADS_3

Yuna pun digendong Malik kekamar ketika sudah terlelap ..Dan membaringkan dengan pelan Takut Yuna terbangun


" Ya Allah kau pulas sekali sayang " kata Malik menyelimuti Yuna dan mengusap kepala istrinya itu dan mendoakan nya.


Sedangkan di sebuah jalan mobil hitam menunggu mobil Malik melintas. Namun . mobil yang ditunggu tak kunjung lewat


" Apa kau tahu alamatnya " kata pria Yang menunggunya


" Tidak " kata teman nya.


" Berarti kita melenyapkan .orang yang tak pasti Bagaimana bisa cepat bekerja kalo kita hanya bisa membututi nya " kata pria satunya


" Iya aneh juga, Mereka tak memberikan keterangan yang jelas dan akurat " kata teman nya lagi


Dikota lain Alea baru saja masuk rumah Ketika tadi mereka pulang dari kota baru belanja keperluan rumah Karna apabila mereka belanja di mall tak selengkap barang di pasar tradisional Yang membuat Alea sering pergi kepasar . Selain murah juga bisa menghemat dan perlengkapan dapur komplit tampa kekurangan


" Apa sudah semua bang " kata Alea Yang membawa masuk sebagian barang belanjaan nya kedapur


" Ya tuh tinggal minyak dan sayur " kata Aldi Yang menemani Alea di hari libur kepasar. Karna memang minggu ini Aldi tak lembur


" Alhamdulilah sudah semua bi " kata Alea duduk disofa Yang lalu di temani Aldi Dan Aldi langsung menaikan kaki Alea Lalu memijat nya


" Bi nanti abi capek " kata Alea


" Ngak sayang kamu yang capek tuh sudah gendong perut juga .Kan ngak bisa dititip lagi " kata Aldi terkekeh


" Iya bi kan bukan barang titipan jadi ngak mau " kata Alea ikut terkekeh karna suaminya itu memang slalu perhatian pada nya .Apalagi kalo masalah kehamilan nya Aldi sangat rutin untuk mengecek dan membawa Alea pergi ke dokter .


" Mau abi gendong kekamar " kata Aldi


" Ya bi " kata Alea tampa malu lalu mengulurkan tangan nya yang membuat Aldi tersenyum .


Dirumah Malik Yuna baru saja bangun " dan Dan disamping nya Malik sedang duduk membaca buku menunggui Yuna .


" Abi .... " kata Yuna


" Hai sayang sudah bangun ya Apa mau mandi " kata Malik yang sudah terlihat tampan dan rapi.


" Kenapa Yuna ngak dibangunkan untuk sholat subuh bi " kata Yuna


" Sekarang boleh sholat masih belum jam 6 kok " kata Malik tersenyum pada sang istri karna tahu istrinya itu lelah

__ADS_1


" Ya bi " kata Yuna yang lalu pelan pelan beranjak dari ranjang dengan bantuan . Malik Lalu menuju kamar mandi untuk berwudhu .


Dan Malik pun menyiapkan sajadah dan rukuh Yuna . Yang membuat Yuna tersenyum pada suami nya itu. Lalu Malik menyuruh Anis untuk membawa sarapan Yuna ke kamar Agar Yuna bisa sarapan Sambil di temani Malik yang sedang menilai hasil tugas siswa nya


" Abi sudah sarapan " kata Yuna yang duduk disebelah Malik dengan soto buatan umah yang terlihat nikmat Dan Yuna langsung menyantapnya dengan lahap tampa sisa .


" Mhem ..... mau tambah lagi " kata Malik


" Kenyang bi " kata Yuna bersandar di bahu Malik yang membuat pria tampan itu memeluknya


" Ya sudah " kata Malik yang melap bibir Yuna pelan dengan jarinya


" Abi ngak berangkat mengajar " tanya Yuna


" Ini mau berangkat , tapi nungguin bumil abi bangun dulu "kata Malik mengusap kepala Yuna dan menciumnya.


" Yuna masih belum mandi bi " kata Yuna


" Apa mau abi mandikan " kata Malik tersenyum lalu mencium pipi Yuna lagi


" Belum mandi juga ngak pa pa , abi tetap sayang dinda abi Dinda tetap cantik dan slalu bikin gemas " kata Malik merangkul mesra Yuna Yang membuat Yuna langsung tersenyum.. Karna suaminya itu tak pernah protes dengan keadaan nya . Dan slalu tetap perhatian padanya Walau dalam kondisi hamil .


" Abi mau berangkat jam berapa " kata Yuna menatap Malik


" Ya bi " kata Yuna .Yang lalu bergegas menuju kamar mandi.


" Pelan pelan sayang ngak usah buru buru " kata Malik Yang tak mau Yuna kenapa napa


" Ya bi " kata Yuna yang lalu masuk ke kamar mandi


Sedangkan Umah dan abah sedang duduk di ruangan dapur sambil menemani putri dan menantunya itu membuat ketupat Karna untuk Yuna yang ingin makan soto pakai ketupat dan lontong sayur pakai rendang daging juga bakso


" Pastinya menantu umah belum bangun makanya ditunggui Malik " kata umi Farhan yang menyematkan lidi di daun lontong yang dibuat nya


" Ya mir adik mu ektra perhatian ,kau tahu sendiri kan cerita nya " kata abah


" Ya bah wajar saja kalo banyak orang Yang iri dan dengki Tapi sudah kelewat wajar kalo sampai berniat menghabiskan nyawa orang. " kata Arham


" Itulah sebabnya ia ingin ada yang slalu mengawasi Yuna ham. Karna kalo Malik mengajar dia tak bisa menjaganya " kata umah .


" Ya kita berdoa saja umah untuk de Yuna .Karna Fat percaya mereka akan baik baik saja seperti yang sudah sudah

__ADS_1


Tak mungkin Allah tak menolong mereka kan " kata Fatma yang khawatir pada Yuna Tapi mengingat Yuna punya banyak teman para jin Fatma pun menepiskan semua kekhawatiran nya .


" Aamiin mudahan saja nak " kata umah Yang membuat lepat ketan ketupat isi ayam Yang merupakan makanan tradisional


Yang sangat Yuna senangi


"' Sudah banyak nih trus bikin apa lagi " kata Samsul Yang membuat banyak untuk bekal mereka sekalian pulang lusa . Karna awet dan bisa di panaskan .


" Sudah nak , itu juga sudah banyak umah merasa senang kita tinggal makan tidur disini tampa kerja Tapi makanan tak kekurangan Dan selalu berlebih " kata umah .


" Ya umah bikin malas pulang tadi saja Farah merayu abi nya untuk tinggal disini .


" kata umi Farhan


" Trus boleh ham ? " tanya .abah


" Arham sih senang aja bah Apalagi masalah uang dan makanan terjamin Tapi Arham ngak bisa pindah sebelum habis kontrak Dan tak ada untuk pindah Karna kita masih di Yaman . Lagian kasihan ade ipar kalo harus mengawasi mereka .Nanti kalo sudah Aliyah mungkin sedikit lebih besar akan Arham lepas Karna sudah bisa sedikit mandiri " kata Arham


" Iya bah kasihan Yuna kan juga lagi hamil " kata sang istri menambahi


" Ya terserah kalian saja toh Malik dan Yuna juga tak memaksa Nanti menunggu


anak anak sedikit besar juga ngak apa apa Kalian juga bisa mengawasi nya bila pindah kesini ." kata umah


" Ya umah " kata umi Farhan .Yang lalu menyusun semuanya untuk dikukus .


" Kalo Fatma gimana nak " kata abah


" Faridah bilang nunggu kuliah saja bah kan sekarang Farid masih tahap belajar bahasa arab jadi masih ada waktu Dan mudah mudahan saja Faridah bisa dapat beasiswa " kata Fatma


" Aamiin ....." kata semua orang yang berkumpul . Dan ketika ketupat sudah selesai Anis pun menaruhnya di panci yang mendidih


" Wah nona itu rendangnya sepertinya enak begitu juga baksonya " kata Mikha Yang menelan saliva nya melihat Fatma mengaduk tetelan untuk kuah bakso dan soto daging Yang mereka buat bersama untuk keluarga


" Wah kak Fat jadi bikin bakso " kata Yuna berteriak senang melihat sang kak mengaduk daging tetelan di panci. Ketika ia datang kedapur bersama Malik


" Ini sudah matang kalo mau nyoba sana de di makan " kata Fatma yang memang membuat kan untuk Yuna . karna sang adik sedang masa mengidam Dan ia .pun menyempatkan untuk membuatnya karena di mesir tak ada bakso .


" Mhem.....yummy mau dong ." kata Malik


Yang juga ikut tergiur melihat bakso dengan kuah banyak daging dan tetelan iga nya .

__ADS_1


" Abi mau Yuna bikin kan ya " kata Yuna Yang lalu mengambil mangkok Karna semalam memang Yuna menyuruh .Mikha dan Anis kepasar untuk belanja juga membeli 10 kg daging dan tetelan juga tulangnya Untuk membuat bakso .Dan Fatma langsung membuat nya untuk stock sang adik . Karna ia biasa membuatnya Dan sebagai rasa sayang nya pada Yuna .


__ADS_2