
Yuna pun menjelaskan kenapa ia bisa tahu Karna Aziz yang sudah memberitahu kan nya Dan lagi Yuna juga bisa merasakan hawa mahluk astral .
" Jadi kalo mereka bisa masuk Berarti mereka mencari bayi Ulya Yun, buat apa orang anak kecil tampa dosa mereka kejar kejar " kata Alea
" Entah lah gue ngak tahu mungkin Ulya punya kelebihan sendiri Dan lagi kan karna ia pintar pasti mereka berminat untuk mengusik nya " kata Yuna
" Untung ada Aziz bagian yang bisa menjaga nya Dan kurasa mereka tak akan berani menganggu nya . Apa mereka berani berurusan dengan pangeran jin " kata Helen
" Iya lho yun , Lho beruntung punya anak pangeran jin Aku yakin kalo lho di kairo sana Ngak mungkin para jin brani macam macam " kata Laras
" Iyalah pangeran Aziz kan pastinya punya banyak pasukan " kata Ani
" Hehehe ..... kalian ini kan Aziz masih kecil belum saatnya untuk memimpin itu masih perlu waktu " kata Yuna
" Tapi paling tidak kau tetap uminya Yun, Dan gue yakin Aziz sangat sayang pada kalian Sampai bela belain ninggalin orang tuanya di kairo
" Ya kan dia masih menuntut ilmu untuk masa depan nya Jadi harus banyak belajar di sini atau dimana pun " kata Yuna menjelaskan
" Tapi tuh anak memang lucu ya biar gitu pintar Dan nurut ngak kaya Azzam usil " kata Alea
" Ish nama nya juga bayi Al Kalo sudah mengerti nanti jadi pintar sendiri " kata Helen
Dan tak lama Alea dapat lemparan bola dari Azzam Yang membuatnya mengaduh
" Auw...... eh kok umi dilempar bola sayang " kata Alea kaget .
" Nah lho , lho sih Al ngomongin Azzam usil Akhirnya dia ngak terima " kata Laras mengingat
" Plug... ..Auw ." kata Alea lagi mendapat lemparan yang kedua dari Azzam yang memperlihatkan wajah cemberut nya
" Ya Allah ya rasul Allah keponakan umi Sini nak jangan ngambek dong kan umi Azzam cuma bercanda . Azzam itu pintar kok sama ade Ulya aja baik sayang dan juga penurut Mungkin umi tuh yang usil " kata Yuna Yang lalu meraih bayi yang ngambek itu dan memeluk nya Hingga membuat Ulya juga ikut memeluk Azzam
" Ye...... ade Ulya juga sayang sama kak Azzam " kata Alea yang tersenyum .Agar Azzam tak marah lagi Sambil mengelus punggung Azzam yang dipeluk Yuna
" Lho sih Al pake ngomongin orang " sindir Ani
" Iya umi minta maaf ya " kata Alea
Membuat Ulya tersenyum lalu bertepuk tangan dan mencium kedua pipi Azzam
Entah apa maksudnya Tapi Azzam langsung ikut tersenyum Dan meluk Ulya Lalu mereka kembali bermain
" Dasar bocah , langsung lupa dia " kata Alea manyun
" Hust ... ngak usah nyari perkata lagi urus saja tuh para bumil Gue mau lihat para tamu di dalam " kata Yuna Yang masuk kedalam Karna cukup lama meninggal kan Arjun dan Arjan
__ADS_1
Dikampus Malik baru saja duduk di kelasnya untuk mengajar para siswanya
Yang sudah siap belajar Namun tiba tiba
seorang dosen wanita berhenti di depan kelas Malik
" Hai ...ustad ....slamat pagi " kata nya tersenyum .Membuat para siswa melihat dosen wanita itu
" Eh .... sejak kapan ada ulat bulu pagi pagi mengoda ustad " kata seorang siswa
" Hehehe...... baru saja Mungkin nemplok dari atas lupa daratan " jawab teman nya
" Pagi juga ustazah Awiyah " jawab Malik sopan Untuk menghormati teman sesama dosennya itu . Dan Wanita itu pun masuk melangkah untuk menghampiri Malik Tapi belum sampai sepatunya menginjak lantai licin dan Bruk ......... brak......
" Aaa......." teriaknya dosen itu
Shrek....... rok panjang itu pun sobek membelah paha yang memperlihatkan dalaman si ustazah
" Ups......." kata para siswa .....mpt ...mpt...
Menahan tawa karna rok dosen nya sobek parah
" Astagfirullah " kata Malik menutup mata Yang membuat semua siswa tertawa terbahak bahak..
" Anak putri ayo tolong pinjam jaket kalian " kata ustad Malik Yang tak tega Lalu meminjam jaket salah satu siswa nya Dan bergegas menolong temannya Lalu menutup paha ustazah Awiyah .Dan mendirikan teman nya itu .
Awiyah pun cepat pergi karna malu
Yang membuat para siswa kembali tertawa terbahak bahak Karna dosen wanita itu mengoda ustad mereka
" Sudah cukup ayo belajar " kata Malik
" Siap ustad " kata mereka kompak walau masih ada beberapa orang yang terkekeh Karna menyaksikan wanita penggoda dosen mereka berakhir memalukan dengan sobekan rok panjangnya sangat memalukan
" Pekerjaan yang sia sia " celetuk seorang siswi
" Ya begitulah karna terlalu agresif " jawab teman nya
" Maklum baru lihat yang bening khilaf mata padahal milik orang " bisik siswi Yang lain pelan
" Ya ....memang mengoda dan menawan Tapi sayang ngak lihat lampu hijau " jawab teman nya ..
Yang membuat semuanya tersenyum
Sedangkan Malik yang mendengar bisik bisik para siswi nya Tak ambil pusing Dia hanya sibuk menulis di papan tulis
__ADS_1
Setelah dua jam Malik pun selesai mengajar lalu ia pun bergegas kembali ke ruangan nya .
" Ustad Malik ......" sapa seseorang membuat Malik menoleh
" Hai ...han kenapa ada disini " kata Malik yang berbalik . Dan Burhan pun menghampirinya
" Ada perlu sama dewan rektor , oh ya gedung baru sudah bisa dipake ustad Mungkin para dosen yang sudah lama bisa pindah ke gedung baru " kata Burhan
tersenyum
" Ya sudah yuk ana antar " kata Malik
" Terimakasih ustad " kata Burhan mengikuti langkah Malik
Sedangkan Zakaria dan Arbain yang melihat Malik bersama Burhan cukup kaget Karna terlihat Malik cukup dekat
Dengan Burhan
" Bukan nya ustad baru itu belum lama disini bagaimana bisa dekat dengan anak mentri disini " kata Arbain
" Entah lah " kata Zakaria yang hanya kenal Malik ustad yang dikirim dari Kairo dan warga lokal kalimatan
" Bukannya kau mengenal nya " kata Arbain yang sudah 3 tahun mengajar di kampus saranjana .
" Yang ku tahu dia asli penduduk lokal Tapi berkuliah di mesir Kairo. Dia cukup pintar dan abahnya juga. Dan sudah punya istrinya sekarang sedang hamil Memang kenapa ustad " kata Zakaria .
" Cuma itu " kata ustad Arbain
" Ya cuma itu " kata Zakaria yang memang sempat semalam menginap di rumah Malik Tapi Malik malah menginap di rumah kakak iparnya Yang membuat Zakaria tak bisa bertanya lebih leluasa
" Dia belum lama disini hanya 3 bulan Tapi seperti yang ana lihat dia bukan ustad muda biasa Karna yang ana dengar Ustad Malik menempati rumah .di taman istana bersama istri dan putranya " kata Arbain memberitahu kan Zakaria
" Hah..... jadi dia membawa istri nya benaran " kata Zakaria kaget
" Apa antum tidak tahu, bukan nya kalian satu jurusan Dan ruangan kalian bersebelahan " kata Arbain
" Tidak ustad , ustad Malik pendiam tak banyak bicara. Waktu itu ana pikir dia hanya bercanda Kalo ia membawa istri nya kesini " kata Zakaria
" Tunggu apa istrinya manusia " kata Arbain menatap Zakaria
" Ya ..... kenapa ?" kata Zakaria
" Ana pikir kaum jin karna di kota ini tak bisa dimasukin manusia biasa " kata Arbain
" Allahuakbar mana kutahu , Tapi harusnya kita cari tahu " kata Zakaria penasaran Karna yang Zakaria tahu Malik punya anak angkat jin Dan itu membuat Zakaria makin penasaran pada teman sejawatnya itu
__ADS_1