
Setelah obrolan mereka cukup Aldi pun berangkat kerja bersama Burhan dan jafar
Karna dua temannya sengaja mengantar istri istrinya untuk membantu Alea.
" Kalian hati hati ya, nanti pas berangkat ingat tuh diperut ada janin " kata Burhan .
" Ya bang kami akan hati hati " kata Helen tersenyum
" Ya sudah kami berangkat dulu, Nanti sepulang kerja kami langsung menuju masjid " kata Aldi.
" Ya bi." kata Alea yang menyalami Aldi dengan takzim .
" Hehehe..... eh.... kalian berdua ngak ikut salim nih " tegur Burhan pada Helen.
" Hehehe.... maaf lupa bang " kata Helen yang menyalami Burhan begitu juga Laras yang membuat para suami mereka tersenyum .
Lalu ketiga nya pun berangkat kerja .Di antar Alea Helen dan Laras sampai teras..
Dan melepas para suami mereka dengan doa .
"Sekarang tinggal kita bertiga siap siap berangkat Ayo masuk dulu " kata Alea
Yang masuk kedalam rumah .Dan menuju kamar untuk menyiapkan uang pembayaran pesanan
" Al apa mertua Yuna juga mau diantar " kata Helen
" Eh iya lupa , tapi kan kita tarawih .Bagai mana besok aja awet ngak kalo disimpan di lemari pendingin. Atau bawakan kue saja" kata Alea.
" Itu sih terserah kamu Al " kata Laras
" Iya aku sampai lupa , Kalo ada Kakak Yuna dan mertuanya ya. Ya sudah besok aja kita belikan yang baru trus kita kesana sebentar sekalian jalan jalan lihat takjil di Banjarmasin pas sore sore " kata Alea
" Mau....mau benar Al kita bisa berangkat sebelum ashar dan sholat ashar nya di masjid sabilal muhtadin aja kan depannya Banyak orang jualan takjil Jadi kita bisa beli beli " kata Helen senang
" Yup benar Al kita skali skali kesana berburu takjil " kata Laras .
" Ya berarti kita pesan aja ya .spesial buat umah dan abah juga kak Fatma Trus kita antar sekalian kita jalan jalan " kata Alea
"Ya Al aku setuju Ayo kita sholat dhuha dulu sambil membuat sop buah trus disimpan Lalu sehabis sholat Zuhur kita berangkat " kata Helen
" Ya ayo " Kata Laras bersemangat.
Alea yang melihat kedua teman hantunya itu bersemangat 45 hanya tersenyum Lalu menyiap kan sop buah yang akan mereka bagikan nanti sore.
Sedangkan Malik sedang berkumpul di rumah tuan Ahmet memeriksa tempat tempat rahasia yang harus mereka bongkar . Agar rumah itu aman dan bersih dari tempat musyrik .
__ADS_1
" Ustad kenapa kita belum menemukan tempat hal hal aneh ya " kata seorang siswa Malik .
" Mungkin belum rumah nya sangat besar dan gudang nya juga sudah bersih Tapi masih ada suara rintihan terdengar " kata Malik ..
" Mungkin hanya perasaan ustad saja " kata seorang siswa lain .
" Tidak ustad Malik benar masih ada ruang tertutup yang masih rahasia yang belum kita temukan .Karna Ana yakin tempat itu pasti sengaja di sembunyi kan dari para polisi " kata ustad Ali Yang meraba dinding dinding beton itu.
" Ustad bagaimana kalo kita minta bantuan nona saja " kata Arjan memberi ide
Deg......
" Apa maksudmu jan " kata Ali sambil menatap Arjan .Sedangkan Malik langsung terdiam .
Arjan tertunduk diam sedang Malik membuang nafas kasarnya. Malik tahu apa maksud Arjan berkata begitu Karna kedua pengawal pribadi nya dan para pelayannya itu tahu kemampuan Yuna istrinya
" Ya akan ku coba " kata Malik
" Apa anta yakin ustad " kata ustad Ali menatap Malik .
" Kita coba dulu ustad " kata Malik yang lalu menyuruh Arjan menjemput Yuna yang baru saja selesai mandi .
" Astaga ngak salah ustad masa disini banyak ustad tidak bisa merasakannya Dan tidak ada yang tahu ." celetuk seorang siswa
" Setiap orang itu punya ilmu dan kemampuan berbeda beda . Ada yang terlihat ada yang tidak . Nah karna kita tidak mampu bukan berarti kita tak tahu Tapi kita juga perlu bantuan untuk saling melengkapi Contohnya seperti ustad Malik dia seorang ahli Fikih tak mengerti ilmu per jin atau setan .Mungkin Allah memberi kelebihan pada istri beliau . Itu bukan mustahil ya kan ustad " kata ustad Ali menjelaskan .
" Ya ustad insyaallah " kata Malik Karna memang istrinya itu punya kelebihan tersendiri . Yang tak bisa dinalar oleh orang biasa.
" Ya ustad Ali benar , kita coba karna semakin kita cepat bekerja semakin mudah kita membersihkan rumah ini Dan kita akan dapat pahala dan berkah Apalagi ini bulan ramadhan " kata Ali .
" Ya benar ustad..... kita tunggu ustazah Aliya siapa tahu beliau bisa membantu.." kata seorang warga. Karna ketika kemaren mereka mendengar Yuna berkelahi dengan setan bisa selamat Pasti nya ada sesuatu Yang istimewa pada istri ustad Malik itu
Sedangkan Yuna baru saja selesai mandi Dan ingin membuat takjil ketika Arjan ke dapur menemuinya .
" Nona ayo ikut kerumah tuan Ahmet Tuan menunggu disana " kata Arjan yang datang tergopoh gopoh .
" Heh..... ngapain ngajak nona kan itu urusan para ustad ." kata Mikha protes
" Kita hanya mau minta tolong buat mencari ruang rahasia tuan Ahmet yang tersembunyi Yang tak bisa kita temukan Kan ngak ada salahnya siapa tahu nona bisa membantu untuk mencarinya .Syukur syukur bisa ketemu Karna masih terdengar suara rintihan " jelas Arjan .
" Inalilahi wainalilahi rojiun " kata Yuna menatap Arjan
" Ya sudah ayo kesana tapi sebentar saya ambil cadar dulu " kata Yuna Yang lalu menuju kamar nya .
" Kami ikut ya nona " kata Anis dan Mikha mengikuti dari belakang .
__ADS_1
" Ya boleh , tapi jangan berisik " kata Arjan
" Ya ...." kata Yuna .
Setelah mengambil jilbab dan niqab Yuna memasang nya Lalu ditemani Arjan dan Anis serta Mikha .Menuju rumah tuan Ahmet dengan berjalan kaki .
" Dinda " kata Malik melihat istrinya datang dikawal dua pelayan nya itu .
" Bi ada apa " kata Yuna.
" Kami merasa ada yang janggal pada ruang ruangan ini seperti ada rahasia Tapi kami tak bisa menemukan nya " kata Malik Yang bersyukur istrinya itu memakai niqab membuat para siswa nya penasaran dengan wajah istrinya itu
" Yah ustazah bercadar mana bisa melihat wajah nya ." kata seorang siswa penasaran
" Shut ... jangan keras keras nanti kedengaran ustad " bisik Yang lain
" Ya ustazah , kami seperti merasakan ada sesuatu yang masih belum terkuak jadi bantulah " kata ustad Ali .
" Ya ustad insyaallah " kata Yuna
" Dinda kemari lah " kata Malik lalu mengandeng tangan Yuna lalu berjalan menyusuri ruang bawah tanah yang cukup luas dan juga banyak ruangan tersembunyi
" Wus .....wus..... wus...... "
" Awas bi " kata Yuna ketika mendekati sebuah dinding karna ada serangan .
" Bismillahirrahmanirrahim " kata Yuna Yang meraba sebuah dinding dan
Brak .....bug .......
Suara pintu dinding pun terbuka yang membuat para ustad muda tercengang Dan cret.........
Sebuah pintu rahasia pun langsung terbuka .
" Allahuakbar " kata Malik
" Allahuakbar " kata Yang lain melihat ruangan itu terbuka dan terlihat 3 orang wanita tergolek lemah di ikat dengan rantai.
" Astagfirullah ayo tolong mereka dan pa Karim hubungi dokter Atau langsung bawa kerumah sakit " kata ustad Ali berteriak .
Yuna yang kaget pun langsung memeluk Malik . " bi " kata Yuna .
" Tenang lah " kata Malik memeluk istrinya .
" Ayo ustadzah kita cari yang lain siapa tahu ada lagi " kata salah seorang warga yang membuat Yuna kembali berjalan menuju lorong
__ADS_1