Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 383


__ADS_3

Pagi ini Malik mengurus berkas di kantor untuk kepindahan nya ke Kairo Dan berpamitan pada seluruh dosen dan rektor kampus Karna nanti sore mereka Akan pulang menemui umah dan abah untuk berpamitan Karna besok malam mereka akan pulang setelah berpamitan ke istana pada kerabat istana yang sudah memberikan Malik kesempatan mengajar selama di saranjana


" Ustad kenapa harus pindah bukan nya anak dan istri ustad disini " kata Zakaria


" Panggilan tugas sudah selesai kar , kami harus hidup normal lagi " kata Malik


" Padahal gajinya besar kan mal " kata Zakaria yang sempat mampir kerumah Malik waktu syukuran bersama para dosen lain Seminggu setelah dirumah umah dan abah


"' Bukan masalah gaji kar , tapi Ana pengen berkumpul sama kerabat dan keluargga juga teman teman Ana


Dan kelamaan disini juga ngak nyaman Walau semuanya sudah di sediakan Karna memang bukan dunia kita" kata Malik jujur karna mereka manusia Dan enam bulan itu sudah cukup untuk bersembunyi .Kini mereka memang harus kembali kedunia nyata Alam manusia untuk memikirkan anak anak nya .


" Ya kau benar Ana juga rindu keluargga oh ya berikan alamat antum siapa tahu nanti Bila ke kairo ana bisa mampir " kata Zakaria


" Ya ini " kata Malik menuliskan Alamatnya di secarik kertas .Lalu pamit untuk menemui dosen yang lain .


*******


Di rumah Yuna baru saja memandikan Ulya dan Alim yang senang bermain air


di kamar mandi Yang membuat Yuna menunggu keduanya sambil berpikir


" Besok kalo kita pulang kalian bisa mandi di kolam renang " kata Yuna


" Hah .....apa iya umi "' kata Ulya


" Iya dong masa umi bohong , nanti kalian bisa bebas bermain disana Tampa takut di intip tetangga " kata Yuna Karna rumah mereka di kelilingi


tembok tinggi Dan lagi lebih besar dari yang mereka tempati sekarang ini Apa Lagi dua lantai Dan juga punya taman dan kebun sayur dibelakang


" Asyik .... berarti kita bisa bermain sepuasnya de " kata Ulya senang


" Ya kak " kata Alim .Dan mereka pun


lalu kembali mandi Yuna dengan sabar menunggu buah hati nya itu sampai selesai .


" Sudah umi , habis ini kita makan ya " kata Ulya yang lapar


" Ok , ayo .... nis Mik sudah tolong rapikan ya Ana mau memasang pakaian mereka dulu " kata Yuna


" Ya nona ih ... kelihatan goda Anis mengoda kedua yang pakai handuk yang membuat keduanya berlari dan naik keatas ranjang sambil tertawa bersama .


Yuna hanya mengeleng kan kepalanya sambil tersenyum .Dan membiarkan anak anak nya berbuat sesukanya hingga kamar berantakan . Dan Yuna akan merapikan kamar nya setelah anak anak nya sudah tidur Karna ia ingin melihat masa masa emas buah hati nya dengan mengawasi sendiri Dan memberi arahan juga mengajar kan apa yang terbaik Karna seorang umi adalah sekolah dasar pertama anak anak nya sebab itu lah Yuna membiarkan mereka beraktivitas


bebas di kamar walau pun berantakan

__ADS_1


" Sini sayang rambutnya di ikat ya , nis rambut Alim tolong rapi kan ya " kata Yuna


" Ndak mau bi, sama umi aja " kata Alim yang juga ingin di sisir umi nya


" Ya sudah sama umi , tapi antri ya " kata


Yuna menatap Alim


" Ya , tapi habis ini ***** ya umi " Kata Alim merengek karna haus setelah lama berendam yang membuatnya lapar


" Ya sayang " kata Yuna .


***********


Di rumah Alea .Azzam sedang sibuk belajar membaca bersama Aldi di ruang tengah . Sesudah makan malam Dan Aldi sangat senang ketika tahu Azzam .ingin sekolah ke mesir untuk menuntut ilmu


" Alhamdulilah abi bangga sama Azzam Anak abi pintar " kata Aldi memangku dan mencium pipi Azzam


" Kemaren kira ketempat adik cantik bi Ade nya rambut nya keriting kaya bibi Helen " kata Azzam


" Oh ya ade cantik nya imut dong kalo sama ade Ulya imut mana " kata Aldi


" Cantik ade Ulya tapi ade cantik juga imut.... Azzam suka dua duanya bi " kata Azzam tersenyum


" Hahaha ...... iya mereka lucu ya Abi juga suka " kata Aldi yang juga ingin punya anak perempuan Dan berharap Alea bisa hamil lagi.


" Apa itu " kata Alea bersembunyi di balik dinding ketika cahaya merah itu mendekat ke dekat pintu dapur .


Alea diam tak bersuara Dan terdengar suara sesuatu meraba raba jendela dapur dengan suara tuk tuk tuk .


Srt...... Shrek...... shrek .....


" Astaga apa itu sebenarnya " kata Alea dalam hati berdiri Tampa bergerak sedikit pun di tempatnya berdiri


Shrek..........pyar .......suara kaca retak yang membuat Alea berteriak Dan memanggil manggil Aldi Dan Aldi bergegas menghampiri Alea di dapur bersama Azzam


" Umi ada apa " kata Aldi


" Tuh abi lihat kaca nya retak ada hantu di luar " kata Alea


" Hah......hantu "


Yang membuat Aldi melongo .Karna dirinya juga hantu .


" Astaga masa hantu takut hantu " kata Aldi yang lalu mengambil senter lalu bergegas membuka pintu Lalu mencari sesuatu yang ingin membuka jendela

__ADS_1


" Astagfirullah " kata Aldi yang melihat burung merpati yang berdiri di berdiri di bawah jendela dengan sayap patah Lalu mendekatinya .


" Kenapa bisa ada disini " kata Aldi heran .


" Ada apa bi " kata Azzam


" Ada burung yang terluka Ayo kita bawa masuk sepertinya dia butuh pertolongan kita " kata Aldi Yang lalu membawa nya kedalam Dan menyuruh Alea mengambil kotak obat.


" Bi burungnya kenapa " kata Azzam


" Abi juga ngak tahu " kata Aldi


.


Tak lama Alea tergopoh gopoh kembali kedapur membawa kota obat


" Nih bi " kata Alea yang memberikan kotak obat nya


" Apa yang umi lihat tadi " kata Aldi


" Cahaya merah bi " kata Alea


" Burungnya terluka dan begitu juga matanya , ada orang yang sengaja melukainya . Padahal burung ini hanya ada di sekitar masjid agung " kata Aldi


" Sayang kunci pintunya . Ayo zam kita bawa keruang tengah biar burungnya Bisa dia tidur disana " kata Aldi yang mengikat luka pada sayap burung .


Lalu membawa nya keruang tengah


Sambil pelan pelan membelai burung itu


" Apa ada jagung bi " kata Aldi


" Ada bi tapi sisa kemaren " kata Alea


" Ambil dan iris kita beri dua makan " kata Aldi


" Ya bi " kata Alea bergegas menuju dapur Dan mencari jagung di kulkas Lalu mengirisnya sedikit Dan setelah itu Alea membawanya keluar dan memberi kan nya pada Aldi .


" Makan lah " kata Aldi


" Burung itu pun mematuknya sedikit demi sedikit . Lalu setelah merasa kenyang burung itu diam dan memejam kan matanya .


" Biarkan dia tidur disini Ayo masuk kamar de " kata Aldi


" Ya bi " kata Azzam Dan Azzam pun mengandeng uminya .

__ADS_1


Mereka pun lalu masuk kamar Dan menutup pintu untuk istirahat . Begitu juga burung yang di tolong Aldi yang sekilas melihat Keluargga kecil itu .


" Kalian orang baik . Aku selamat " kata burung itu lalu tertidur di bekas selimut Azzam yang tak terpakai .


__ADS_2