Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 133


__ADS_3

Di tempat lain Alea baru saja mencicipi kue buatan kedua teman hantunya itu


"' Enak ngak " kata Helen


" Enak lumayan kalian sudah mendekati sukses ini sudah hampir mirip kok .Walau ngak sama persis " kata Alea


" Ya lumayan lah dari pada nganggur , biasa beraksi ...." Kata Helen


" Beraksi hei..... kamu disana dan kamu disini yang penting kita beraksi " kata Laras ikutan meniru kan gaya Tantri kotak


" Hahaha......... kalian lagi kumat ya " kata Alea melihat dua teman nya itu bergaya bak artis Tantri idola Jafar Yang berjoget ria setelah semua selesai


" Ya .....kumat gila dikit dirumah ngak pa pa Al ketimbang stres ya mending bergaya bebas ....ya ngak ras " kata Helen


" Yoi.... kita kan hantu gaul kapan lagi ya artis Tantri ke kota baru buat manggung


" Mana ku tahu tanya aja sama Jafar yang suka nonton konser tuh " kata Alea


" Ya ..... kali aja kan pas konser biasa jualan kue..... kue .... ayo beli " Kata Laras Yang membuat Helen dan Alea tergelak


Ketiga nya tertawa bersama sama . Karna memang mereka punya waktu bersama selama suami mereka sibuk mengurus proyek. Yaitu membangun gedung gedung bertingkat yang semakin menjamur di dalam


kota saranjana.


Sedangkan Yuna baru saja membongkar dan memasukan pakaian di lemari Malik .


Dan merapikan koper koper mereka


" Bi ini taruh dimana ?" kata Yuna


" Biar abi yang naruh dinda ngak boleh angkat yang berat berat ya ingat itu " kata Malik mengingatkan Agar Yuna berhati hati Karna istrinya itu sedang berbadan dua.


" Assalamualaikum " kata seseorang dari depan pintu


" Walaikum salam " jawab Malik dan Yuna dikamar


" Bi ada tamu " kata Yuna menatap suaminya.


" Ya biar abi yang buka " kata Malik Menuju pintu dan membukanya

__ADS_1


" Ali Billa masyaallah ayo masuk " kata Malik mempersilahkan sepasang suami istri itu untuk masuk


" Dinda sini ada tamu " kata Malik memanggil Yuna .Dan Yuna pun keluar sambil tersenyum melihat keduanya .


" Billa senang bisa bertemu " kata Yuna basa basi menyalami Billa dan menangkupkan tangan nya pada Ali . oh ya silahkan duduk " kata Yuna bergegas masuk ke dalam untuk membuat teh .


" Ali yang sekilas melihat Yuna cukup cantik tertegun. Sedangkan Billa hanya terdiam melihat Yuna yang kini berhijab dan terlihat begitu anggun memakai gamis cantik


" Tumben diajak kesini Mal , sudah mau ikut tinggal di sini ya " tanya Ali . Karna Ali tahu Malik cukup lama meninggalkan istrinya itu


" Iya li, kan baru berhenti kerja Dan sempat sakit juga Akhir nya aku bawa kesini saja " kata Malik bercerita


Tak lama Yuna keluar membawa 3 cangkir teh panas dan kue yang mereka bawa dari jakarta dan banjarmasin Dan Yuna juga membawa kantong plastik oleh oleh Dan lalu meletakan nampan nya diatas meja


" Silahkan maaf seadanya , Billa ini oleh oleh dari sana . Maaf seadanya " kata Yuna menaruhnya didepan Billa.


" Trimakasih kenapa repot repot " kata Billa basa basi


" Ngak repot bil kebetulan ada " kata Malik


sambil menarik tangan Yuna untuk duduk di sebelah Malik.


" Mudahan betah tinggal disini ya ukhti " kata Ali ramah sambil tersenyum


" Ayo diminum Li ,Bil bagaimana selama ku tinggal cuti Apa ada kabar baru " kata Malik pada Billa sedang kan Ali bekerja ditempat yang berbeda


" Semuanya baik baik saja " kata Billa


" Ukhti Yuna juga mau mengajar disini atau bekerja " tanya Ali pada Malik.


" Sepertinya Istriku tinggal mengurus rumah saja Li, biar aku saja yang bekerja itu sudah cukup ya kan dinda " kata Malik mengusap punggung Yuna Yang membuat hati Billa iri Melihat perhatian Malik pada istrinya itu.


" Kenapa ngak bekerja, disini juga banyak lowongan kok .cuma persaingan ketat kalo cuma bermodal cantik yah mungkin bisa dipertimbangkan " kata Billa menyindir


" Yuna tak akan bekerja Bil dia cukup di rumah saja ya kan dinda..Cukup mengurus ku saja " kata Malik karna tak ingin istrinya itu kenapa napa. Apalagi Yuna masih asing di kota ini Dan lagi belum fasih menguasai bahasa arab mesir


" Wah enak dong cuma duduk manis " kata Billa .


" Kalo umi mau, juga boleh berhenti kerja kok biar bisa duduk manis " kata Ali .

__ADS_1


" Tapi ngak bisa bersosialisasi Dan tak punya teman bi, paling hanya bisa mengurus rumah " jawab Billa.


" Mengurus rumah dan melayani suami itu pahalanya sangat besar Bill, apa lagi bila dengan hati iklas ya kan dinda " kata Malik sambil mengusap punggung Yuna


" Ya bi " kata Yuna tersenyum Walau ia tahu Billa sedang menyindirnya Namun Yuna tak terlalu ambil hati. ia tetap akan bersikap baik pada Billa.


Lalu Malik dan Ali pun ngobrol banyak tentang pekerjaan sedangkan Yuna dan Billa hanya mendengar kan keduanya ngobrol. Tak lama kedua nya pun pulang karna Ali hanya ingin mengenal istri Malik


Dan bersilahturahmi


" Ya sudah Mal maaf kami menganggu pasti kalian belum istirahat kan " kata Ali


" Ya santai Li, kami sudah tidur di pesawat Dan juga sesampai nya langsung tidur " kata Malik Karna besok ia sudah masuk Kampus untuk mengajar lagi


"Oh begitu ya sudah tak masalah paling tidak kau bisa membawa istrimu untuk berkeliling biar tahu seluk beluk kota ini ." kata Ali


" Ya nanti sore saja , sekarang masih siang dan panas " kata Malik.


Lalu Ali dan Billa pun pulang. Keduanya berjalan beriringan.


" Apa suami Billa teman abi " tanya Yuna


" Iya dia orang surabaya teman kuliah abi , Dulu ia ingin pulang Tapi karna dapat tawaran kerja ia pun menetap disini " kata Malik .Sambil menutup pintu rumah lalu mengandeng Yuna masuk kekamar.


" Kita istirahat dulu ya, nanti sore abi ajak jalan jalan lihat lihat kota kairo di waktu malam " kata Malik yang lalu mengendong istrinya itu Untuk tiduran di ranjang walau tampa melakukan apapun.


" Apa vitamin nya sudah diminum nanti abi belikan lagi di apotik . Ingatkan abi ya nanti sekalian keluar " kata Malik


" Ya bi " kata Yuna tersenyum Karna suaminya itu bersikap manis padanya .


Sorenya Malik mengajak Yuna keluar sehabis sholat ashar dengan naik motor Malik. Billa yang melihat keduanya hanya bisa mengigit bibir .Karna Malik terlihat begitu perhatian dan bersikap lembut pada


Yuna.


" Enak sekali hidupnya di manjakan Malik padahal ia tak pantas mendapat kan itu " kata Billa Yang mengintip keduanya Dan merasa sakit hati melihat kemesraan Yuna Apalagi ketika Yuna memeluk mesra tubuh Malik dari belakang motor .


"' Apa umi juga pengen seperti itu ayo kita jalan jalan " kata Ali menawarkan Ketika melihat Billa memperhatikan keduanya


" Tidak , umi ngak mau" kata Billa Yang bergegas masuk kamar dengan mata berkaca kaca . Yang membuat Ali mengeleng kan kepalanya .

__ADS_1


" Bagus lah Malik membawa istrinya kesini Agar kau tak berharap lagi. Karna aku tahu kau pasti cemburu Bil Dan kau juga masih menyimpan rasa padanya " kata Ali


Yang tahu Billa menyukai Malik.


__ADS_2