Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 303


__ADS_3

Lalu Aziz pun kekamar sang umi Dan melihat umi ratu bersama Azza Yang memang sedang asyik menata bunga


" Apa umi memanggil Aziz " kata Aziz


" Ya sayang kemari lah lihat umi merangkai bunga oh ya apa hafalan Aziz sudah selesai . " kata umi ratu


" Sudah umi , kan sudah Aziz setorkan semua Jadi kapan umi mengajak Aziz liburan " kata Aziz


" Mungkin setelah guru Aziz memberi nilai ya " kata umi ratu


" Baiklah Aziz tunggu janji umi dan abi " kata Aziz tersenyum


" Ya sayang " kata umi ratu Yang membuat Aziz tersenyum


" Sini bantu kak Azza biar cepat " kata Azza


" Ya kak " kata Aziz lalu berbisik pelan pada sang kakak .Yang membuat Azza tersenyum penuh arti


********


Sedangkan di rumah Yuna, baru saja didatangi tamu .Yaitu Alea Helen Ani Dan juga Laras Yang sudah masuk kamar tampa izin setelah tahu Yuna sedang sakit tadi malam


" Lho sakit apa sih Yun kok bisa mendadak kan kemaren masih sehat " kata Helen


" Bukan sakit len , cuma pengaruh cuaca tadi malam sangat dingin Dan juga terasa aneh " kata Yuna


" Iya benar Yun, hawanya memang tak enak Dan juga aku merasa ada sesuatu yang terjadi di luar sana " kata Alea


" Kamu benar Al memang tadi malam abang bilang banyak ular melata ingin masuk gerbang " kata Helen


" Nauzubillah jadi itu benar len " kata Laras yang mendengar dari tetangga nya


" Iya wallahu alam, kita ngak tahu apa Yang terjadi biarkan saja Yang penting kita aman " kata Alea


Sebenar nya ular ular itu bukan ingin masuk Tapi menghindari para iblis Yang sedang berkeliaran mencari mangsa . Sampai petirnya begitu dahsyat karna malam tadi Malam jum at Yang biasa memang akan ada hal aneh yang pasti terjadi di .luar nalar


" Ya apa itu memang tiap tahun sekali " kata Alea Yang teringat masa dulu saat Alea mengalami kecelakaan Dan Yuna hanya mendengarkan saja Sambil mengusap perutnya


" Entah....lah mungkin juga " kata Helen


" Sudah ayo bangun Yun kita ke taman belakang saja yuk ngobrolnya " kata Laras


" Ok ,Nis tolong gelar karpet buat kami kumpul ya . pake yang tebal saja " kata Yuna Yang juga ingin melihat taman belakang bersama teman teman nya


" Ya nona " kata Anis

__ADS_1


" Biar aku bantu nis " kata Ani


" Eh jangan nona , nona bawa makanan saja di atas meja saja tuh sudah siap " kata Anis Yang lalu menghilang sekejap mata Dan sudah berada di belakang mengelar karpet dan bantal untuk para nona nya bersantai.


Lalu Yuna pun bangun pelan pelan. Alea dan Helen pun membantu mengandeng nya Menuju taman belakang sedang Laras membantu membawa makanan Yang mereka bawa


Hawa terasa sejuk Bau aroma bunga begitu wangi Yang membuat semua senang melihat bunga bermekaran Yang di lalu membuat semua nya terpana


-" Masya allah bagus " kata Alea


" Ya Al cantik " kata Ani


" Nona ini teh nya Dan ini susu buat Nona Yuna " kata Mikha


" Trimakasih Mik Nis ayo sini ikut bergabung " kata Yuna


" Ya kita santai saja " kata Alea Yang membawa empek empek yang mereka dari pasar pinggir kota


" Ya nis , Mik kami sudah biasa kumpul begini Karna kami memang sahabat lama " kata Helen tersenyum


Yang ikut menata makanan di piring Yang sudah disiapkan Mikha Lalu mereka pun duduk bersama sambil bersandar dan juga bercerita tentang tadi malam .Karna Ani ngak bisa tidur setelah di tinggal Abdullah menghadap raja ke istana


" Untung ngak ada badai " kata Laras


" Iya hanya ada badai cinta " kata Helen terkekeh


" Hahaha........ bukan ketahuan lagi malu tahu bisa di tonton orang banyak " kata Alea


" Blue film dong " kata Helen


" Konser romantis tampa batas " kata Alea tertawa .


" Ya mau gimana lagi di paksa laki gue ya... ladeni aja Dari pada nanti mutung cari yang lain sakit hati gue " kata Helen


" Iya tapi ngomong ngomong masalah konser mau ada band katanya mau kota baru kita nonton yuk bertujuh " kata Alea


" Ya tapi masa iya pasukan buncit nonton konser takut gue kesenggol senggol " kata Laras


" Hadeh .... itu urusan nanti, kita makan dulu nih rujak nya sayang nganggur kan " kata Alea terkekeh


" Siap sikat habis " kata Helen yang membuat semua nya tertawa


Lalu mereka pun makan sambil ngobrol


Bercerita tentang kejadian aneh .Yang mungkin tidak aneh Mikha dan Anis..

__ADS_1


Namun aneh bila bagi manusia


*********


Sedangkan di rumah umah . Umah kedatangan sang adik ipar dari hulu sungai Yang ingin berkunjung melihat umah dan abah Karna tahu mau membangun


" Jadi abang bangun rumah lagi kak Yang ini jadi dapur dong " kata adik umah


" Iya nah, sana istirahat dulu , biar nanti bisa makan bareng " kata umah .


Sedangkan Fatma hanya diam setelah adik umah pergi baru Fatma bertanya


" Umah , Fat kemaren dengan .Nisa mau pisah dari suaminya .Bukan nya mertua nya dekat rumah bibi " kata Fatma


" Iya tapi jangan dibahas Fat biarkan saja Takut nanti kita di kira kepo " kata Umah yang membuat Fatma tertawa


" Iya juga umah hehehe " kata Fatma yang mengaduk sayur .


Sedangkan dikebun belakang para tukang cukup heboh karna tanah yang mau dibangun cukup luas . Dan Samsul ikut membantu abah .


Sam besok kita kan mau bongkar kamar Malik tapi semua barang bawa ke kamar Yuna dulu Biar nanti malam kita angkut bilangan si Fat " kata abah


" Lah kok bongkar malam bah kan bisa siang ini juga " kata Samsul .


" Banyak barang berharga takut di lihat orang sam Dan ngak enak di lihat " kata abah yang tahu di lemari Malik ada harta karun Yuna .Yang bisa mengudang bahaya Makanya abah hanya ingin mengangkutnya berdua Samsul saja .Bila memakai jasa tukang bisa memancing omongan


" Iya bah " kata Samsul Yang memang tak tahu apa pun .


Lalu abah pun pulang , Dan menyuruh umah membuka kunci kamar Malik Dan masuk kekamar lalu menutupnya lagi


" Bah apa mau dibawa sekarang " kata umah


" Nanti malam saja itu yang dua kantung bungkus dengan kain Agar samsul tidak tahu Nanti masukan kekamar Yuna " kata abah Yang memang sepakat ketika bicara tadi malam dengan umah Untuk memindahkan harta karun Yuna kekamar Yuna .Sedang kan hanya pakaian Malik yang dipindah kekamar umah


" Ya bah " kata umah


" Masya allah ini perhiasan di taruh sembarangan ya allah " kata abah ya mengelar seprei besar untuk menaruh pakaian Yuna Dan tampa sengaja masih banyak perhiasan Yuna dilemari


" Masya allah untung kita yang bongkar bah kalo tukang bisa hilang ngak enak sama menantu " kata umah yang lalu menyimpan nya dalam tumpukan pakaian


" Iya menantu mu lebih kaya dari anak mu umah " kata abah terkekeh


" Ya tahu bah tapi itu sudah rezekinya Malik bah, Apalagi dia ngak mau sama yang lain " kata umah


" Ya......abah bingung juga sama Malik rupanya dia sudah tahu kalo Yuna memang jodohnya. Dia tetap kekeh bertahan padahal Billa anak itu sampai nyamperin ke rumah " kata abah

__ADS_1


" Ya namanya juga jodoh bah Hanya Allah yang tahu Sampai hati dibolak balik di aduk aduk banyak tawaran Namun Malik kekeh mantap sama Yuna " kata umah Yang tahu putranya itu sering di tawari perempuan Tapi dia tetap . memilih Yuna sebagai istrinya .


__ADS_2