
Sedangkan si gadis hantu hanya memperhatikan dari jauh Karna penasaran
Melihat ketiga wanita manusia itu yang bisa melihat mereka
Ting.......
" Mereka manusia aneh " kata si hantu pria
" Iya aku juga bingung kenapa mereka bisa melihat kita " kata gadis hantu itu lalu duduk berpikir
" Kenapa ?" kata hantu pria
" Bukan apa apa " kata hantu gadis itu mengelengkan kepala.
************
Dirumah Malik . Yuna sedang berbaring di pangkuan sang suami karna istirahat di ruang tengah bersama keluarganya.
" Umi .... besok Aziz juga ikut umroh ya " kata Aziz .
" Ya tapi Aziz izin dulu sama umi dan abi ya biar mereka ngak nyari Aziz diantar paman Arjan " kata Yuna bicara lembut sambil mengusap kepala Aziz yang menghampirinya.
" Ya nak, biar nanti abi dan umi Aziz ngak bingung nyari nyari Aziz " kata Malik ikut menambahi
" Ya abi " kata Aziz yang ikut berbaring disebelah Yuna membuat abah dan umah tersenyum melihat putra dan menantunya itu begitu sayang pada anak kecil
Yang membuat Aziz betah dan benar benar nyaman bermain dan bolak balik pulang sendiri tampa bosan Apalagi ada Farhan Farah dan Faridah yang membuat Aziz bisa bermain sambil belajar.
" Mal .....apa kedua orang tuanya tak diundang kesini tadi " tanya abah
" Sudah bah tapi mereka sibuk Jadi tak bisa datang " kata Malik
" Oh.....begitu ya nak , dia sangat pintar nak Dan juga terlihat cerdas Apa dia tak punya saudara " kata umah
"' Punya umah saudari perempuan Tapi sedang sibuk kuliah . Mungkin karna cukup jauh perbedaan usia makanya Aziz lebih senang main dengan anak seusianya " kata Yuna menjelaskan
" Iya lah bi masa kita main sama orang dewasa " kata Farah yang ikut berbaring di dekat Yuna .
" Ih. ...ikutan juga nih pegal paha paman nih " kata Malik minta bantal pada Farhan untuk menyangga kepala sang istri dan juga Aziz .
__ADS_1
" Hehehe.......paman Farah tinggal disini aja ya Nanti kalo umi dan abi pulang kan ada Aziz biar Farah bisa main dan sekolah bareng Aziz " kata Farah Yang membuat sang umi menatap sang adik
" Hehehe.......untuk itu harus izin abi Farah sendiri dong paman sih ok ok aja " kata Malik
" Farhan juga mau abi boleh ngak ?" kata Farhan menatap abi nya
" Eh..... ngak lah, trus umi sama abi gimana kalo ngak ada kalian " kata sang abi
" Bulan madu lah " kata Farhan santai
" Yah ... ni bocah berdoa keenakan bi makanya ngak mau pulang tuh Mal akibat lho manjain tanggung sendiri sekarang " kata sang kakak
" Ngak masalah kan sudah besar ngak bayi lagi , jadi paman ngak pake repot Tapi ingat ngak nakal dan merepotkan bibi kalian ya " kata Malik santai
" Ya paman kita janji ngak bakal nakal kok , abi umi boleh kan " kata Farah Menatap uminya penuh harap
" Wah ... jomblo dong kak , kalo ngak ada si krucil " kata Meri
" Bicarakan dulu dan pikir baik baik nak , biar ngak salah kaprah . Kan Malik dan Yuna juga sibuk takut kalo mereka disini tak ada yang mengawasi " kata abah
" Ada bah ,tuh paman Arjun dan Arjan juga bibi Anis dan Mikha " jawab Farhan
" Ya tuh anak mulai deh kan belum ada kata sepakat nanti kita bicara lagi Apalagi kalian harus sekolah nak " kata sang umi
Yang membuat Yuna hanya tersenyum mendengarnya .Karna Yuna pun tak merasa keberatan Tapi masalah pengawasan itu memang harus orang tua sendiri yang bisa mengawasi mana baik buruk nya anak secara langsung .
Malik yang melihat Yuna diam hanya mengelus kepala Yuna pelan sambil tersenyum .
" Abi tadi kan masih banyak makanan Apa perlu kita antar ke panti ujung buat mereka Tapi kita beli dusnya dulu untuk dibagikan " kata Yuna yang ingat di bekas rumah tuan Ahmet ada anak anak yatim yang tinggal disana .
" Ya Allah dinda benar , kok abi lupa ya Mikha Anis suruh Arjun dan Arjun beli kotak makanan. Kan makanan masih banyak tuh Biar kita antar ke panti ujung nanti dibantu Aziz Farah Farhan dan Faridah kesana ya , juga kue kuenya " kata Malik menyuruh Mikha dan meraih dompet nya memberi kan beberapa lembar uang ratusan untuk membeli kotak anak dan kotak nasi
" Ya tuan " kata Mikha pamit bergegas pergi menemui Arjan dan Arjun
" Ye .... kita rame rame kesana ya bi " kata Aziz
" Ya nak " kata Malik
Lalu Malik pun kembali mengusap kepala Yuna Yang tersenyum sambil ikut berbaring di sebelah Yuna . Karna mereka memang ngobrol sambil berbaring karna kekenyangan .
__ADS_1
Sedangkan Arjan dan Arjun yang menuju sebuah pertokoan untuk membeli kotak Namun ketika berbelok mereka di buntuti sebuah mobil hitam . Yang membuat Arjun mempercepat laju mobilnya Sehingga mobil itu terkecoh.
" Siapa mereka ?" kata Arjan
" Entah lah pastinya bukan orang baik " kata Arjun
" Jangan jangan mereka..... " kata Arjan
" Ya itu juga yang aku pikirkan kita kecoh mereka jan " kata Arjun
" Kita beli kotak dulu takut kelamaan setelah itu kita suruh Mikha dan Anis mengambilnya Memakai taxi agar kita bisa memancing siapa mereka sebenarnya Dan tahu mereka mau apa ?" kata Arjan Karna mobil yang mereka pakai Biasanya di pakai untuk mengantar Malik ke kampus
" Ya.... kita lihat mereka mau apa " kata Arjun .Yang lalu menghubungi Mikha Agar dua temannnya itu mengambil kotak makanan dengan taxi Atau membawa mobil sang nona .
Mobil itu terus mengikuti mobil Arjun dan Arjan .Sampai mereka membawa nya ketempat sepi. Mobil itu lalu menghadang mobil Arjun dan Arjan .
" Jan kita kerjain mereka " kata Arjun Yang menghilang Dan duduk di depan mobil Ketika mobil itu berhenti.
" Hei ....turun keluar kalian " kata dua pria menggedor kaca jendela mobil Arjun Sedangkan Arjan duduk tenang tampa terlihat Lalu Arjan menurunkan kaca jendela mobil
" Astaga tak ada siapa pun " kedua pria itu kaget
" Bagaimana bisa bukannya tadi ada dua pria pasti itu ustad Malik dan sopirnya Tapi kemana perginya mereka kita tak melihat mereka turun " kata pria bertato itu menatap temannya .
" Entah lah " kata sang teman bingung.
Sedangkan Arjun dan Arjun saling tatap mendengarkan obrolan dua pria itu yang ditangannya sedang memegang pistol
" Kalian mencari ku " kata Arjun yang menampakan dirinya duduk di depan mobil sambil berpangku tangan
" Aaa............. " teriak dua pria itu berlari menjauh dari mobil " karna kaget melihat Arjun muncul tiba tiba
" Bagaimana dia bisa ada disitu bukan nya tadi tak ada siapa pun " kata salah satu pria itu
" Aku juga tidak tahu " kata sang teman melihat Arjun hilang lagi. Dan tampak tak ada seorang pun orang didalam mobil Dan Mobil kembali berjalan sendiri yang melintas didepan mereka dengan kaca yang terbuka .
" Hi.......apa mereka hantu " kata temannya
" Entah lah tapi mobilnya sudah betul sesuai dengan plat dan ciri mobil " kata pria itu yang memang disuruh membunuh Malik namun mereka bukannya bertemu Malik tapi .......
__ADS_1
" Hi......apa mungkin mobil itu berhantu kaya di film film " kata teman nya
" Aku tidak tahu, ayo kita pulang laporkan nona " kata pria itu bergidik ngeri Karna melihat mobil berjalan sendiri tampa penghuninya yang mengemudikannya.