Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 30


__ADS_3

Karya dan Rustam saling padang . Sedang Yuna langsung berjalan menuju kamar yang dikuti Meri. Yuna yang membuka pintu langsung membuka pintu dengar lebar dan lalu melihat sekeliling kamar.


Sedangkan Karya dan Rustam yang menyusul. Melihat kamar kosong tak ada siapapun .


" Tuh ngak ada siapa siapa kan " kata Yuna yang menatap Karya dan Rustam yang masih tak percaya.


" Emang kalian mengetuk pintu kamar kami tadi " kata Meri menatap kedua pria itu. dengan penuh tanda tanya.


" Masa kami bohong sih . Demi Allah memang pas kami panggil Yuna menjawab ..iya sebentar lagi mandi " kata Rustam menirukan orang yang menjawab tadi . Ketika mereka ingin membangunkan Yuna dan Meri.


" Ya sudah ngak ada orang kan sana makan dulu " kata Yuna Yang memang yakin tak ada orang dikamarnya


Sedangkan Meri berjalan memeriksa semua kamar dan juga melihat ke kamar mandi. tapi hasilnya nihil


" Memang ngak ada orang Yun, mungkin mereka salah dengar " kata Meri.


" Bisa jadi , mungkin mereka mendengar sahutan dari kamar sebelah " kata Yuna. Yang lalu meletakan kantong kresek kue yang tadi mereka beli di jalan.


*********


Di sebuah rumah Alea sedang memasak ayam goreng tepung . Untuk makan siang


Karna beberapa hari ini teman teman suaminya ikut makan dirumah mereka.


Sreng............suara minyak panas ketika ia mencelupkan ayam terdengar. Sambil tangannya mengolah sayur sop dan sambal.


Lalu Alea tertegun sebentar . Mengingat itu adalah masakan manusia.


" Apa mereka akan memakannya ya " kata Alea yang merasa ia tinggal di alam manusia. Walau ia sadar bukan tempatnya namun ia sudah menyatu .


Flash back.


" Nanti malam kita belanja kebutuhan dapur ya sayang " kata Aldi


" Hah... .. memang belanjanya kemana bi. " kata Alea.


" Kekota baru " kata Aldi


" Apa bisa orang sini belanja kesana " kata Alea heran.


" Iya tak masalah banyak juga orang kaum saranjana yang belanja kesana . Dan ada juga yang kepasar malam juga siang bahkan ada juga anak anak mereka yang sekolah di alam manusia " kata Adi.


" Berarti kita juga bisa bi " kata Alea.


" Iya kan aku dulu juga sering membelikan mu ayam goreng dipasar malam " kata Aldi menjelaskan.


" Hah..........." kata Alea kaget..

__ADS_1


" Kenapa kau sepertinya kaget " kata Aldi menatap istrinya itu.


" Oh ngak papa bi " kata Alea . Yang tidak tahu kalo kaum saranjana juga berbaur dengan kaum manusia .Tampa mengganggu manusia


Flash off


" Mhem.......... dehem seseorang yang mengagetkan Alea .


" Abi ....kok sudah pulang ?" tanya Alea . Sambil memegang dadanya. yang dag dig dug Karna tadi ia sempat terkejut.


" Kenapa kok kaget " kata Aldi yang mendekati Alea Dan lalu mencium kening istrinya itu. Dan Alea cuma tersenyum diperlakukan manis suami hantunya itu .


" Abi ke masjid dulu ya " kata Aldi yang lalu meninggalkan Alea. Yang sibuk memasak hingga tak menjawab Malah mematung melihat suaminya itu . Yang hilang dibalik pintu kamar.


" Astaga " kata Alea tersadar ketika ada minyak yang meletup letup . Dan cepat membalik ayam di penggorengan. Sambil mengingat kehidupannya di jakarta . Ketika ia masih bekerja dan berteman Yuna dan Ani dan juga Erna


" Ya Allah bisa kah aku pulang ke duniaku aku rindu ayah dan Ibu . Juga teman temanku " kata Alea lirih . Karna kadang ia bosan tinggal sendiri. Walau rumah itu Sangat besar namun ada rasa kesepian yang menghinggapinya


Setelah memasak Alea menata semuanya diatas meja makan. Sampai selesai ia pun masuk kamar dan lalu sholat zuhur.


*********


Sedang kan Yuna dan Meri sedang merapi kan pakaian. nya .Karna mereka akan kembali melanjutkan perjalanan. Menuju kota baru. Setelah semua masuk.. Mobil pun melaju membaur dijalan yang padat lalu lalang kendaraan. Sambil mendengar music daerah


** kota baru gunungnya bamega


ombak menapur di sala karang. ****


** Batamu lawannya adinda.


Adinda imam di dada rasa malayang


Iman didada rasa melayang ***


**pisang silat tanam lah babaris


Babaris tabang pan bamban kuhalangkan


Tabang pang bamban kuhalangankan.***


Yuna sesekali melihat keluar jendela Sedang kan Meri sambil mendengarkan lagu. Yang menurutnya enak didengar..


" Yun besok kalo sudah sampai kami langsung pulang ya " kata Karya yang menoleh pada Yuna.


" Terserah akang deh , kaya nya ngak iklas nih ngantar kita " kata Yuna. Yang memang tahu kaya dan Rustam takut Apalagi mengingat tadi mereka dikerjai seseorang entah itu manusia atau mahluk halus Bagi Yuna sebagai uji nyali bagi teman temannya.


" Tapi kita pulang nya gimana Yun " kata Meri menatap Yuna.

__ADS_1


" Gampang banyak mobil kok " kata . kita juga bisa naik kapal laut langsung ke Semarang. " kata Yuna.


" Terserah kamu deh Yun " kata Meri sambil melihat jalanan banyak orang menjual buah buahan yang lagi musim seperti duku durian dan rambutan. Di sepanjang pinggir jalan.


" Ya masa kamu tega sih Ya ninggalin mereka " kata Rustam.


" Perasaan ku ngak enak tam ,Kamu tahu sejak perjalanan kita kemaren aku belum .bisa tidur tenang. Masih kebayang tuh wajah wajah mengerikan " kata Karya jujur .


"Ck .... bilang aja takut, apalagi tadi pagi kan " ledek Rustam


" Alah kaya kamu ngak aja , padahal juga takut kan " kata Karya yang sambil melihat ke depan . Dan cit.............


Bruk......brakk


Duk.........


" Kang......... apaan sih ?" kata Meri yang kepalanya ke jedot .


" Apaan sih ya bikin orang jantungan " omel Rustan yang juga kaget karna Karya mengerem mendadak


" Itu tadi ada orang nyebrang jalan ....." kata Karya yang kaget.


" Hah....... mana ada orang kita ngak lihat apa apa " kata Yuna yang lalu melihat tak ada apapun didepan mereka.


Tin......tin......tin......


" Woi..... jalan " kata Rustam . Ketika mobil sempat berhenti mendadak Membuat mobil yang dibelakang juga otomatis berhenti.


Lalu karya pun kembali menjalankan mobil dengan perasaan bingung . Karna tadi ia memang melihat ada orang yang mau menyebrang jalan .


" Kamu kenapa sih ya ?" kata Yuna yang melihat temannya itu bingung memikirkan apa yang barusan terjadi.


" Ya ..... ya..... karya....!!!" kata Rustam yang memanggil nyaring membuat karya gelagapan .


" Apaan sih tam, aku lagi mikir itu tadi ada wanita baju putih menyebrang .Yang bikin aku ngerem mendadak " kata Karya yang mengalami hal hal aneh di luar nalar .


"Kamu jarang sholat Kali Ya , atau kamu bawa benda keramat " kata Yuna bicara dari belakang. Yang tahu karya mempunyai barang simpanan di badannya . yang ia bungkus dengan kain dan di bawa bawa pergi . Semacam keris warisan leluhur .


" Apa ....ah ngak siapa bilang " kata Karya.


" Terserah kamu deh Ya , tapi barang milik mu itu yang mengudang nya " kata Yuna yang membuat Karya menoleh pada Yuna.


" Apaan sih Yun , aku ngak make apa apa " kata Karya berbohong


" Itu efek keris yang kau bawa ya, Yang mengundang makhluk halus. Untuk.mengusik mu Aku ngak tahu niat mu Tapi mereka tertarik untuk ikut dengan mu " kata Yuna yang membuat Rustam dan Meri kaget mendengarnya.


" Hah...........kamu bawa keris Ya ?" tanya Rustam kaget .

__ADS_1


" Itu.....!!!!"


__ADS_2