Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 354


__ADS_3

Yuna pun menjelaskan kenapa ia bisa tahu Karna Aziz yang sudah memberitahu kan nya Dan lagi Yuna juga bisa merasakan hawa mahluk astral .


" Jadi kalo mereka bisa masuk Berarti mereka mencari bayi Ulya Yun, buat apa orang anak kecil tampa dosa mereka kejar kejar " kata Alea


" Entah lah gue ngak tahu mungkin Ulya punya kelebihan sendiri Dan lagi kan karna ia pintar pasti mereka berminat untuk mengusik nya " kata Yuna


" Untung ada Aziz bagian yang bisa menjaga nya Dan kurasa mereka tak akan berani menganggu nya . Apa mereka berani berurusan dengan pangeran jin " kata Helen


" Iya lho yun , Lho beruntung punya anak pangeran jin Aku yakin kalo lho di kairo sana Ngak mungkin para jin brani macam macam " kata Laras


" Iyalah pangeran Aziz kan pastinya punya banyak pasukan " kata Ani


" Hehehe ..... kalian ini kan Aziz masih kecil belum saatnya untuk memimpin itu masih perlu waktu " kata Yuna


" Tapi paling tidak kau tetap uminya Yun, Dan gue yakin Aziz sangat sayang pada kalian Sampai bela belain ninggalin orang tuanya di kairo


" Ya kan dia masih menuntut ilmu untuk masa depan nya Jadi harus banyak belajar di sini atau dimana pun " kata Yuna menjelaskan


" Tapi tuh anak memang lucu ya biar gitu pintar Dan nurut ngak kaya Azzam usil " kata Alea


" Ish nama nya juga bayi Al Kalo sudah mengerti nanti jadi pintar sendiri " kata Helen


Dan tak lama Alea dapat lemparan bola dari Azzam Yang membuatnya mengaduh


" Auw...... eh kok umi dilempar bola sayang " kata Alea kaget .


" Nah lho , lho sih Al ngomongin Azzam usil Akhirnya dia ngak terima " kata Laras mengingat


" Plug... ..Auw ." kata Alea lagi mendapat lemparan yang kedua dari Azzam yang memperlihatkan wajah cemberut nya


" Ya Allah ya rasul Allah keponakan umi Sini nak jangan ngambek dong kan umi Azzam cuma bercanda . Azzam itu pintar kok sama ade Ulya aja baik sayang dan juga penurut Mungkin umi tuh yang usil " kata Yuna Yang lalu meraih bayi yang ngambek itu dan memeluk nya Hingga membuat Ulya juga ikut memeluk Azzam


" Ye...... ade Ulya juga sayang sama kak Azzam " kata Alea yang tersenyum .Agar Azzam tak marah lagi Sambil mengelus punggung Azzam yang dipeluk Yuna


" Lho sih Al pake ngomongin orang " sindir Ani


" Iya umi minta maaf ya " kata Alea


Membuat Ulya tersenyum lalu bertepuk tangan dan mencium kedua pipi Azzam


Entah apa maksudnya Tapi Azzam langsung ikut tersenyum Dan meluk Ulya Lalu mereka kembali bermain


" Dasar bocah , langsung lupa dia " kata Alea manyun


" Hust ... ngak usah nyari perkata lagi urus saja tuh para bumil Gue mau lihat para tamu di dalam " kata Yuna Yang masuk kedalam Karna cukup lama meninggal kan Arjun dan Arjan

__ADS_1


Dikampus Malik baru saja duduk di kelasnya untuk mengajar para siswanya


Yang sudah siap belajar Namun tiba tiba


seorang dosen wanita berhenti di depan kelas Malik


" Hai ...ustad ....slamat pagi " kata nya tersenyum .Membuat para siswa melihat dosen wanita itu


" Eh .... sejak kapan ada ulat bulu pagi pagi mengoda ustad " kata seorang siswa


" Hehehe...... baru saja Mungkin nemplok dari atas lupa daratan " jawab teman nya


" Pagi juga ustazah Awiyah " jawab Malik sopan Untuk menghormati teman sesama dosennya itu . Dan Wanita itu pun masuk melangkah untuk menghampiri Malik Tapi belum sampai sepatunya menginjak lantai licin dan Bruk ......... brak......


" Aaa......." teriaknya dosen itu


Shrek....... rok panjang itu pun sobek membelah paha yang memperlihatkan dalaman si ustazah


" Ups......." kata para siswa .....mpt ...mpt...


Menahan tawa karna rok dosen nya sobek parah


" Astagfirullah " kata Malik menutup mata Yang membuat semua siswa tertawa terbahak bahak..


" Anak putri ayo tolong pinjam jaket kalian " kata ustad Malik Yang tak tega Lalu meminjam jaket salah satu siswa nya Dan bergegas menolong temannya Lalu menutup paha ustazah Awiyah .Dan mendirikan teman nya itu .


Awiyah pun cepat pergi karna malu


Yang membuat para siswa kembali tertawa terbahak bahak Karna dosen wanita itu mengoda ustad mereka


" Sudah cukup ayo belajar " kata Malik


" Siap ustad " kata mereka kompak walau masih ada beberapa orang yang terkekeh Karna menyaksikan wanita penggoda dosen mereka berakhir memalukan dengan sobekan rok panjangnya sangat memalukan


" Pekerjaan yang sia sia " celetuk seorang siswi


" Ya begitulah karna terlalu agresif " jawab teman nya


" Maklum baru lihat yang bening khilaf mata padahal milik orang " bisik siswi Yang lain pelan


" Ya ....memang mengoda dan menawan Tapi sayang ngak lihat lampu hijau " jawab teman nya ..


Yang membuat semuanya tersenyum


Sedangkan Malik yang mendengar bisik bisik para siswi nya Tak ambil pusing Dia hanya sibuk menulis di papan tulis

__ADS_1


Setelah dua jam Malik pun selesai mengajar lalu ia pun bergegas kembali ke ruangan nya .


" Ustad Malik ......" sapa seseorang membuat Malik menoleh


" Hai ...han kenapa ada disini " kata Malik yang berbalik . Dan Burhan pun menghampirinya


" Ada perlu sama dewan rektor , oh ya gedung baru sudah bisa dipake ustad Mungkin para dosen yang sudah lama bisa pindah ke gedung baru " kata Burhan


tersenyum


" Ya sudah yuk ana antar " kata Malik


" Terimakasih ustad " kata Burhan mengikuti langkah Malik


Sedangkan Zakaria dan Arbain yang melihat Malik bersama Burhan cukup kaget Karna terlihat Malik cukup dekat


Dengan Burhan


" Bukan nya ustad baru itu belum lama disini bagaimana bisa dekat dengan anak mentri disini " kata Arbain


" Entah lah " kata Zakaria yang hanya kenal Malik ustad yang dikirim dari Kairo dan warga lokal kalimatan


" Bukannya kau mengenal nya " kata Arbain yang sudah 3 tahun mengajar di kampus saranjana .


" Yang ku tahu dia asli penduduk lokal Tapi berkuliah di mesir Kairo. Dia cukup pintar dan abahnya juga. Dan sudah punya istrinya sekarang sedang hamil Memang kenapa ustad " kata Zakaria .


" Cuma itu " kata ustad Arbain


" Ya cuma itu " kata Zakaria yang memang sempat semalam menginap di rumah Malik Tapi Malik malah menginap di rumah kakak iparnya Yang membuat Zakaria tak bisa bertanya lebih leluasa


" Dia belum lama disini hanya 3 bulan Tapi seperti yang ana lihat dia bukan ustad muda biasa Karna yang ana dengar Ustad Malik menempati rumah .di taman istana bersama istri dan putranya " kata Arbain memberitahu kan Zakaria


" Hah..... jadi dia membawa istri nya benaran " kata Zakaria kaget


" Apa antum tidak tahu, bukan nya kalian satu jurusan Dan ruangan kalian bersebelahan " kata Arbain


" Tidak ustad , ustad Malik pendiam tak banyak bicara. Waktu itu ana pikir dia hanya bercanda Kalo ia membawa istri nya kesini " kata Zakaria


" Tunggu apa istrinya manusia " kata Arbain menatap Zakaria


" Ya ..... kenapa ?" kata Zakaria


" Ana pikir kaum jin karna di kota ini tak bisa dimasukin manusia biasa " kata Arbain


" Allahuakbar mana kutahu , Tapi harusnya kita cari tahu " kata Zakaria penasaran Karna yang Zakaria tahu Malik punya anak angkat jin Dan itu membuat Zakaria makin penasaran pada teman sejawatnya itu

__ADS_1


__ADS_2