
Malik tersenyum menyapa raja jin dan ratunya Yang sudah jauh jauh datang bersama putri dan putranya
" Maafkan kami ustad kalo Aziz sering merepotkan ustad dan ustazah " kata umi ratu
" Oh tidak umi kami sudah menganggap Aziz anak sendiri " kata Malik
" Ya tapi Karna ustad dan ustazah Aziz bisa mandiri dan banyak belajar " kata
ratu Karna anak nya itu sekarang Aziz sudah rajin belajar
"' Alhamdulilah itu bagus tuan, umi berarti dia bisa berkembang " kata Malik
Tak lama Yuna keluar bersama Anis setelah mandi Karna tadi harus buru buru pulang
" Tuan , umi ratu maaf tadi mandi dulu karna baru pulang " kata Yuna
" Tak apa apa umi kami yang merepotkan kalian " kata raja jin .Yang lalu ngobrol bersama dengan Malik dan Yuna tentang kota yang mereka datangi .Membuat Malik menawarkan pada raja jin untuk berkeliling Arjun dan Arjan pun lalu menghubungi tuan Ghani . Yang menerima baik kabar kunjungan raja dan ratu jin mesir itu Dan Malik juga Yuna diminta untuk menemani mereka menemui raja dan ratu di dalam istana .
Aziz dan Azza pun senang bisa melihat Istana indah itu . Alif dan Azizah pun mengajak mereka berkeliling kerajaan Dan ketaman istana . Yang membuat mereka lupa kalo mereka sudah bermain cukup lama di dalam istana.
Malam itu ratu dan raja jin menginap menjadi tamu Sedangkan Yuna dan Malik pulang kerumah karna Aziz sudah punya Alif untuk teman nya .
" Bi ..... dinda kaget ratu dan raja bisa kesini mengantar Aziz " kata Yuna
" Ya mungkin karena menuruti Aziz Jadi mau ngak mau harus mengantar putranya kesini " kata Malik
" Apa nanti putra kita juga Akan selincah Aziz bi " kata Yuna mengusap perutnya
" Insyaallah " kata Malik
" Astagfirullah dinda lupa bi " kata Yuna
" Apa ?" kata Malik
" Alea melahirkan tadi dia sempat telepati dinda " kata Yuna
" Hah .... trus Apa kita kerumah sakit sekarang " kata Malik
" Boleh ya bi sebentar saja tuh kan kuenya banyak " kata Aya lalu kembali menghubungi Alea
" Sini beb pada kumpul " kata Alea ketika Yuna menghubungi nya
__ADS_1
" Ya aku akan kesana tunggu ya " kata Yuna langsung beranjak lalu membuka lemari memakai kardigan panjang
" Ayo bi kita pergi begini saja ngak apa apa " kata Yuna
" Ya sayang " kata Malik lalu melangkah keluar kamar disusul Yuna
" Dan Yuna pun membawakan empat macam kue untuk keempat teman nya itu .Karna Yuna tahu mereka menyukainya .
Dan Yuna pun pergi bersama Malik kerumah sakit karna Mikha dan Anis menemani Arjan dan Arjun Dan hanya hitungan menit mereka sudah sampai
di rumah sakit
" Ceklek ......
" Yuna..... woi telat lho kita tunggu dari tadi juga " kata Helen
" Nih buat kalian bertiga ini buat Alea spesial " kata Yuna .
" Yah kok ngak bilang pulang kita bisa nitip " kata Laras
" Ngak bisa kan kita juga pulang dadakan karna ada tamu dari mesir makanya pulang kesini Dan maaf Al tadi harus nemani tamu dulu ke istana " kata Yuna
" Ngak papa beb nih lihat keponakan lho ganteng " kata Alea bangga ..Sedang para pria mengobrol di luar .
" Ya jelas anak lho ganteng beb , bapa nya sudah ganteng duluan dan ustad lagi " kata Helen
" Suami kalian juga, kita kan punya takaran masing masing yang disyukuri saja . jelas kalo pria ganteng dan wanita pasti cantik ngak mungkin kan melambai " kata Yuna yang membuat semua tertawa
" Ya juga ya setiap ibu pasti bilang anak nya tampan bila cowok dan cantik untuk cewek kalo melambai dari kaum mana ?" kata Laras terkekeh
" Entah lah kita belum nemu kan jin disini ngak ada yang melambai beb " kata Helen
" Kalo Banjarmasin banyak beb apa lagi di jakarta " kata Ani .
" Hehehe...... iya bahkan pernah beb gue ketemu seorang bapa bapa rela jadi bencong demi menafkahi anak anak nya " kata Ani
" Ih .... kok gitu " kata Helen
" Ya kan ngak aneh cari kerja di jakarta susah sekarang beb " Kata Ani
" Iya tuh benar aku pernah tuh waktu dulu mau dijual di Thailand sama om om semasa masih jadi manusia di sana banyak pria mau jadi perempuan sampai segitunya karna susah cari kerja " kata Laras mengingat sebelum ia bunuh diri
__ADS_1
" Lho mah nekat cari kerja gituan , cari yang halal ngak menyimpang . Makanya jalan nya salah Kalo niatnya lurus pasti ada jalan ras , bukti tuh Yuna dia pejuang dollars makan dia banyak duit .Dia mikirnya lurus jadi ngak macam macam ya kan Yun " kata Alea
" Iya benar semua tergantung niat kita sih sebenarnya Jadi kita harus benar benar berniat yang baik pasti Allah akan menolong kita. kita harus berpikir positif Karna Allah itu pasti tahu apa niat kita Jangan berburuk sangka dengan Allah
Karna takdir allah itu sesuai dengan sangka an umat nya pada Allah ' kata Yuna
" Berarti kita niat harus lurus terus nih Yun " kata Helen
" Iya lah makanya kita harus yakin " kata Alea .
" Ya ya kita harus yakin kalo kita wanita hebat biar anak anak kita juga hebat " kata Helen
" Aamiin " kata semua orang mengamini perkataan Helen .
" Untung kita perempuan jadi masih enak bisa santai " kata Laras
" Iya lah kita kan tulang rusuk bukan tulung pungung jadi tetap lah begitu jangan berubah " kata Helen
" Santai gimana ras tugas perempuan itu lebih berat dari pada pria . Pria itu berangkat kerja cari duit pulang kerja pulangnya bisa langsung tidur . Nah kita pagi sudah masak bersih bersih belum ngurus anak dan suami repot kan
Apalagi kalo rewel beuh ........ pusing ras coba aja besok " kata Helen
" Wah...... pengalaman lho beb tahu dari mana " kata Laras
" Emak gue ras sampai beliau meninggal gue hidup sebatang kara dulu karna ibu ngak ada gue juga mati kelaparan sama adik adik gue Makanya gue jadi hantu gentayangan menyesal melihat adik adik
gue hanya makan nasi sama garam gara gara di kejar tentara jepang emak gue di gilir luar biasa jahatnya mereka " kata Helen dengan wajah merah
" Sudah len ngak usah di ingat itu masa lalu Sekarang lho kan sudah bahagia syukuri aja nikmat yang ada anggap saja kita ini adik adik lho " kata Yuna
" Yuna " kata Helen baper memeluk Yuna dengan mata berkaca kaca .
" Ya len Allah sudah memberikan lho kesempatan lain di alam yang berbeda Pasti mereka juga bahagia sekarang
Tinggal bagaimana kita menjalaninya " kata Alea
" Ya Al kalian teman teman terbaik ku Dan aku juga akan jadi seorang ibu " kata Helen mengusap kepala bayi Alea
" Iya lah kita bumil bumil yang siap berjuang demi anak " kata Yuna
" Yoi ......wah tapi ngomong ngomong gue jadi lapar nih " kata Ani melihat kue pemberian Yuna
__ADS_1
" Sudah yuk bawa pulang besok lagi kesini ya Al . Maaf biar lho istirahat sama dede bayi " kata Yuna
" Iya sana sudah malam ini " kata Alea Yang tersenyum ketika Empat temannya itu berpamitan .Begitu juga dengan para suaminya .