
Yuna tak percaya apa yang dikata kan Malik
Karna ia memang tak merasa menikah dengan pria itu.
" Kau jangan bercanda Mal " kata Yuna menatap Malik lekat.
" Ya sudah kalo kau tak percaya " kata Malik sambil membuka kunci otomatis mobil .
"Trimakasih aku kerja dulu, selamat bekerja juga " kata Yuna bergegas turun dan cepat cepat masuk berjalan menuju kantornya
" Dasar keras kepala " kata Malik yang lalu kembali melajukan mobil nya menuju tempatnya mengajar selama jadi dosen terbang ..
Yuna meletakan tas nya diatas meja . Dan duduk dengan tenang. .Sambil duduk Yuna mengingat perkataan Malik . Yang mengatakan bahwa ia adalah istri Malik.
" Ah...... ngak mungkin dia pasti mengerjaiku " kata Yuna mengeleng gelengkan kepala nya tak percaya.
Lalu menghidupkan komputernya . Yang hampir 2 minggu lebih ia tinggalkan
"' Woi enak ya cuti mana oleh oleh nya " kata Ani yang melewati meja Yuna
" Besok gue bawakan tadi lupa " kata Yuna tampa menoleh .
" Yah ...capek deh.
" Ngapain kalian....eh Yuna sudah masuk ya Tak pikir lho resain Yun. Niat banget cuti lama . Sudah .banyak duit ya maka nya malas kerja " sindir Erna.
" Iya sampai bingung nyimpan nya Er" sahut Yuna santai menangapi setiap perkataannya nyinyir teman nya itu.
" Wah bisa buat beli laki dong buat senang senang kaya tante tante girang " kata Erna sinis.
" Alhamdulilah bisa Er, bahkan bisa poliandri juga " kata Yuna cuek. Karna ia menganggap itu hanya candaan temannya.
" Hah ..... wah nafsu juga lho Yun Emang kuat punya laki dua " kata Ani terkekeh .
" Ya kuat lah masih strong nih " kata Yuna sambil mengangkat tangan nya.
Sedangkan bos nya yang lewat hanya mengeleng kan kepalanya mendengar banyolan karyawan nya itu.
" Yuna sudah masuk pa " kata Ridwan
" Tuh lihat aja sana sudah bikin heboh aja tuh bertiga." kata Arga atasan Ana.
__ADS_1
Yah begitulah dia kalo ngak ada dia pasti sepi nih kantor. " kata Ridwan yang lalu menghampiri Yuna kemejanya .
" Mana oleh oleh pulang kampungnya " kata Ridwan menyapa Yuna.
" Besok mas lagi diperam dulu biar beranak tambah banyak " kata Yuna tersenyum.
" Hadeh ....bisa aja kamu Yun betah tinggal disana sampai menambah cuti " kata Ridwan menyindir.
" Betah banget mas , sampai ngak pengen pulang. Lagian juga kangen keluargga " kata Yuna.
" Ya sudah slamat bekerja dan slamat datang kembali ke jakarta. nikmati perkerjaan mu yang menumpuk " kata Ridwan tersenyum.
" Terimakasih mas " kata Yuna yang lalu mengerjakan tugasnya yang sempat ditangani Ridwan selama cuti.
Ridwan pun kembali melangkah ke meja kerja nya . Yang tak jauh dari ruangan bosnya . Dan Yuna kembali fokus pada pekerjaannya . Seperti yang sudah sudah ..
Sedang kan Alea baru saja selesai menjemur pakaian . Ketika matanya menatap wanita tua duduk disudut rumah tetangga yang sedang meringkuk dikursi.
"Astagfirullah aladzim " kata Alea yang lalu membaca ayat kursi karna ia tetap harus ingat ada mahluk lain di dunia ini Yang tak sengaja ia lihat .Dan lalu bergegas masuk rumah
" Alea kenapa nak kok buru buru " kata ibu menegur Alea .
" Lalu kenapa buru buru gitu kayak ngelihat hantu aja " kata ibu
Deg........
" Oh tadi Alea mau nelpon Yuna bu ingin bertemu. Oh ya bu Alea tak bisa lama tinggal disini palingan juga 2 minggu bu karna Alea harus kerja " kata Alea yang tak mau jadi beban orang tuanya dan juga ketakutan dengan kelebihannya.
" Ya nak yang penting kau baik baik saja ibu sudah bersyukur " kata Ibu yang lalu mengusap punggung Alea Putri satu satu nya . Yang ia sayangi Namun bersyukur putrinya itu bisa pulang dengan selamat.
Alea pun tersenyum dan bersyukur bisa bertemu orang tuannya .Sebagai pelepas rasa rindunya .Tak lama kemudian terdengar suara .mobil masuk halaman rumah
" Alea " kata bapa yang melihat Alea didepan pintu .
" Bapa ....." Kata Alea berlari memeluk bapa nya yang pulang dari luar kota . Yang mendapat kabar putrinya itu pulang dengan selamat dari sang istri.
" Ya Allah kau sehat nak .Bapa senang kau kembali " kata pa Rusli Yang bahagia bisa memeluk putrinya lagi
" Alea juga pa " kata Alea yang memeluk bapanya dan juga ibunya ketika sang ibu ikut mendekati sang suami dan putrinya.
Ketiganya pun bahagia bisa berkumpul lagi bersama. Sambil menikmati oleh oleh yang di bawa pa Rusli Dari sumatra karna ayah nya itu bekerja sebagai sopir Pada seorang pengusaha. dikota ini
__ADS_1
Sedangkan Aldi sedang merapikan berkasnya dikantor Dan setelah selesai ia menatap keluar jendela .
Disini aku hidup tenang tapi kenapa aku masih saja memikirkannya " kata Aldi yang tak munafik rindu dengan Alea Semakin ia berusaha melupakan nya semakin kuat rindu itu. Yang membuatnya ingin cepat cepat bertemu dang istri yang entah kemana istrinya itu pulang .
" Woi ..... bro jangan melamun kesambet nanti ?" kata jafar yang masuk mengantar berkas ke ruangannya .
" Kesambet apa sudah jadi hantu juga " kata Aldi terkekeh .
" Yah kesambet yang lain " kata Jafar
" Kamu aja far siapa tahu dapat yang keren dan bohay " goda Aldi ..
" Ck..... mentang mentang di di dapat Alea Yang kalem dan cantik tapi cuma sebentar sekarang hilang kan " kata Jafar menyindir
" Ngak hilang far tapi pulang " kata Aldi.
" Yakin di pas ngak mau balik kesini gimana ?" goda Jafar
Deg...
Aldi pun terdiam . Lalu duduk di kursinya kembali . Sambil melihat berkas kerja nya dan desain gambarnya . Walau pikirannya tak bisa di pungkiri ia rindu pada Alea tapi sekaligus takut Alea benar benar tak kembali. lagi pada nya
" Hei ...maaf aku cuma bercanda " kata Jafar yang tahu teman nya itu sedih setiap mengingat istrinya .
" Ngak pa pa far emang itu kenyataannya " kata Aldi Yang tahu temanya itu hanya bercanda. Dan ia juga tak mungkin marah
Mengingat semua yang dikata kan Jafar benar Ia hanya takut Alea benar benar melupakannya . Karna betah tinggal di kota manusia. Yang penuh hingar bingar dunia gemerlap apa lagi seperti kota Jakarta.
" Hei ayolah bro jangan sedih bukannya kau besok mencarinya. Jadi jangan bersedih kau pasti akan bertemu Bawa dia kembali kalo perlu kedua temannya itu Biar bisa aku nikahi " kata Jafar terkekeh.
" Hahaha.......insya allah kau ini bisa saja far ya doakan saja aku bisa kembali membawanya pulang " kata Aldi.
**********
Malam sehabis isya Alea hendak keluar ketika Melihat sosok hitam sedang melintas lewat depan rumahnya. Yang membuat buku kuduk Alea meremang Melihat dua penampakan mengerikan itu dan langsung berdoa.
" Ya Allah " kata Alea mengusap dadanya Yang slalu takut melihat penampakan . Yang Membuatnya slalu takut untuk keluar rumah.....
" Gr.....gr ....ger....
.
__ADS_1