Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 123


__ADS_3

Alea pun lalu bergegas masuk setelah selesai belanja .Lalu membersihkan semua sayur dan merapikan nya dalam lemari pendingin Agar ketika butuh tinggal diolah dan dimasak.


" Sepi .....aku sholat dhuha dulu aja " kata Alea yang sekarang lebih rajin beribadah ketimbang main keluar rumah . Karna dulu ketika. masih di jakarta sholatnya banyak yang bolong bolong


Sedangkan di pesawat Yuna duduk tenang bersama Malik . Dan Yuna beristigfar pelan sambil memejamkan mata Begitu juga Malik yang fokus membaca buku kecil Yang slalu ia bawa kemana mana. Tapi sesekali ia melirik Yuna yang duduk disamping nya Dengan mata terpejam .


Sedangkan umi Farhan dan Suaminya duduk didepan Dan abah dan umah nya duduk diseberang mereka mengapit Fathan . Yang asyik membaca buku cerita agar tidak bosan


Satu jam penerbangan banjarbaru jakarta membuat Yuna sedikit ngantuk .Namun mulutnya masih komat kamit berzikir dalam.hati . Dan ketika pesawat mendarat mulus .Mereka pun turun sambil melihat taxi yang kosong sedangkan abi Farhan


Melihat jadwal pesawat ke Yaman .


" Kakak ngak langsung pulang kan hari ini kan " kata Malik bertanya


" Besok saja Mal tuh abi Farhan lagi menanyakan tiket untuk besok "kata umi Farhan Agar besok mereka ngak repot mencari lagi dan lansung membeli nya di bandara. " kata sang kakak


" Ya biar Malik lihat juga penerbangan ke Kairo " kata Malik


" Dinda abi lihat tiket dulu ya Dinda disini saja temani umah dan umi Farhan " kata Malik


" Ya bi " kata Yuna sambil mencari tempat duduk yang nyaman .


" Kak ayo kesana tuh dekat dunkin donat " kata Yuna yang mengandeng Farhan .


" Mau mau bi Farah mau itu " kata Farah menunjuk tempat itu .


" Ayo umah kita kesana " kata Yuna sambil mendorong kereta barang bawaan mereka.


Yuna pun mencari tempat duduk yang kosong karena haus Lalu memesan minuman . Namun mata nya tak sengaja melihat dua pria kasat mata sedang duduk di pojokan dengan sosok mengerikan


" Astagfirullah aladzim " kata Yuna menunduk sambil memesan minuman .


" Umah mau teh atau minuman soda " kata Yuna pura pura tak melihat .


" Apa saja nak , yang penting ngak bersoda " kata umah . Dan juga memesan untuk kedua keponakan nya .


" Kalian mau yang mana ayo tinggal pilih " kata Yuna mengendong Farah untuk memilih apa yang ia suka begitu juga Farhan Dan selesai memesan mereka pun kembali duduk sambil membawa donut untuk dimakan sekalian memesan dua dus untuk dibawa pulang


" Ngak boros de nih beli banyak kan mahal " kata umi Farhan


" Ngak kak kan Yuna punya pohon duit " kata Yuna tersenyum .

__ADS_1


" Iya bi tinggal metik ya duitnya kan " kata Farah


" Ih sok tahu kamu de Emang metik dimana pohon duit nya " kata Farhan pada sang adik .Yang membuat umah tertawa mendengarnya .


" Sudah tinggal di makan " kata umah yang memang tahu menantu nya itu tak pelit dengan uang entah dari mana uang nya . Bagi umah yang penting halal .


Tak lama Malik dan Arham menghampiri mereka bersama abah .


" Lah kok bisa bersantai disini ya " kata abah


" Iya nih masyaallah sambil makan enak lagi " kata abi Farhan mengusap kepala anak anak nya


" Iya bi kita dibelikan bibi , abi mau tuh banyak sudah di beli kan bibi " tunjuk Farhan Melahap dua donat nya sampai habis .


" Alhamdulillah berarti rezeki nih " kata Malik yang mencomot satu lalu duduk di sebelah sang istri. Namun tak lama Mata Yuna Melihat dua pria itu lagi mendekati Tempat mereka duduk


" Astagfirullah aladzim " guman Yuna pelan lalu menyembunyikan wajah nya di punggung Malik ..


" Malik yang menyadari istrinya itu melihat sesuatu langsung merangkul sang istri dan berdoa Lalu mengusap wajahnya. Dan ....


"' Siapa kalian , kenapa kalian bisa melihat kami " kata pria itu menatap Malik tajam .ketika Malik melihatnya.


" Kami manusia biasa , tak ada maksud apa pun . Allah memberi kami kelebihan untuk melihat dunia lain .Maaf apa kami menganggu kalian " kata Malik


" Dimana itu ? ini kota jakarta " kata Malik Yang berbicara dengan bathin nya


" Kota padang 12 kami mencarinya Tapi kami kehilangan jejak " kata pria itu Menatap Malik dalam


" Oh kalo begitu pergi lah kearah selatan .Dan Kalo kalian lewat perbatasan nah disanalah tempatnya kota padang 12 Tapi kalo menuju arah timur itu kota saranjana " kata Malik menjelaskan


" Astaga .....apa itu kota para Jin juga " kata teman si pria.


" Ya Jin muslim sedangkan di padang 12 masih setengah setengah . Oh ya tuan tuan ini dari mana ?" kata Malik bertanya


" Kami dari wentira dan kami menumpang pesawat ." kata pria itu .


" Kalo begitu naik lah ke pesawat ke daerah pontianak Maka ketika kalian sampai di sana Akan lebih mudah mencarinya " kata Malik


"' Baik teimakasih tuan " kata kedua pria itu. lalu pamit. Dan keduanya tak lupa mengucapkan salam lalu pergi meninggal Malik dan keluargganya


" Walaikumsalam " kata Malik tersenyum . Sedang Yuna masih menelungkupkan wajah nya .

__ADS_1


Kedua pria itu pun meninggalkan Keluargga Malik Dan sesekali melihat ke pada Yuna yang masih bersandar pada bahu suaminya.


" Wanita itu istrinya Tapi kenapa dia tak mau melihat kita " kata pria itu.


" Dia melihat bentuk kita yang asli dik makanya dia takut " kata salah satu pria itu.


" Hah....... bagaimana bisa " kata sang adik


" Entah lah seperti nya ia dilindungi kodam nya yang cukup sakti . Hingga membuat dia mudah mengenali kita " kata Pria itu yang sesekali melihat Yuna Namun Yuna tak sekali pun menoleh .


*********.


Sesampainya dirumah Malik Umah membawa dua cucunya itu kekamar tamu.


" Wah ......rumah de Malik lumayan besar ya .Ya allah de rezeki mu sana sini Sudah punya tanah rumah istri cantik besok apa lagi " kata umi Farhan .Karna melihat ada mobil juga di garasi Malik .


" Alhamdulilah kak buat investasi " kata Malik Yang memang rumah nya di jaga seorang pelayan Bernama mba irah bersama anak wanita masih sekolah dasar Yang Malik tolong ketika kehujanan di jalan .


" Masya allah de Mal pantas mau jadi dosen terbang gajinya lumayan ya . " kata abi Farhan .


" Ya begitulah bang kan mumpung jomlo sekarang ngak bisa lagi bang . Sudah ada yang di bawa " kata Malik Yang lalu naik kekamar atas Sambil membawa koper karna memang Yuna sangat suka tidur di kamar atas. Sedangkan kamarnya di bawah .


" Nak kamu tidur dimana ? biar abah pake kamar mu " kata abah


" Ya bah pake aja. Malik diatas . Dinda senang tidur diatas kata nya sambil lihat atap atap rumah tetangga " kata Malik bercanda.


" Hahaha......... kau ini Mal lihat awan kali nak " kata umah.


" Bukan umah biar abi bisa bernyanyi di balkon " kata Yuna


" Heh.....shalawatan dong " kata umi Farhan


" Ya begitu lah " kata Malik terkekeh.


" Umah semuanya ini minum nya " kata mba irah .


" Iya trimakasih mba " kata umah


Sedangkan Yuna tersenyum dan ketika hendak naik keatas tiba tiba ...


" Astagfirullah " kata Yuna kaget melihat cicak jatuh hampir mengenai dirinya . Yang membuat semua orang melihat ke arah Yuna

__ADS_1


" Ada apa dinda " kata Malik


" Cicak bi tadi jatuh mungkin berkelahi dengan teman nya " kata Yuna .Yang dihampiri Malik Lalu mengambil cicak itu lalu membuang ke tong sampah luar rumah .


__ADS_2