Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 217


__ADS_3

Sedangkan di kota saranjana dua hantu sedang asyik membuat .kue kering. Yang membuat Alea tersenyum pada kedua teman nya itu.


" Keren kalian hantu gaul bagaimana bisa dapat resep kue nastar dan kastengel " Kata Alea heran .


" Hehehe..... kita kemaren beli buku resep kue waktu kekota baru Dan juga kue nya Makanya kita praktekkan " kata Laras


" Iya Al..... kaya nya kuenya ngak asing sama persis di jamanku dulu " kata Helen


" Oh ya berarti aku bisa nitip kalian nih buah bikin " kata Alea


" Itu sih beres , tapi memang disini ngak ada yang jual " kata Laras


' Kalo itu Aku ngak tahu, Kalo di dunia nyata sih banyak " kata Alea.


" Hahaha...... kalo ngak mau capek kita beli aja ke banjarmasin yuk Al kan kue nya enak enak atau dikota baru aja " kata Laras


"' Ya boleh nanti kita bisa belanja Tapi tidak sekarang besok saja " kata Alea yang mengingat besok hari minggu


" Okey . .... ngak masalah kita siapin uang nya yang banyak buat beli beli " kata Helen yang senang belanja. Karna tak mau repot Dan capek mengingat membuat kue harus seharian di dapur.


" Ya .... kalo gitu kita bereskan ini dulu trus bersih bersih " kata Laras yang membuat kue hanya sedikit untuk berbagi .


" Yoi...... biar nanti malam bisa mencatat apa saja yang akan kita beli " Kata Helen


" Hahaha ..... kau ini Len kebiasaan mentang mentang suami bos banyak duit " Kata Laras


" Ya kan dia atasan kita ras , tapi dia baik hati dan tidak sombong " kata Alea terkekeh


" Tahu ah...... sama saja kan duit suami , Aku hanya dijatah Al selebihnya kan dipegang suami " kata Helen Yang tak terlalu menuntut karna Burhan sudah mencukupi semua keperluan .Dan Helen tinggal minta kalo kurang .

__ADS_1


Sedang kan di banjarmasin Fatma sedang mengemas ikan asin pesanan sang adik yang akan dibawa .Karna tak lama lagi lebaran. Fatma menyicil mengepak barang yang akan di bawa berangkat ke masir .


" De apa nanti disana nanti kita jalan jalan juga " kata Samsul pada sang istri karna ia senang bisa ke mesir Yang sempat menjadi impian nya sejak kecil tapi tak terkabul .karna orang tuanya tak menyekolahkan nya ke pondok


" Iya lah bang masa ngak Tapi jangan aneh aneh ya disana " kata Fatma


" Siapa juga ya mau aneh aneh de " kata Samsul .


" Abah lah , masa cerita sama tetangga macam macam. Abah harus nya bersyukur karna bibi Yuna sering bantuan kita Faridah ngak mau abah sok kaya yang banyak duit itu bibi Yuna Kan abah aja ngasih mamak aja duit nya kurang tapi cerita punya duit banyak " kata Faridah protes


" Heh... mana ada abah gitu " kata samsul


Yang membuat Fatma menatap suami nya itu dengan tatapan tajam .


" Ya kemaren kemaren itu cerita sama bang Jalal, bilang gini mak Bibi Yuna itu cuma numpang disini bilang uang nya itu banyak karna nikah sama ustad Si ustad Malik mau nikah tuh sama Faridah teman nya tapi ngak boleh sama Yuna " kata Faridah mengadu .


" Abang brani ngomong gitu , abang ngak sadar diri juga " kata Fatma marah


" Maaf de bercanda , orang kita cuma ngobrol " kata Samsul


" Trus mak abah bilang gini .,Kalo aku jadi Malik sih ngak perlu izin sama Si Yuna tinggal nikah ini kok " .kata Faridah menambahi


" Abang............" teriak Fatma tambah marah .


" Apaan sih Farid kamu kok durhaka sama abah itu Fitnah Fat " kata Samsul yang ketakutan diadukan sang anak semata wayang nya


" Abang tuh yang durhaka sama istri dan anak ngak nafkahi kami berbulan bulan bahkan hampir setahun ... kalo ngak Yuna yang bantu bisa mati kelaparan kami. Abang tahu kalo ngak kasihan sama emak Fatma sudah minta talak tiga sama abang. " kata Fatma marah . Karna jengkel pada suaminya .


" Fat jangan begitu abang cuma bercanda sama jalal ." kata Samsul.

__ADS_1


" Sudah Fatma bilang kan sama abang Fatma ngak mau abang berteman sama orang ngak jelas mending abang pulang bertani sana ... ngak usah ikut ke mesir rugi Fat bawa abang ke mesir ngeselin .


Yuna sudah sering bantuan kita bang sampe nih seluruh di badan Fat dan Faridah Semua Yuna yang beli dan modal dari jualan juga semua nya dari de Yuna Bagaimana bisa Fatma terima bang Abang menjelekkan adik Fat . Sedang adik adik abang cuma bisa minta sama Fatma dan tampa perasaan ..boro boro ngasih malah ngomongin doang .Ini rumah warisan emak dan abah Fatma sesukanya kita pake Yuna ngak pernah minta malah dia yang memperbaiki semuanya " omel Fatma panjang lebar


karna kesal mendengar ulah suaminya Yang menjelek jelek kan adik nya


" Maafin abang Fat abang ngak sengaja " kata Samsul


" Dengar bang , sudah berkali kali Fat bilang kerja aja yang benar ngak perlu mengurusi orang Lain Mengurusi anak istri aja belum becus " kata Fatma yang lalu pergi masuk kamar .


" Tuh gara gara Farid abah disemprot emak mu rid " kata Samsul pada Faridah


" Salah abah sendiri kan mamak sudah bilang jangan suka ghibah mana bulan puasa dosa abah , Farid sih ngak mau masuk neraka sama abah mending ikut mamak ke surga biar miskin Tapi punya harga diri dan baik hati . " kata Faridah cuek Karna sekali sekali abah nya juga dikasih pelajaran biar sadar..Karna Faridah malu ditegur teman nya kalo abahnya suka ghibah. Padahal Farid tidak pernah bicara jelek bila berkumpul dengan teman temannya .


" Huh....asem apes aku dimusuhi duo ratu Samsul samsul.......salah mu juga cari perkara " kata Samsul menyugar rambut nya kasar Karna tadi siang ikut ngobrol dengan Jalal teman masa kecilnya Namun


Sayang nya ia juga ikut keceplosan Dan Samsul masih beruntung bisa punya istri yang baik dan kehidupan yang baik dari pada Jalal yang jadi preman pasar . Apalagi adik iparnya menjadi istri ustad dan menantu ustad Rahman yang ber pengaruh dilingkungan tempat tinggal mereka Namanya ikut harum terbawa Bahkan naik derajat karna menjadi kerabat ustad orang yang disegani ..Makanya Fatma slalu mewanti wanti suami nya untuk hati hati .memilih teman setelah pulang dari bertani..


" Fat abang masuk ya " kata Samsul..


" Ngak usah nginap aja sana dirumah teman abang ngak usah pulang sekalian


Biar Fat bisa jadi janda mau cari suami ustad sepuh " kata Fatma ketus


" Allah Fat kok gitu sih , Abang masih sayang de Fatma . Maaf abang Khilaf ngak akan lagi ikut nongkrong deh " kata Samsul memohon .


" Bodo amat abang tidur diluar aja sana renungi kesalahan abang biar bersih toh otak dan hati abang " Kata Fatma Yang membuat Samsul lemas .Karna malam ini ia tak bisa masuk kamar Dan harus tidur di sofa karna ulah nya sendiri .


" Biarin .. biar kapok sekali sekali diberi pelajaran si abang lagian sudah di wanti wanti masih lupa juga tiap hari juga Fat ingatin " kata Fat dalam hati kesal. Karna ia ingin merubah sifat suaminya itu..Agar bisa menghargai adiknya .Apalagi sang adik sudah banyak membantunya . Dan tak pernah mengeluh atau menghitung uangnya selama ini..Dan Fatma ingin suami nya menghargai pengorbanan sang adik

__ADS_1


__ADS_2