Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 265


__ADS_3

Sedangkan Malik heran menatap Yuna Yang sesekali melihat jendela seakan ada sesuatu Lalu menajamkan pandangan nya


Dan Malik langsung kaget Ketika melihat dua jin duduk santai .


" Arjun ....panggil Malik yang membuat Arjun datang kedapur


" Iya tuan " kata Arjun


" Sini..... " kata Malik


" Ya tuan " kata Arjun yang mendekati Malik. Dan pun Malik berbisik pelan. Arjun pun lalu memanggil Arjan Dan kedua langsung mendekati arah jendela Dan.....


" Hei apa yang kalian lakukan "Arjun berteriak nyaring .


" Aaa ......" kata dua jin itu kaget


" Siapa kalian " kata Arjan


" Maaf kami hanya lewat " kata salah satu jin itu .


" Oh ya , lalu kenapa mengintip " kata Arjun menatap kedua jin asing Karena ini pertama kali nya Arjun melihat mereka.


" Kami hanya mengawasi saja " kata jin itu


" Oh ya, siapa kalian Yang berani mengawasi nona dan tuan kami " kata Arjun penuh selidik Yang membuat keduanya minta maaf Lalu pamit untuk pergi Karna takut Arjan dan Arjan marah


" Maaf kan kami , kami tadi hanya lewat Tapi tidak tahu kalo disini Ada jin bangsa kami juga Kalo begitu kami permisi dulu tuan ." kata salah satu jin yang menunduk hormat lalu pergi. Karna tak mau mencari masalah dengan Arjun dan Arjan Yang memang dari kerajaan jin


" Ya pergilah jangan di ulangi " kata Arjun


Mengingatkan


Deg .....


Yang membuat kedua jin itu saling pandang Dan lalu menatap Arjun


" Baik kami permisi " kata dua jin itu Lalu pergi menghilang


" Siapa mereka " kata Arjan


" Entah lah, ana juga baru melihat nya " kata Arjun yang memang tak mengenal mereka .


" Ana juga tak kenal mereka Tapi mereka sepertinya bukan jin sembarangan " kata Arjan yang tahu tak mungkin orang biasa masuk rumah tuannya Karna sudah di pagar gaib .


Disisi lain disebuah rumah besar seorang pria marah pada dua wanita dihadapan nya Dan langsung menampar pipi dua wanita itu


Plak....plak.......

__ADS_1


" Kalian membuat masalah Kalo mereka punya bukti kita akan dapat masalah " kata pria itu menampar dua pipi adik nya


" Kami ....tak tahu wanita itu masih hidup Kami pikir dia sudah mati kak " kata Clea


" Lalu kenapa kalian tak membereskan nya sekalian Dan malah memperpanjang masalah Yang membuat mereka menahan Empat anak buah ku " kata Pria itu


" Maafkan kami kak, Yang sudah melibat kan kakak Tapi kami benar benar memang tidak mengira kalo dia akan selamat " kata Clea .


" Baik awasi saja ustad itu dan Istrinya Jangan melakukan apa pun Karna aku yakin keluargga Ikram akan mengawasi kita Dan pastinya mereka juga akan membuat kita terpojok Bila sampai kita ketahuan merencanakan sesuatu Karna mereka akan menyerang kita Bila sampai mereka melihat kita membahayakan ustad


Dan istrinya itu " kata pria itu


" Ya kak , jadi kita harus menjauh dulu " kata Cea Yang takut masuk penjara seperti Cleo .


" Bagus , sekarang pulanglah .Jangan bertindak bila belum aku suruh " kata pria itu .Yang tak mau gegabah menghadapi musuh musuh nya Karna salah sedikit saja namanya jadi taruhan


**********


Di rumah besar Yuna baru saja masuk kamar Setelah tadi kumpul bersama keluargganya .Yang hendak istirahat rebahan di sofa .


" Kok disitu " kata Malik yang baru masuk kamar Dan mengunci pintu


" Abi ...bukannya tadi lagi ditaman sama abah dan kakak ipar " kata Yuna


" Emang ... kenapa sayang , apa abi ngak boleh sama istri abi ini Kan abi juga pengen punya waktu berdua sama bumil . ini " kata Malik mendekati Yuna lalu memeluk Yuna .


" Kenapa dinda tak nganggu abi ?" kata Malik melihat istrinya itu Yang merebahkan wajahnya di bahunya


" Ngak , apa abi ngajar besok " kata Yuna pelan .


" Ngajar ..sayang Tapi hari ini abi ingin bersama dinda Dan memanjakan dinda nya abi " kata Malik memeluk Yuna yang asyik memainkan tangan nya di dada Malik


" - Oh ya emang abi slalu kangen Yuna " kata Yuna .


" Ya iyalah, kalo bisa sih abi. Kantongi saja kemana mana . Biar pas kangen abi tinggal peluk dinda seperti ini " kata Malik mencium pipi Yuna


" Hehehe.....mana bisa kan Yuna ngak bisa berubah jadi boneka " kata Yuna


" Ya iyalah kan bukan jin " kata Malik terkekeh lalu mengedong Yuna ketempat tidur Dan Malik ikut berbaring setelah membaringkan Yuna


" Apa kita tidur lagi mumpung libur " kata Malik yang memiringkan badan nya menghadap Yuna lalu membuka hijab Yuna pelan


" Abi nanti ada yang lihat dinda tak berhijab " kata Yuna melihat ke arah pintu


" Tenang saja sudah abi kunci Ngak akan ada yang bisa masuk " kata Malik menatap dalam Yuna


" Heh.....syukur lah " kata Yuna yang juga menatap Malik Membuat Manik mata mereka bertemu Hingga Malik mendekat kan bibirnya pada bibir Yuna lalu mengecupnya pelan .

__ADS_1


" Abi kangen boleh abi melakukan nya " kata Malik berbisik pelan


" Kalau ngak ?" kata Yuna tersenyum .


" Heh..... masa abi puasa terus " kata Malik yang lalu mengecup bibir Yuna Dan Yuna hanya bisa tersenyum Sambil tangan nya membuka resleting gamis Yuna .


" Ah ...bi " desah Yuna pelan Yang membuat Malik tersenyum . Dan semakin liar mengecup mata hidung dan bibir Yuna yang membuat Yuna merasakan nikmat tersendiri.


Malik pun memuaskan keinginan nya pada sang istri Karna memang dua minggu ia menahan diri untuk fokus ibadah Yang membuat Yuna juga rindu dengan belaian hangat suaminya itu. Hingga mereka melewatkan beberapa


jam untuk bercinta .


" Apa mau lagi " kata Malik setelah pelepasan terakhir .


" Sudah bi , nanti abi lelah " kata Yuna Yang berada dipelukan Malik Dan saling berciuman .


" Abi mencintai dinda " bisik Malik yang kesekian kalinya


" Mhem ....." jawab Yuna memeluk tubuh Malik yang basah karna keringat .


" Dinda juga " kata Yuna yang masih betah dalam pelukan Malik Dan mengecup bibir tebal suaminya itu yang mulai ditumbuhi kumis .Karna belum bercukur


" Ya abi tahu itu " kata Malik memeluk tubuh Yuna yang saling menyatu Dan merasakan kulit perut istrinya menyentuh perut Malik Dan merasakan gerakan bayi Yuna yang sedang berpindah .


" Dia tahu abi nya menengok nya " kata Malik mengusap perut Yuna .


" Ya bi , mereka tahu. umi dan abi nya saling rindu " kata Yuna tersenyum .Karna entah mengapa ia merasa bahagia hari ini Bisa bermanja manja dengan suaminya itu sampai puas Dan merasakan kesan tersendiri. Yang Yuna rasakan Membuat hasrat nya terpenuhi .


" Tidurlah sebentar agar segar pas bangun " kata Malik mengusap pungung Yuna dibawah selimut tipis mereka berdua Yang membuat Yuna tersenyum


" Ya bi " kata Yuna menyusup kan kepalanya ke dada Malik Yang membuat Malik mencium pucuk rambut Yuna Dan


sampai mereka tertidur saling berpelukan


Sedangkan Mikha yang ingin membangun kan nona dan tuan nya itu kembali putar balik Ketika melihat tubuh tuan dan nona nya itu di tutup selimut dengan pungung Malik terlihat tampa pakaian .


" Aish ....... salah jadwal nih .. Ah tuan sama nona bikin ngiri aja deh Bercinta siang siang Bagaimana bilang nya sama umah dan abah " kata Mikha bingung Sambil mengaruk lehernya yang tak gatal menuju meja makan Yang semua nya sudah berkumpul Menunggu tuan rumah Untuk makan siang .


" Lho mana tuan dan nona Mik" kata Anis


" Eh ... maaf bah umah itu tuan dan nona lagi tidur nyenyak ..Kita makan duluan .aja ya ngak papa kok " kata Mikha


" Ya abah umah silakan duluan saja " kata Anis yang mengerti kode Mikha..


Abah yang paham pun lalu memimpin doa Untuk makan siang tampa tuan rumahnya Yang memang sedang . tidur karna lelah sehabis olahraga bercinta .


Yang cukup lama .

__ADS_1


__ADS_2