
Amar hanya mengerjapkan mata Melihat Yuna bicara dengan seseorang yang tak berwujud Dan menyerahkan nasi bungkus berserta minuman. Lalu kembali ke warung nasi Dan melihat kantung nasi terbang sendiri dibawa kesamping masjid
" Allahuakbar " kata Amar yang tak percaya .Apa yang iya lihat ternyata benar Yuna bisa bicara pada mahluk kasat mata. Yang ia dengar dari sang abah
"' Mar ayo " kata Yuna yang berbalik memanggil Amar yang mematung
" Oh iya " kata Amar lalu melangkah mengikuti Yuna masuk warung makan Dan disana semua orang sedang makan Menikmati makanan masing masing .
"' Nak ayo makan nih punya Yuna dan Amar " kata umah yang menyodorkan nasi lengkap dengan lauk pauknya.
Yuna pun duduk disebelah umah yang berhadapan dengan abah dan paman Afnan yang menikmati makanan nya dengan lahap.
Terlihat si pemilik warung tersenyum sumringah pada Yuna ketika mengantar kan teh panas. pesanan Yuna dan Amar
" Trimakasih neng sudah ngelarisi " kata pemilik warung .
" Oh ya bu hitung semua berapa totalnya ya bu Kata Yuna Sambil menyuap nasinya.
" Ya neng bentar ya " ibu pemilik warung senang
Yuna habis banyak nak, Tadi pagi aja sudah keluar banyak Apa ngak rugi nak " kata umah
" Ngak papa umah Allah yang ganti " kata Yuna tersenyum lalu meminum teh hangat nya.
" Tadi ngasih nasih nasi bungkus buat siapa Yun " kata paman
" Oh itu buat musafir lewat paman " kata Yuna .
" Musafir nya lapar paman , untung ada donatur " kata Amar tersenyum..
" Hah......tadi bukan nya ngak ada siapa siapa di masjid berapa orang " kata Paman
" Musafirnya ngak ......" kata Amar menggantung Karna di senggol ustad Sofyan
" Ngak apa Mar " kata umah Salmah istri ustad Sofyan .
" Bukan apa apa umah mereka langsung berangkat lagi . Karna cuma mampir mau minum " kata Yuna
" O..... gitu " kata paman .Sedang ustad Sofyan dan Amar saling padang begitu juga dengan ustad Rahman karma Bukan aneh lagi Yuna bisa bicara dengan kaum jin dan hantu.
" Sudah selesai ayo pulang , trimakasih nak Yuna sudah di traktir makan ya Pulang pulang kita sudah kenyang ini " kata ustad Sofyan tersenyum
__ADS_1
" Iya nak trimakasih ya jadi umah ngak perlu masak lagi dirumah Bisa langsung istirahat nanti malam aja masaknya " kata umah Salmah
" Sama sama umah " kata Yuna yang lalu berdiri ingin membayar semua makanan. Sedang rombongan ustad Sofyan duluan bersama abah dan paman
" Nak Yuna kita tunggu di mobil ya " kata paman
" Ya paman abah " kata Yuna Yang tersenyum ketika abah dan adiknya berdiri Dan umah menunggu Yuna membayar makanan
" Nak yuna trimakasih ya sudah mentraktir makan kita jadi ngak enak nih " kata bu Sanah
" Sama sama bu " kata Yuna
" Umah kita tunggu di mobil ya " kata Bu Sanah dan bu Sam dan putrinya tersenyum karna tadi sempat meremehkan kan Yuna
" Ya umah duluan saja " kata umah.
Sedang Yuna membayar makanan pada si ibu pemilik warung Yang berjumlah 820 ribu . Lalu menambah beberapa jajanan untuk di mobil
"' Ini bu , oh ya itu lauknya boleh dibeli bu " kata Yuna Yang masih melihat lauknya masih ada
" Ini mangut ikan gabus sama bebek goreng nak mau satu nya 9 ribu " kata ibu pemilik warung yang memang potongan bebeknya cukup besar..
" Nak kok beli lagi Nanti uang mu habis " kata Umah Yang tahu Malik sempat bercerita belum memberi uang buat sang istri
" Ngak pa pa umah biar nanti dihangatkan dirumah dan umah nggak repot masak lagi Nanti kita kasih kak Fat juga sekalian buat paman " kata Yuna yang lalu membayar semuanya
" Masyaallah semua di balas Allah ya nak " kata umah
"' Amin " kata Yuna
" Ini sayur nya gratis ya neng Dua macam Karna sudah menghabisi jualan saya Biar saya tutup dan cepat pulang " kata ibu pemilik warung .
" Wah bonus nya ya bu " kata umah tersenyum
" Iya bu kan sudah di borong " kata ibu pemilik warung membungkus sayur dan juga sambal nya . Dan Yuna juga membeli kerupuk dan juga kue untuk dirumah .
Setelah itu mereka pun kembali ke mobil Lau pulang dan untungnya jalan kembali lancar menjelang sore
" Alhamdulilah lancar sebentar lagi sampai sudah makan bisa tidur setelah sholat " kata Paman yang membuat abah tersenyum
********
__ADS_1
Malam selesai isya abah umah dan Yuna makan bersama Karna Yuna tinggal menghangatkan nya saja dan menggoreng bebek yang dibelinya siang tadi dan tak lupa memberi kak Fatma separonya
"' Nak Malik akan pulang kapan katanya " kata abah bertanya
" Sepuluh hari lagi bah " kata Yuna.
" Ya bagus lah nanti kita buat walimah Sederhana ya nak kalo Malik sudah pulang " kata abah
" Terserah abah dan umah saja " kata Yuna tak mau membebani kedua mertuanya..
" Kemaren kami sudah buat kecil kecilan nak, Tapi Malik bilang besok mau di gedung Karna ingin mengudang teman teman nya dipondok Juga para ulama dan guru mengajinya insyaallah Malik sudah menyiapkan semuanya " kata umah
" Yuna jadi ngak enak umah Yuna kan bukan dari kalangan...... " kata Yuna
" Nak .. tak usah memikirkan kata orang . Umah sama abah mengenal dirimu dari pada siapa pun Dan juga .Malik sendiri yang memilih mu . Jadi jangan berkecil hati .Ingat kamu istri sah nya Jadi apa pun yang dibicarakan orang di.luar sana
biarkan saja ya " kata Umah
"' Iya nak, abah umah semua keluargga sayang sama Yuna kak Alimah juga mereka akan pulang ke sini untuk menghadiri pernikahan kalian " kata Abah
" Hah..... tapi abah umah kan jauh sekali " kata Yuna .
" Ngak pa pa kan cuma sekali seumur hidup " kata umah tersenyum Yang Sangat menyayangi menantunya itu.
"' Ya umah abah " kata Yuna .
Setelah makan Yuna pun membantu mertuanya membersihkan bekas makan mereka . Ia kagum pada sang mertua yang sangat menyayangi nya seperti anak sendiri Yang mengingat kan Yuna pada sang ibu .
********
Di kota saranjana Alea terkapar diranjang karna lemas . Tadi mereka lumayan lama menunggu mobil menjemput .Karna kaum Jin hampir semua hadir ikut melayat Yang membuat antri panjang di jalan tol
" Bi kita makan bakso tadi aja ya Alea capek banget " kata Alea
" Iya sayang istirahat saja kau kan lelah
Kita makan seadanya Masaknya besok pagi saja " kata Aldi yang tersenyum lalu ikut berbaring di ranjang sambil memeluk istrinya
" Alea baru lihat ini bi , Ulama besar meninggal lautan manusia berkumpul juga para Jin dan ada para hantu juga " kata Alea
" Ya Alhamdulilah kita bisa hadir dan mendapat syafaat nya Karna seluruh kaum saranjana juga datang dan kita ini hidup karna karomah para ulama Hingga bisa hidup tenang ketimbang tinggal di hutan dan dunia nyata karna hati manusia itu banyak yang kotor dan penuh tipu daya Lebih lebih di jakarta dan tanah jawa Setan nya buas buas " kata Aldi mengingat para setan dan roh jahat mengejar istri nya dan Yuna sampai kekota saranjana . Dan untuknya mereka semua musnah tak bersisa ..
__ADS_1