
Sedangkan di sisi lain Aziz sedang membaca buku tentang sejarah dan peradaban sejarah kota saranjana yang dipinjamkan Alif padanya Karna memang kota itu benar adanya yang ditemukan naturalis kebangsaan jerman yang . masuk dalam peta . Dan lagi mengingat hampir mirip dengan kelahiran Ulya dan Alim yang menurut Aziz saling berhubungan
" Anak abi sedang apa ya " kata raja pada Aziz
" Membaca buku abi kisah yang membuat Aziz berpikir kalo kita memang terhubung dengan manusia Dan punya dinding pembatas Namun itu hanya berlaku bagi manusia yang benar benar punya hati bersih juga untuk kaum jin dan menguasai ilmu dengan baik " kata Aziz
" Luar biasa anak abi cerdas dan pintar Abi percaya Aziz kelak akan mampu memimpin kerajaan kita dangan baik Dan rangkul lah rakyat kita Dan ajak lah mereka menjadi muslim sejati Agar tak menyesatkan umat manusia Karna kita juga akan mati pada saat nya nanti " kata raja jin sambil mengusap kepala Aziz penuh rasa sayang
" Ya abi , Aziz akan membawa umat kita untuk menjadi muslim yang taat hanya pada Allah " kata Aziz tersenyum lalu memeluk sang raja .
Yang membuat raja bangga Dan kembali dekat dengan putranya Begitu juga sang ratu serta putri Azza
" Apa ustad Malik sudah kembali " kata raja jin .
" Sudah abi, besok saja kita kesana pasti mereka masih lelah karna baru pulang besok kita bisa kesana bersama umi dan kak Azza " kata Aziz
" Ya nak , ayo kita ketaman temani abi melihat tanaman baru kita " kata raja
" Baik abi " kata Aziz yang lalu mengikuti sang abi ketaman .
Lalu dua jin beda usia itu pun berjalan menuju taman Dan disana sudah ada umi ratu juga putri Azza yang sedang asyik melihat bunga bermekaran Dan mereka pun kembali berkumpul bersama rukun dan bahagia .
" Trimakasih ustad , antum sudah membuat putra ku menjadi anak yang hebat dan bijaksana . Antum tak tahu bagaimana berterimakasih pada kalian " kata hati raja melihat putranya itu tertawa senang mengoda umi dan kakak nya .
**********
Disisi lain Azzam sedang duduk santai seorang diri di temani burung merpatinya Yang kini menjadi sahabatnya . Dan Alea yang melihat putranya itu bisa bicara dengan hewan cukup kaget Tapi ia sadar kini Azzam punya kelebihan yang diajar kan Alif dan Ulya .
" Hai sedang apa " kata Aldi memeluk Alea dari belakang sambil mencium istrinya itu .
__ADS_1
" Lihat anak mu sekarang ia punya teman bila kesepian . Karna Alif harus sekolah dan belum masa libur " kata Alea
" Ya tapi tak lama lagi akan ada krucil akan menjadi teman nya kita tunggu saja kehebohan mereka " kata Aldi
" Ya " kata Alea yang tahu maksud Aldi Yaitu putri Helen dan putra Laras Yang kemarin sudan mulai bisa duduk dan bicara Dan pastinya setelah bisa bermain
Rumah mereka akan ramai lagi .
" Ayo biarkan Azzam bermain kita kekamar saja " bisik Aldi yang berharap ia bisa memberikan Azzam adik suatu hari nanti . Yang membuat Aldi merasa bahagia Karna kini mereka hidup tenang bersama istri dan anak nya damai tampa gangguan siapa pun
" Hehehe.....abi " kata Alea yang tersenyum bahagia karna di gendong Aldi kekamar untuk memadu cinta .
Sedangkan Helen sedang sibuk memasang pakaian Raina putrinya sehabis mandi
" Abi ...abi .... abi " celoteh Raina mengusik Burhan di tempat tidur
" Hai .... putrinya abi sudah cantik ya " kata Burhan mengangkat tubuh Raina di dadanya Karna impian nya punya putri cantik sudah terwujud nyata Yang membuat Burhan sangat luar biasa bahagia Apalagi Raina jadi cucu kesayangan . orang tuanya Karna Raina satu satunya cucu perempuan di keluargga Burhan Dan uniknya lagi Raina punya rambut pirang persis sang umi .
" Ya sayang " jawab Burhan bangun sambil mengendong Raina kedapur Dan duduk di depan meja makan sambil memangku putrinya .
" Rai main dulu ya nak, abi mau sarapan kan Raina sudah makan . " kata Helen mengusap kepala putrinya
" Biar kan saja sayang , Abang tak apa apa memangkunya " kata Burhan pada Helen
" Duduk lah ayo kita makan " kata Burhan lembut yang kini bahagia bersama keluargga kecilnya. Karna akhirnya Ia bisa punya istri yang baik Dan juga cerdas walau tak seperti Yuna Tapi ia pun bisa menikah dengan wanita yang berbeda dari kaum nya.
Di rumah yang berbeda Jafar sedang sibuk mengurus Altaf yang sedang mandi Yang membuat Laras tertawa melihat suaminya itu
" Bang hati hati licin " kata Laras
__ADS_1
" Ya sayang , tenang saja abang tahu kok " kata Jafar yang memang mengisi hari libur nya dengan mengurus putranya Karna kini ia sudah merasa cukup bahagia bisa punya istri Dan seorang putra Apalagi bisa punya sahabat baik dengan Burhan Aldi ustad Malik dan juga Abdullah .Yang membuat nya bangga punya teman yang baik
Yang tak pilih pilih dalam bergaul .Karna Jafar hanya hidup sebatang kara Sebagai hantu yang mati di laut karna kapal tengelam Dan Burhan lah yang menolong nya Dan pada akhirnya ia bisa hidup bahagia dari hidup di dunia dulu .
Di rumah umah Fatma dan Faridah sedah membantu umah memasak karna hari ini mereka akan mengunjungi keluargga umah yang sedang sakit Yang punya salon rias pengantin Yang merias Malik dulu menikah
" Sudah umah , ini semua sudah lengkap " kata Fatma menyiap kan rantang
" Ya trimakasih ayo kita siap siap Faridah juga ya nak " kata umah
" Ya umah " kata Faridah yang kini sudah terlihat berubah cantik karna masuk pondok jadi ia jarang bermain lagi Dan lebih fokus belajar Agar suatu hari nanti ia bisa ke kairo untuk menuntut ilmu disana menjadi ustazah .
" Ayo kita pulang dulu ganti baju ya umah " kata Fatma
" Ya nak umah tunggu ya " kata umah
" Ya umah ayo rid " kata Fatma
" Ya mak, oh ya apa ade Ulya dan ade Alim tubuh sehat " kata Farid yang belum sempat bertemu bibi dan kedua sepupu nya itu Yaitu bayi kembar Yuna
" Alhamdulilah sehat rid pasti mereka cepat tumbuh besar , Nanti kalo Farid dan emak punya uang kita bisa kesana melihat mereka ya nak " Kata Fatma sambil berjalan pulang
" Ya mak insyaallah bisa " kata Farid Yang juga ingin sukses seperti bibinya Dan ia bertekad akan belajar sungguh sungguh Untuk bisa menyenangkan abah dan emak nya .
Sedangkan abah baru pulang dari tempat ustad Sofyan membahas tentang pernikahan tetangga ustad Sofyan yang akan diadakan minggu depan .
" Abah ..... umah mau pergi ketempat kak Biah dulu ya " kata umah
" Ya mau abah antar ngak " kata abah
__ADS_1
" Tidak menolak kalo abah berkenan mengantar kami " kata umah tersenyum . Karna ingin bersilahturahmi pada kakak nya yang tiba tiba sakit .
" Ya sebentar ya abah ganti baju dulu " kata abah Yang lalu menuju kamar dan berganti pakaian .Sedang umah menunggu dengan sabar di kursi tengah. Setelah abah selesai Mereka pun berangkat bersama Fatma dan Faridah memakai mobil Malik yang lama. Menuju rumah kakak umah untuk bersilaturahmi .