Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 131


__ADS_3

Sedangkan disisi lain pagi ini Yuna sudah mempersiapkan barang barang nya untuk nanti sore berangkat. Setelah tadi malam mampir ke rumah nya yang ditempati Meri ..


" Bi Yuna mau keluar dulu ya sebentar sama Meri mau ke kost lama Karna ada urusan " kata Yuna


" Ya hati hati Apa ngak sama abi saja " kata Malik.


" Ngak usah bi " kata Yuna karna tadi malam Yuna janjian dengan Riska temannya yang bekerja di toko berlian Untuk ikut menjual kan berlian yang ia dapat kan dari hadiah para tamu .


" Aku bawa 10 biji saja takut murah " kata Yuna Lalu bergegas turun ketika Meri sudah menjemputnya. Setelah berpamitan dengan umah dan abah .Yuna pun lebih dulu ke kost laman nya Untuk berpamitan pada teman teman nya sambil membawa makanan ..Lalu setelah itu Meri mengantar Yuna ketempat teman mereka Riska yang dulu juga satu kost Namun sudah pindah setelah satu tahun bekerja.


" Hai ..... sudah gue tunggu dari tadi lho yun , ada apa " kata Riska


" Aku mau tanya bos pemilik toko ini " kata Yuna


" Mau kerja disini " kata Riska penasaran


" Bukan m kerja Ris ,ada yang mau aku jual " kata Yuna pelan


" Hah..... emas atau berlian " kata Riska sedangkan Meri menunggu mereka diluar .


Sambil duduk di kursi tunggu


" Berlian asli kalimantan " kata Yuna


" Oh .... gitu ayo ikut dengan ku "kata Riska membawa masuk Yuna .Sedang Yuna memberi kode ke Meri untuk menunggu .


"' Ya pergilah " kata Meri


" Lewat sini .... " kata Riska membawa Yuna kedalam ruangan bos nya Dan disana terlihat seorang wanita dan pria sedang ngobrol .


" Koh ada yang mau jual berlian " kata Riska .


" Wah kebetulan nih teman ane mau nyari silahkan duduk " kata pria itu menatap Yuna


" Ya sudah Yun tak tunggu di luar ya " kata Riska pamit


" Ya " kata Yuna tersenyum


" Belian mana de ?" kata wanita itu.


" Kalimatan mba martapura dari warisan " kata Yuna yang tak mungkin menceritakan hal aneh tentang saranjana


" Boleh lihat " kata wanita itu..


Yuna pun lalu mengeluar kan Berlian itu dan wanita itu cukup kaget melihat nya


Karna cukup bagus


" Brani bayar berapa mba " kata Yuna Yang melihat wajah kaget wanita itu dan kokoh si pemilik toko emas dan berlian


" 600 gimana ?" kata wanita itu


" Ngak 700 mba ada yang nawar 800 kemaren tapi masih belum bisa ketemu " kata Yuna yang ingin belajar nego dengan pembeli

__ADS_1


" 700 pas lepas ya, ada berapa banyak " kata wanita itu


" Lima biji mba " kata Yuna yang sedikit berbohong karna tak mau pamer takut ia di permainkan


" Wah sekarang ngak punya duit saya beli dua deh kalo mau di utang dulu ngak pa pa " kata wanita itu.


" Aduh maaf ci belum berani karna pas butuh duit juga ,kalo cici mau beli dua ngak masalah " kata Yuna


" Ok.... dua ya deal " kata wanita itu lalu meminta no rekening Yuna Dan Yuna pun memberikan nya .Lalu setelah transaksi terjadi Yuna pun minta cash 100 juta dan sisa nya masuk rekening Yuna Setelah selesai Yuna pun keluar dan menemui Riska lalu memberi Riska 2 juta


" Wah benaran nih beb buat gue dapat berapa banyak " kata Riska yang senang kecipratan rezeki


" Yah lumayan Trimakasih ya " kata Yuna itu buat jajan " kata Yuna yang membuat Riska tersenyum Dan lalu keluar menemui Meri dan Tak lama Ada seorang pria asing . Yang mencari berlian karna ingin membeli kan istri nya Namun sayang lagi kosong Lalu pria itu pun pergi


Yuna yang melihat itu pun berusaha untuk mengejarnya nya


" Mer tunggu sini sebentar ya" kata Yuna Yang mengendong ransel nya dan mengejar Pria itu


"' Hah......" kata Meri bingung namun ia pun tetap duduk menunggu .


" Mr..... wait a moment " kata Yuna yang membuat pria itu menoleh


" Ya why " kata nya menelisik Yuna dari atas sampai bawah .


" You want buy diamond I have If your need " kata Yuna menawar kan Yang membuat pria itu mengernyitkan alis nya Lalu melirik seorang pria asisten nya.


" Ok try i look " katanya Yang membuat Yuna mengambil kantong nya di celana dan memamer kan nya satu


" Berapa tuan berani membeli nya " kata Yuna Yang membuat pria itu menyuruh asistennya memeriksa nya lagi dengan teliti


" One milyar ok how much your have" kata pria menatap Yuna


" Seven " kata Yuna


" Ok bagaimana aku membayarnya .Apa berupa cek " kata pria itu .


" No.....tuan transfer saja " kata Yuna Karna tak mau ribet


" Ok seven milyar to seven diamond " kata pria itu lalu meminta Yuna untuk memberikan no rekeningnya.


Yuna pun lalu menulis no rekeningnya Dan setelah masuk Yuna pun memberikan Semua berlian itu lalu mengucapkan teimakasih .


" Thanks Mr kane saya permisi " kata Yuna yang ingin meninggal kan pria itu


-" Hei Kalo kau masih punya , ini kartu nama ku. Kau bisa menghubungi ku " kata pria itu .memberikan kartu namanya .


" Ok trimakasih tuan Ya tuan saya hubungi bila nanti ada lagi " kata Yuna yang lega karna kini ia bisa menambah uang dalam rekening nya Lalu pergi kembali menuju ke tempat Meri. menunggunya


" Lho dari mana Yun, lama amat sampe haus gue " kata Meri .


" Hahaha ..... ya sudah yuk kita cari minum " kata Yuna Yang lalu menarik tangan Meri dan meninggalkan tempat itu


Dirumah . Malik gelisah istrinya itu belum pulang karna sudah lebih dari dua jam .

__ADS_1


Pergi karna Yuna izin pamit sebentar


" Bilang nya sebentar kok lama ini sudah mau Zuhur " kata Malik


" Ya ampun Mal istrimu itu sama teman perempuan nya . Wajar kalo ngak ingat waktu paling ngumpul sambil cerita .Jadi ngak usah terlalu khawatir nanti juga pulang. " kata umah


" Iya umah Malik hanya takut dia lupa kita pulang hari ini " kata Malik


"' Takut ketinggalan Mal ngak ada teman tidur ya Mal " goda abah terkekeh


" Abah...... " kata Malik tersenyum


Umah tersenyum sedang kan abah terkekeh karna tahu anak nya itu sekarang tak bisa jauh dari istrinya.


Sedangkan Yuna asyik makan di restoran cepat saji dengan menu ikan bakar dan minum jus Lalu memesan paket besar untuk orang rumah


" Mba yang ini di bungkus ya mba lima kotak Mer ngak nambah " kata Yuna melirik Meri


" Ngak muat perutnya beb sudah cukup " kata Meri tersenyum .


" Nih buat mu Mer terimakasih ya sudah mengantar gue " kata Yuna memberikan amplop coklat


" Apa nih " kata Meri bingung.


" Buka aja " kata Yuna .


" Masyaallah Yun buat gue nih asli ngak pake ngutang " kata Meri dengan mimik serius .


" Iya buat tabungan lho " kata Yuna


"' Alhamdulilah rezeki anak sholehah " kata Meri senang lalu melahap makanan nya dengan lahap.


Sedangkan Laras sedang sibuk membuat kue bersama Helan .Karna mereka bosan bengong di rumah


" Ya ampun sejak kapan para hantu bisa bikin kue ya , padahal hantu suka nakutin orang " Sindir Alea terkekeh Karna dua teman nya itu sedang berniat berbisnis kue di kota saranjana.


" Hahaha...... woi kita ini hantu gaul keren lagi bisa bikin kue, dan kita ngak suka usil beb kita itu hantu berstatus sosial tinggi karna berteman orang bunian dan para jin ditambah kita juga kreatif bisa cari duit " kata Laras terkekeh


" Iya deh terserah kalian deh toh kue harus enak jadinya " kata Alea


" Iya lah biar trending Ada hantu cantik dari saranjana jual kue enak siapa tahu booming ada manusia Yang tertarik dan


bisa di pasarkan kekota baru " kata Helen


" Ya terserah deh ...bukan nya pada beli


Tapi malah kabur ......" kata Alea terkekeh


Karna manusia pastinya takut ada hantu


Apa lagi hantu berjualan kue ...


"

__ADS_1


__ADS_2