Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 142


__ADS_3

Billa terdiam pantas saja Malik begitu perhatian pada Yuna Dan sampai melarang Yuna ikut membantu di dapur Karna takut Yuna kelelahan Bahkan Malik begitu memanjakan Yuna


" Kau beruntung Yuna , Malik sangat menyayangimu Padahal kau hanya wanita yang tak berilmu Dan dia hanya gadis biasa saja menurutku " kata Billa dalam hati iri dengan Yuna .


Karna ketika bertemu Yuna , Yuna tak pernah melayani Malik dan juga cuek .Dan itu yang membuat Billa menawarkan dirinya .Karna dulu orang tua Malik tak mau ikut campur dengan pernikahan Malik Dan sang umah hanya . membiarkan nya saja Dan hanya mengatakan Yuna adalah istri Malik Dan bila cukup terkejut ketika Yuna bahkan tak perduli Billa dekat dengan


Malik.


" Kenapa Bil ?" kata Hasnah menatap Billa


" Tidak apa apa " kata Billa


" Jangan bilang kau masih berharap pada ustad Malik, padahal sudah punya ustad Ali " sindir Hasnah


" Apa maksudmu " kata Billa


" Jangan bohong Bil , kau iri kan dengan Ustazah Aliya .Karna dia yang dipilih ustad Malik bukan dirimu .Padahal semasa kuliah kalian sangat akrab . Bil jodoh kita sudah di tentukan Allah begitu juga rezeki maut dan takdir masa depan kita. Semua nya sudah di catat .Tinggal kita saja yang bisa menerimanya dan menjalaninya Bahwa ada hikmah di balik takdir dan rencana Allah " kata Hasnah yang menjadi istri Ustad Bilal Dan ia juga teman Billa walau tidak satu jurusan. Karna Billa lebih pintar darinya


Billa terdiam . Sedangkan Hafsah yang mendengar hanya melirik sekilas tak mau ikut campur dan berkomentar . Karna dia tahu persis sifat Billa yang sedikit sombong dan memilih milih teman.


" Ya aku tahu itu , kau tak .perlu mengajari ku " kata Billa Yang pergi menjauh sambil membawa baskom ketempat ibu ibu lain


" Has ngak usah dinasehati, nanti juga sadar sendiri Dia kan anak ustad pastinya dia merasa kita belum sepadan dengan nya .Sifat arogannya itu hanya akan menyakiti dirinya sendiri ." kata Hafsah.


" Ya maaf sah, siapa tahu dia mau menerima masukan kita " kata Hasnah


Sedangkan di rumah Abdullah .Ani menemui dan meminta pada Abdullah untuk mengantar nya pulang Ke kota baru atau perkampungan warga Agar ia bisa pulang ke dunia nyata


" Kau yakin ingin pulang, Padahal aku sudah menyuruh istri teman ku untuk menemui mu ." kata Abdullah Sambil membuang Nafas kasar.


" Ya aku ingin pulang Trimakasih sudah menolong ku " Kata Ani .


" Baiklah aku akan mengantar mu pulang bersiap siap lah " kata Abdullah merasa bersalah pada dirinya sendiri.


" Ya " kata Ani lalu ia pun berganti pakaian Dan setelah itu kembali turun kebawah. Dan mereka pun pergi.


Abdullah membawa Ani ke sebuah desa Sesampai disana Ani bingung sendiri Karna ia tak mengenal desa itu


" Ini sebuah desa kau bisa bertanya pada mereka ." kata Abdullah

__ADS_1


Ani pun terdiam lalu menanyakan pada orang orang yang lewat pada penduduk didesa itu bukan nya menjawab Tapi mereka malah lari ketakutan yang membuat Ani bingung Dan bertanya tanya dalam hati


" Kenapa dengan mereka ?" kata Ani yang heran melihat orang yang ia tanya lari . ketakutan


" Kau sudah menjadi kaum saranjana jadi kau tak terlihat nyata .Hanya suara pun yang terdengar ? " kata Abdullah.


" Hah .... ngak mungkin " kata Ani kaget


" Ya kau dalam proses berubah nanti Kalo sudah proses selesai pasti akan terlihat " kata Abdullah .


" Hah ..... ngak mungkin Aku tak seperti hantu kan " kata Ani ketakutan


Tapi memang begitu lah prosesnya " kata Abdullah Yang tak bisa menahan proses Ani berubah menjadi kaum nya . Karna ia sudah makan makanan kaum saranjana dan lagi tinggal di sana


"Lalu aku harus bagaimana ?" kata Ani terisak


" Kau akan menjadi bagian dari kami ngak perlu takut . Dan kami adalah keluargga mu sekarang "kata Abdullah .


Ani pun lalu terduduk lemas ia kini tak mungkin bisa kembali ke dunia nya . Karna kini ia tak berwujud dan tidak nyata. Lalu Abdullah mendekatinya Ani pun menangis dan pingsan Lalu Abdullah mengendong nya Dan membawanya pulang kembali ke kota saranjana.


Sedangkan Alea dan Helen juga Laras sedang dalam perjalanan pulang dan berniat mampir ke rumah Abdullah .Karna Alea ingin bertemu gadis manusia Yang di tolong Abdullah .


Alea pun memberi salam


" Walaikum salam ." kata Umi Abdullah yang keluar membuka pintu


" Pagi umi kami teman nya kak Abdullah oh ya kami kesini mau Melihat gadis manusia yang ditolong Abdullah " kata Alea.


" Masyaallah iya , ayo masuk tapi dia tadi minta pulang Dan Abdullah mengantarnya ke desa mungkin Abdullah sebentar lagi pulang " kata umi


" Yah...... kecele dong , padahal kita mau berteman umi " kata Helen


" Iya nak padahal dia gadis yang baik Tapi sepertinya dia takut tinggal disini " kata Umi .


" Hah ...bagaimana bisa " kata Alea kaget


" Entah lah umi kurang tahu kenapa" kata umi Abdullah


Dan tak lama Abdullah pun datang sambil mengendong Ani yang pingsan Dan langsung naik kelantai dua untuk membawanya dikamar...

__ADS_1


" Ya Allah dia kenapa nak " kata umi kaget Yang lalu mengikuti Abdullah bersama Alea Helen dan Laras.Tapi mereka bertiga hanya menunggu di luar


" Tadi dia kaget umi karna tak bisa pulang ke alam nya " kata Abdullah .


" Ya Allah apa dia ngak bisa pulang ke dunia nyata nak ? " kata Alea yang belum melihat wajah Ani


" Nanti saja ceritanya biarkan dia istirahat dulu umi "kata Abdullah yang menyelimuti Ani


" Ya ayo keluar kita turun" kata Alea


Lalu umi , Alea dan dua teman hantu nya pun keluar turun kebawah untuk ngobrol Dan mereka ngobrol di sofa . Bercerita tentang cerita dari awal Abdullah bisa menemukan Ani Yang tak sengaja tertidur di rerumputan dengan basah kuyup


" Ya ampun kasihan ya , Ya sudah nanti kalo sudah sadar biar saya yang akan bicara dengan nya umi ." kata Alea .


" Iya biar bisa dia punya .teman nak, Jadi Dia tak akan merasa takut lagi . Seperti Alea yang sudah terbiasa " Kata Helen


" Iya kami mau kok jadi temannya umi , Jadi dia ngak perlu takut " kata Laras .


Abdullah yang mendengarkan kaum wanita itu ngobrol duduk santai Karna sang ayah belum pulang..Dan lagi pula ia lah yang meminta Alea dan teman temannya untuk datang kerumah.


" Ya sudah kalian tunggu disini ya , Saya mau jemput ayah dulu di tempat kerja.


Pamit Abdullah


" Ya nak hati hati " kata umi Abdullah


" Kami akan menunggu gadis itu sadar kak , jadi kami akan menunggu nya disini saja " kata Alea


" Ya nak hibur dia biar dia bisa tak sedih dan tenang Dan tak merasa takut lagi " kata umi .


" Mungkin dia belum terbiasa. Dan lagi dia tak punya teman itu mungkin yang membuatnya kaget " kata Helen


Sedangkan Ani sudah sadar di kamar Lalu menangis karna takut. Apalagi Ia tak bisa pulang ke dunia nya .Yang membuat Ani shock dan takut setengah mati Kini ia tak tahu harus berbuat apa lagi Karna sekarang ia sudah seperti hantu yang tak bisa ter lihat manusia biasa


" Apa aku sudah mati ?" bathin Ani bingung


" Tapi aku belum mati aku masih hidup kan kenapa bisa jadi begini " kata Ani


" Ya tuhan apa yang terjadi sebenarnya " kata Ani bingung tak bisa berbuat apapun Apalagi kini ia tidak tahu dimana ia sebenarnya berada.

__ADS_1


"Aku harus bagaimana sekarang ?" kata Ani Yang sedih ia tak bisa berbuat apa pun Karna semua terjadi di luar akalnya .Dan ia tak percaya dengan apa yang ia alami


__ADS_2